[JiHyukism] Yoon’s Day

yoon5

Name: Sae-yoon Lee

BoD: June 26, 2012

Hobbies: Touching her parents’ face, sitting in her fave pink chair, staring at her dad’s face, and… collecting the BAP’s photocard and adoring Daehyun Oppa. (okay, that’s her mom’s hobbies. xD)

Skill(s): Unpredictable super ultra aegyo attack

yoon

Happy Yoon’s Day!

Lee’s – 7:23 AM, June 24

“Jadi kau tetap akan berangkat?”

Choi Jiyoo mendongak, menatap wajah suaminya. Sedetik berikutnya ia tersenyum dengan penuh rasa bersalah. “Mian. Aku sudah janji pada teman-temanku akan datang ke pesta itu.”

Hyukjae mendesah dan tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. “Tapi lusa adalah hari ulang tahun Yoon.”

“Kan sudah kubilang, aku bisa membawanya bersamaku ke pesta.”

Raut wajah Hyukjae berubah. Rahangnya mengeras sementara ia menghela napas berat. Pembicaraan ini sudah menjadi bahan obrolan mereka sejak dua minggu yang lalu. Jiyoo akan pergi ke pesta alumni sekolahnya di hari ulang tahun pertama putri mereka. Hyukjae sudah tentu tak suka.

Dan melarang.

Jiyoo sudah menawarkan diri untuk membawa Yoon bersamanya di hari itu. Dan Hyukjae juga boleh ikut. Setelah pesta alumni selesai, keluarga kecil itu bisa merayakan ulang tahun Yoon bertiga saja, entah dimana. Ide Jiyoo tidak buruk, Hyukjae mengakui.

Tapi tetap saja. Hyukjae ingin istri dan anaknya berada di rumah orang tuanya, merayakan ulang tahun pertama Yoon. Dan alasan lainnya adalah Hyukjae tak ingin Jiyoo berada di tengah-tengah teman sekolah lelakinya yang suka menggoda Jiyoo.

Hyukjae kembali menghela napas. Memang bukan menggoda dengan serius, teman-temannya hanya suka mengolok-olok Jiyoo karena sikap Hyukjae yang selalu over-protektif. Tapi tetap saja Hyukjae tak suka.

Memangnya para lelaki itu tak punya pekerjaan lain selain mengurusi sikapnya pada Jiyoo, yang jika boleh Hyukjae menegaskan, adalah istrinya sendiri?

Dan lagi, membawa Yoon ke tengah pesta seperti itu. Hyukjae bergidik. Putri mungilnya akan dikelilingi orang-orang baru bisa membuat Yoon bingung dan ketakutan dan bisa saja menangis. Tidak, tidak. Hyukjae tak akan membiarkan kemungkinan seperti itu terjadi pada putri tunggalnya.

“Aku tidak mengijinkanmu pergi, Yoo,” ujar Hyukjae.

Jiyoo memutar bola matanya. Ia mengabaikan Hyukjae dan mengangkat Yoon dari kursi merah jambu mungil, tempat kesukaan Yoon setelah bayi mungil itu sudah bisa duduk. Dengan senyum lebar, Jiyoo menatap Yoon. “Appa tidak suka kita pergi.”

Yoon hanya mengedipkan mata, menatap balik sang ibu dengan sepasang matanya yang bulat. Putrinya mewarisi mata bulat yang gelap dari Hyukjae. Jiyoo harus bersyukur untuk itu. Karena kedua matanya sendiri termasuk mata berukuran kecil.

Tangan Yoon terulur, mencoba menggapai wajah Jiyoo. Secara otomatis Jiyoo mendekatkan wajahnya. Tangan Yoon berhasil menyentuh pipinya dan bayi mungil itu tertawa. Jiyoo tak bisa menahan diri untuk tak ikut tertawa bersama bayinya. Ketika tangan kecil Yoon mencapai bibirnya, Jiyoo akan berpura-pura menggigit tangan Yoon hingga bayi mungil itu menarik tangannya dan tertawa lebih nyaring.

“Yoo,” ucap Hyukjae memulai. Jiyoo menoleh dengan enggan. “Yoon berulang tahun yang pertama. Dan jangan bilang aku tidak mengikuti keinginanmu untuk tidak menghitung umur Yoon dengan umur Korea. Jadi, tidak bisakah kau melewatkan hari itu bersama Yoon dan aku?”

Hyukjae mengedip-ngedipkan mata. Jiyoo menahan tawa. Suaminya sedang menirukan Yoon, melakukan aegyo. Aegyo yang gagal. “Apa kau sedang membujukku dengan aegyo?”

“Mm-hm. Bukankah sudah jelas?”

Jiyoo memalingkan wajah, kembali bermain dengan tangan Yoon yang masih berada di wajahnya. “Tidak. Aegyo-mu sama buruknya dengan aegyo Shin Hyori.”

“Baiklaaah…” rajuk Hyukjae.

Saat Hyukjae merajuk dengan mencebikkan bibir, Yoon menatapnya. Gadis mungil itu menirukan ayahnya, mencebikkan bibir sebelum menggapai-gapai wajah Hyukjae. Jiyoo mengecup pipi Yoon dan menyerahkan bayi itu pada suaminya.

“Yoonie-ya~ ayo kita main saja,” ujar Hyukjae sambil mengangkat Yoon tinggi-tinggi. “Oh, kita main bersama Choco Eonni. Kaja!”

Jiyoo mendengus. Lelaki itu selalu tahu bagaimana membuatnya kesal. Pertama, saat Hyukjae dan Yoon hanya berdua, entah untuk menonton kartun atau bermain di kamar Yoon. Kedua, saat Hyukjae selalu sibuk dengan Choco.

Dan saat ini, lelaki itu sedang menggabungkan kedua hal tersebut.

The next day

Hyukjae berbaring di sebelah Yoon yang duduk sambil memegang boneka mungil berbentuk strawberry. Bayi mungil itu meremas-remas strawberry-nya, dan sesekali melemparkannya ke arah sang ayah untuk menarik perhatian Hyukjae. Hyukjae akan tersenyum pada Yoon dan mengembalikan boneka strawberry itu.

Ketika Hyukjae melihat Yoon yang bosan, ia berdiri dan mengangkat putrinya. Hyukjae duduk di kursi goyang sementara Yoon berada di pangkuannya. Bayi mungil itu akan bersandar di tubuh ayahnya dan kadang memilih berbalik untuk sekedar menatap Hyukjae dengan kedua matanya seolah hal itu menjadi hiburan yang menarik bagi Yoon.

“Yoonie-ya, apa kau tidak mau bertemu dengan kakek dan nenek?”

Kgijagkhacvasgkaay,” Yoon menjawab sambil terkikik.

Hyukjae tersenyum lebar. “Oh, kau mau? Besok kita akan ke sana!”

“Apa, kemana?” Jiyoo membawakan piring Yoon yang berisi bubur. Ibu Jiyoo memberitahu bahwa Yoon sudah boleh mendapat makanan lain selain air susu, jadi Jiyoo memberikan bubur bayi pada Yoon.

“Ke rumah ayah dan ibu. Besok, kan, ulang tahun Yoon,” sahut Hyukjae.

Jiyoo mengerutkan kening. “Tapi kau bilang aku boleh membawa Yoon bertemu dengan ayah dan ibuku. Mereka sudah tiba dari Tokyo pagi ini.”

“Aku tahu. Yoon akan menemui orang tuamu dulu, lalu kita akan menginap di rumah orang tuaku,” ujar Hyukjae sambil bermain-main dengan tangan Yoon.

“Tidak adil, kan!? Nanti Yoon pasti hanya berada satu-dua jam di tempat orang tuaku,” timpal Jiyoo. “Yoon akan menginap bersama ibuku. Kau tahu, kan, ibuku hanya satu kali melihat Yoon?”

Hyukjae masih bermain dengan Yoon sementara bayi itu sudah menyadari perubahan suasana hati ibunya. Saat perhatian Yoon teralih pada Jiyoo, Hyukjae menatap Jiyoo. “Ibuku juga sudah lama tidak melihat Yoon.”

“Aku bahkan sudah membatalkan janji untuk hadir di pesta alumni sekolahku. Aku sudah mengalah, jadi sekarang tidak bisakah kau mengalah?”

Yoon menatap kedua orang tuanya bergantian. Sepasang matanya membulat lucu saat memerhatikan kedua orang yang mengapitnya. Tiba-tiba ia terkejut ketika Hyukjae berdiri dari kursi. Yoon meringkuk di tubuh ayahnya. Tapi ia tak bisa berhenti melirik ibunya.

“Yoo, aku sedang tidak ingin bertengkar.”

“Kau pikir aku ingin?”

“Iya, kau sedang mencari cara untuk bisa mendebatku dengan apa pun setelah kau tidak jadi pergi ke alumni konyol itu.”

“Acara alumni sekolahku tidak konyol!”

“Oh, iya, konyol. Sangat konyol. Dan jangan jadikan ayah dan ibumu sebagai bahan untuk perdebatan yang tidak kalah konyol ini.”

“Baiklah. Semua hal di hadapanmu memang konyol. Aku tidak perlu mendebatnya.”

Yoon tidak biasa mendengar suara tinggi dari kedua orang tuanya. Bibirnya mencebik ke belakang, kedua matanya sudah berkaca-kaca sebelum ia mulai membuka mulut dan menangis sekencang-kencangnya.

Jiyoo dan Hyukjae terkejut. Bayi mungil dalam gendongan ayahnya itu menangis sesenggukan. Hyukjae mengusap-usap punggung Yoon dan menimang bayi itu, mencoba menghentikan tangisannya.

Yoon bukan bayi yang cengeng. Ia tak takut pada orang asing. Ia sudah bertemu dengan banyak orang bahkan sejak kelahirannya.

Dan ketika Yoon menangis lebih nyaring dari biasanya, hal itu membuat Jiyoo dan Hyukjae panik.

Jiyoo mengulurkan tangannya, meminta Yoon dari Hyukjae. Lelaki itu menuruti Jiyoo. Bayi mungil itu berpindah tangan namun Yoon tak berhenti menangis. “Mianhae, mianhae. Yoonie terkejut ya?”

Yoon tetap menangis, lebih nyaring. Hidungnya memerah dan air matanya tak berhenti mengalir. Jiyoo menggigit bibir dan bertukar pandang dengan Hyukjae. Lelaki itu berpikir sejenak sebelum meninggalkan Jiyoo dan kembali dengan membawa Choco.

“Yoonie-ya, Choco Eonni mengajakmu bermain!” seru Hyukjae. Choco menggonggong satu kali, mencuri perhatian Yoon. Tangisnya mereda, Yoon menundukkan kepala dan menemukan Choco yang sedang menatapnya. “Kaja!”

“Selalu Choco.”

Hyukjae melirik Jiyoo. “Kau hanya iri padanya.”

“Diam kau.”

Hyukjae tertawa dan mengecup pipi Jiyoo cepat. Saat gadis itu tercengang, Hyukjae mengambil kesempatan itu untuk meraih Yoon ke dalam pelukannya. “Yoonie-ya, Eomma kisseu!”

Yoon sudah berhenti menangis walaupun hidungnya masih berair. Ia mencuri pandang pada Jiyoo dan bergerak-gerak dalam pelukan Hyukjae, berusaha meraih ibunya. Hyukjae mendekatkan bayi mungilnya pada Jiyoo hingga Yoon berhasil mengecup pipi ibunya, tempat yang sama dengan kecupan sang ayah.

Hyukjae mengerutkan kening. “Tidak benar.”

“Apanya?” Jiyoo tersenyum oleh kecupan mungil anaknya.

Hanya sepersekian detik, Hyukjae berhasil mengecup pipi yang lainnya. “Harusnya di sebelah sini.”

Yoon terkikik kemudian meronta, minta diturunkan. Hyukjae berjongkok dan membiarkan Yoon duduk di atas tikar empuknya. Bayi mungil itu merangkak menuju kaki meja. Ia mencoba berdiri sebelum akhirnya terduduk lagi di tikarnya. Jiyoo tertawa sementara Yoon kembali terkikik geli.

Mianhae,” ujar Hyukjae.

Jiyoo menelan ludah. “Aku juga minta maaf.”

“Kurasa Yoon tidak akan menginap dimana pun.”

Wae?”

Hyukjae menghela napas panjang dan menatap Jiyoo bergantian dengan Yoon. “Karena aku ingin kita tidur bertiga di rumah ini.”

“Ide bagus.”

“Tentu saja. Aku, kan, cerdas.”

Jiyoo memutar bola matanya. Ia juga melihat Yoon langsung menatap ayahnya ketika Hyukjae berkata seperti itu. Jiyoo tersenyum geli. Tatapan anaknya itu menyiratkan bahwa ia juga meragukan ucapan Hyukjae.

“Yoonie-ya, ‘Eomma’-rago haebwa,” ucap Jiyoo, mengabaikan pernyataan Hyukjae.

Yoon juga mengalihkan perhatiannya. Ia menatap ibunya sambil terduduk. Mulutnya terbuka. “Maaa…”

“Aneh, kurasa Yhoong sudah bisa bicara sebelum umur setahun,” gumamnya. Kemudian ia tersenyum pada Yoon. “Eomma~”

Appa, appa, appa!” seru Hyukjae.

“Maa… Ppa…”

Jiyoo tersenyum semakin lebar. Putrinya mengerjapkan mata dengan menggemaskan. Jiyoo tak tahan untuk tak mengangkat Yoon. Ia membawa anaknya ke sofa, membiarkan Yoon duduk di pangkuannya.

“Maa… Ppa… Ppappappa…”

“Iya, iya. Appa appa. Di hatimu hanya ada Appa,” gumam Jiyoo. Ia senang mendapat seorang putri karena itu tandanya ia akan menjadi pasangan ibu dan putri yang sempurna. Tapi ternyata putrinya lebih suka bermain bersama sang ayah. Dan Eonninya. Kenyataan yang terasa getir.

“Mma… Yoomma…”

Jiyoo tertawa. Yoon berdiri, berpijak pada Jiyoo dan mengulurkan tangan mungilnya ke wajah Jiyoo. Tangan Yoon berhasil menempel di pipi ibunya. Bayi mungil itu kemudian terkikik sambil memeluk leher Jiyoo.

“Yoomma…”

June 26, 2013

Saengil chukhahamnida Saengil chukhahamnida Saranghaneun uri Yoonie Saengil chukhahamnida…”

Yoon bergerak-gerak dalam gendongan Jiyoo. Ini adalah lagu selamat ulang tahun keempat yang didengarnya dan sepertinya Yoon masih sangat bersemangat. Bayi mungil itu seakan paham bahwa hari ini adalah hari miliknya, jadi ia menikmati setiap event yang disiapkan semua orang untuknya di hari ini.

Jiyoo sendiri hanya bersyukur ada banyak orang yang merayakan ulang tahun pertama si tuan putri mungilnya ini. Dimulai dari tur singkat ke tempat orang tuanya, dilanjutkan dengan acara di rumah orang tua Hyukjae, lalu perayaan ulang tahun yang disiapkan oleh member Super Junior dengan Donghae sebagai ketua pelaksananya, dan sekarang di dorm 6-nies.

Sebagai magnae, Jiyoo tak bisa menolak permintaan kelima kakaknya untuk datang ke dorm dan membawa Yoon. Kelima bibi Yoon memberikan beberapa potong pakaian yang, menurut Yeosin, merupakan baby airport fashion yang sedang tenar.

Jiyoo sempat berdebat bahwa Yoon tidak akan mengenakan apa pun yang aneh jika bayi itu memang akan berada di bandara. Setidaknya tidak dalam waktu dekat.

Pukul 7 malam, keluarga kecil itu baru kembali ke rumah. Choco menyambut mereka dengan menggonggong sementara Yoon merespon anjing cokelat itu dengan cekikikan senang. Yoon selalu menggoyangkan tangan kanannya. Di jari telunjuk kanan Yoon sudah ada cincin pemberian Hyukjae sebagai hadiah.

Dan tidak perlu menjadi Cho Kyuhyun yang pintar untuk tahu bahwa Yoon menyukai hadiah ayahnya.

“Lalu?” tanya Hyukjae tiba-tiba. Ia duduk bersila di tikar di kamar Yoon.

Jiyoo membiarkan Yoon duduk di tikar empuknya. “Apa?”

“Mana hadiahmu untuk putriku, Lee Saeyoon, Lee Jiyoo-ssi?”

“Hmm… sebentar ya,” Jiyoo berbalik dan membuka-buka lemari. “Aku yakin aku sudah menyimpan kumpulan foto Jung Daehyun di sini.”

Hyukjae terkejut. “Kumpulan– APA!?”

“Kau ini berlebihan sekali.” Jiyoo tertawa dan mengeluarkan sebuah kotak kayu. Gadis itu duduk di samping Hyukjae, menunjukkan isi dari kotak hadiahnya. “Bagus, tidak?”

Untuk sejenak sepertinya jiwa Hyukjae terbang entah kemana. Ia tercengang dengan benda yang berada dalam kotak itu. Sebuah gelang kaki mini. Dengan tiga bandul mungil; strawberry, hangeul bertuliskan Yoon, dan semanggi berdaun empat.

Gelang kaki. Hyukjae tahu benda itu memiliki makna yang dalam untuknya dan Jiyoo. Strawberry menggambarkan Lee Hyukjae. Semanggi berdaun empat menunjukkan Choi Jiyoo. Dan Yoon untuk Lee Saeyoon. Hadiah yang sempurna untuk putri mereka.

“Jangan terharu begitu. Ini untuk Yoon, bukan untukmu.”

Hyukjae mengangguk-angguk. “Sudah kuduga. Hadiahmu pasti istimewa.”

“Bukan hadiahnya yang istimewa tapi karena Yoon-lah yang istimewa,” bisik Jiyoo.

Hyukjae mendudukkan Yoon di pangkuannya sementara Jiyoo memasangkan gelang kaki mungil itu ke kaki Yoon. Yoon memandangi hadiah yang baru saja diterimanya. Ia menatap Jiyoo lekat-lekat dan terkikik.

“Yoomma… Ppa~~~” suara Yoon melengking tinggi.

Yoon mencoba berdiri, dibantu oleh ayahnya. Bayi mungil itu berdiri dan berjalan dua langkah kecil menuju ibunya. Yoon mencapai Jiyoo dengan menjatuhkan diri di pelukannya. “AigooJalhanda uri Yoonie!”

Hyukjae mengulurkan jemarinya ke arah Yoon sebelum bayi setahun itu menggenggam jemari ayahnya dengan erat. Hyukjae menggerak-gerakkan tangannya. “Saengil chukhahae, Lee Saeyoon!”

9:34 PM

Lampu ruang tengah masih menyala. Sepertinya Hyukjae dan Yoon masih bermain. Jiyoo berjalan dari dapur, membawakan cokelat hangat untuk Hyukjae. Lelaki itu berencana menidurkan bayi mereka dengan bermain. Setelah rangkaian pesta ulang tahun seharian, Jiyoo tahu lelaki itu pasti kelelahan.

Dan cokelat hangat adalah pilihan utama yang berada di urutan teratas daftarnya saat ini.

Langkah Jiyoo terhenti ketika melihat Hyukjae tertidur di kursi goyang bersama dengan Yoon di pangkuan lelaki itu. Perasaan hangat merambat dari dalam hati Jiyoo dan terhenti menjadi sebuah senyuman di bibirnya.

“Yoonie Appa kelelahan,” gumam Jiyoo pelan.

Ia meletakkan mug Hyukjae di atas meja. Alih-alih mengangkat Yoon, ia justru mengamati pasangan ayah dan putri itu. Sungguh aneh rasanya melihat sosok Lee Hyukjae yang seperti ini; bersanding dengan seorang bayi mungil yang serupa dengannya. Seperti mimpi. Jiyoo tersenyum samar. Mimpi yang sempurna.

Rasanya menyenangkan bisa melihat satu duplikat Lee Hyukjae. Versi bayi perempuan.

Jiyoo mengecup kening Hyukjae sebelum menggendong Yoon. Lelaki itu terbangun. “Biar aku–“

“Aku saja.” Jiyoo membawa Yoon ke kamarnya. Putri mungilnya berada di ranjang kecil merah jambu, tertidur dengan wajah malaikat. Dadanya naik-turun secara teratur dan Jiyoo yakin putri mungilnya itu akan terlelap sampai pagi. Hari ini adalah hari yang sibuk untuk Yoon.

Ia menyadari kehadiran Hyukjae di sampingnya. “Satu tahun.”

“Mm-hm.”

Hyukjae mengecup pipi Jiyoo. “Satu tahun yang menyenangkan, Yoonie Eomma.”

“Satu tahun yang sempurna, Yoonie Appa,” balas Jiyoo. “Saengil chukhahae.”

===============================

Finally my baby YOON! TT^TT Setelah mendapat masa trainee (?) selama satu tahun pas, akhirnya dia debut. Seharusnya sih Yoon debut di Marry Yoo, tapi ternyata hari ulang tahunnya datang lebih cepat daripada tenggang waktu selesainya MY. ;_____;

Dan, iya, Yoon deketnya sama Hyukjae. Karena… Hyukjae memang suda ngidam pingin punya anak cewek dan keinginannya tercapai, jadi ya… gitu deh. x’D

But but but, our Yoon is very nice. She understands when her mom needs her. Aigooo~ Lee Saeyoon… T^T

Daaaann, yes lagi, ulang tahun Yoon jarak dua hari sama ulang tahun Jung Daehyun. Entahlah, mungkin jodoh #kemudianEunhyukprotes xD xD xD

Kisah lengkap Yoon di awal kelahirannya bakal lanjut di MY. So please anticipate it! ^-^ *wave hands wif Yoon*

106 thoughts on “[JiHyukism] Yoon’s Day

  1. muahahahahahha…… baca di draft, komen disini.. lol xD
    Happy Birthday my lil’ niece Lee Saeyoon!! \(^o^)/
    jgn jadi kayak eomma mu ya, tergila2 sama jung daehyun, smp2 hyukjae appa dipanggil nugu.. lol~ xD
    jangan jd kayak hyukjae jg, pelit kebangetan.. wkwkwk xD
    sekali lagi, Saengil Chukae Lee Saeyoon!! /kiss Yoon/ :*******

      • iish, itu doa udah paling baik buat yoon.. itu doa paling tulus ikhlas dari hati yang paling dalam.. hahahahahaha xD
        org yoon nya aja mau dicium, kamu aja tuh pelit kayak nugu2 itu.. hahahha xD

  2. saengil chukhahae yoon..,
    ihh., yoon lucu sekali sih, gemes aku baca ini. huuu keluarga kecil yang bahagia. aku gak bisa bayangin kalo hyukjae beneran punya anak.
    okay, ditunggu kelahiran yoon di MY. sudah tak sabar.

  3. Aigoo~ neomu kyeowo baby yoon
    Saengil chukhahamnida Saengil chukhahamnida
    Saranghaneun baby Yoon Saengil chukhahamnida
    Yeaaaaay, saengil chukkae yoonbaby
    You receive so many love everyone huaaa chukkae ^^
    Baby yoon udh gede, jinjja kyeopta :*
    Lee hyukjae & Choi Jiyoo, are the greatest parents for her O:)
    Kado dr eonni nyusul nnt yah baby yoon :* {}

  4. OMO !!! Uri Yoonie saengil chukkae-yo ,, Smga tumbh jd anak yg brbkti kpd Kyu ahjussi, pnjng umur, sht sllu, sllu dkt dngn kyu ahjussi spy nNti pntr main game, * bwakakakak harapn yg melenceng🙂 yg pasti brbkti kpd k’2 orang tua. #aseek sma” bln juni, hihi🙂
    Aigoo pgi” ni kLuarga udh bikin iri aj, ah jd kangen ma KyuNa.
    Ah sneng bngt sumpah bc ini, lucu”. kLuarga yg sempurna, JiHyuk SARANGHAE🙂

  5. Ahhh, keluarga yang manis. Aigo, jadi pengen punya suami kayak HyukJae. kekkekekeke….

    Oh iya, Marry Yoo-nya jangan lama-lama. kkkkk

  6. Kyaaaaaaa… Huwaaaaaaaaa…
    Shela…. Yoonie-ya… Onnie disini.
    Mumumumu. Sumpah ngegemesin banget ini anak.
    Dan apa itu jung daehyun.
    Eh iya. Aku pernah salah mention km dulu. Pikiran aku daehyun anak nya yuli (KyuNa)… Eeh ternyata BAP…

    Uda karatan ni nunggu MY…
    Moga cepet update ya…

  7. aigoo ! uri yoonie saengil chukhahae !!!
    OMG gak nyangka sae-yoon udah umur 1thn, dan JiHyuk berubah menjadi sepasang ayah-ibu :”))) ah! keluarga kecil yang bahagia hehe ;3
    ditunggu kehadiran yoon di marry yoo nya kak shela ^^

  8. Saengil cukkhae yoon~
    ah ini ngakak masa, dan baru tau kalo choco yeoja.
    Choco eonnie~~ haha

    keluarga yang manis romantis.
    Sabar ya yoo kau dikalahkan choco.

  9. finally….fiuh…^^
    kangen brat sma jihyuk…
    bneran yoon ada di MY?jdi g sbar nunggu lanjutan MY….^^
    tetep semangat ya nulisnya….g sbar nich nunggu MY.FIGHTING…!!!

  10. saengil chukae uri yoon*kisseu*
    aigoo jihyuk family neomu johayo~
    yoon,pengen cium pipinya deh,jinjja,neomu kyeopta..dan matanya..uuu yeppeo

    hyukjae beruntung banget punya anak kyk yoon

    marry yoo bogoshipta,kapan d lanjut lagi eonn..

    • Ah, telimikici tantee~ xD Matanya yoon itu gede banget…saya minder. Huhuhu…
      MY sedang dilanjut..mohon bersabar sebeeeeentar lagi. ><
      Terima kasyih! ^-^

  11. SAENGIL CHUKKAEYO YOONIE~~~
    SALAM KECUPS DARI HYO IMO & KYU SAMCHEON PLUS YHOON OPPA~
    FINALLY !
    jadi tolong yoon eomma, jangan ganggu2 yhoon lagi kalo tidak, ntar yoon saya emut idup idup saking imutnya.
    dan YAH ! aegyo shinhyo itu paling lovable !
    baiklah babyoon, imo tunggu ulah selanjutnya. yhoong oppa siap menjagamu nak :”)
    /kecups/
    imo kasih kecupan mesra aja yaaaah :3

    • Nope. Aegyo hyo itu yang paling mengerikan. Coba itu ditanya ke chokyu coba……….
      Yhoong oppa suka genits ah.. Nanti yoon disepik gimana hayoo? xD
      Imo kok peliiiit~? Kebanyakan begahol sama yoon appa pasti. -..-
      TELIMIKICI HYO IMO!!❤

  12. Cantik’y n cute banget…
    Mata Yoon eonni suka, duplikat’y eunhyuk..😀

    Happy birthday, smg mnjd anak yg membanggakan..

    Seneng dch liat sosok Ayah yg bertanggungjawab n penyayang d diri eunhyuk, iri ma keluarga Lee…🙂

  13. bertambah 1anggota baru yg menyempurnakan keluarga bahagia mereka *yey \(^o^)/

    HAPPY BIRTHDAY YOON🙂 keep being an adorable girl🙂 and keep loving your appa *ditabok yoo*

    aku tunggu debutnya yoon di MARRY YOO~~~🙂

  14. saengil chukhae yoon ~
    eomma sama appa mu bikin kamu kaget ya gara2 teriak2 ?? eomma sama appa bingung tuh mau nginepin yoon di rumah nenek kakek yg mana ??

    sekarang udah bisa manggil eomma sama appa ya ? chukhae .

    anyeong aku readers baru salam kenal , addie imnida bangapseumnida ~

  15. Saengil Chukkahamnida~
    Saengil Chukkahamnida~
    Saranghaneun uri Yoonie~
    Saengil Chukkahamnida~
    *kecups*
    wah, aku telat…
    wah, aku ketinggalan banyak episode (?) MY…
    wah, aku dah lama ga mampir kesini…
    wah, Yoon nya lucu imut unyu gwemesin bangets :3
    wah, JiHyuk makin romantisssss :3
    wah, aku kangeeeeeeeen. hehehe :*

    Ga kerasa Yoon udah setaun aja :”) dan ini baru setaun udah bisa berkomplot dengan menyukai selingkuhan ibunya (?) ahahaha gimana kalo udah umur dua taun, tiga taun, empat taun, limat taun? *halah* ga kebayang wajah LHJ yang mesem2 di duain *eh, apa di tigain ya? kkk*😄
    pokonya makin bahagia ya Lee fams :* ditunggu anak kedua kalian *eh

    • Wah, gak telat kok.
      Wah, ini aku yang telat balesin komen.
      Wah, muucih loh suda mampir lagi ke sini.
      Wah, Yoon emang lucu imut unyu gwemesin mirip emaknya bangets.
      Wah, Jihyuk juga unyu kan?
      Wah, aku juga kangeeeeeens deeeeeehh~ :*

      Di masa depan, yoon akan lebih ekspresif dalam mencari pria idaman(ibu)nya.. xD Biar aja LHJ dibiarin merana. Sana dia ngedate aja sama dongek ato choco. Biar aja….
      anak kedua…….NO BELOOOOMS.. >//<

  16. gimana kalu yoon dikasi adik lagi yoo, jadi yoo ga perlu cemburu kalu yoon en appanya bermesraan hehehehe…

    sengilchukae yoon, smoga makin imut ya… salam ketjup paling mesra dari vanny imo hihihi

  17. BABY YOON WHY SO SWEET ??? hahahaa <333
    sumpah shel dr ide yg sderhana bs jd crita full sweetness begini (y)
    demen bgt cara penggambaran sama apa yg dilakuin baby yoon😀
    dan choco onnie yg sll bikin yoo jeles itu sumpah bikin ngakak xDD
    huwaaaaa jd bayangin hyuk kalo jd appa kaya begini :33333
    dan LOL daehyun dan bibirnya bs jg menaklukan hati yoon ?! kkk~ poor hyuk /pats/

    • Hahaha~ baby yoon kan turunan emaknya, sweet selalu. :”>
      Sejujurnya, aku juga gemes tingkat dewa pas nulis soal yoon. Yg kebayang baby mungil yang lucunya gak nyante (?)
      Choco eonni gak boleh dilupakan. xD
      Yoon selalu takluk sama para lelaki yang cute. xDD
      Terima kasih suda bacaaa~! I MISS CHU btw… ;;;

  18. huaaa~ baru sempet ninggalin jejak, padahal udah baca berkali-kali ..
    yoonie~ya aigoo pengen gigit itu pipinya .. kkk~
    saengil chukkaeyo *telat banget

  19. aduh fotonya le damn cute. dan keluarga kecil mereka somehow manis bgt.
    ditunggu ya lee saeyoon di MY! hwai-ting!

  20. Aigoooo…. Yoonie-ya,neomu kyeopta!!!! ><
    Tp apa itu, 'choco eonnie'??!! Oh ya ampun, lee hyukjae-ssi, blm ckp yoonie direcoki sm strawberry, masa' iya harus choco juga??! Huahahaha….
    Aaaah, welcome yoonie-ya, keurego, saengil chukka hamnida *kisseu yoon*😀

  21. uuuu lucu sekaliiihhh >< hobinya ngoleksi foto daehyun? hmm, yoonie-ya daehyun itu terlalu tua untuk kamu, jadi dia bagusnya sama eonni aja yah :') jarak umurnya ideal kok 4 tahun :)) jadi tunggu undangan dari kami aja😀 oiya kata-kata kursi goyang itu cukup…..pokoknya bikin aku ngebayangin hyuk duduk di kursi goyang dengan uban putihnya ya ampun u.u

    • Diajarin sama yoomma-nya kok. :’> Yoon mesti kenal cowo ganteng dari kecil dek. Harus. Hukumnya wajib. :3 Kalo daehyun suda diambil yg laen, mungkin yoon bisa saya jodohin sama ZELO. Jaraknya ideal, lebih ideal dari jihyuk…6 taun. :3
      Waduh.. hyuknya kan belom tuwiir. -..- Terimakasyih suda bacaa~ ^-^

  22. waah sweet bangett … senyum senyum sendiri deh bacanya
    coba ngebayangin hyukjae gendong yoon ..
    aihgooo
    saengil cukka hamnida yoon❤

  23. Aigoo, neomu kyeopta.
    Perfect, pny keluarga kaya gini senangnyaa…
    Gemes ngebayangin yoon, kalo hyuk bneran jd appa, dy pasti jg bkal seperti ini, cz dy kn penyayang kluarga bgd banget.

  24. adaw bkin ngefly><
    itu knp hyukjae yg terhau-_-
    yoon ya Tuhan bkin gemes
    yoon udah bisa fangirlingan ya? kkk*collecting the BAP’s photocard*
    sempet kaget waktu hyuk bilang choco eonni. Dan baru sadar beberapa saat ternyata emang tuaan choco dari pada saeyoon kkk

  25. kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa sweet banget onnie… Kyaaaaaaaaaaaaa sukaaaaaaaa hoho… Aigo terharu banget liat keluarga lee… Jatuh cinta sama yoonnnnn….. kyeopta sekali hohoho… em jangan sama daehyun onn dia udah tua buat yoon hoho kenapa ga sam yhoon aja? Hohohohoho… Eh iya annyonghaseo onnie… Reader baru Iim imnida… Hohoho…

    • Kyaaaaaaaaa~ kamu gak boleh jatuh cinta sama yoon. Dia uda punya bapaknya (?)
      Daehyun sama emaknya yoon kok, jangan khawatir. xD Yoon mau dipasangin sama zelo, selisihnya 6 taun, ideal. xD
      Annyeong juga Lim~ ^-^

  26. Saengil chukka hamnida lee saeyoon … Masyaaalloh ini anak tak bawa pulang juga dah, skalian ma bapakny,,,, aigooo manisnya jihyuk family , salam kenal ….😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s