[Kyutoria] Hold Me Tight -page 2-

***

Aku terbiasa melihatmu dari tempatku berdiri,

Aku terbiasa memandangimu tanpa berkedip,

Dan aku terbiasa menemukanmu yang juga sedang menatapku..

Song Qian.

=====================

f(x)’s dorm – 11 AM

Victoria Song melirik lelaki itu melalui ekor matanya. Tak banyak yang dapat disimpulkannya kecuali satu; lelaki itu kelaparan. Victoria mengerutkan kening saat lelaki bermata indah itu mengangkat gelas kaca di tangannya.

“Air?” tanya Victoria. Lelaki itu mengangguk tanpa bersuara. Mulutnya sibuk mengunyah nasi.

Sambil memutar bola mata, Victoria memundurkan kursi ke belakang dan meraih gelas dari lelaki itu. Ia meletakkan gelas kembali ke samping tangan lelaki tadi setelah ia mengisinya dengan air mineral. Lelaki itu memandangi Victoria sambil berusaha tersenyum dengan mulut yang penuh dengan makanan.

“Belum makan?” tanya Victoria lagi. Dagunya ditopangkan di atas meja makan sementara kedua matanya masih memerhatikan lelaki yang sedang minum itu.

Lelaki tadi menggeleng. “Belum dua kali.”

Victoria mengerutkan kening lalu merebut sendok dan piring dari lelaki itu. “Berhenti bercanda, Kyuhyun-ah!”

“Aku tidak bercanda, Qian,” sahut Cho Kyuhyun. “Sekarang kembalikan sendok dan piringku.”

“Kalau kau sudah makan, untuk apa ke sini?” tanya Victoria. Gadis itu sudah meletakkan kembali sendok dan piring Kyuhyun ke tempatnya. “Kukira kau nyaris mati kelaparan, Tuan Muda!”

Kyuhyun mengunyah telur gulung lalu menelannya cepat-cepat. “Aku ingin makan masakan buatanmu, tidak boleh?”

“Tapi tidak perlu berbohong, kan? Aku pulang terburu-buru tanpa membeli makanan ringan untuk memberku,” ucap Victoria. Ia memang melupakan niatnya untuk berbelanja saat Kyuhyun menghubunginya. Lelaki itu bilang ia butuh makan dan sedang dalam perjalanan ke dorm Victoria.

“Siapa yang berbohong?” Kyuhyun meneruskan makannya tanpa mau repot-repot mendongak dan menoleh ke arah Victoria.

Victoria merebut kembali sendok dalam pegangan Kyuhyun, memaksa lelaki itu menatapnya. “Kau.”

“Aku hanya bilang aku butuh makanan. Aku sama sekali tidak bilang aku belum makan atau nyaris mati kelaparan atau sejenisnya –kau menyimpulkannya sendiri. Kurasa kau terlalu mencemaskanku,” ujar Kyuhyun santai.

“Aku memang mencemaskanmu,” aku Victoria. “Karena aku tahu bukan aku yang sering jatuh sakit gara-gara tidak bisa membagi waktu antara jadwal kerja, main game, istirahat, dan makan.”

Kyuhyun meraih sendoknya kembali. Lelaki itu meletakkan sendok begitu saja di atas meja, tak berniat melanjutkan makannya. “Wah, maksudmu aku ini harus selalu dikhawatirkan?”

“Memangnya tidak?” Victoria menatap lelaki itu dengan matanya yang tajam.

“Baik,” tiba-tiba Kyuhyun bangkit dari kursinya. Victoria tak bisa membaca ekspresinya, tapi melalui wajah Kyuhyun, ia tahu lelaki itu kesal. “Lain kali aku tidak akan merepotkanmu lagi.”

Victoria mengikuti Kyuhyun untuk berdiri. Gadis itu menyipitkan mata, “Kau ini kenapa?”

“Lupakan saja.” Dalam hitungan detik, Kyuhyun kembali duduk di kursinya. Lelaki itu memandangi telur gulung dalam piringnya dengan malas sebelum memasukkannya ke dalam mulut. “Aku sedang tidak ingin bertengkar dengan siapapun.”

Victoria mengangkat bahu. Ingin rasanya ia bertanya ada apa dengan lelaki itu, tapi ia mengurungkannya. Cho Kyuhyun adalah Cho Kyuhyun. Tak ada gunanya memaksa seorang Cho Kyuhyun.

“Aku akan ke perusahaan nanti,” ucap lelaki itu. “Biarkan aku di sini sampai sore.”

—-

Semilir angin membuat helaian rambut Victoria sesekali menutupi wajahnya. Tak perlu waktu lama untuknya mengerti masalah Cho Kyuhyun. Gadis itu sedang berdiri di luar gedung perusahaan. Pandangannya terarah pada Kyuhyun yang sedang berdiri berhadapan dengan seorang gadis.

Victoria mengenal gadis itu –Seohyun.

Biasanya Victoria bukan tipe gadis yang ingin tahu masalah orang lain, hanya saja saat ini kebiasaannya itu tidak berlaku. Ia ingin tahu masalah orang lain, karena orang lain yang ini adalah Cho Kyuhyun.

Ia ingin tahu masalah Kyuhyun dengan gadis itu.

Victoria mengendap-endap walaupun tahu tingkahnya ini sia-sia. Pintu keluar perusahaan terbuat dari kaca, dan baik Victoria atau Kyuhyun bisa saja saling bertatapan. Tepat saat Victoria memikirkan kemungkinan itu, ia tahu Kyuhyun sedang memandangnya dari dalam.

Untuk kesekian kalinya, Victoria tahu kedua mata itu terlalu indah untuk dilewatkan. Ia bahkan tak bisa berpaling dari tatapan Kyuhyun dengan mudah.

Victoria melihat Kyuhyun mengalihkan pandangan darinya, dan itu membuat Victoria sedikit kecewa. Gadis itu bisa melihat Kyuhyun bicara sebentar lalu Seohyun meninggalkannya. Sepertinya pembicaraan mereka sudah selesai –atau terpaksa diselesaikan karena dirinya, Victoria bertanya dalam hati.

Kyuhyun kembali menatap Victoria. Tatapannya intens, tajam, dan menggiurkan, seolah pintu kaca bukan sesuatu yang bisa menghalanginya. Lelaki itu membuka pintu, “Sedang apa?”

“Memangnya aku tidak boleh ke sini?” tanya Victoria. Ia berusaha keras untuk menahan diri agar tidak menatap Kyuhyun.

“Kukira kau tidak ke sini. Tadi, kan, kita bisa berangkat sama-sama, Qian,” sahut Kyuhyun. “Kau melihatku tadi?” Victoria mengangkat alis. “Bersama Seohyun, maksudku.”

Victoria mengerjap-ngerjapkan mata. “Oh.. Bohong kalau aku bilang tidak lihat. Ada masalah?”

“Tidak ada,” Kyuhyun mengangkat bahu. Lelaki itu berjalan perlahan di belakang Victoria. Keduanya menuju ke tempat yang sama; tempat latihan.

Keduanya selalu berjalan ke tempat yang sama. Mereka selalu begitu, hanya tak seorang pun dari mereka yang menyadarinya.

“Seohyun hanya minta supaya tidak ada penampilan duet lagi,” lanjutnya.

Victoria menelan ludah. Kakinya terlipat ke depan dan ia duduk di samping Kyuhyun. “Jadi karena itu..”

“Apa?”

“Kau. Bukankah moodmu buruk sejak pagi? Jadi gara-gara ini? Karena kau tidak bisa berduet lagi dengan Seohyun?” tanya Victoria. Ia tak tahu kenapa, tapi ia mendengar nada kecewa dalam suaranya sendiri.

Kyuhyun tampak berpikir sejenak. Lelaki itu kemudian tertawa. “Bukan. Awalnya, aku yang bilang begitu padanya, tapi hanya bercanda. Lalu setelah dua hari, dia setuju agar tidak ada duet lagi. Dan soal moodku itu..”

“Ya? Kenapa?”

“Kau mau tahu?” goda Kyuhyun. “Aneh, apa benar kau hanya mencemaskanku?”

Victoria merengut. Ia melipat tangannya dan ditumpukan ke lutut. Dagunya menempel di sana. “Lupakan saja. Anggap aku tidak pernah bertanya.”

—-

Tak perlu berbalik untuk meyakinkan diri bahwa aku sedang menatapmu,

Tak perlu menoleh untuk memastikan bahwa aku sedang tergila-gila padamu,

Tapi kau harus tahu, bahwa aku selalu berada di sudut yang tepat untuk memujamu..

Cho Kyuhyun.

—-

Kyuhyun melirik Victoria dan hanya bisa melihat bagian samping gadis itu. Ia terpaksa beringsut ke depan, menempatkan diri di posisi yang bisa dilihat Victoria. Segaris senyum tipis terlihat di wajahnya, dan ia berani taruhan, Victoria akan marah karena ia tertawa.

“Ehm,” lelaki itu berdeham. “Hanya terbangun tiba-tiba di dorm –salahkan Ryeowook yang membanting panci sembarangan. Suasana hatiku langsung buruk, makanya aku melarikan diri ke dorm-mu.”

Victoria memutar bola matanya. “Alasan yang tidak masuk akal.”

Gadis itu terlupa bahwa bagi Kyuhyun, tak perlu alasan yang masuk akal untuk memujanya.

“Lalu? Apa kau sedih tidak bisa berduet lagi dengan Seohyun?” pertanyaan itu sejak tadi bersarang di kepalanya, dan dengan usaha yang keras dapat meluncur dari bibir Victoria.

Kyuhyun menoleh untuk membaca raut wajah gadis itu. Kali ini Victoria tak memalingkan wajahnya, ia membiarkan lelaki itu mengarahkan tatapan tajamnya sekali lagi. “Aku bukan tipe pria melankolis, kau tahu?”

“Benar,” Victoria bergumam singkat, tapi ia bisa mendengar usaha konyolnya untuk menelan kegugupannya sendiri.

Keduanya diam, saling berpikir tentang banyak hal; hal berbeda yang sebenarnya bisa disamakan. Kyuhyun berdebat perlukah ia bertanya apa Victoria senang dengan keputusannya ini –untuk tidak berduet lagi. Victoria menimbang-nimbang apa ia perlu menunjukkan ekspresi bahagianya karena berhentinya duet itu.

Keduanya berputar-putar dalam pikiran untuk merespon satu sama lain.

“Noona!” Victoria menoleh. Ia mengenali suara berat itu. Sambil berlari kecil ke arahnya, seorang lelaki jangkung dengan rambut agak berantakan tersenyum. “Kau tahu soal konser SHINee?”

Victoria mengerutkan kening, agak terkejut dengan pertanyaan mendadak yang dilontarkan Minho. “Aku tahu, kurasa. Kenapa?”

“Aku sudah menyatakan bahwa aku ingin ada solo dance dariku dan Taemin,” ujarnya. “dengan noona sebagai pasangan kami!”

“Eh?” Victoria melirik ke samping, memeriksa respon Kyuhyun. Gadis itu tersadar sedetik kemudian. Untuk apa ia ingin tahu respon lelaki itu? Mereka bahkan bukan siapa-siapa –tak pernah lebih dari teman baik.

Minho masih menjelaskan dengan tatapan berbinar-binar. Kyuhyun menangkapnya dengan jelas. Jenis tatapan itu bukan jenis yang sama dengan tatapannya, tapi lelaki itu tahu ada binar pemujaan yang sama; sama dengan miliknya.

Victoria kembali melirik Kyuhyun dan menemukan lelaki itu menatapnya. Tatapan itu tajam dengan mata yang indah. Rasa takut sekaligus nyaman langsung membanjiri tubuh Victoria. Ia tak terkejut dengan rasa yang ditawarkan tatapan Kyuhyun. Ia terbiasa –dan ketagihan- dengan tatapan itu.

Keduanya saling memandang untuk beberapa saat. Waktu berhenti, tapi dua pasang mata itu saling berkomunikasi dalam diam.

“…jadi noona bisa ikut kami latihan besok,” ucap Minho menyelesaikan penjelasannya –penjelasan yang tidak pernah jelas bagi Victoria. Gadis itu masih terperangkap dalam kedua mata Kyuhyun saat ini. “Vic noona?”

Victoria buru-buru memalingkan wajah dan mendongak ke arah Minho. “Ya, maksudku, nanti akan kuhubungi, bagaimana?”

“Oh..” Minho nyaris tak bisa menyembunyikan desiran kekecewaannya. “Kalau begitu, aku pergi dulu.”

Minho tersenyum singkat ke arah Victoria lalu menyalami Kyuhyun sebelum meninggalkan ruang latihan. Lelaki itu sempat menangkap perasaan aneh di tengah Victoria dan Kyuhyun. Bukannya Minho tak pernah merasakannya, selama ini mungkin ia hanya menutup kedua mata dan telinganya, berusaha tak peduli.

Ia tak akan peduli sebelum Victoria menutup segala akses menuju hatinya.

“Pasti menyenangkan,” ujar Kyuhyun. Lelaki itu kembali duduk bersila di tempatnya.

Victoria mengikuti gerakannya, duduk bersila di tempat yang sama. “Apa?”

“Dance di panggung konser, bersama SHINee,” Kyuhyun berkata sambil mengangkat bahu, pura-pura tak peduli.

“Pasti menyenangkan,” Victoria mengangguk singkat. “Menurutmu begitu?”

Kyuhyun mendesah berat. Kedua tangannya dijulurkan ke belakang untuk menahan tubuhnya sendiri. “Apa pendapatku penting?”

“Aku hanya ingin tahu,” jawab Victoria cepat. Tak bisa dipungkiri, ia agak kecewa. Dengan segera, aliran kekecewaan itu menjalar dan menenggelamkan tubuhnya.

Untuk waktu yang lebih lama, keduanya kembali diam. Keduanya kembali berpikir, berpikir dan berpikir untuk menemukan jawaban dari pertanyaan mereka sendiri.

Victoria tak tahu kenapa ia harus kecewa. Ia bahkan tak tahu apa yang ia harapkan dari sesuatu yang disebut orang-orang sebagai pertemanan ini. Untuk beberapa alasan, ia tak yakin ia dan Cho Kyuhyun bisa dibilang teman.

Victoria menyayangi lelaki itu. Selama ini, ia tahu perasaan itu masih dalam kadar yang benar. Ia bisa memastikan bahwa perasaan itu tak akan pernah lebih.

Tapi sekarang, pengetahuan dan keyakinannya itu tergerus oleh tatapan lelaki itu.

Kyuhyun tahu ia tak suka. Ia tak suka tatapan lelaki lain pada Victoria, terutama jika ada semburat pemujaan di dalamnya. Jika bisa, ia selalu ingin egois. Bahwa dirinya lah yang bisa memuja gadis itu lebih dari pada siapa pun.

Kyuhyun mencintai gadis itu. Sejak dulu, ia berusaha mendirikan dinding kokoh untuk menghalangi perasaan semacam ini. Dinding itu bisa menjaga dirinya sendiri untuk tetap berada di koridor pertemanan yang benar.

Tapi entah sejak kapan, dinding yang dulu kokoh itu berubah menjadi reruntuhan tak berbentuk.

“Aku harus kembali,” ucap Victoria memecah keheningan. Gadis itu sudah berdiri tanpa menunggu Kyuhyun yang masih duduk bersila.

“Jangan kemana-mana,” Kyuhyun mengulurkan tangan kanannya dan menangkap telapak tangan Victoria. Gadis itu menundukkan kepala untuk melihat tangannya dan tangan Kyuhyun yang bertautan.

Victoria mengedipkan matanya beberapa kali. Detak jantungnya menyesakkan dadanya sendiri. Ia tak menjawab dan hanya kembali duduk di samping Kyuhyun.

Tangannya belum terlepas dari genggaman lelaki itu. Ribuan kupu-kupu sekarang berterbangan dalam perutnya. Selama ini ia bertanya-tanya, sebesar apa tangannya, seperti apa rasanya jika digenggam oleh tangannya, dan sehangat apa tangan seorang Cho Kyuhyun.

Entah kenapa, Victoria selalu tergoda oleh sepasang tangan itu.

Sekarang ia tahu. Tangan itu besar, cukup besar untuk membungkus telapak tangan Victoria sendiri. Rasanya menakutkan jika digenggam oleh tangan itu; takut kalau tangan itu melepaskan genggamannya tiba-tiba. Tangan itu hangat seperti sarung tangan lembut yang sering dipakai saat musim dingin.

Pikiran konyol lain menggelitiknya; ia tak perlu sarung tangan lagi jika ia memiliki tangan itu.

“Tanganmu kecil,” gumam Kyuhyun.

“Tanganmu yang terlalu besar,” balas Victoria. Keduanya terkekeh bersama. Tangan Kyuhyun tak bergerak, seolah membeku untuk menahan tangan Victoria.

“Tapi aku suka menggenggam tanganmu,” Kyuhyun menatap wajah gadis itu. Victoria bisa melihat senyuman miring ala Cho Kyuhyun. Lelaki itu benar-benar menyukainya; hal itu tergambar terlalu jelas di wajahnya.

Victoria menundukkan wajahnya sesaat untuk menarik napas. Sejenak tadi saat Kyuhyun menahan tangannya, gadis itu nyaris lupa untuk bernapas. Sekarang Victoria buru-buru memenuhi paru-parunya dengan oksigen di udara.

“Aku.. suka digenggam oleh tanganmu,” ucapnya perlahan. “Tanganmu besar.”

“Cukup besar untuk menahanmu agar tidak pergi kemana pun,” Kyuhyun menyahut singkat.

Victoria memiringkan kepala dan melihat Kyuhyun tersenyum simpul. Lelaki itu tidak bercanda dan lelaki itu pasti tahu Victoria juga tidak berbohong. Keduanya, entah bagaimana, dapat membaca pikiran satu sama lain.

Dan entah bagaimana, keduanya masih merasa nyaman dengan ‘pertemanan’ seperti ini.

“Aku harus pulang untuk makan malam,” gumam Victoria.

“Kita bisa makan di luar,” sahut Kyuhyun lagi.

Victoria menaikkan nada suaranya, “Lalu bagaimana dengan member-memberku, Cho Kyuhyun?”

“Mereka sudah dewasa, suruh pesan pizza saja,” Kyuhyun menahan tawa membayangkan keempat gadis kecil itu memperebutkan seloyang pizza. “Aku dapat tugas membantu Ryeowook untuk memasak malam ini, jadi temani aku sampai pukul sembilan malam.”

Dengan helaan napas berat, Victoria menggumam, “Kalau begitu ikut saja ke dormku.”

“Ide bagus! Aku mau kemana saja asal tidak pulang,” sahut Kyuhyun dengan mata berbinar.

Victoria bangkit dari tempatnya dan menarik Kyuhyun untuk berdiri. “Tapi ada yang harus kau lakukan,” gadis itu melihat Kyuhyun mengangguk setuju. “Ikut aku belanja sekarang. Lalu kau harus cuci piring dan membersihkan dapur setelah selesai makan.”

Ya!” Kyuhyun protes, “Kalau begitu apa bedanya aku pulang ke dorm atau ikut ke dorm-mu?”

=========================

Bwahahahaha~ salahkan video Kyutoria di MBC Gayo kemaren, saya gila gara-gara mereka. xD

Ini temanya tetep mini-seri ya, page 2 dari Read Me kemaren. ^-^

Song Qian-ku bisa lari nyambut uluran tangan seorang Cho Kyuhyun. ;A;
En Cho Kyuhyun bisa ngulurin tangan kaya gitu, he’s such a gentleman that nite~ >//<
terus tangan Qian di pundak Kyuhyun, Kyuhyun bales nyentuh punggung Qian. God~ mereka rangkulan, senyum bareng. I can’t be happier than this! ;____;

Eniwei, mbak Qian lagi repot megang kartu cue ama mic, tapi dia tetep genggem jempolnya Kyu, dan Kyu genggem jari-jarinya Qian.. Ohhh~~~ KYUte.. ;A;

Cr: Kyutoria@twitter 

Call me delusional, but don’t ever try to disturb my delusional mind! :p

I believe what I wanna believe, and you believe what you REALLY wanna believe. Don’t ever waste ur time to tell me what I shud believe or see.

I warn you, this is my own fiction, you do NOT have to read if you do NOT like my OTP.
I also warn you, I do NOT accept rubbish comment(s), especially if you just wanna send your disappointment about this couple or your opinion about the OTHER couple(s).

Well, I do NOT ask your opinion anyway. Lol.

I’ve made myself clear here, so do NOT ever try to piss me off. Thanks.

PS: If somebody wanna say something about Seohyun in this fiction, well.. I did NOT write her in the bad way, not even thought to make her as antagonist. Lol. She’s my figurant here. Lalala~

74 thoughts on “[Kyutoria] Hold Me Tight -page 2-

  1. hmmmmmmm
    romantis sekali…………………….

    *kemudian hening*

    pas banget tdi abis ngulang2 video wgmnya victoria~
    sekarang baca ffnya…
    dan sekarang…. fotonya……………….
    :p

    okay.
    yoo selalu berhasil menghidupkan ‘kyutoria’ entah di ff english maupun indo~
    excellent~~~ ! ^^~

  2. No need opinion??? Well, i will still give it to you… Kekeke…. :p

    kyutoria is MORE THAN A REAL COUPLE!!!!! They’re married already…😄
    *knp jd komen ini??? ==’

    kyaaaaaaaaaaaaaaaaa……… Kereeeeeeeennnn!!!!!! Yoo, km hrs bkin scene lbh dr pegangan tangan bsk… Sp tau nti bener2 kejadian di real life…..😄 *ngarep :p

    ya ampun ya yoo, itu tgl suruh blg saranghae aja susahnya minta ampun…. Ckckck…. *cium kyu *eh??? xD

    • Bwahahaha~ they’re married? Wish that true.. >//<
      they dont have to confess, just still make some gesture, and i can die happily~ xD

      nah, kak, dulu pernah kok ada kejadian tulisan yoo jadi nyata, kayanya pas kyutoria juga di Real man,
      siapa tau nanti ada beberapa yang jadi nyata lagii~ xDD
      Makasihh syuda bacaa~ *tarikyu* ;D

  3. Ohohoho i’m kyutoria shipper by the way. Emang waktu gayo daejun itu semuanya gempar >.<. Terimakasih untuk fanficnya!

  4. kya…kya…kya…kya…kya….
    teriak sambil senyum senyum sendiri..baca ini sambil nyuri2 waktu di tempat kerja soalnya dah ga tahan mw langsung baca..untung lagi sepi..hahahai

    keren2 banget thor,aq dah tw insprasinya pasti gara2 video gie..
    aku juga suka banget tuh cara kyu megang tanganny vic..walopun tangan vic banyak bawaan tapi tetep aja pegang jempol kyu n diapit ma telunjuk kyu juga..dah gitu paling lama lagi bungkukny…cieeeeeeeeeeeee..

    aq slalu suka sama ff kyutoria kamu…author daebak..hehehe

    semoga aja kyutoriany tambah banyak moment biar authorny sering2 nulis kyutoria..hihihi

  5. me….me….me….dah liat pidionya
    aku heran, kyu manggil2 sapa eh ternyata qian yg muncul disampingnya aku langsung triak2 wakakakakak….

    ntah knpa pas baca FF ini knapa ngenes bgt ya???

    • nyahahaha~ dan qian itu lari langsung ke arahnya kyu, so cute..
      kaya anak kecil lari ke ibunya. xD

      ngenes kenapah? karna mereka gak jadian yah? xD
      makasihh syuda baca kakak~ ;D

  6. Okee… Ntah ini terlambat , sangat terlambat , atau ‘g terlambat amat2’😄

    Mboook.. Me mau nny.. Sebenarnya mereka berdua sudah pacaran ato gimna seh?? Bingung… *garuk2 kepala*

  7. aku sesek gak bisa nafas saking senengnya pas liat foto jempol kyu~~~ehhh…
    apa lagi sech yang diragukan dari kyutoria. tinggal nunggu abis kontrak, press conferen bilang kalo mereka jadia,,(amien), and happy wedding kyutoria….

    ngarep sengarep ngarepnya…….

  8. I’m going crazy bcs that video and now I’m going crazy bcs read this ff >,<
    so happy look at them like that ..
    so cute~

  9. baru sempet comment padahal bacanya udah dari kapan tau-_- masa ya kak……aku nangis baca ini…… Buahahaha gatau kenapa-_- eung, karena ga bisa bayangin kyuhyun disini jadinya tergantikan nickhun gitu._.v bukan kyutoria shipper soalnya, aku khuntoria shipper-_- lgpl aku belom pernah liat kyutoria momment jd gabisa bayangin-_-v perasaan aku kemaren streaming mbc gayo daejun ga ada itu deh….apa akunya aja yang ga perhatiin-_- udah ah, pokoknya ff ini daebak~ ^^

    • tapi buat aku kayanya dari awal cuma ada kyuhyun, gak ada khun.
      the way she grabbed his hand, itu nunjukkin Qian gak akan kemanapun selain ke kyu.
      and ofc, I have no interest to make khuntoria or whatsoever it is..

      • ya, it’s true there’s no khun here. I just said I can’t imagine kyuhyun as kyuhyun here because I never see kyutoria momment. Maybe if I’ve seen that, I can imagine kyuhyun as kyuhyun. Victoria is one of my biased too, so i won’t bash her~ maaf kak._.v

  10. kyyaa! onnie daebak~~
    so sweet …..mereka pegangan tangan aja dah bkin aku snyum2 sendiri
    apalgi……. (?)😮 abaikan~~
    hehe

    onnie foto yg dibawah bkin feel nya nmbah dpett! sumpah kyutoria moments di mbc obvious bnget..
    pdahal vic bru aja sama Khun!😀

    ohya onnie, vic patted back of key and yesung also!
    and then kyutoria, keytoria, and yetoria moments!
    apalgi yg sama key, mereka kyk pelukan hehe
    tpi tetep kyutoria yg pling sweet!

    • Hahaha~ bener! Nge-MC ama khun, ending balik lagi ama pawang iblisnya. xDD
      yang keytoria itu juga lucu~~~ >3<
      qian is just suitable wif anyone.. :*

      makasihh syuda baca yaa~ ;D

  11. Aku suka aku suka ceritanya ^^
    So sweet bgt ceh mereka..

    gara-gara baca ff shela aku jd sengaja nyari video yg shela maksud..
    eh malah nemu banyak video kyutoria…
    hehehe

  12. Demi apapun ! Kyaaaa suka ! Kyutoria is real ! Eh gila gue demen bangat. Btw video kyutoria di mbc gayo emang apa ? Aaah gue kok gak tau TT
    Ah yeas suka ! Ayo jadian !

  13. makin jatuh hati sm couple ini,,manis..
    waaah,jd pengen liat videony.. penasaraaaan.. puny link-ny gaa?

  14. saya gak baca ni ef ef takut patah hati.. Hehehe

    Tp sya cri vidionya dpt yang everything alright (kalo ga salah)..

    Dan ehmmm bikin cemburu..
    Beneran deh mereka bkin gemes..
    Trus cri2 lg vidio kyutoria yang lain, dan hmmmm gak bs berkata2..

    Kyunya bner2 apa ya? Perhatian atw romantis gtu.. Ah…

    Saya suka kyu juga suka vic..
    Dan kayaknya sbentar lg sya jadi kyutoria shipper..
    Kekeke

    Vidionya saya liat berulang kali,, dan bkn cemburu liat kyu yg ngulurin tgn gtu? Aduh..
    So sweet pokoknya..
    Kekeke

    • Kyaaaa~~~ jangan patah atii dongs..
      jadi nda enak nihh.. *ngumpet di pelukan poo*

      iyah, judulnya everything’s alright, lagunya IU. :3
      syuka deh ama lagu itu sekarang~ xD
      Makasihh syuda baca yaa.. ;D

  15. aku mau mati bacanyaaaa!
    Bayangan vic ttg tangan kyu bikin aku sesek napas. Terlalu bahagia sepertinya
    aku jg delusional. Apalagi mengenai couple ini, i believe if i want to. Dan kyutoria itu trlalu REAL untuk dikatakan sbg delusi HAHAHA
    kyu held vic’s hand pdhl kn space buat genggemnya just too bit!
    Kyu gives his hand to vic hold to, kpn dia pernah kaya gtu sm yeoja lain?
    Blm lg tangannya vic yg brsihin entah keringet atau apa yg netes k jasnya kyu xD
    Km itu author kyutoria fave aku stelah author yg di sjworld😄
    buat yg blg kyutoria fake they better eat their shit and just shut their mouth up haha they know nothing.

    • yesseu, yesseu~ pas ngulurin tangan itu ya Tuhaaaaaaann! Kyuhyun.. ;A;
      oh yang bersihin keringet di jas itu pas GDA kan yah? itu juga lucuuuu~ Kyu merapatkan barisan ke vicnya. xD
      Terima kasyihh banyaaakks~ makasihh syuda baca jujaa.. ^-^

      *nods* Just keep shut their mouth and believe what they want to believe~ :3

  16. bingung mau komen apa. haha
    pastinya saya sangat suka dgn ff anda ini.
    What a romantic FF. Cuma karna sikap mreka yg pduli satu sama lain, tanpa mengatakan lgsg prasaan sbnarnya tp terealisasikan dgn sikap mereka.
    yes, “they don’t need to confess, just still make a gesture” and it can make me extra happy!! LOL

  17. KYUTORIA JJANG! DEAREST DAEBAK KKKKK~
    aku sukaaa ahaha udah lama ga baca FF KyuToria yang stok nya emang jarang bangetttttt padahal ini couple lebih bisa dibilang ‘real’ daripada couple2 lainnya u.u
    Jadi keinget kegemparan yang dibikin nih dua couple unyu ahahaha
    Aku bukan SparKyu atau Victorian tapi aku suka KyuToria ahahaha (?)
    keep writting yaa~
    anyway, Nara imnida 17yo ^^

      • iyaaa samasama xD
        Aku suka KyuToria gara gara youtube kkk iseng iseng cari, eh ada video yang nunjukin kalo mereka emang deket. ChangKyuToria sih sebenernya, tapi aku prefer ke KyuToria nya hehehe
        woooa aku panggilnya apa nih? Shela eonnie? Bangapseumnida ^^

  18. Oh Yeah!!! Oh Yeah!!!!!
    They’re real!!!! YES!!!! Rekor niy, dah tiga tahun berturut2 ada kyutoria moment di MBC Gayo Daejun. Kuereeeennnnnzzzz. N slalu Kyu yg inisiatif duluan memulai itu moment. Kapan lagi kita bs melihag kyu begitu ke cewe laen… NO OTHER THAN VIC. *berapi2….

    Karakter Min Ho di sini tepat seperti karakter aslinya, tdk gampang menyerah. MinHo bgt deh pokoknya. author jjang!!

    Ow, akhirnya, akhirnya, kyu pegang tangan vic… YES!!!!

  19. sukaaaaaa ><
    hebat nih khayalannya tentang KYUTORIA salutt abisssss :3
    ayo terus berkarya ttg KyuToria, aku ng fans deh sm FF km xixixi

  20. kyutoria daebak<3
    mereka real menurutku
    dulu aku khuntoria shipper tapi skrg lbh ke kyutoria : )
    author keep writting oke
    i will support u:)

  21. knpa ga diresmiin ajah sih kyu hubungan kaliaaannn???
    aigoooooo,,,, temen tapi mesra ini mah namanya!!! heeeemmmm
    lbh resmi kan lbh enak kyuuu,,, pasti bakalan banyak skinship deh ah!!
    uwooooooooooooooowwwwwwwwwwwwww

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s