[JiHyukism] Dark Side

Dark Side

=========================

Jiyoo found crying Eunhyuk in the corner of practice room. When he couldn’t cry in front of camera, he cried alone instead. In the empty room, in the windy night, he cried, almost sobbed. His tears torn Jiyoo’s heart slowly. One by one, piece by piece.

What would happen if Eunhyuk’s dark side is Jiyoo’s favorite side from him?

Even if it hurts, will you stay?

Will you return even if I push you out?

10:23 PM

Ruangan itu gelap. Angin berhembus menyebarkan udara dingin di setiap sudut ruang latihan. Koridor yang panjang dan senyap menjadi lebih lembab. Choi Jiyoo memeluk lengannya sendiri sambil berjalan cepat.

Pintu berwarna abu-abu gelap berdiri di hadapannya. Gadis itu menghela napas berat sebelum membukanya dengan sentakan pelan. Dengan lampu yang agak redup, Jiyoo menemukan lelaki itu duduk bersandar di dinding.

“Hei,” suara Jiyoo nyaris bersamaan dengan hembusan napas leganya. Ia berjalan pelan menghampiri lelaki itu.

“Hei,” lelaki itu tak menunjukkan wajahnya.

Jiyoo menggigit bibir. Dengan ragu, ia duduk sambil merapikan rok selutut yang dikenakannya. “Kau baik-baik saja?”

“Aku tidak tahu.” suara lelaki itu parau. Jiyoo tahu suara seperti itu hanya akan muncul saat lelaki di sampingnya ini menangis.

“Kenapa kau menangis?” tanya Jiyoo. Ia memerhatikan lelaki itu. Kaos tanpa lengan berwarna putih, convers hitam favoritnya, dan celana hitam. Lelaki itu baru saja selesai latihan. “Lee Hyukjae.”

Lelaki bernama Lee Hyukjae itu mendongak. Bibirnya melengkungkan senyuman kecil. “Karena aku ingin.”

Jiyoo menelan ludah. Rasanya mustahil ia dapat menekan perasaan frustasinya malam ini. “Itulah inti pertanyaanku, Poo. Kenapa kau sedang ingin menangis?”

“Kau tahu tidak, aku harus menjaga imejku sebagai idol. Seharusnya aku tidak boleh menangis di depan banyak orang terlalu sering. Imej seperti itu akan membuatku tampak cengeng.” Eunhyuk bergumam sambil tetap tersenyum. “Aku memutuskan untuk membuat jadwal kapan aku harus menangis mulai sekarang. Dan malam ini adalah saatnya untuk menangis.”

“Kau boleh menangis kapan pun kau mau.” Jiyoo menyandarkan kepalanya ke dinding. “Kau tidak perlu meluangkan waktu untuk mengatur hal itu sebagai jadwalmu, Poo.”

Eunhyuk menoleh ke samping. Matanya masih berkilau karena air mata. “Siapa aku?”

“Kau?” ulang Jiyoo. Ia sempat menarik napas panjang. “Kau adalah Lee Hyukjae-nya Choi Jiyoo.”

Bukan Super Junior Eunhyuk. Eunhyuk tahu jawaban itu adalah jawaban paling tepat dari pertanyaannya. Jika ia terus dipandang sebagai Super Junior Eunhyuk, kapan Lee Hyukjae dalam dirinya bisa keluar dan memperlihatkan diri?

Jiyoo memandangi wajah itu dari samping. Sepertinya menjadi seseorang yang sekarang adalah laki-laki kesukaannya sama sekali tak mudah. Seperti apapun ia memujanya, lelaki itu tetap lelaki yang sama yang memiliki masa-masa sulit. Baik sebagai Super Junior Eunhyuk atau Lee Hyukjae.

Keduanya seperti dua identitas yang memiliki rintangan sendiri.

“Kurasa… aku sedang hobi menangis belakangan ini,” gurau Eunhyuk. Alisnya terangkat saat Jiyoo memandangnya dengan datar. “Bukankah seharusnya kau tertawa?”

“Apakah seharusnya itu menjadi sebuah lelucon?” balas Jiyoo. “Aku tidak tahu denganmu, tapi itu lelucon yang sama sekali tidak lucu, Poo. Menangis… bukan sesuatu yang buruk.”

Eunhyuk tersenyum samar. Jiyoo bisa melihatnya sebagai senyuman yang muram. “Tidakkah kau pikir ini menjadi sisi gelapku?”

“Setiap orang punya sisi gelap.” Jiyoo mengangkat bahu.

“Apa sisi gelapku tidak membuatmu takut atau… benci?”

Tawa kecil lolos dari bibir Jiyoo. Cara Eunhyuk mengucapkan itu seperti menanyakan sesuatu yang tak perlu dijawab. Retoris. Konyol sekali. Jika Jiyoo bisa membenci atau menjauhi Eunhyuk, ia sudah pasti akan melakukannya sejak dulu; sejak ia justru tergila-gila dengan sisi gelap lelaki itu.

“Sekalipun sisi gelapku lebih menakutkan daripada yang ini?”

Jiyoo berhenti tertawa. “Setiap sisi gelap itu sama saja. Semuanya sama-sama berwarna gelap, walaupun digabungkan, warnanya tetap gelap. Dan namanya akan tetap sisi gelap. Aku tidak akan terkejut kalau kau punya ratusan sisi seperti itu dalam dirimu, Lee Hyukjae.”

“Aku benci padamu.”

“Aku juga.” ucap Jiyoo. Rahangnya terkatup rapat. “Aku benci pada laki-laki yang punya banyak sisi gelap yang kusukai. Aku benci sekali padamu.”

Eunhyuk berubah serius. Tatapannya menyipit. “Aku benci pada gadis yang selalu bisa memberikan jawaban yang benar dari semua pertanyaanku. Aku benci dua kali padamu.”

Keduanya saling berpandangan. Dengan sepasang bola mata yang menatap tajam, Jiyoo dan Eunhyuk mengembuskan napas berat. Tanpa sadar, keduanya tertawa lepas.

 “Aku bohong. Aku membutuhkanmu, Yoo.”

Jiyoo mengerjapkan mata. Ia juga membutuhkan lelaki itu. Sangat membutuhkannya lebih dari siapapun. Sangat menginginkannya lebih dari apapun. Itulah sisi gelapnya; ia tamak, egois, dan rakus jika sudah berkaitan dengan lelaki ini.

“Jangan menangis.” Eunhyuk tersenyum lembut. Rasanya seperti sesuatu yang selalu bisa ditebaknya. Ia tahu kapan gadisnya akan mulai sensitif.

“Aku tidak…” Jiyoo kalah cepat. Air mata jatuh lebih cepat daripada usaha untuk menahannya. Tangannya terangkat ke pipi, menghapus jejak air matanya sendiri. “Aku sudah menangis.”

Eunhyuk menarik napas dengan gaya berlebihan. Ia mengenggam tangan Jiyoo. Tangan gadis itu lebih kecil daripada miliknya. Rasanya tangan itu memang diciptakan untuk berada dalam genggamannya.

“Tetaplah di sini,” bisik Jiyoo. “Jangan kemana-mana.”

“Tidak adil.” Eunhyuk menyandarkan kepala dan kedua matanya menatap langit-langit. “Aku memang tidak akan kemana-mana. Itu tidak termasuk dalam perjanjian.”

Jiyoo tersenyum. “Ayo berdiri! Malam ini kutraktir makan!”

“Eh? Kenapa?”

Jiyoo menggelengkan kepala, menolak untuk menjawab.

Untuk beberapa saat tadi, ia tahu Eunhyuk sedang sedih. Lelaki itu bahkan harus menangis seorang diri tanpa ada orang lain yang bisa menghiburnya. Jiyoo tak tahu apakah alasannya memang sesepele yang dikatakan Eunhyuk, tapi ia ingin menjadi kekasih yang berguna sekarang.

Bukan saatnya lagi untuk menjadikan Eunhyuk satu-satunya orang yang harus menghiburnya. Jiyoo tahu lelaki itu mengambil banyak peran untuknya; teman, kakak, idola, mentor, atau kadang musuh paling menyebalkan. Semua peran itu menjadikan Eunhyuk sebagai tempat Jiyoo menyembunyikan diri.

Kadang, Jiyoo terlupa bahwa Eunhyuk hanya sekedar Lee Hyukjae. Lelaki itu hanya ada satu dan perasaannya mudah terluka. Ia adalah Lee Hyukjae yang tak ternilai.

Seharusnya sudah bukan saatnya lagi untuk Jiyoo terus-menerus berharap lelaki itu dapat menjadi seseorang yang diharapkan orang lain, semua orang, termasuk dirinya sendiri. Jelas bukan hal yang baik. Jiyoo sadar benar ia terlalu bergantung pada lelaki itu.

Jika seseorang bertanya sisi gelap apa yang dimiliki Jiyoo, gadis itu pasti akan menjawab Lee Hyukjae.

Dan sekarang, sisi gelap kesayangannya itu sedang murung, entah karena apa. Jiyoo ingin bisa menjadi orang yang menyediakan waktu untuk lelaki itu. Dengan egoisnya, Jiyoo ingin menjadi bagian dari sisi gelap Eunhyuk, segelap apapun itu.

“Kau tidak mau makan gratis?” tanya Jiyoo saat mendapati Eunhyuk sedang memerhatikannya.

Eunhyuk mengangguk. “Mau, tapi tidak dengan cara yang mencurigakan seperti ini.”

“Tck. Apanya yang mencurigakan?” sergah Jiyoo. “Kubatalkan saja ya?”

“Lihat, lihat! Memang mencurigakan! Kau bahkan tidak punya niat yang bulat untuk mentraktirku!” Eunhyuk mengomel tapi tetap mengikuti Jiyoo untuk berdiri.

Jiyoo memicingkan mata. “Niatku bukan hanya berbentuk bulat, bentuknya sudah tak beraturan karena kecurigaan konyolmu itu!”

“Wah, Yoo marah.” Eunhyuk tersenyum lebar. “Kau mau aku minta maaf?”

“Tidak perlu.”

“Kau benar-benar marah?” tanya Eunhyuk lagi. Senyumnya mulai pudar.

Jiyoo menarik napas dan mengembuskannya perlahan. Seseorang harus membantunya. Ia benar-benar tak bisa marah pada lelaki ini. “Ayo kita makan! Aku lapar.”

“Bagaimana kau bisa menemukanku di sini?” Eunhyuk merasa penasaran sejak tadi, tapi kehadiran gadis itu selalu bisa mengalihkan perhatiannya dari apapun.

“Aku… menunggu di depan dorm-mu. Waktu oppadeul datang, aku sama sekali tidak melihatmu, jadi kupikir… yah… kupikir kau ada di sini.” Jiyoo harus mengakui ia terlanjur merasakan firasat tak enak saat melihat semua orang kecuali Eunhyuk.

Eunhyuk menghela napas. Ia memandangi Jiyoo. Gadis itu memakai rok hitam selutut dengan atasan abu-abu pucat. “Berapa lama kau menunggu di depan dorm?”

“Hanya… tiga puluh menit,” jawab Jiyoo. Setidaknya ia menunggu selama itu. Atau lebih? Entahlah. Bukan sesuatu yang penting. Saat itu pikirannya sudah dipenuhi oleh bayangan Eunhyuk.

“Kau pasti kedinginan.” Eunhyuk meraih tangan Jiyoo, menggosok-gosoknya dengan kedua tangannya sendiri.

Jiyoo hanya mengangguk pelan. Sepertinya ia memang kedinginan tadi. Entahlah. Ia sudah tak ingat. Rasanya hanya melegakan saat bisa menemukan Eunhyuk di tempat ini dan bukannya di tempat lain.

Jika lelaki itu tak berada di sini, Jiyoo tak tahu di mana lagi ia bisa menemukan Eunhyuk.

“Kau mau mentraktirku makan, kan?” tanya Eunhyuk lagi. Jiyoo kembali mengangguk. “Kalau begitu, aku akan membelikan kopi hangat untukmu. Ayo!”

“Mm.” Jiyoo tersenyum puas. Ia membiarkan Eunhyuk berjalan di depan dengan tangan yang masih menggenggam tangannya. Walaupun Jiyoo tak pernah tahu alasan di balik air mata lelaki itu, Jiyoo akan berusaha memahaminya.

Singkatnya, tak peduli apapun penyebabnya, Jiyoo ingin jadi satu-satunya orang yang berada di samping Eunhyuk.

Jiyoo tak akan melarikan diri dari lelaki itu. Sekalipun lelaki itu mengusirnya menjauh, Jiyoo akan tetap kembali. Keras kepala, tamak, dan egois. Apa boleh buat, itulah sisi gelapnya.

Sambil berjalan, Eunhyuk bisa merasakan genggaman tangan Jiyoo lebih erat. Ia tersenyum. Sekarang sisi gelapnya sudah menjadi rahasia gadis itu. Eunhyuk tak akan menyesal. Ia bisa menangis, bahkan meraung dengan menyedihkan di depan gadis itu. Ia akan melakukannya.

Karena ia tahu, gadis itu tak akan pergi kemana-mana.

“Hei,” panggil Eunhyuk. Wajahnya tak menoleh ke belakang. “Tadi kaubilang, siapa aku?

Jiyoo berlari kecil, menyejajarkan kakinya dengan Eunhyuk. “Lee Hyukjae-nya Choi Jiyoo.”

Everybody’s got a dark side

Do you love me?

Can you love mine?

Will you love me?

Even with my dark side?

 

Don’t give up on me

Please remind me who I really am

Don’t run away

Just tell me that you will stay

Promise me you will stay

===============FIN================

Short story for JiHyukism! ^-^ *well, I’m not good in oneshot thingy*

I think I miss our Hyukjae so much. I even wrote the crying-him. Sorry if the story is suck. Can’t help, I’d been in ballad mode. Kkk~

Please don’t give up on us. Thanks!

We’ll be back wif Marry Yoo. Start writing on chapter 5 now. So, see you around soon! *hand waves*

Song lyric by Kelly Clarkson – Dark Side.

Cr: directlyrics.com

ps: Welcome September! Since August wasn’t my nice month, I’m happy it ends!

38 thoughts on “[JiHyukism] Dark Side

  1. song that I like~ dark side :3
    doyan banget lah scene macem gini…
    comforting others~ /pukpuk hyukjae..

    marry yoo~ ditunggu ya eonni :3

  2. akhrnya update lg!! Yihey… eyyy ini manis loh critanya cheesy bgt tau…
    Yoo ama poo lp romantis2an wkwkwk

    Dan gk sabaar nunggu marry yoo! Palli

  3. yeeeeeeeeeahhhh…
    Jihyuk is back,.. kekeke😀 *nyalain petasan
    gak tau kenapa ini couple kayaknya cuma komunikasi lewat hati ya….🙂
    pokoknya kerennn sangat kakak….🙂
    dan satu kata lagi… J.A.N.G.A.N H.I.A.T.U.S,…..!!!!! O.K😀

  4. Nice🙂
    i love the way hyuk tells jiyoo how he hates her (?) ahaha
    ini komen pertama saya /ditendang

    jihyuk jadi kopel favorit sayaaa loh hahaha entahlah baca hyuk di ff mu berasa ini beneran lee hyukjae u.u

    cuma di ff mu saya bisa menemukan sisi lain hyukjae, yang semua orang berpandangan bahwa hyukjae itu pervert dan sifatnya yang ga jauh” dari situ tapi, saya selalu berpikir bahwa hyukjae punya sisi lain ya! Dan saya menemukan wp ini🙂

    glad to know you
    glad to read your stories🙂
    love you /eh?

  5. aku selalu suka apapun cerita tentang yoo dan poo-mu ini eonni!!! ^^
    kenapa eonni bisa buat cerita seolah itu hyuk beneran…terus paling penting…ceritanya tuhh selaluu manis???🙂

    okee, ditunggu kehidupan selanjutnya dari pasangan favorite aku ini!! :))

  6. yeay,jihyuk couple comeback,i miss u’r story^^

    epep’a bagus ko^^
    Hyuk ttp ga mau ktinggalan klo soal di traktir,wlpn suasana ht’a lg gmana gt.kkkk

    nice story^^
    marry yoo~,sy tunggu publish’aaa~~~

  7. AAAa… aku iri ah ama ini couple, selalu… selalu… dan selalu melengkapi (?).
    Yak Eonnie “Lee Hyukjae-nya Choi Jiyoo.?” siapa bilang? Lee Hyukjae itu milik aku tauu #Diinjek.
    Seneng minta ampuun Eon udah kembali, Buruan bikin FF series lagi. #nyuruh ^^

  8. akhirnya ada jihyuk lg
    Sisi gelapnya hyukjae suka nangis sendiri,kaya yoo sisi gelapnya adlah selalu kembali pd hyukjae meski d usir sekalipun
    sweet

  9. uuung ~~~ i love this couple a looooot ~~~ :3
    JiHyuk always listening and understanding (?) *iklan*
    hahah , i mean , they understanding each other and the way they accept each’s dark side was so sweeet :3
    ulalala ~ i’m romantic holic xD
    heheh , ditungguh ff slanjutnyaa ~
    this story’s not suck at all😀

    hwaitiiing ~~~ !

  10. annyeong eonnie *bow* aku reader baru di sini. bangapseumnida.
    aku suka sama semua cerita eonnie di WP ini. sekali baca langsung bikin ketagihann dan mendadak aku jadi JiHyuk shipper, eon kk~
    sumpah keromantisan mereka bersua itu tiaada taranya deh u,u
    pokoknya Poo hanya unyuk Yoo seorang.
    buat ff lagi tentang mereka ya, eon. ditunggu karya menarik dari eonnie. kamsahamnida..

  11. aaaaahhh selalu kelepek2 sama cerita JiHyuk :3 mau gelap2an juga (?) tetep aja kerasa manis *v* apa jangan2 JiHyuk ini ada sodaraan sama kecap yah ._. *kicked* kekekeke

    Ih kangen banget sama pasangan cetelobeli ini.. dah lama ga bacaaaa >/\< *ato dah lama ga komen? .-.* *kicked part 2*

    liriknya juga suka banget deh ,ngena :*
    ditunggu FF lainnya sheeell, hwaiting \^o^/

  12. eonniii jeongmal bogoshipta..aduuhh udah lama banget ga baca jihyuk couple..*cipok poo*

    jihyuk masih tetep romantis..so suitt
    poo&yoo saranghae*peluk jihyuk*

    marry yoo..joha.ga sabar nunggu ff ni..cepetan publish eonn*colek eonni*

  13. ciyee akhirnya oenni comeback.
    aaaa demi apa suka bgt couple ini ><
    mau apa dan gimanapun ceritanya menarik.
    simple tapi berkesan
    pokoknya daebak. aku tunggu ff ff selanjutnya ya oenn. semoga bukan short story lagi. biar panjang ^^

  14. gak bs bayangin hyukjae jd cengeng ._. klo km yg cengeng aku bs bayangin sih.. xD
    btw, nice looh shel, kesannya jd baca sisi lain ikan teri yg gak keliatan di depan layar..😀

  15. aduh..
    hruz blg ap lge y ttg couple ini?
    jatuh cinta dech ma jihyuk..

    aq suka trnyata sisi gelap dr jiyoo mwpun eunhyuk itu ttg pasangan mreka..
    so sweet pkoknya..
    ^^

  16. Eonni, aku baru baca one shot ini.
    and again, I really envy JiHyuk couple.. Kekeke~~~
    Berharap Lee Hyukjae punya orang seperti Choi Jiyoo yang selalu men-support dia kapanpun. Hiks… jadi inget sekarang Hyukie oppa agak aneh *menurutku.
    Eonni, keep loving Lee Hyukjae, please!!! T____T

  17. hemm, setiap org emang punya sisi gelap nya sendiri. dan seorang idol kaya hyukjae gk mungkin nunjukin nya ddepan smua org.
    jiyoo~aa .. terimakasih slalu ada disamping hyukjae :*:*🙂

  18. Lee Hyukjae!!! Aaah,anni..Eunhyuk! Yaap,aku mengenalnya sbg Eunhyuk Super Junior,,entah sprti apa Lee Hyukjae itu. Tp,kya’nya FF ini kaya’ ngegambarin Eunhyuk bgt..like this🙂
    Kaya Eunhyuk yg sekarang,,yg gonta-ganti warna rambut,bahkan mungkin lbh srng drpd wktu tdrnya. I wish,there was a person like Jiyoo beside him.
    Hehehe,,kok jd numpang curhat,bkn’a comment…
    Seperti menyelami Eunhyuk d ff ini…
    Good!!
    I hope you keep writing a story like this one.
    Fighting!!!

  19. Always love JiHyuk couple. Selalu mencintai Lee Hyuk Jae, baik itu sisi putih (?) maupun sisi gelapnya. Tapi kenapa ya rasanya sedikit sesak membayangkan Hyukie nangis diam-diam kayak gitu.

  20. Complete each other…. :””) suka bgt sama pmikirannya Yoo yg gak mau ngotot buat tau alasan Hyuk nangis aihhhh lafff bgt ama ini couple x3

    Good job authornim

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s