[JiHyukism] Longing

Longing

Still I Love You

Tears won’t come – I thought I’d be okay

So I came to this street for the first time in a while

But I guess it was a mistake

Jalan setapak dipenuhi dedaunan kuning yang berguguran. Gadis itu mengabaikan daun yang gugur dan hanya tertarik untuk mendongak menatap langit sore. Warnanya jingga, dihiasi mega kemerahan di ufuk barat. Ia memejamkan mata, diam-diam berharap sang angin dapat membawanya terbang menuju langit.

Sepasang kakinya melangkah lagi, menyusuri jalanan sepi yang seolah tak memiliki akhir. Tanpa sadar, ia berjalan menuju tempat yang sangat dikenalnya. Gadis itu memandang gedung apartemen yang memiliki belasan tingkat. Untuk sesaat, akal sehatnya mengambil alih. Seharusnya ia tak berada di sini.

Tapi nalurinya, batinnya dan tampaknya seluruh alam bawah sadarnya menolak keputusan itu. Ia mengumpulkan keberanian dan melangkah memasuki pintu utama di hadapannya.

Denting lift terdengar di telinganya sebelum ia memutuskan untuk masuk. Di ruang kecil berbentuk persegi itu ia sendirian. Mendadak ia merasa ketakutan. Apa ada gunanya jika ia datang ke tempat ini sekarang?

Goodbye – your cold

Goodbye – that voice is still in the wind that passes by me

Ia bersandar di dinding, bersembunyi sambil menahan napas. Di balik dinding ini, lelaki itu berdiri di depan pintu apartemennya. Ia bisa mendengar suara lelaki itu samar-samar. Aneh. Ia merindukannya.

I wonder where you are and how you’re doing

Are you at the place where my longing touches?

Maybe, maybe are you longing for me with the same hopes?

Gadis itu menghela napas, setengah lega setengah berat. Lega karena ia melihat lelaki itu tampak baik-baik saja. Terasa berat karena ia tak bisa membiarkan sepasang kakinya melangkah ke arah lelaki itu. Bisakah ia berharap seandainya lelaki itu pun merasakan hal yang sama sepertinya?

It’s so hard for me without you, everything is hard

In each moment I breathe, thoughts of you torture me

I try and I try but your traces come back to life and I’m afraid

Ia membalikkan badan, memutuskan untuk tak lebih lama lagi berada di tempat yang sama. Kegelapan tak terlihat menyelimutinya dengan rasa pengap yang aneh. Melewati setiap detik, setiap tarikan napas tanpa lelaki itu terasa sangat sulit. Ia sendiri keheranan kenapa ia masih bisa bertahan hingga saat ini.

Lelaki itu masih berada dalam pandangannya, tapi rasanya lelaki itu tak juga berada dekat. Satu langkah, dua langkah, berapa langkah pun yang diambil oleh gadis itu, rasanya mereka tak pernah menjadi semakin dekat. Faktanya, ia semakin kehilangan lelaki itu.

Tanpa jejak untuk diikuti.

Like that awkward day when we first held hands

My days spent alone still feel awkward

“Eunhyuk oppa mencarimu lagi,” ucap salah seorang teman dormnya.

Gadis itu hanya mengangguk. Mungkin tampak tak acuh, namun ia menyimpan euphoria yang janggal itu dalam hati. Diam-diam ia memang mengharapkan lelaki itu untuk terus datang. Diam-diam ia tak benar-benar rela melepaskan lelaki itu.

Diam-diam… ia tak pernah setuju untuk menyerah.

Late regrets, pointless hopes

But still, my heart wants to find you again

Keputusan sudah diambil. Kenyataannya, ia sudah melepaskan lelaki itu. Walaupun rasanya luar biasa menyakitkan, meskipun hatinya terasa perih oleh hunusan pedang maya, gadis itu hanya harus berpura-pura.

Berpura-pura tak membutuhkan lelaki itu. Berpura-pura tak lagi memikirkannya. Berpura-pura tersenyum. Pura-pura tak terluka.

I miss you, I’m sorry

I regret being not good enough for you

To you, to you

“Kemarin aku melihatmu di sekitar dorm,” kata Eunhyuk.

Gadis itu tak menyahut. Mungkin sebaiknya ia menyangkal. Atau mungkin semestinya ia mengaku saja. Dua pilihan itu tak ada yang baik. Keduanya sama-sama tak menyenangkan.

Akhirnya ia justru menggeleng pelan. Ia bisa melihat sorot kekecewaan dari kedua mata Eunhyuk. Saat ia meminta lelaki itu memeluknya tempo hari, seharusnya itulah akhir dari semuanya. Tapi ketika rasa hangat dari pelukan itu menjalar menembus kulitnya, rasa tak rela juga tumbuh subur dalam hatinya.

“Pembohong.” Eunhyuk menatap sepasang mata yang tampak goyah.

Kali ini gadis itu hanya mengangguk. “Kalau kau melihatku, apa ada yang akan berubah?”

Eunhyuk tersenyum lemah. “Tidak ada.”

“Aneh… aku berharap sebaliknya.”

“Aku juga.”

Gadis itu menelan ludah, menahan godaan kuat untuk menangis di depan lelaki ini. “Aku bertanya-tanya pada diriku sendiri, jika kau tahu aku masih membutuhkanmu, apa yang akan berbeda dari akhir kisah ini.”

“Kau pasti sudah menjawabnya sendiri. Tak ada.” Eunhyuk berusaha tersenyum. Gadis itu bisa melihat, nyaris merasakan sendiri bagaimana sulitnya bernapas di saat seperti ini bagi Eunhyuk. Rasanya seperti kehilangan sebelah paru-paru, rasanya seperti paru-paru itu mengkerut, mengecil lalu menghilang. “Tapi aku berharap ada perbedaan bagimu, sekecil apapun perbedaan itu.”

Lidah gadis itu kelu, tak sanggup membisikkan apapun untuk sekedar menjawab ucapan Eunhyuk. Diam-diam ia selalu ingin membiarkan dirinya sendiri untuk tetap berharap; pada keadaan ini, pada lelaki ini, pada seluruh kenangan yang dimilikinya. Jika pun bisa, ia ingin bertahan sekali lagi.

“Aku tahu apa yang kau pikirkan,” ucap Eunhyuk. “Tapi aku juga tahu apa yang sudah kau putuskan. Saat ini, kau sedang meragukannya. Sejujurnya, aku ingin sekali menarikmu dari perasaan itu dan sekali lagi meyakinkanmu bahwa tak ada yang harus berakhir, tapi aku juga tidak ingin menahanmu dalam penjara ini.”

Rasanya sakit. Gadis itu mengingatkan dirinya sendiri. Inilah rasanya ketika lelaki itu menghargai keputusannya.

Sesak di dadanya seolah belum cukup untuk membuat gadis itu tak bisa bernapas dengan benar. Saat ini rasanya ada api yang menjalar, membakar seluruh nadi hingga ke jantungnya. Gadis itu berubah menjadi abu, tak bersisa dan hancur.

Gadis itu sadar ucapan Eunhyuk benar. Tapi ia tak tahu jika kebenaran akan semenyakitkan ini. Mungkin beginilah cara kisah ini berakhir. Dengan rasa sakit yang membunuhnya pelan-pelan semuanya berakhir. Sudah berakhir.

“Selamat tinggal,” ucap Eunhyuk.

Hingga saat tubuh lelaki itu berbalik, hingga saat punggung itu menjauh dan menghilang ditelan matahari senja, Jiyoo tak bergerak. Ia menahan napas, menahan isakan menyedihkan yang sejak tadi disimpannya.

Jiyoo menahan ucapan ‘Jangan pergi’ yang tersangkut di tenggorokannya.

I want to take courage and tell you those things

But where are you?

Where, where are you?

Are you at the place where my longing touches?

=========================

chic-difference-heartbreak-i-still-love-you-love-Favim.com-194894_large

HA HA HA~ I love galau. And this is how desperate Choi Jiyoo now.

Ada yang minta gimana kalo Jiyoo yang dibikin merana karna nyariin Eunhyuk, jadi sepertinya beginilah jadinya kalo Jiyoo nyariin dia. xD

Settingnya… mungkin beberapa hari setelah JiHyuk ketemu kemaren. ^-^

Songfic – Still I Love You by Infinite

Special thanks to Inpiniteu buat lagunya. Hehehe~

41 thoughts on “[JiHyukism] Longing

  1. eonnie kenapa tega sekali sih embiarkan sua hati yang masih saling mencintai menderita T_T kan kasian eon, jadi engga tega sendiri bacanya. rasanta nyesek bangeet sama ini cerita. dibuat balik aja gimana eon. aku rindu jihyuk moment hiksss

  2. huwaaaa,,,eonni-ya ceritanya galau bgd tapi bagus deh .
    Ah,,mksh bgd deh eon, kasihan jiyoo klw galau bgitu tp gpp deh ss’x emang jiyoo yg hrs dibuat galau, jgn hyukppa ajh yg merana mulu kn jadi kasihan hyukjae terus .😀

    hehe,,,kalo hyukjae yg galau mulu, aku nya jd gk tega bwt komen .

    eonni-ya aku tunggu ff selanjut dn selanjutnya,,,

  3. piso mana piso. lama2 bunuh diri juga gue baca kisah cinta mereka. gengsi banget sih ribet dah. ngalah salah satu napa. tp kayaknya memang harus jiyoo yg “lebih berat”

  4. KYAaaaaaa . . . . . . . . . . . !!!!! Hyuk yg blng “selamat tinggal” knp aku yg skitt hti😥 ini bnrn mrka udh END ?? yaallah g sanggup. ap lg td pas bc ini lgu yg diputer mlh Memories,, Hueeee . . tmbh nyesek😥

  5. hoo pantes liriknya kayaknya familiar banget, kayak udah pernah baca….lagu inpinit oppars ternyata-_- annyeong chagapdeon neoui~~~ judulnya bukannya still i miss you kak? Ah udahlah biarin-_- sedih kak…..ngena banget rasanya, nyesek jadi eunhyuk :’ jiyoo kalo masih sayang ga usah malu-malu :3 padahal berharap banget merekanya ceritanya balikan lagi kalo ga pelukan lagi deh ternyata engga ;A; ini rasanya kayak aku yang broken heart….hyukjae semua yang dikatakan jiyoo pokoknya bohong…jeonbu geojitmaaaaaallll~~~ ;-;

    • Pfftt… iya dek. Still I miss you, itu antara salah copas apa gimana deh. xD
      Maunya dibikin galau to the max duyu yah.. Jadi sabar2lah. ;w;
      Jeonbu geojitmaaaaaaal~ *gelayutan ama daehyun*

  6. ceritanya sekarang ini ji yoo yang gak mau pisah sama eunhyuk tapi ji yoo gak mau ngaku ke eunhyuk..adduhh,,kalian berdua sama2 menyakiti diri sendiri..mending balikan aja..memulai dari awal..membuat kenangan2 baru yang indah berdua..

    always support and loving JiHyuk couple and waiting their comeback as a couple🙂

  7. galau…….
    sesuai ma suasana hati nih, plus lg hjn2 tmbh mewek…
    sbenar’y smpe detik ini unnie msh bingung knp JiHyuk putus pdhl jelas2 msh saling cinta, saling membutuhkan, saling menopang..
    sedih aja hrs menyakiti diri sendiri..😥

  8. Hahh..tipe galau yg saya suka..hehehe.. kenapa yaa,,tiap baca postingan Shela,pst berimbas ‘sesuatu’ bt saya.
    Truthfully,saya juga lagi galau dgn status ‘fangirl’ saya sekarang.
    Meninggalkan Eunhyuk? Saya rasa bakal semenyesakkan postingan ini deh..hihihi… Meskipun saya sedih dgn keputusan ‘break’ ini.. tapi saya juga salut dgn ketegaran Yoo bt ngambil keputusan ini…
    Hadooh,,comment macam apa ini…haha..
    Emang hidup ga melulu indah…
    Terima kasih udah berbagi rasa..berasa punya temen senasib..
    Apapun itu Shela,,tetep semangat yaa..
    Huaaaa,mian kalau comment saya ngelantur kaya’ gini… ^^

    • Aaaahh~ maca cih qaqa? *diinjek*
      Saya gak lagi meninggalkan dia looh, saya lagi menjauhi dia.. *apa bedanya, shel?* x’D
      Terima kasih juga suda mensupport~ ;w;

  9. huwaa nih crta berasa ak juga ikut d dlmny. bner” nyentuh mwny mreka balikan lagi,pasti sakit bgt ktka harus melepaskan ssorg yg qt suka.. salam kenal aku readers baru🙂

  10. astajim demiaaan ini galau sekaliiiiiiii TT
    hyuk yg duluan bilang selamat tinggal tuh euuuuh *stabs maself* :(((((
    semoga yoo cepet ilang galownyaaa :*

  11. Waaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhh…
    IGE MWOYYYYAAAAAAAAAA??? Setelah capek US dan pengen baca ff, aku langsung disuguhin sama ff2 galau..
    Dari Missing sama Longing yang ini paling kerasa nyeseknya menurut aku.. Mungkin gara-gara di part ini Eunhyuk udah nyerah kali ya… Aku jadi inget kejadian setahun yang lalu. Hikss… *curcol
    Sebagai fans JiHyuk, aku bener-bener ngarep couple ini bisa baikan dan romantis2an kayak dulu, tapi aku juga gak bakal maksa eonni buat cepet2 baikan ama ikan teri itu. Setelah baca curhatan eonni, aku penasaran dan nyari tau berita itu dan akhirnya aku (yang eunhyuk bukan bias utamaku) pun nangis dan sakit hati bacanya. Insya Allah aku ngerti kok, eonni..
    Dan satu lagi, eonni tuh mau nulis yang romantis kek, galau kek, semuanya tetep aja kerenn…
    Pokoknya eonni the best lah!!!
    Ganbatte eonni!!!

    • Hehe~ sebenernya authornya pun juga berharap hal yang sama kok…….
      Seharusnya jangan dibaca, cuma bikin sakit ati dan ujung2nya ngerasa asing sama hyukjae. ;w;
      Makasihh yaa~ ^-^

  12. ngegalu bareng yoo n poo…. ;(
    bener* nyesekk deh eonn tapii tetep syukaa keren bangett ,!!!
    q bisa ngerasain gmn rasanya jd yoo melepaskan yang blm ingin dilepaskan….#aseek

    l

  13. Ini…….apa……kak.

    Aku sampe ga sadar waktu baca itu aku sempet nahan napas berkali kali sampe ceritanya selesai. Nyesek banget ;;;;;;

    Dan aku masih mutusin mau jadi fans kakak.

    Setiap kalimatnya itu indah banget. Gimana kakak deskripsiinnya detail banget.
    Dan ini bikin galau banget. Aku suka banget.

    Terus setiap lirik yang dicantumin bikin tambah nyesek waktu tau sesuai banget sama isi paragraf selanjutnya. Aul gatau lagi.

    Aul juga belum tau gimana JiHyuk ternyata lagi pisah. tapi dari baca ini aja kaya yang ngeh dulu mereka bahagia banget terus sekarang tiba tiba break. Aul yang </3
    JiHyuk manis banget ;;;____;;; *nangis didada daehyun*

    • ADEK AUL KOK BISA NYASAR KE SINI ADUH KAKA DEG-DEGAN (?)
      Kaka… blushing banget loh. Lebih blushing dibanding pas lagi mandangin abang. >//<
      Itu kenapa adek aul nangis di dada daehyun coba sini jelasin ke kaka baik-baik deh…………..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s