[BTS] Lovabook Story 11

—-

Lee Hyukjae melirik tajam lelaki berbadan tegap yang lebih tinggi darinya. Tangannya masih menggenggam gulungan kertas yang berjumlah 13 lembar. Seorang gadis keluar dari kamar sambil menenteng laptop kecil.

Pandangan tajam Hyukjae beralih pada gadis itu. Ia berdeham. “Aku sudah menerima naskah Lovabook Story chapter 11.”

“Oh? Baguslah,” gadis itu hanya menyahut sekenanya kemudian menyalakan benda hitam kesayangannya.

Hyukjae membolak-balik kertas di tangannya. “Kau sengaja ya?”

Jiyoo mengerutkan kening lalu melirik halaman yang baru dibuka Hyukjae. 

“Kenapa laki-laki di sekitarku semuanya begitu bodoh?” Jiyoo mengomel dengan suara tersendat. “Semua laki-laki yang kusukai malah seperti ini. Yang satu tidak mau mendengarkanku, yang satunya malah senang menipuku. Apa tidak bisa aku menyukai kalian secara wajar?”

Seandainya Siwon bukan orang yang disukainya, ia tak akan membiarkan dirinya terlihat menyedihkan seperti ini.

Ia tersenyum manis. “Kenapa?”

“Kenapa?!” seru Hyukjae. Ia gemas melihat tingkah sok polos gadisnya. “Kenapa disini kau malah menyukai Siwon? Kenapa disini kesannya seperti aku yang jadi orang ketiga diantara kalian?”

“Lagi-lagi protes.. aku sedang ingin menambah konflik disini, seharusnya kau berterima kasih, Poo,” Jiyoo kembali memusatkan perhatiannya pada layar hyukie.

Hyukjae membelalakkan mata. “Berterima kasih? Choi Jiyoo, kau ini sedang sakit ya?”

“Cish~ tadinya aku malah mau menambah orang baru untuk jadi orang ketiga, bersyukurlah aku hanya merekrut Siwon oppa yang tidak minta bayaran tambahan,” sahut Jiyoo acuh.

“Oh? Orang ketiga? Kenapa bukan Gyuri saja? Dia pasti mau ikut walaupun tanpa bayaran,” Hyukjae balas menjawab sinis, berhasil membuat Jiyoo meliriknya tajam. “Atau IU, dia kan seumuran denganmu, kau pasti bisa cepat akrab dengannya.”

Jiyoo menghentikan gerakan jemarinya di atas keyboard. Darahnya mendidih dan asap sudah mengepul dari kepalanya. “Gyuri-ssi? IU-ssi? Kau mau mereka main di Lovabook?”

Hyukjae menelan ludah. Nada suara rendah Jiyoo yang khas itu sudah pasti bukan hal yang baik. Tapi ia laki-laki, dan ia tak akan kalah disini. “B-benar! Ajak salah satu dari mereka. Memangnya kau pikir menyenangkan jadi orang yang selalu cemburu? A-aku juga mau–“

“Kau mau dicemburui, begitu?” Jiyoo menutup layar hyukie dengan agak kasar –sedikit membayangkan kalau benda mati itu adalah Hyukjae.

“T-tidak begitu juga, aku hanya–“

“Kau hanya ingin lebih sering melihat mereka, begitu?” kali ini Jiyoo berdiri dari kursinya sementara Hyukjae mundur selangkah. “Lee. Hyuk. Jae.. apa kau mau mereka ada di Lovabook?”

Hyukjae mengkerut. Tapi kemudian ia berusaha tersenyum. “Kalau.. boleh?”

“Kau pikir aku tidak mau melakukannya? Kenapa? Kau pikir aku masih sangat cemburu pada mereka?” ucap Jiyoo tenang. Ia meraih pulpen yang tergeletak di meja, menggenggamnya erat sambil melangkah ke depan Hyukjae perlahan.

Hyukjae kembali menelan ludah. Ia sama sekali tak bisa menebak apa yang akan dilakukan Jiyoo dengan pulpen yang menunjukkan ujungnya itu. “M-mau apa kau, Yoo?”

“Aku? Hanya ingin mengubah cerita..” Jiyoo mengambil paksa naskah Lovabook yang ada di tangan Hyukjae. Sambil bertumpu di dinding, Jiyoo mencoret-coret tulisan yang susah payah dikarangnya. “Bagaimana kalau kita buat ini jadi HyukRi Story? Bagus, kan?”

“Y-yoo..” panggil Hyukjae lirih. Mengungkit soal Gyuri dan IU adalah kesalahan fatal. Paling fatal.

“Yoo, kendalikan emosimu,” Siwon, yang sejak tadi jadi penonton, bersuara lembut.

Jiyoo menoleh, menatap Oppa non-biologis kesayangannya itu. “Oppa, orang ini –makhluk menyebalkan ini, sudah memancing emosiku! Aku akan mengabulkan keinginannya! Aku berhenti menulis Lovabook!”

Tanpa berbalik, Jiyoo melenggang meninggalkan ruang tengah, Siwon, Hyukjae –dan Hyukie.

—-

“Lee Hyukjae, kau tidak akan kumaafkan!!” Jiyoo kembali mencorat-coret naskah Lovabook yang ada di kamarnya.

“Yoo Yoo Yoo Yoo Yoo~~~” suara cempreng yang mengganggu kesendirian Jiyoo itu tak dipedulikannya. Jiyoo hanya melirik ke arah pintu dengan kasar lalu kembali mencorat-coret naskah Lovabook. “Yoo Yoo Yoo Yoo Yoo~~~ buka pintunya..”

Jiyoo mendengus. “Berisiiik~ aku sedang mengubah Lovabook dari JiHyuk ke HyukRi!!”

“Baiklah, baiklah, aku minta maaf. Ayo berdamaii,” bujuk Hyukjae. “Apa kau mau aku berteriak-teriak disini?”

“Terserah kau,” Jiyoo bergumam pelan.

YOO YOO YOO YOO YOO~~~” Hyukjae mulai berteriak. Tangannya juga tak mau diam; ia sibuk mengetuk-ngetukkan jemari di pintu kamar Jiyoo. “Aku hanya kelepasan bicara. Aku tidak serius, aku benar-benar tidak sengaja.. Ayo buka pintunya, YOO~~~

Jiyoo meraih headphone yang tergantung di samping ranjangnya. Terserah apa yang mau dilakukan lelaki itu, ia benar-benar akan berhenti menulis Lovabook! Toh lelaki itu pasti akan senang kalau begitu..

“Jangan berhenti menulis Lovabook,” belum sempat Jiyoo memasang headphonenya, Hyukjae masih bicara sendiri. “Kalau kau berhenti, lalu bagaimana denganku?”

“Bagaimana denganmu? Aku tidak pedulii~” gumam gadis itu pelan.

Jiyoo menundukkan kepala. Ia setengah berbohong tadi. Ia tak bisa tak peduli. Kalau Lovabook berhenti, ia tak tahu bagaimana caranya mencari sosok Hyukjae dalam kepalanya lagi. Lelaki itu senang bersembunyi disana dan itu membuat Jiyoo frustasi.

“Kau sendiri pernah bilang kau tidak suka tidak bisa menemukanku dalam kepalamu, kalau kau menghentikan Lovabook–“

Pintu terbuka! Hyukjae yang bersandar di dinding langsung tersenyum lebar. Akhirnya usahanya mengoceh di depan pintu tak sia-sia. Jiyoo keluar dari kamar, menatap Hyukjae lekat-lekat.

“Kau.. sudah tidak marah?” tanya Hyukjae hati-hati.

Jiyoo melirik lelaki itu dengan sengit. “Aku tidak marah.”

“Kalau seorang gadis bilang begitu dengan ekspresi wajah seperti ini, berarti dia marah; sangat marah,” ujar Hyukjae. “Kalau kau tidak marah, lalu kenapa wajahmu merah begitu?”

Hyukjae mengamati wajah Jiyoo. Wajah gadis itu akan berubah merah hanya karena dua hal; tersipu atau sangat marah. Hyukjae menelan ludah; gadisnya sangat.. marah.

“Aku tidak akan berhenti menulis..” nada suara Jiyoo terdengar datar.

“Oh? Baguslah..” Hyukjae tersenyum mendengar pernyataan gadis itu.

“Tapi!” tegasnya kemudian. “Jangan harap kau bisa minta banyak JiHyuk moment!”

Dan Hyukjae melongo. Gadis itu tak main-main. “Y-yoo..”

—-

-the next day-

Hyukjae tersenyum lebar walaupun ia sedang duduk diam. Siwon yang melihat membernya seperti itu agak bergidik ngeri. Sepertinya hal yang ditakutkannya datang juga; Hyukjae jadi gila.

“Siwon-ah,” panggilnya. Siwon menoleh, memandangnya dengan cemas. “Gadis itu memang.. tak pernah bisa ditebak ya..”

Siwon mengerutkan kening. “Maksudnya?”

Hyukjae masih tersenyum mencurigakan. Ia membuka naskah baru Lovabook yang sejak tadi dipegangnya. Lelaki itu menyuruh Siwon mendekat sambil menyodorkan kertas di tangannya.

Tak tahu darimana datangnya keberanian itu ketika Jiyoo mendekatkan wajah ke arah Hyukjae lalu mencium kening Hyukjae lembut. Tangan Jiyoo kemudian mengusap-usap tempat yang diciumnya tadi. Ia berusaha menghilangkan rasa panas yang menjalar di pipinya.

“Bodoh.. bodoh…” omelnya pelan. Tapi sebenarnya ia sama sekali tak menyesali tindakannya. Jiyoo tersenyum lemah, “Terima kasih, Lee Hyukjae..”

“Eh? Lalu?” Siwon masih tak mengerti. “Aku tahu ini naskah baru yang direvisi Jiyoo, tapi memangnya ada yang salah?”

Hyukjae berdecak sambil menggerak-gerakkan telunjuknya di depan Siwon. “Tuan Muda ini… Jiyoo bilang aku tidak boleh berharap JiHyuk moment lagi, tapi lihat ini.. dia membuatnya! Sangat manis, kan? Setiap gadis memang selalu bertindak tidak sesuai dengan ucapannya.”

“Wajar, kan? Ini cerita JiHyuk, memangnya apa yang kau harapkan?” sela Siwon, masih tak mengerti dengan tingkah Hyukjae. “Kalaupun kalian sedang bertengkar, kurasa Jiyoo tak akan kekanak-kanakan dengan melampiaskannya di Lovabook.”

Mendengar ucapan sok bijak Siwon, Hyukjae berdeham. “Apa kau tidak tahu ada yang mendukung SiYoo couple?”

Jinjja?” Siwon membelalakkan mata.

Hyukjae hanya mengangguk sambil mengerucutkan bibir. “Aku membaca salah satu komentar pembaca. Menyebalkan sekalii~”

“Karena itu,” Jiyoo menyela. Gadis itu beringsut masuk ke ruang tengah lalu merebahkan diri di sofa. “aku terpaksa harus memperbanyak JiHyuk. Aku tidak mungkin mengubah dan menghancurkan harapan mereka pada JiHyuk semudah itu. Kau dengar, kan? Aku terpaksa. Ter-pak-sa.

Sambil tersenyum puas, Hyukjae ikut melemparkan tubuhnya ke sofa, tepat di samping Jiyoo. “Jangan bohong.. apa alasanmu sebenarnya, Choi Jiyoo-ssi?”

“Kau..” Jiyoo melemparkan lirikan tajam pada Hyukjae. Dalam hitungan detik, ia bangkit dari tempatnya. “Aku tidak ada waktu mengurusimu..”

Hyukjae masih santai membolak-balikkan halaman Lovabook sebelum ia menahan lengan Jiyoo dan memekik. “YAAA~!! Choi Jiyoo! Apa ini?!”

Jiyoo meraih naskah buatannya dengan malas.

“Tapi dia menyukai Siwon..,” gerutunya. “Mereka memang bersaudara, tapi hanya sepupu. Bisa saja mereka… Aish~”

Jadi laki-laki itu juga menyukai adik sepupunya sendiri? Hyukjae nyaris membanting ponsel saat ini juga.

“Oh, kau belum baca bagian itu? Bagus, kan?” sindir Jiyoo sinis. “Kenapa? Kau mau mengungkit soal tokoh lain yang harus kuajak disini, hm?”

Hyukjae memicingkan mata kemudian tersenyum kecil. “Benar. Kapan ini mau dipublish?”

Molla.. besok?” jawab Jiyoo santai. Ia tampak sedang meniup-niup kuku tangannya dengan angkuh. Kali ini ia harus benar-benar memberi pelajaran pada lelaki yang sudah membuatnya kesal kemarin. Gara-gara makhluk itu, suasana hatinya buruk seharian. Walaupun sebenarnya perasaannya akan selalu tak baik tiap ia melihat Hyukjae. (BTS 5)

“Kalau begitu,” Hyukjae masih tersenyum. Jiyoo menyipitkan mata, lelaki itu pasti merencanakan sesuatu. “ajak satu orang lagi..”

“Siapa?”

Sambil mengeluarkan ponsel dari saku celana, Hyukjae mulai menelepon. “Ibuku.”

—-

-the next day-

Jiyoo berbalik ke belakang dan memandangi gedung berlantai dua itu. “Lee Hyukjae bodoh~~~” desisnya.

“Putraku tidak sebodoh itu, Nona,” suara melengking yang tiba-tiba membuat tengkuknya merinding itu mengejutkan Jiyoo. Matanya terbelalak begitu melihat Ibu Hyukjae berdiri di belakangnya. “Apa kalian bertengkar?”

Kedua mata Jiyoo menyapu sekeliling. Ia sedang berada di sebuah restoran dengan banyak sentuhan ornament klasik di dalamnya. Jiyoo menelan ludah saat Ibu Hyukjae masuk ke dalam sebuah ruangan kecil; semacam ruang VIP dan itu buruk untuknya –mungkin.

“Sudah sarapan?” tanya Ibu Hyukjae. Suaranya terdengar meyakinkan, kuat, tapi tetap lembut.

Sugohaesseumnida, Eomonim~~~” Jiyoo tersenyum sopan sambil menyerahkan naskah akhir Lovabook Story chapter 11. Melihat gadis itu tersenyum begitu, Hyukjae malah mendengus pelan. “Karena sudah mau ikut bermain di Lovabook, Yoo ucapkan terima kasih banyak~”

Aish~ sekarang kau mengeluarkan aegyo-mu? Kemarin kau bahkan mengabaikanku seharian,” gurutu Hyukjae sambil melirik Jiyoo.

Jiyoo mengabaikannya –lagi. “Eomonim, mau kupijat?”

Geurae, geurae,” ibu Hyukjae mengangguk sambil menyuruh Jiyoo duduk di sampingnya. “Kau pasti mendapat banyak kesulitan gara-gara anak ini..”

Dengan setengah mendesah berat, Jiyoo mengangguk mengiyakan. “Mm.. kemarin dia sempat membuat Yoo kesal setengah mati. Bahkan sebelumnya dia juga sering protes tentang jalan cerita Lovabook, Eomonim.”

Tanpa perlu memastikan, Hyukjae tahu ibunya sedang melayangkan tatapan tajam. “Kau! Kau ini tidak bisa menghargai kerja keras Jiyoo? Kenapa membuatnya kesal?”

Hyukjae hanya diam sambil menundukkan kepala. Ia salah langkah. Salah besar!

Ia berharap ibunya akan berpihak padanya, setidaknya bantu memberi pengertian pada Jiyoo agar tidak selalu membuatnya cemburu. Tapi saat Jiyoo dan ibunya pertama kali bertemu, dirinya lah orang pertama yang langsung tersingkir.

Kolaborasi ibu dan pacarnya ini tak berhenti sampai disitu. Ibunya bahkan sama sekali tak menunjukkan keberatan saat Jiyoo bercerita kalau perannya akan sedikit terlihat seperti ajumma yang menyebalkan. Ibunya tidak kesal! Bagaimana bisa?!

“Aku dan ibumu sangat cocok,” bisik Jiyoo di sampingnya.

Hyukjae mengangguk malas. “Benar. Sangat cocok. Bahkan dalam hal membully-ku, kalian sangat kompak!”

“Jiyoo-ya,” panggil ibu Hyukjae lembut. Jiyoo tersenyum riang lalu kembali duduk di sebelah wanita paruh baya itu. “Apa kau sangat menyukai anak ini?”

Ne?” Jiyoo tak bisa tak terkejut mendengar pertanyaan ibu Hyukjae ini.

Sementara ibunya menunggu jawaban Jiyoo, Hyukjae sibuk memusatkan indera pendengarannya pada jawaban yang akan keluar dari mulut Jiyoo. Sejak kedatangan ibunya kemarin, ini pertama kalinya Hyukjae bersyukur ada ibunya disini. Ia bisa tahu perasaan gadis menggemaskan itu.

Ibu Hyukjae tersenyum lembut. “Melihat tulisanmu.. kenapa aku merasa kau sangat sangat menyukai anak bodoh ini?”

“Itu..” Jiyoo tersenyum kikuk. Ia mau saja menjawab, tapi TIDAK jika ada Hyukjae disini. Lelaki itu akan tertawa terbahak-bahak pada jawabannya. Jiyoo menghela napas, sepertinya percuma berbohong disini. “Memang. Yoo terlalu menyukainya, tapi sayangnya anak Eomonim yang bodoh ini terlalu bodoh untuk sekedar mengerti.”

Hyukjae melirik Jiyoo. Gadis itu tak menoleh, jadi ia bisa memastikan kalau Jiyoo serius. Hyukjae diam dan hanya tersenyum puas.

“Kalau begitu,” ibu Hyukjae menyerahkan kembali naskah akhir Lovabook sebelum berdiri dari sofa dan berpamitan. “jangan berhenti menyukainya ya..”

Jiyoo mengerjap-ngerjapkan mata, memandang wanita paruh baya itu dengan tatapan bingung. “Ne? Eh.. algesseumnida.”

—-

Hyukjae berdeham saat Jiyoo sibuk dengan Hyukie dan susu stroberi yang diletakkan di meja. “Ehem~ ‘kalau begitu, jangan berhenti menyukainya ya’ HAHAHA~~ kau dengar perintah ibuku, kan, Jiyoo-ssi? Jadi jangan sering marah atau kesal padaku, kau dengar?”

“Tutup mulutmu!” tegas Jiyoo, setengah merona mengingat pesan ibu Hyukjae.

“Jadi, Jiyoo-ssi,” Hyukjae memeluk tubuh Jiyoo dari belakang. “apa kau akan terus menyukaiku dan terus melanjutkan kisah kita?”

Jiyoo memutar bola mata, jengah dengan sikap sok manis Hyukjae. Sejujurnya, ia sama sekali belum melupakan masalah Gyuri dan IU yang dengan sengaja disinggung Hyukjae kemarin lusa. “Kau tahu, kurasa bakat alammu bertambah lagi.”

“Selain paling mengerti Choi Jiyoo, memangnya apalagi bakatku?” Hyukjae mengernyitkan alis.

Sambil menyesap cairan merah muda di kotaknya, Jiyoo memandang lurus ke layar Hyukie. “Bakatmu: pintar membuatku kesal setengah mati!

“Kalau tidak begitu, kau akan cepat melupakanku,” bela Hyukjae. “Kalau aku hanya tampan, pintar menari atau menyanyi, selalu mempesona dan romantis, kau pasti akan cepat bosan. Aku harus punya satu sisi yang membuatmu terikat padaku. Itu takdir yang kupilih, Nona~”

Jiyoo memutar kepalanya menghadap Hyukjae. “Sayangnya, aku sedang bosan dengan orang yang selalu membuatku bosan, Tuan Lee.”

“Benar, kau kira aku percaya?” bantah Hyukjae. “Lihatlah, kau sedang mengetik Flories Tale, tapi saat mengetik Changmin atau Minhyuk, kau malah mengetik namaku! Harus kuakui, aku tersanjung, Jiyoo-ssi.”

M-mwo?!” Jiyoo membelalakkan mata, buru-buru memeriksa hasil ketikannya. “Ini salah ketiikk!!”

Hyukjae mengangguk-anggukan kepalanya santai. “Wah.. kau sering salah ketik? Sering-seringlah salah ya!”

=====FIN=====

Agak bingung sama BTS inih.. -___-a

Kejadian salah ketik nama itu……… tidak pernah terjadi, teman-teman. Mana mungkin saya salah ketik? HA HA HA~~~

HJ: Ehemm.. Jiyoo-ssi. Berbohong pada publik adalah tindakan tercela.
JY: Berapa kali sih salah ketiknya? Cuma satu kali kemarenn, Poo!! -__-

Okeh, saya ralat, pernah. Tapi gak mungkin dibiarin tanpa diedit, kan yah? Jadi anggep aja gak pernah..😄

—-

Hyukjae membelalakkan mata. Tangannya yang bebas langsung menarik lengan Jiyoo paksa. “CHOI JIYOO!! Ige mwoya?!”

“Apa?” Jiyoo melongok ke layar Hyukie. Lagi-lagi lelaki ini seenaknya menyusup mengacak-acak Hyukie dan memeriksa setiap naskah yang dibuatnya. “Ini poster baru Lovabook, kan?” 

Hyukjae melipat tangan di dada. “KENAPA ADA CHOI SIWON DISITU?!

===============================

Bener-bener FIN buat BTS ini~ saya tidak mungkin membiarkan Anda sekalian menonton pertengkaran kami.. Jaaaahh~ terima kasyih banyak semua yang syuda bacaa.. Babaii~~~ ^-^; *brb evakuasi Choco*

Upss~ terima kasyih buat yang syuda pada usul BTS Lovabook Story 11.😀

65 thoughts on “[BTS] Lovabook Story 11

  1. Ibu mertua yang…. Beruntung atau kah…. *inget pembicaraan semalam*
    CHOCOOOOO~~~ KEMARI NAK !😀
    Kemarin perkelahian kita blum selesai *telen choco xD

    • EII~ nda usah dibahas itu obrolan kemaren. Masih kesel nihh.. (=3=)
      YHOONG~~~ SINI SAYANG.. NOONA MAU EMUT KAMYU…😀
      ohoho.. kemaren memang belum selesai, Nyonya Cho.. *emut KyuHoong~*

  2. Wahahaha😀
    Kasian banget si Hyuk ntar klo uda nikahin Jiyoo~ Ntar eommanya sama istrinya bully dia tiap hari.. wahahaha *evil laugh ala Kyu*
    Wkwkwk SiYoo lebih bagusss😛 /ditabok Eunhyuk
    Ayoo lanjutin perkelahiannya~ wkwk🙂
    Lovabooknya ditunggu eon~🙂

  3. HAHAHAHAHAHAHAHAHA aduh tolong aku capek bgt nahan ketawa pas baca ini! Ga lucu bgt aku ketawa2 sndiri di kosan diliat tmnku😄. Aduh yoo jgn galak2 dong sm poo! Kasian tau, aku ngebayangin muka mukanya poo muka teraniaya gitu! wkwkwk

  4. heh? itu laptop dinamain hyukie? gyahahaha….😄

    “Kalau aku hanya tampan, pintar menari atau menyanyi, selalu mempesona dan romantis, kau pasti akan cepat bosan.”
    ehem!
    permisi lee hyukjae-sshi yg tampan(?)
    kenapa aku jadi keinget omongan wookie di strong heart yaa?
    hohohoho -.-v

    • nyahahaha.. Anda benar, onnie! Laptop hitam kesayangan saya bernama Hyukie.. :3

      Hohoho.. part itu emang berdasar dari SH. Gilaaa~ gak tega ajah dia dibully di depan umum gitu.. Walopun aku ngakak, tapi tetep aja kesian ama dia.. -__-
      makasihh suda baca yaahh~ ;D

  5. Mwoya? -_______- hyukjae ssi kau kurang menyebalkan disini..haha
    *ditabok yoo*

    Oke,leeteuk-sungmin-siwon-changmin-minhyuk-besok siapa honey? Jaehyo? Ayo ayo kapan kamu mau bikin JaeYoo?
    *semangatin yoo*
    Ayo bikin hyukjae mati kutu..
    *diinjek hyuk*

    • jaehyo? Aww~ aku malah gak kepikiran bikin ff tentang dia.. *ciyeee~ dia.. XD*
      masalahnya kurang banget feelnya, aku kan belom mengenal hyo dengan baik.. kita masih penjajakan.. (?) :3
      Nyehehehe~~~ aku suka bikin hyukjae mati kutu kalo perlu mati teri (? lagi)
      makasih suda baca onn~ ;D

  6. ternyata eomma’y hyukjae bener2 baek..
    co2k ma jiyoo..

    emg dr sono’y choi jiyoo gak bs lepas dr lee hyukjae, walaupun byk namja cakep bertebaran dsekitar jiyoo..🙂

    • nyehehehe.. kita pasangan mantu dan mertua yang cocok, sama2 baek.. *diinjek*😄
      aduhh~ onnie pinter bikin aku blushing.. ><
      iya sih.. cuma gara2 makhluk itu aku gak bisa pindah2.. -__-
      makasihh suda baca ya onnie~ ;D

  7. hahahaha ternyata ibu mertua aslinya baik yee :3 perannya mah naujubileh xD

    eiyyy apa itu SiYoo couple -____- bhahahaha salah ngetik yoo? eiyy pesonanya changmin sama minhyuk kalah dari hyuki ya? :p

    • oh iya dongs~ mertua saya baik hati dan rajin menabung *ngerayu*😄
      Nyehehehehe.. tenang aje, neng, SiYoo kan cuma selingan. :3

      ehem~ soal pesona itu.. mari kita lupakan saja.. :X
      terima kasyih suda bacaa~ ;D

  8. hehe..hehe..aku jadi senyam senyum gaje nih😄 seperti biasa bagus kaka author😀
    langsung sumringah deh begitu buka email ada postingan baru di « Strawberry’s Room »🙂 hehe
    kayaknya aku lebih setuju sama SiYoo deh #/PLAK boleh dong sekali sekali di couplein😄 ahihihi
    kita senasib soal salah ketik -__-” hmmh

    • Waaahh~ makasihh banyak loh yaa.. *tabur stroberi*❤ :*
      nyehehehe.. usul yang patut dipertimbangkan, SiYoo?😄
      susah mah kalo minta selalu bener tiap ngetik. :3 tenang aja, salah dikit itu gak papah. XDD
      makasih suda baca yaa~ ;D

  9. saya sempet bingung pas ada kata2 nutup hyukie?? Lah..
    Eh ternyata laptop ya dinamain hyukie..
    Beuh yoo sebegitu cintakah sama poo, sampai laptop aja dinamain begitu.. Hehehehe

    suka ah sama kecemburuannya hyuk yang manja2 gimana gitu ya..

    Hehehe

  10. eoooonn~
    baru comment nii, stelah sekian lama jadi siders #jujur bangett dahh ==’

    lanjutiin dong.
    udaa sering bukak wp nii, tpi lovabook 12 nya belom adaa.
    sukak dc sma JiHyuk story nyaa.
    jangan lama lama ngpostnyaa yia.

  11. hahahahahaha.
    Nampak nyata bgt nih. Sdikit ksel ama IU dn Gyuri. Tp ide bgus tuh kalo mau masukin d antara 2org it. Tp ntar aja kalo yg namany jiyoo ud cnta mati bgt.haha

    uwow.posterny keren..
    Hyuk bsa manyun terus tu. Btw,q jga setuju kalo jihyuk moment dperbnyak.sangat setuju.hehe

  12. eaeaeaeaeaea………….. i love this part…
    so swit… kok bisa seh shel berantem se swit ini hehehe *ngiri*
    ceile…pijit2an ni yeee ama mertua hohoho
    dapat dukungn lagi dari mertua.. *makin ngiri*
    beneran ya cemburu ama gyuri en IU??

    • Loooohh? suit kah? Nyehehehehe~~~ :3
      jihyuk emang gak suka berantem yang gak suit, misal tawuran, tonjok2an, nah mereka gak suka tuhh..😄
      makasihh syuda baca onn.. ;D

      Eh? cemburu? gak tuh~ *kibas rambut*

  13. Yeeey ada bts lagi hehehe🙂
    Iiih lagian si hyukjae buikin kesel onnie aja siih. Pake bawa2 IU sm gyuri, iya kan onnie?
    Aduuh aku mulai setuju nih onnie ada siwon di lovabook, bener kata onnie kalo gak ada siwon gak ada konflik hehehe. Kalo ada konflik jiyoo sm eunhyuk bisa unyu2an hahaha.
    Onnie, ada niat memasukkan donghae di lovabook lg gak? Hahahaha
    Pesenku satu keep loving lee hyukjae yaa hihi😀

    • Iya, dek, bener itu, bener.. *manggut-manggut*
      Nyehehehe~ siwon kan pembuat konflik baru.. *peyuk won*
      eh? unyu2an? xDD
      donghae yah….? nanti ni FF malah jadi FF eunhae, dek.. *gantung diri di poon cabe*

      Loh, kamu pesen keep loving lee hyukjae? gak ada, disini spesial nasi goreng, sayang~~ (?)
      makasihh suda baca yaahh~ ;D

      • iyoooo sama-sama onnie🙂
        iyaa niih aku seneng kalo liat jiyoo sm hyuk unyuu haha -__-
        hahaa betul juga, ya udah deh dongahe jgn sering2 muncul hihi🙂 seruan JiHyuk daripada eunhae yeaa
        huaaaa, maksudnya bukan begituuu T.T ceritanya mau mengingatkan onnie apa yg dikatakan eommanya hyuk hehehe😀

  14. eomonim kereeeennn lah, awalnya sepaham ma yoo tp namany ibu seorang ibu mn tega melihat anknya menderita (?) ,,,
    hahahha
    yoo poo kalian impas ya ^^…….
    walaupun kesalahan ketik tu cuma sekali, tp tu bikin poo melambung tinggi di udara tuh XD…

    • kebetulan mertua yoo suka bikin panas-dingin pake pertanyaan kaya gitu onn.. Hh~~
      nyehehe.. yesseu~ kami impas.. *peyuk poo*
      dia melambungnya malah ketinggian, entah sekarang suda sampe mana (?)

      makasih suda baca yah, onn~~ ;D

  15. Waa baru bisa OL kompi.. mian Yoo jdi baru komen skrag ^^
    Kekeke jijay ihh c’Kunyuk ini teh jdi g cemburu nya?Hhahaha masa ama Masi aja cemburu?
    Ayo JiHyuk semamat ^^

  16. BUAHAHAHAHA~😄 it” apaa”an it mamah eons😄 si papah minta diblender jd jus stroberi kali bwa” IU ma Gyuri😄 wkkk.. Kwn ak mlah ad yg ga mood seharian gr” liat unyuk ma gna di musicbank wkwkkw XDDD wkwkwk.. It Nenek~😄 nenek😄 nenek😄😄 nenek~~ *mcam org autis wkkkk XD* yg baikk *chu nenek ahaahahha😄 buahahhaha nenek baik bgt nebantuin mamah ngebully papah😄 ak jg mau dong ikut nek kakkakakak XDD *digorok papa hyuk ahahahhaha XDDD. Asli unyuk” bgt si papa hyuk klu udh di bts wkwkwk udh dlu deh mkn gaje komeny wkwkkwkw XDD ps : plg ngakak bc bgian salah ketik wkwkkwwkk

    • HUAHAHAHAHA~~~ anak inih! tiap komen gak bisa gak bikin ngakak ahh..😄
      hoho.. mamah syuda nda pake gakmood2an.. syuda biasa.. -__-a
      hehh~ nda boleh ngebully papah sendiri, nak.. :3
      makasyih suda bikin ngakak yahh~ ;D

      • buhahahahahah XDDD iy dong on klu saya waras it justru membahayakn jiwa raga, masyarakat, tukang bakso, tukang buah, tukang cukurr,, tukaaaann -~~~~ #heninggg <= sarap kelewatan wkwkwkwwkk,,,

        eh 0.0 ga bolehh bully papah sendiri ? o.0 tapi kok mamah selalu bully papah😄 ak juga ikutan dong :p skali" jd ank yg durhaka uahhahaha XDDD lumyan skali berubah kya power rangger di indosiar😄 wkkkkk

  17. hohooo….
    kayaknya udh akrab tuh sama ibu mertua hhhh…
    jangan lama2 marahan ma Hyuk, dia emang bodoh /digiles/ tapi dia pria yg bertanggung jawab…
    dia pasti bisa mempertanggung jawabkan tindakannya karena udh bikin Yoo jatuh cinta hhhhh

  18. cieee… kalo udah akrab ma ibunya hyuk, siap” nikah tuh (?) XDD
    HyukRi?? gak enak banget dengernya.. mending juga JiHyuk =.=
    aih aih… si yoo emang udah mentok ya sama poo… (~ ^3^)~ ~(^3^ ~)

  19. Qw juga mau punya emak mertua seperti i2. Huwaaa mertua idaman semua wanita. Hohohohoho.
    Kebodohan hyuk adalah daya tarik-nya. Yg menarik hati yoo sampai tak mau lirik laki2 laen. Hehehehe

  20. Terlihat seperti benar terjadi di dunia nyata, eonni~ ^^

    amaziiiiingg *aku bosen pake bhs indo untuk kata yg satu ini, jadi aku ganti dalam bentuk bahasa lain xD

    sipp, lanjuuutt~~!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s