[Drabble] YOU

B4Bbh7DCYAEQIJI

“Kau…” katanya. Kepala Hyukjae terangkat, sementara sepasang maniknya menatap Jiyoo. Gadis itu memberi anggukan singkat. “Iya, kau.”

Hyukjae tak menggubris gadis itu. Ia kembali menundukkan kepala dan justru makin sibuk dengan layar tab di tangannya. Ada koreografi yang harus ia pantau hari ini. Jika formasinya tak sesuai dengan keinginannya, ia khawatir harus merombak sebagian besar koreografi hasil kreasinya dan Shindong. Hal itu pasti akan menjadi bencana besar. Untuk kali ini, urusan itu bahkan lebih penting dari Jiyoo.

“Kau mengabaikanku?” tanya Jiyoo.

Kepala Hyukjae menggeleng pelan, sekedar menunjukkan bahwa ia bergerak dan merespon panggilan Jiyoo. “No-no,” tandasnya.

Kimbap atau bibimbap?”

“Untuk…?”

Jiyoo menarik napas panjang, sepanjang mungkin agar kekesalannya ikut tertelan. Seingatnya ia sudah bercerita dan bertanya hal yang sama hingga tiga kali. Gadis itu menyerah, membiarkan kekesalannya tampak lebih jelas dari yang diinginkan. “Tidak jadi.”

Nah, kali ini perhatian Hyukjae mulai teralihkan. Ia memiringkan kepala dan memandang Jiyoo. Gadis itu cemberut. Hyukjae tak punya pilihan selain tersenyum dengan rasa bersalah. “Maaf, maaf. Kenapa?”

“Junhong. Piknik. Bekal.”

Sudut bibir Hyukjae makin tertarik ke atas. Cara Jiyoo menekankan tiap kata demi mengungkapkan kekesalan selalu dianggap Hyukjae sebagai sesuatu yang lucu. Lucu dan menggemaskan. Dan sedikit kekanak-kanakan.

Kimbap.” Hyukjae menunggu Jiyoo untuk tersenyum atas jawabannya. Namun, gadis itu justru bergeming. “Kenapa?”

“Diam. Jangan bergerak,” perintahnya.

Punggung Hyukjae menegak, hanya berjarak beberapa senti dari sandaran sofa. Kedua kakinya dilipat hingga tab yang tadi dipegangnya berada di pangkuan. Hyukjae otomatis menjauh saat wajah Jiyoo mendekat ke wajahnya. “S-sedang apa?”

Jiyoo menyunggingkan senyuman miring. Bukan senyum yang ramah. Senyuman itu justru lebih mirip seringaian licik. “Kau, Lee Hyukjae. Kau.”

“Iya, aku Lee Hyukjae,” ujar Hyukjae terbata-bata.

“Kau tahu baru hari ini kita bisa bertemu setelah semua perjalanan Super Junior-mu, kan?” Jiyoo berbisik tepat di telinga Hyukjae hingga lelaki itu sedikit merinding.

Hyukjae mengangguk berkali-kali. Sepertinya Jiyoo sedang butuh perhatian lebih darinya. Begitu tiba di apartemen gadis itu, Hyukjae langsung merebahkan diri di sofa tanpa sempat menegur Jiyoo. Setelah itu, perhatiannya terpusat pada video yang harus segera ia pantau. Ia menelan ludah dengan susah payah. “K-kau marah padaku?”

Ani,” jawab Jiyoo. Kedua matanya yang bulat mengerjap. Bagi Hyukjae, jarak yang terlampau dekat ini membuat segala gestur Jiyoo yang remeh sekali pun terjadi dalam gerakan slow-motion. “Kau, aku merindukanmu. Bogosipdago.”

Jawaban sederhana itu mampu menyihir Hyukjae. Ia tak bergerak. Detik berikutnya, ia bisa melihat Jiyoo tersenyum. Detik lainnya, gadis itu memejamkan mata lalu bibir Hyukjae menyentuh sesuatu yang lembut. Beberapa detik berlalu, Hyukjae masih tak bergerak. Aroma pelembab wajah yang dikenakan Jiyoo mengirimkan sensasi segar menuju otaknya.

“Buka matamu, Bodoh!” seru gadis itu.

Hyukjae menemukan senyuman lebar Jiyoo di depannya. Kedua matanya mengerjap berkali-kali, mencari kemungkinan ia bermimpi atau sekedar melamunkan Jiyoo. Tapi, sosok gadis itu masih ada di depannya. Bahkan, Hyukjae yakin, sosok itu tak akan pernah bisa terasa lebih nyata daripada saat ini.

“Lain kali jangan bawa pekerjaanmu ke sini,” kata Jiyoo tegas. Kedua tangannya terlipat di depan dada. Ia kemudian menautkan alis, heran dengan respon Hyukjae. “Kau kenapa?”

“Itu… pertama kalinya kau menciumku. Iya, kan?”

Hyukjae bisa melihat kedua pipi Jiyoo memerah, semerah buah ceri. Gadis itu membantah, “Bukan kok. Dulu aku juga pernah menci–“ Jiyoo berdeham, “melakukannya.”

“Wah, aku tidak ingat.”

“Aku juga tidak mau mengingatnya.”

Jiyoo menjulurkan lidah ke arah Hyukjae sebelum melarikan diri menuju dapur. Lelaki itu kemudian bersenandung dan mengutak-atik layar sentuh tabnya. Ujung bibirnya terangkat sambil sesekali kedua matanya melirik ke arah dapur. Denting nyaring ponsel Jiyoo membuat senyumnya semakin lebar.

[Hey, you! Yes, you, Choi Jiyoo. I miss you too!]

—end—

Saya lupa deh kriteria drabble itu berapa kata, tapi gak papa lah yaa.. anggep ini drabble asal-asalan. \o/

42 thoughts on “[Drabble] YOU

  1. Junhong mau piknik? Ikuuuut *salah fokus* k-kok manis? Suka suka😀 Tapi itu kalimat yg ‘Namun, gadis itu justru tak bergeming.’ maksudnya Jiyoo nggak anteng kah kak? Geming kan anteng, kalo tak bergeming berarti nggak anteng kan. Tapi dibayanganku kok Jiyoo malah anteng sambil natap Eunhyuk ya. Ah entah deh

  2. YESSSEUUU, Yoo attack!!! \^o^/
    Hahaha kebayang banget wajah o’on-nya Poo waktu menerima ‘serangan fajar’ dari Yoo xD
    *Even if you’re look stupid, I still❤ you, Poo*

    Ini pemenuhan janji dari kelanjutan Forbidden Date kah, She?

    Selalu menggeleyar layaknya banyak kupu-kupu yang beterbangan di perut setiap kali baca kisah kasih mereka q*v*p
    Nah, kalo scene yang ini bolehlah dipraktikkan dalam hubungan dengan eheeemmm *cleaning throat* hehehe

    Semangat menginspirasi!!! ^^9

    • HAHAHAHA Yoo attack! xD
      Ini cuma tulisan dadakan, yang lanjutan forbidden date ntar dipost kalo uda kelar yaa.😀
      Sejatinya sih di folder ada ff yang agak *ehem* gituh, cuma belom kelar, dan sepertinya sedang bersemangat buat ngelarin yang *ehem* ituh. xD
      Terimakasyiiiihh!! ^^

  3. *cakar cakar muka kyu*
    UNYUUUUU !!! SUMPAH UNYUUUUUU !!!!!!
    ada apa dengan para wanita akhir akhir ini ?
    ini Jiyoo kenapa jadi *UHUK* begini.
    kapan hari mom posting FF Hyori yang *UHUK*, ini Jiyoo disini *UHUK* padahal momen langka deh ini. Tren 2015, kayaknya yaaa…

    who run the world~ girls ! (?) *nyanyi*

  4. jiyo kelakuannya manis banget sihhh ^_^
    jarang banget kan ya liat mereka akur rukun dan damai 😀
    kalau mereka nikah dan punya anak gimana ya jadi nya? #mikirkeras 😀

    oke di tunggu karya karya yg lainnya ya kak 🙂

  5. Ige mwoyaaaa????!!!
    Kenapa daku harus membaca ff pendek-tapi-nyebelin ini!? ><
    Gulanya kebanyakan, eonni. Gak bagus buat kesehatan, bikin ane mesem2 sendirian kayak orang rada2. Hihi..
    Pokoknya ini couple paling nyebelin lah..

  6. Ahhhhh, sweeeeet bgt nyampe melted …
    qu suka bgt sma nihh couple ,apalagi Hyuk bias number 1 qu …
    Next story ditunggu segera😀

  7. Aah.. kangen sweetnya Jihyuk di sini.. Shela makasiii.. Eunhyuk di sini mirip dengan bayanganku.. manis minta dicubit gitu.. awww.. suka ama couple ini..
    Drabblenya ampuh bikin senyam-senyum di jam 11.15 malem.. hehe..

  8. Kak saya baru nemu wp saya readers baru .
    Bingung hrus baca dr mana kak . Awal pertemuan mereka yaudh bca drabble nya bagus romance bgt :”)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s