A Piece of February Creamy Cake

mangocrepecake

===

Februari sudah lama berlalu, tapi mungkin saya akan selalu menjadikan Februari sebagai satu bulan yang berkesan di tiap tahunnya *ceritanya anak Februari*

Ada banyak penggalan cerita yang menanti untuk diketikkan dan dibagikan hingga yang membaca pun dapat mengecap sedikit rasanya. Terlalu banyak, sampai akhirnya satu per satu cerita terlupakan. Hahaha. Sejatinya penggalan-penggalan cerita itu harus direalisasikan sejak hari terakhir di bulan Februari kemarin, tapi apa daya jemari lentik ini terlalu malas untuk menari *haseeeek*

Dan alasan saya terpaksa (?) ingat sampe kembali menari di halaman Word adalah… dua lembar surat bercorak Winnie the Pooh feat Tigger yang terselip di buku catatan ngelab. Si pengirim alias temen seperut saya ini  memberikan surat itu bersama dengan sepotong (?) sweater putih gambar jerapah plus tulisan “I’m Happy…” dengan harapan saya, si penerima, akan selalu happy di kala 3G (Galau-Gundah-Gulana) melanda. Dia minta saya buat pake baju itu dan menghadap cermin. Tujuannya cuma satu: saya baca kata-kata si jerapah dan alhasil saya pun akan menjadi happy.

Sederhana, iya. Tapi buat saya, entah kenapa, that’s… so healing?

Di umur yang bertambah, tingkat kejenuhan akan segala hal juga bertambah, tapi harapan dia buat kebahagiaan saya itu rasanya menyenangkan. Hahaha. Akhirnya terlintas lagi pikiran pertama yang muncul waktu pertama kalinya saya baca surat itu di hari terakhir bulan Februari…

Bahwa saya bersyukur ada orang yang mendoakan agar saya bahagia (dan gak 3G mulu. Hahaha).

Kala itu pun, saya masih mengeluhkan bagaimana sulitnya menjalin pertemanan di rimba perkuliahan. Padahal tanpa sadar, saya sudah membuat satu. Mungkin saya memang kurang kesadaran *alias gak tau diri hahaha* bahwa masih ada cara berteman santai, gak pake embel-embel apalagi menyesuaikan diri jadi orang yang bukan saya.

Ah, emang dasar kayanya makin tua makin konyol. Banyak yang dipikirin berlebihan padahal itu juga gak penting-penting banget. Makin doyan terharu gak jelas. I’m so silly… /.\

Bahkan tulisan kali ini pun gak ada tujuannya. HAHAHA. Lagi berkutat sama BAB3 dan mendadak nemu dua lembar Pooh itu (fotonya ada, kabel datanya yang gak ada. Pedih nian), kemudian saya membayangkan si pengirim senyum lebar pas nulis surat itu di bagian HBD-WYATB-GGS (yang terakhir itu masih bikin saya ngakak), dan saya bersyukur…

“Semoga kamu di umurmu ini selalu bahagia.
Semoga kita sama-sama sukses.

Semoga cita-cita terkabul.
Semoga selalu dilindungi Allah.
Semoga kita bernyanyi hingga tua~~~
Aamiin…”

Terima kasih, Pooh sang Teman Seperut~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s