[101013] One Reason

Broken-Heart-Pics***

Ketika kau tersenyum, kau memberikanku alasan untuk menatap…

Ketika kau tertawa, kau memberikanku alasan untuk mendengar…

Pun ketika kau sekedar berdiam diri, kau tetap memberikanku alasan untuk bahagia…

Kali ini, demi sebuah goresan acak ini, bisakah kau memberikanku satu alasan lagi?

Alasan untuk menangis.

Karena rasanya aku membutuhkannya; butuh untuk menangis dan butuh alasan yang mendorongku menangis.

Aku berkata tidak; tidak, aku tak menyukaimu. Aku menyangkal segalanya; siapa yang suka padanya? Tidak, tentu saja tidak, aku tak seperti itu.

Demi ego, demi diriku.

Namun, tanpa aba-aba, tanpa terduga, aku merasakan durinya yang lancip melukaiku. Aku ingin tetap berkata tidak. Aku ingin tetap menyangkal. Ya, aku tidak menyukaimu. Sama sekali.

Oh, tapi apa ini? Luka berdarah apa yang ada di jantungku ini?

Lantas, apakah sekarang aku menjadi seorang pendusta?

 

8 thoughts on “[101013] One Reason

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s