Simply Ignorant Friend

Saya cuma seorang gadis pemimpi yang bersembunyi di balik layar, mencoba menuliskan semua mimpi dengan fantasi besar. Sekedar menuliskan tanpa ada tindakan nyata. Saya memimpikan kehidupan seorang gadis yang bukan saya. Kehidupan yang sempurna, layak dipuja, penuh dengan keangkuhan masa muda. Namun, itu bukan kehidupan milik saya. Gadis-gadis lain selain saya adalah pemiliknya.

Gadis populer, gadis dengan sejuta teman dan pemuja rahasia, gadis normal.

Tak perlu populer, sebenarnya. Saya sendiri ragu apa saya termasuk gadis normal dengan sejuta teman (mungkin tak perlu sejuta). Haha. Saya membosankan. Extremely introvert walaupun jemari saya bersifat sebaliknya. Saya lebih suka di depan monitor, bersama teman-teman maya yang menyenangkan dibandingkan dengan teman-teman nyata yang menganggap saya aneh, kolot dan keras kepala. Dan iya, saya anti-sosial.

Jangan dicontoh. Karena bisa mudah kesepian (walaupun sebenarnya saya juga lebih suka sendirian). Tapi, melihat sekeliling, saya merasa tertampar. Semakin saya mencoba keluar dari tempurung baja yang menjanjikan rasa nyaman pada saya, semakin saya tak mengerti dunia nyata.

Pernah nonton drama Flower Boys Next Door? Tokoh utama wanitanya… persis saya. Saya lebih suka mengurung diri di kamar, mengerjakan segala sesuatunya di kamar, tak pernah benar-benar punya teman satu geng (?) dan lain-lainnya yang dimiliki gadis normal berusia 20 tahun lainnya. Saya introvert, anti-sosial dan mungkin menyebalkan. Seharusnya, dengan kepribadian seperti itu, saya bisa lebih mudah bersikap tak peduli. Seharusnya. Tapi, saya justru terlalu sensitif dan perasa.

Mungkin saya memang tipe orang yang gak cocok jadi teman di dunia nyata.

Karena itu saya lebih nyaman di sini. Di ‘rumah’ ini, menuliskan kisah-kisah fiksi kaya khayalan. Sekali lagi, saya menjadi saya; yang bersembunyi di balik tempurung, kali ini dengan menambahkan gembok ekstra. Saya berkutat dengan tokoh-tokoh ciptaan saya, bersama dengan penggalan mimpi yang saya tuliskan.

Maaf ya… kalau saya menjadi teman yang membosankan.

Mungkin teman-teman saya (yang terbatas jumlahnya itu) sering menganggap saya sebagai teman yang lucu. Syukurlah, kalau begitu. Semoga kalian tetap bisa terhibur oleh keberadaan saya (semacam pelawak, memang. Hahaha). Tapi, seseorang pernah berkata, orang yang lebih banyak tertawa dan membagikan kisah-kisah lucu terkadang adalah orang yang paling kesepian. Gak kok, saya gak kesepian, mungkin kadang-kadang. Hanya saja, saya sendiri belum tahu bagaimana cara menghilangkan perasaan kesepian semacam itu.

Untuk teman-teman dunia maya yang senang membaca tulisan saya, terima kasih ya. Terima kasih karena sudah berada di sini. Mungkin memang bukan buat saya, mungkin sekedar buat tulisan saya, tetap terima kasih.

Semoga kalian tahu, apa pun yang saya tuliskan di sini dibumbui oleh serpihan nurani dari saya, jadi… terima kasih ya. Hehehe.

ps: Saya mulai menulis lagi. Saya mulai kembali mencari Choi Jiyoo dan Lee Hyukjae. Bagi saya, kedua orang itu adalah teman. Dan bagi saya juga, kalian lebih dari teman. Kalian penghilang kesepian.

31 thoughts on “Simply Ignorant Friend

  1. Mungkin Yoo hanya belum menemukan sebuah komunitas dunia nyata yg membuat Yoo nyaman, bisa menjadi diri sendiri, ketika berada di komunitas itu *ini komen sok-taunya kakak aja* :”)

    Keep smile and keep writing uri Baby J ~♡♡♡♡♡

    *cinih cinih kakak peyuuuk*

    • Mungkin ya kak.. Tapi yoo sendiri gak pernah mencoba buat masuk ke komunitas tertentu. Aneh ya, yoo malah lebih suka sendirian.
      Terima kasih ya kakak Jingga, selalu jadi yang pertama ada di sini padahal yoo terlalu ignorant ke kakak & kakak2 lainnya juga. Maaf, tapi terima kasih. Selalu terima kasih. ^-^

  2. mungkin eonni cuma belum mendapatkan waktu yang tepat untuk berbaur. tapi untuk berterimakasih karena ada disini, kami (terkhususnya aku sendiri) harus jauh lebih berterimakasih. atas tulisan,goresan tangan eonni yang -jujur aja- bikin aku harus selalu datang ke ‘rumah’ eonni ini meski cuma buat baca isi hati eonni aja.
    aku, nyaman. bukan cuma dengan tulisan yang mengandung unsur Lee hyuk jae-nya saja (meskipun harus aku akui, aku menjelajahi dunia maya memang untuk menemukan rumah seperti ini -yang menceritakan Lee hyuk jae secara khusus-). tapi walau bagaimanapun, aku tetap nyaman. buat aku, tulisan eonni itu sebuah penghibur (karena aku memang penikmat tulisan, bukan sekedar tokoh yang dimainkan) dan terkadang juga mewakili perasaanku.
    jadi, aku disini loh unn. sekedar buat ngingatin kalau eonni enggak sendiri. dan walaupun aku baru bergabung, aku bisa jadi teman -adik- atau apapun (terserah eonni mau memaknai ini dalam artian apa). aku tetap bakalan jadi pembaca tulisan eonni. dan semoga fakta itu berguna.
    terakhir, terimakasih lagi karena telah berusaha untuk kembali menemukan lee hyuk jae dan ji yoo. yah, walau bagaimanapun mereka juga penghibur dari rasa lelah (buat aku pribadi). dan aku berharap eonni bisa terus semangat dalam hal apapun.
    keep writing eonni^^ *duh kepanjangan* hehe

    • Jangan bertanya apa fakta yang kamu tuliskan itu berguna atau gak, karna sebenernya mungkin tanpa sadar keberadaan kamu (dan semua orang di sini) sudah jadi sesuatu yang selalu saya syukuri. Hehehe. Terima kasih ya sudah ada di sini. ^-^
      Jadi nambah adik lagi. Horeee! \o/
      Terima kasih, saya bakal selalu inget komen ini kalo saya lagi kehilangan semangat. Semangat juga buat kamu ya! Terima kasih banyak. ^-^

  3. Satu hal yang bisa menjadi saran mungkin ya, jangan pernah memaksakan diri. jadi diri sendiri itu lebih nyaman, dan temen-temen dimana tahu bagaimana sosok kita sebenarnya, dan mengerti sikap dan sifat kita yg sebenarnya, itulah teman.
    Aku tahu gimana rasanya , karena aku juga ngalamin.. #Tos dulu yoo….XD

  4. Eonni, jujur.. Itulah yang terjadi sama aku sekarang. Aku juga jadi semakin anti-sosial dan suka ngelakuin semuanya sendiri. Semenjak kuliah, aku jadi lebih parah introvert-nya, dan parahnya.. aku suka. Aku suka sendirian, walaupun nyatanya aku kesepian (sangat).
    Dan buat kata-kata orang yang bilang orang yg paling banyak ketawa itu sebenernya paling kesepian, aku agak setuju.
    Jadi, eonni, aku gak bisa ngasih saran apapun karena aku jg sedang mengalami hal yang sama dan aku justru menikmatinya. Mian, eonni.

    • Tenang aja, saya gak minta dikasih saran, dianggep pathetic ato apapun kok. Saya juga lebih suka sendirian, jadi saya gak mau komentar apapun soal hal yang lagi dialami sama kamu. ^-^

  5. horeeeeeeeeeeeeeeee ,,, kita sama,samasama anti-sosial (?)

    , eo 20an ? kita seumuran nih awalnya aq pikir shela itu eonni tapi benaran eonni kok ,cuman beda bulan kayakx*skiiiiiiiiiiiiiiiiiip ____ ,, tulisan yoo itu udah kayak teman aq hebat banget lho bisa mewakili setiap perasaan apa yg q rasakan untuk seorang LEE HYUK JAE(POO nya YOO ), sangat-sangat bersyukur bisa nemu rumah strawberry ini dan mengenal si pemilik rumahnya yg hahaha dia sendri ngaku super cuek , sikeras kepala itu kaaann tapi manjaaaa…… apa coba karakter seseorg dalam sebuah fiksi menurutku itu bagian dari diri orag tersebut n orang2 yang diamatinya so saya dsini berkomntar ataupun ada di sini bukan sekedar hadir untuk si YOO tapi hadir untuk SHELA si pencipta YOO, ah secra keseluruhan maksudnya ….. kalaupun eonni lebih nyaman berada di dunia maya itukan pilahan eonni, sepintar-pintarnya orang menyembunyikan rasa kesepian( riang gembira di luar) rasa itu pasti akan datang lagi,,,🙂 pokoknya aq sllu ngasih spirit ke eonni, spirit kehidupan( perkuliahan, ruang tulisan, *apalagi ya … ) KEEP TO WRITING SHELA EONNI

    ( SELALU MENANTI PROJEK2 JIHYUK N LAINNYA )

    • Kok…. hore? Hahaha. xD

      Oh, seumuran yah? Halooo, teman seumuran (?) hehehe. Dirimu bulan apa? Aku Februari, sudah tau kah?
      *anggukangguk* kamu bener banget loh. Haha. Ada penulis non-fiksi yang bilang kalo menulis novel/cerita fiksi itu adalah hal yang paling menyenangkan, soalnya dia selalu bisa masukin karakternya sendiri/orang lain jadi tokoh yang dia ceritain. Hehe.
      Saya memang nyaman di dunia maya, terlalu nyaman malah. Makanya, tiap liat ke dunia luar, yang orang2nya gak seperti orang2 di dunia maya yang saya kenal, saya jadi ngerasa aneh. Ujung2nya saya terlihat sebagai orang yang kaku dan susah diajak berteman.
      Terima kasih ya buat suntikan semangat dan semuanya! ^-^

  6. oooo ,, justru saya sangat bererimakasi kembali unn *ikutan angguk-angguk ,,, aq juny >< heehehee, iya kan terasa beda banget dunia maya sama dunia luar yang samanya mungkin ada juga dampak emosinya dari kedua dunia ini,,,

    • Bener. Dua-duanya ada efek positif sama negatifnya sih. Yah pinter2nya kita aja milihin yang positif dari dua-duanya, dikombinasiin deh, jadi kehidupan yang seimbang. Mudah-mudahan. ><

  7. Aku juga kayak gitu eon, anti-sosial.. lebih nyaman sendirian,seperti merasa lebih tenang gitu.. temenan yah cuma temen yang itu itu aja *?*
    Onnie sama juga dgn apa yg aku rasain, dg kepribadian yg kyk gitu shrusnya bisa lebih mudah bersikap tak peduli. Tapi yah aku orangnya justru terlalu sensitif dan perasa.

    • Sama kok. Bukan sesuatu yang jelek, cuma kalo boleh usul (sesuatu yang juga pingin saya aplikasikan), berusaha membuka diri, bergaul. Soalnya saya juga merasa, lama-lama ya nanti saya pasti kontak langsungnya sama yang nyata2. Huhuhu…

  8. Yoo… aku pikir disini banyak jg yg seperti itu kok, aku juga. Jangan berkecil hati🙂
    Kan jadinya org2 kek gitu cocok kalo ketemu, walaupun ketemunya di dumay…

    • Iyah, sepertinya para fangirl punya masalah yang sama kaya aku. Huhuhu.
      Bener, bener, bener banget! Malah kadang lebih akrab sama yang seperti itu. ;3;

  9. 🙂 … Udahlah… move. on segera unn !!! dan juga ini semuakan bagian dari khidupan kita masing2 so apapun itu aq yakin unn bisa tahu mana terbaik buat unn jalani …🙂🙂

  10. mian, udah lama gak mampir. Aku sedih baca ini shel :”(.
    yg mau aku bilang ayo berusaha keluar dr zona nyaman kesendirian kamu shel, berani ambil resiko berteman “nyata”. memang akan berbeda dgn teman dunia maya atau fiksi ini tp seenggaknya mereka nyata kan, berbentuk walaupun tak bisa dibentuk.
    pokoknya harus semangat setidaknya menemukan satu seperti hyori untuk jiyoo di dunianya.
    Semangat Shela, baby J, jiyoo. semangat semangat.

    • Haloooo~ \o/
      Um… sudah dan sedang mencoba, tapi masih gitu2 aja. Hehehe.. I mean, ya tentu aja aku pingin kaya yang lain, yang punya temen banyak dimana2, yang temen2nya sering ngumpul di rumah, ngabisin makanan di rumah de el el. Aaaaand I wanna have pajama party too. >
      Semangat juja buat kamu! Terima kasih…

  11. Hai,Udah lama ng mampir kesini.. kekke
    liat postingan ini ,aku jadi mikir yah… ,apa banyak fangirl ngalamin hal kaya gini, I MEAN lebih banyak ngabisin waktu di dunia maya ketimbang nyata,,,
    contohnya aku,dulu waktu masih aktif di dunia fangirl aku ng terlalu peduli dengan apa2 aja yang terjadi disekitar aku,ibarat kata nutup diri bgt, ,boro2 sering2 ikutan ngumpul….temen aja cuma 1 2 aja,itupun temen sekelas dikampus
    satu waktu,aku py masalah yang mengharuskan buat minta bantuan temen2 yang benar2 real,nah disitu aku mikir kalo selamanya ng bisa gini terus…
    seaktif-aktifnya di dunia maya,harus bisa ngimbangin dengan dunia nyata… yah kalo bisa malah lebih berat ke dunia nyata ketimbang dunia maya…
    nah,disitu aku coba buat membuka diri,berusaha buat nambah temen.awalnya memang ng mudah,.tapi aku selalu nerapin baik ajah sama semua orang ,ramah aja sama semua orang, kalo ada yang mau deket syukur kalo ng yang cari temen yang lain heheehheh…,alhamdulillah sih kalo sekarang udah ng seintrovert dulu ,bisa main bareng sama temen2,nonton bareng ato karokean bareng….,hidup itu perjalanan sel,tergantung kita mau milih jalan mana…mau tetep jadi orang yang tertutup ato berusaha buat ngebuka diri buat masuknya orang lain
    dan kita ng selamanya bisa kaya gitu,karna kebanyakan kita butuh orang2 yang ada di dunia nyata buat banyak hal
    salam kenal shel,aku novita anak jambi ,
    ini saran aku aja buat kamu,karna aku jg pernah ngerasain hal sama ,jujur jadi introvert itu bikin kita kesepian ,jadi lebih sensitif dan perasa…
    kadang2 jg sifat aku itu masih kebawa2 di lingkup temen2 aku sekarang…
    kita butuh temen yang bisa support kita ,temen yang bisa meluk kita pas kita down,ato temen yang bisa kita jadi’in sandaran pas kita butuh…ato temen yang bisa diajak2 gila-gila’an pas kita lagi suntuk ,ketawa2 sampe perut kita sakit.hal-hal seperti itu yang kita butuhin sebenernya (menyendiri itu bikin setress sendiri) percaya deh.. *pengalaman T.T
    TAPI SEKALI LAGI HIDUP ITU PERJALAN,KAMU MAU KAYA GIMANA ITU TERGANTUNG KAMU YANG JALANINYA…

    maaf yah ,bukannya sok ngajarin ato apa,tapi itu cuma saran dari aku,.yang menurut kamu baik diambil ,yang kata2nya menurut kamu ng enak ng usa dimasukin hati
    wokeh, annyong….:))
    sekali lagi kita sama sel,tinggal kamunya ajah niat ato nga buat keluar dari zona nyamannya kamu…:))
    ganbatte sel!

    • um… aku gak bilang aku gak punya temen main ato temen kemana-mana sih. ^^; Disini aku cuma bilang, aku punya temen, aku gila2an bareng mereka pun tiap hari, tapi selalu ada porsi dan saatnya aku lebih suka beneran sendirian. Apa ya… aku ngerasa lebih mudah kalo sendiri. Bukan karena aku terlalu banyak onlen, oh gak kok. Aku juga punya kehidupan yang sibuk. Hahaha. Cuma ya… rasanya memang lebih nyaman sendiri, entah itu ujung2nya dianggep ignorant ato gimana, tapi yang jelas kepribadianku suda kaya gini. Aku gak bisa aja yang sok2 sksd, kasih2 perhatian ke orang lain karena aku lebih banyak diemnya. Mungkin memang kepribadianku yang kaya gitu, aku gak bisa bergaul, semacam gak bisa memulai pertemanan. Itu aja sih…

  12. SHELA…is that your real name? Terdengar cantik kalo diucapkan, beneran!🙂

    How old are you, She? *kalo aku boleh tau* hehe

    Ehm jadi nostalgia masa SMP waktu baca tulisan kamu yang ini…life goes on…people change…getting mature and wise. Salah satu fakta yang ga bisa kamu tampik adalah kamu diciptain istimewa, sangat berharga dan dicintai😉

    Terus kembangin ‘cara penghilang bosanmu’ yang kalo boleh aku sebut sebagai gift from Above hehe

    Btw, aku pengunjung baru di BLOG WEW mu ini *beneran, ini pujian*…salam kenal!🙂 it’s feels like home to me *udah 2x aku pake istilah sakti itu hehe* because of Lee Hyukjae and the way you write😉

    She, i don’t have a twitter account *how pity i am* jadi, gimana caranya supaya aku bisa dapetin password untuk FF JiHyuk yang diprotek?

    HWAITING!!! ^^9

    • Yesseu~ I’m Shela. ^-^
      Aku memasuki kepala dua aka 20 taun huhuhuhusedih… ;;

      Like you said, people change, they really do.. kadang aku mikir, apa aku juga jadi yang berubah banget? And i do really hope my changing is about being mature and wise enough to face this world. Kekekeke~
      Terima kasih sekali buat kata-katanya.. itu bikin aku terharu. Huhuhuhu… ;3;
      Silakan bermain disini. Semoga selalu terhibur disini. ^^
      Um… silakan minta, nanti aku kirim via email aja gimana?
      Hwaiting! Terima kasih~ \o/

    • No no no, youre very welcome lah~ ><
      Okeee.. segera dikirim ya pw-nya. Kalo ada yang kurang silakan ditanyakan lagi. Hihihi..
      Thank you and hv a blessed-good-day for you too! \o/

  13. Ane juga ngerasain kek gini….
    Lebih nyaman di dunia maya~
    dan ane mikir, apa jadinya kalo gak ada INTERNET….

    eon, terus lah menghayal dan keluarkan terus karya2 lewat tangan dingin mu…
    FIGHTING !!!!!

  14. Bukannya kebanyak orang emang begitu.
    Yah, aku juga salah satunya…. Emp, dulu….
    Soalnya sekarang, alhamdulilah. Udah mulai coba berubah.
    Sebab, “Zona nyaman” kadang memang harus di tinggalkan untuk bisa jadi lebih baik. apalagi setelah sadar kalau usia terus beranjak. #Aduh, NgomongApaSihGue…..
    Tapi ya…. Begitulah…..

    • Aku baca ulang postingan ini dan berkaca, nope im not like another people. Im still here, in my comfort zone, like i cant do anything about it, so yea.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s