Lovabook Story #6

-previously-

“Kenapa kau mau tahu?” keluh Jiyoo. “Itu masalahku. Dan jangan harap aku mau berbagi denganmu. Sekalipun kau sudah membantuku semalam, tapi kau tetap orang asing untukku.”

“Orang asing? Waa~ kau sangat pintar memilih kata yang membuat orang lain tidak nyaman,” gumam Hyukjae.

Jiyoo mengangguk sekali. “Karena aku memang dikenal pintar menyingkirkan orang-orang di sekitarku.”

“Kasihan sekali orang-orang itu,” Hyukjae berkomentar, disambut tatapan aneh dari Jiyoo. “Yaaa… maksudku, pasti banyak yang ingin menyayangimu, membuatmu hangat dan tenang di dekat mereka, tapi kau malah mengusir semua orang itu.”

“Benar. Kasihan sekali mereka yang harus berharap banyak padaku,” sahut Jiyoo sinis. “Saat aku mulai percaya pada mereka, akhirnya mereka akan berbalik dan meninggalkanku. Lalu apa bedanya?”

=====================

Chapter 6

Hyukjae melongo. Untuk beberapa saat matanya mengerjap-ngerjap bingung memandangi wajah gadis yang duduk di depannya. Gadis itu –Choi Jiyoo- masih menatap permukaan teh lemon dalam cangkir sementara pikirannya sudah melayang entah kemana. Hyukjae sendiri sibuk berpikir. Bagaimana mungkin ada gadis yang setertutup ini?

Bagi Hyukjae, teman dan tempat bersandar adalah segalanya. Ia bukan tipe orang yang bisa dan ingin sendirian. Sebisa mungkin ia akan mencari seseorang di sampingnya. Teman, sahabat, dan ibunya adalah pilihan utama.

“Kau pikir teman itu tidak penting ya?” tanyanya.

Jiyoo mendongak, menampakkan wajahnya yang masih lesu. “Penting. Sangat penting, tapi aku tipe orang yang tidak bisa menjaga teman. Jadi aku tidak akan protes kalau satu per satu dari mereka meninggalkanku.”

“Kalau begitu kau tipe yang gampang menyerah ya?” Hyukjae bertanya lagi. Lelaki itu mengabaikan lirikan tajam dari Jiyoo dan tetap bertanya. “Kau tidak kesepian?”

Tangan Jiyoo memain-mainkan tepi cangkir tehnya sebelum akhirnya berkata dengan sinis, “Bukan aku yang gampang menyerah, tapi mereka yang hobi meninggalkanku.”

“Sama saja,” komentar Hyukjae. Kemudian ia tersenyum, “Mau jadi temanku?”

“Apa untungnya bagimu kalau kau berteman denganku?” Jiyoo mendengus lalu menggigit sepotong roti di depannya. “Lagipula aku tidak berteman dengan laki-laki maniak.”

Hyukjae memutar bola mata dan memandangi gadis itu galak. “Kau selalu mengungkit soal maniak. Ah! Kau harus tahu kalau ibuku disangka membuka bisnis prostitusi gara-gara tuduhanmu itu, Nona~”

“Bukan salahku, kan? Waktu itu kau sendiri tidak berusaha menyangkalnya di depan gadis itu, jadi apa menurutmu itu salahku?” tantang Jiyoo. Ia meneguk sisa teh lemon di cangkir terakhirnya lalu bangkit dari kursi. “Terima kasih untuk sarapan dan tehnya.”

Hyukjae ikut berdiri dan menahan Jiyoo. “Ya! Siapa bilang aku mentraktirmu?”

“Kalau kau masih ingat, kaulah yang menarikku kesini,” ujar Jiyoo santai. Sebelum ia benar-benar melangkahkan kakinya, Jiyoo berbalik. “Terima kasih juga atas tawaranmu.”

“Eh? Tawaran apa?” ulang Hyukjae.

Jiyoo tak berminat menjawab, jadi ia langsung meninggalkan Hyukjae di tempatnya. Gadis itu mengenakan kembali blazer putihnya dan berjalan keluar kafé. Ucapan terima kasihnya memang tulus. Begitu juga dengan penolakannya.

Jiyoo tidak mau menerima tawaran pertemanan dari siapapun. Untuk saat ini..

Hyukjae mengerutkan kening dan bergumam, “Aneh..”

—–

Park Hyunyoung tampak merapikan puluhan buku yang masih terbungkus rapi di dalam kardus cokelat sementara Kibum sudah dari tadi tiba dan sibuk di ruangannya. Gadis itu belum memberi tahu soal peristiwa bermalam Jiyoo dan Hyukjae di ruangan itu.

Kemudian suara pintu Lovabook terdengar, membuat Hyunyoung mengangkat wajah dan menemukan Hyukjae masuk dari pintu itu. “Oh, kau sudah datang?”

Lelaki itu mengangguk singkat tanpa suara lalu menyeret kakinya ke lantai atas; toko musik Lovabook.

“Ya! Kemana nona muda itu?” tanya Hyunyoung saat tak menemukan siapapun mengekor di belakang Hyukjae. Kemudian ia menyusul lelaki itu. “Hyuk-ah, dimana Choi Jiyoo?”

Hyukjae mengangkat bahu. “Memangnya aku ini ibunya?”

“Ibunya juga mungkin tidak tahu dia ada dimana,” Hyunyoung berkomentar singkat. Ia menarik kursi di depan Hyukjae. “Tapi tadi dia kan pergi bersamamu. Kau bawa kemana dia?”

“Kafé. Dia butuh teh lemon sementara aku sangat butuh sarapan,” ujar Hyukjae acuh.

Lelaki itu berusaha menyingkirkan semua hal tentang gadis aneh bernama Choi Jiyoo dan sekarang sahabatnya ini malah terus mengungkit soal Jiyoo. Bagi Hyukjae, gadis itu tak lebih dari nona muda manja yang selalu berpikir semua perhatian akan berpusat padanya.

Dan sombong, tambah Hyukjae. Baru kali ini ia menemukan gadis yang menolak ajakan untuk berteman. Entah apa alasan gadis itu, tapi Hyukjae bisa melihat Jiyoo itu tipe gadis yang tak bisa sendirian, dan ia malah menolak tawarannya.

“Lee Hyukjae, tidak bisakah kau bercerita hal yang lebih detail? Maksudku, sekarang pergi kemana nona muda itu? Ibuku benar-benar akan lapor polisi kalau aku tidak bisa membawanya pulang dalam keadaan sehat dan sempurna,” jelas Hyunyoung.

Hyukjae menghela napas panjang lalu meregangkan lengannya yang kaku. “Hh~ mana kutahu? Mungkin dia sedang berkeliling kota untuk menyegarkan pikiran anehnya.”

“Kalian bertengkar lagi?” Hyunyoung mengangkat sebelah alisnya.

“Eh?” mata Hyukjae melebar. “Aku baru dua hari mengenalnya, kau pikir apa alasanku untuk selalu bertengkar dengannya?”

Hyunyoung mengerdikkan bahu. “Kupikir kalian sudah berteman. Kalian terlihat akrab.”

“Yang benar saja,” cibir Hyukjae. Ia bangkit dari tempatnya dan memunggungi sahabatnya. “Dia bahkan menolak tawaran pertemananku..”

—–

Jiyoo melepaskan gelungan rambut dan membiarkan mahkota hitamnya tergerai bebas. Sambil terus berjalan lurus, ia mendesah sesekali. Sakit kepalanya sudah hilang–terima kasih pada dua cangkir teh lemonnya. Tapi sekarang kepalanya malah dipenuhi jutaan memori jelek.

Kenangan tentang kota Seoul dan Kim Heechul adalah hal yang selalu ia hindari. Harus.

Sudah tiga tahun ia menolak memikirkan masalah ini, tapi semua itu bisa muncul lagi tanpa diundang hanya dalam semalam. Harusnya ia tidak mabuk. Salah, harusnya ia tidak perlu masuk ke klub malam dan dikerjai bartender iseng itu!

Setelah menemukan bangku kayu panjang, Jiyoo berhasil mengistirahat kakinya. Musim semi di Seoul tidak pernah berhasil menarik perhatiannya. Hanya beberapa bunga yang menghiasi taman umum seperti ini, tidak seperti di Tokyo. Bagi Jiyoo, semua musim hanya akan jadi menarik disana.

“Jadikan Tokyo ini kotamu, bukan tempat pelarianmu,” ucapan Siwon masih diingatnya.

Choi Siwon. Mengingat namanya saja bisa membuat Jiyoo tersenyum sambil sedikit mendengus kecil. Lelaki itu salah satu faktor pemaksa Jiyoo untuk menyukai Tokyo dan melupakan Seoul. Walaupun Jiyoo tahu Siwon tak pernah lebih dari sepupu, tapi Choi Siwon lebih suka bersikap seperti kakak kandungnya sendiri.

Terkadang itulah yang membuat Jiyoo risih. Siwon bercerita segala hal padanya–tanpa batasan. Lelaki itu terlalu terbuka padahal Jiyoo mati-matian membangun tembok beton diantara mereka.

Dan Siwon tidak pernah protes. Setidaknya ia tidak pernah memaksa Jiyoo menceritakan semua hal padanya. Jiyoo tahu lelaki itu penasaran setengah mati, tapi ia tidak bisa melakukan apa-apa pada rasa penasaran Siwon itu.

Jiyoo tersenyum lalu mengeluarkan ponsel layar sentuh warna putih miliknya. Walaupun ia tahu ia tidak bisa bercerita apa-apa pada Siwon, saat ini ia hanya butuh suaranya.

Baru saja menekan tombol hijau, layar ponsel itu sudah berubah gelap. Jiyoo membelalakkan mata dan memaki. “Aish! Ponselku mati!”

Jiyoo menoleh ke sekeliling, berusaha mencari solusi dari masalah ponselnya. Bisa saja ia pulang dengan naik taksi dan menelepon Siwon dari apartemen, tapi masalahnya sekarang ia sedang tidak ingin pulang dan menetap di satu tempat.

Dalam beberapa detik tadi otak Jiyoo sempat memutar kembali visual rumah mungilnya yang dulu. Jiyoo tak menyanggah, ia memang sempat memikirkan tempat yang sama. Rumahnya yang dulu, yang berada tepat di depan rumah Kim Heechul. Tapi kalau ia benar-benar ke tempat itu, apa yang akan dilakukannya?

Kedua rumah itu sudah pasti kosong.

Jiyoo menggigit bibir bawahnya lalu bangkit dari kursi. Rasa penasarannya menang –lagi. Jiyoo memutuskan memanggil taksi dan menuju rumah lamanya. Hal yang paling dihindarinya di Seoul malah dilakukannya sekarang.

—–

Lee Hyukjae dan Park Hyunyoung bersiap-siap keluar untuk makan siang saat Kim Kibum sudah berdiri di depan ruangannya. Lelaki berkemeja biru itu memegang seuntai gelang kaki dengan huruf Y, O, dan U di sekelilingnya. Kibum tahu itu bukan milik Hyunyoung, tapi mana mungkin benda itu milik Hyukjae.

“Ada yang tahu ini milik siapa?” tanyanya.

Hyukjae dan Hyunyoung mendekat, memerhatikan gelang kaki yang terbuat dari emas putih itu. Keduanya menggeleng bersamaan.

Kibum mengerutkan kening. “Siapa yang masuk ke ruanganku dari pagi?”

“Ah!” mata Hyukjae melebar lalu buru-buru merebut benda di tangan atasannya. “Itu milikku!”

“Eh? Milikmu?” ulang Kibum. “Aku tidak tahu kau memakai benda seperti ini, Hyuk.”

Alis Hyunyoung terangkat sebelum ia mengangguk paham. “Ini.. milik Choi Jiyoo, bukan? Kata ‘YOU’ kan bisa dibaca ‘Yoo’, mungkin ini milik Choi Jiyoo.”

“Choi.. Jiyoo? Kapan dia masuk ke ruanganku?” Kibum makin mengerutkan kening saat telinganya mendengar nama Choi Jiyoo. Seingatnya gadis itu tidak masuk ke ruangannya saat pertama kali –dan terakhir- ia bertemu dengan Jiyoo di Lovabook.

Hyukjae mengusap-usap dahi lalu nyengir. “Sebenarnya semalam kami tidur di ruanganmu. Tapi dia sudah pulang tadi pa-“

“Kami? Kalian tidur bersama? Ya! Memangnya siapa kau sampai berani melakukan itu pada Jiyoo?!” suara tinggi Kibum membuat Hyukjae dan Hyunyoung terkejut. “Dia itu gadis baik-baik, kenapa kau memanfaatkannya, Hyukjae-ya? Kalau sampai dia-“

“Sebenarnya siapa itu Choi Jiyoo?” tanya Hyunyoung. Kedua mata gelapnya tak berhenti memandangi Kibum. “Tingkahmu aneh kalau sudah menyangkut soal Choi Jiyoo, Oppa. Apa dia mantan pacarmu?”

Kibum mengerjap-ngerjapkan mata lalu membalikkan badan. “Aku sedang tidak bisa menceritakannya. Lain kali saja kujelaskan pada-“

“Sekarang!” Hyunyoung menahan lengan Kibum, memaksa lelaki itu kembali berhadapan dengannya.

“Sekarang saja, Kibum-ah. Kami ingin tahu soal Choi Jiyoo dan apa hubungannya denganmu,” tambah Hyukjae.

Pandangan Kibum berubah tajam pada Hyukjae. “Aku tidak perlu menjelaskan apa-apa soal Jiyoo padamu. Kalau Heechul hyung ada disini, kau pasti tidak selamat.”

“Heechul? Kau mengenalnya?” tanya Hyukjae. Melihat Kibum menolak menjawab, ia mengibas-ibaskan tangan. “Kalau soal Choi Jiyoo, kau tidak usah khawatir, aku tidak melakukan apa-apa padanya. Ceritanya panjang, tapi aku bisa jamin aku sama sekali tidak menyentuhnya. Lagipula siapa itu Heechul? Kau dan Choi Jiyoo sama-sama menyebut nama itu..”

Kibum membelalakkan mata. “Jiyoo.. menyebut nama Heechul hyung?”

Hyukjae mengangguk tanpa suara sementara Hyunyoung sudah terlihat kesal. “Aku tidak peduli siapa itu Heechul atau apa hubungannya dengan Choi Jiyoo! Aku hanya ingin tahu siapa itu Choi Jiyoo untukmu, Oppa!”

“Kalian akan menganggap kakakku gila kalau aku menceritakannya,” Kibum tersenyum sinis. “Singkatnya, aku hanya diminta menjaga Choi Jiyoo kapan pun dia kembali ke Seoul. Walaupun aku nyaris yakin dia tidak akan pernah kembali kesini untuk selamanya..”

Hyunyoung mengerutkan kening. “Kakak? Aku tidak tahu kalau Oppa punya kakak..”

“Kim Heechul itu kakakku,” ujar Kibum. Kemudian ia melanjutkan, “dia dipenjara seumur hidup karena sudah membunuh orang.” Hyunyoung dan Hyukjae tidak sempat terkejut. “Heechul membunuh orang yang sudah membunuh ayah Choi Jiyoo. Konyol, kan?”

“Apa Kim Heechul dan Choi Jiyoo itu-“ Hyukjae bergumam.

Kibum memotong lalu tersenyum lemah. “Pacaran? Aku tidak tahu. Tapi yang jelas mereka saling bergantung. Mungkin Heechul hyung sudah terlalu mencintai Jiyoo sampai melakukan tindakan yang bodoh.”

“Lalu.. Choi Jiyoo?” tanya Hyukjae lagi.

“Kau pikir apa yang bisa kau lakukan kalau orang yang sangat kau percaya malah melakukan hal yang sudah kau larang? Jiyoo membenci Heechul hyung, pasti.” Kibum memandangi lantai keramik Lovabook yang memantulkan bayangan wajahnya sendiri.

—–

Kim Kibum berjalan pelan menghampiri Choi Jiyoo sambil membawa dua gelas kopi hangat. Ia pikir gadis itu pasti masih syok. Siapa yang tidak? Seseorang yang sangat dikenalnya ditangkap polisi di depan mata sambil berkata kalau semua yang sudah dilakukannya itu untuk Jiyoo.

“Kopi?” tanya Kibum. Tapi melihat Jiyoo bergeming, ia meletakkan gelas itu di sampingnya.

Tak ada yang bicara diantara mereka –karena mereka tahu tak ada yang harus dibicarakan. Kibum tak tahu bagaimana cara menghibur Jiyoo. Ia sendiri butuh dihibur karena perbuatan konyol Heechul. Keduanya seperti merasa sama-sama ditipu –merasa bodoh karena orang yang sama.

Kibum mengembuskan napas berat. “Maaf.. Heechul hyung pasti-“

“Kenapa kau yang minta maaf? Orang bodoh yang tidak mau mendengarkanku itu dia..” lirih Jiyoo. Gadis itu masih bisa mengingat wajah Heechul sebelum ia digiring masuk ke dalam mobil polisi. “Aku percaya padanya.. aku percaya kalau dia adalah orang yang paling mengerti perasaanku, tidak bisakah dia diam saja di sampingku sampai aku baik-baik saja?”

“Dia terlalu mengerti perasaanmu, makanya dia melakukan ini,” Kibum meluruskan pandangannya ke depan, mengalihkan matanya ke sekeliling taman kecil yang sepi –lebih baik daripada harus menghadapi rentetan pertanyaan dari Jiyoo.

Jiyoo mendengus pelan. “Bodoh.. lalu sekarang bagaimana? Apa aku terlihat puas dan senang?”

Kali ini Kibum diam, bukan karena ia tak punya jawabannya, tapi karena gadis di sampingnya sedang menutup wajah dengan kedua telapaknya. Suara isakan perlahan terdengar makin nyaring –makin memilukan.

“Aku bisa menjadi temanmu. Walaupun aku tidak mengenalmu seperti Heechul Hyung mengenalmu, aku bukan teman yang buruk,” bisik Kibum pelan. “Kalau nanti kau kembali ke Seoul, cari-“

“Aku tidak akan kembali kesini,” Jiyoo menampakkan wajahnya yang masih basah.

Kibum menautkan alis sambil berusaha membaca apa yang ada di kepala Jiyoo. “Tapi ini kota kelahiranmu.”

“Kota ini jadi kota kelahiranku hanya karena orang bodoh itu. Dia tidak akan ada dimana pun saat aku kembali kesini, jadi lebih baik aku tidak kembali,” sahut Jiyoo. “Maaf, Kibum-ssi..”

“Kenapa minta maaf? Tidak apa-apa, aku hanya merasa aku harus ikut menjagamu,” Kibum menoleh ke samping.

Jiyoo tak bergerak. Ia sendiri bingung harus tersenyum atau menolak tawaran lelaki itu. Butuh lima detik lebih untuknya berkata, “Terima kasih, tapi tidak perlu.”

“Kau pasti sangat membenciku dan Heechul Hyung sekarang,” ujar Kibum menarik kesimpulan –kesimpulan yang sebagian benar.

“Mungkin,” Jiyoo menelan ludah. Entah bagaimana ia bisa mengatakan hal yang menyakitkan itu. “Tapi mungkin juga aku hanya takut.. takut ditipu lagi.”

Kibum menghela napas panjang lalu tersenyum tipis. Ia tak pernah tahu apa yang membuat kakaknya terlalu melindungi gadis di sampingnya ini. Ia juga tak tahu kenapa gadis itu mati-matian memilih mengasingkan diri setelah penangkapan Heechul.

“Mianhaeyo, Kibum-ssi,” ucap Jiyoo sebelum akhirnya bangkit dari tempatnya duduk.

Punggung Jiyoo menghilang perlahan di belokan jalan setapak. Kibum masih bisa menghela napas berat sambil memandangi gelas kopi yang tak tersentuh oleh Jiyoo. “Heechul hyung bilang aku harus tetap menjaganya, tapi kurasa aku tidak mungkin menjaganya kalau dia tidak di Seoul, kan?”

—–

“Hubungan kami sederhana dan rumit dalam waktu yang bersamaan,” Kibum menyelesaikan ceritanya. “Secara fisik, kami hanya sebatas saling mengenal, tapi disisi lain, Heechul hyung minta aku menggantikan posisinya untuk Jiyoo.”

Hyunyoung menarik napas dengan susah payah. Cerita tadi benar-benar menguras akal sehat dan pikirannya. “Choi Jiyoo itu.. aneh.”

“Memang. Kau bingung kenapa dia tidak melupakan saja perbuatan Heechul hyung dan kembali berteman  denganku, kan?” tanya Kibum. Melihat Hyunyoung mengangguk-angguk, Kibum mengendikkan bahu. “Seandainya aku tahu alasannya..”

Untuk beberapa saat Hyunyoung tampak berpikir keras. “Dia memang tipe yang susah dijadikan teman.”

“Mungkin bukan susah, hanya saja dia butuh rasa percaya yang lebih pada orang lain,” jelas Kibum santai. Ia masih ingat wajah Jiyoo yang terkejut saat melihatnya di Lovabook kemarin, dan ia pikir pasti gadis itu sudah berusaha keras melupakan Seoul dan kakaknya. Gadis itu –Choi Jiyoo- tidak akan pernah kembali ke Seoul kalau tidak ada hal yang mendesaknya. Hanya saja Kibum belum tahu apa hal yang mendesak itu.

Hyukjae mengangguk-angguk tanpa suara. Sepertinya semua cerita Kibum menjelaskan sikap menyebalkan seorang Choi Jiyoo. Hyukjae memang tidak terima tawaran pertemanannya ditolak begitu saja, tapi ia tidak marah. Ia hanya semakin ingin tahu siapa itu Choi Jiyoo.

Dan ajaibnya, Hyukjae juga ingin tahu seperti apa Kim Heechul..

“Heechul hyung itu orang yang suka melakukan apa yang menurutnya benar,” Kibum seolah mendengar pikiran Hyukjae. “Dan menurutnya, Jiyoo bisa tenang kalau penembak ayahnya mati.”

Hyukjae mendengus pelan. “Padahal dia malah menyiksa Jiyoo dan dirinya sendiri.”

“Eh?” ulang Hyunyoung.

“Aniya, bukan apa-apa,” Hyukjae menutup mulutnya. Ia sudah tidak mau bertingkah sok tahu soal Choi Jiyoo. Mungkin suatu saat ia harus menanyakan semuanya sendiri pada gadis itu. Suatu saat..? Hyukjae tidak tahu kapan suatu saat itu akan datang. “Choi Jiyoo itu menetap di Seoul, kan? Sekarang?”

Hyunyoung melipat tangan di dada lalu tampak berpikir. “Kurasa tidak, setelah Jiyoo bisa menemukan seorang gadis untuk kakak laki-lakinya, dia pasti kembali ke Tokyo. Wae?”

“Tidak, hanya.. bertanya,” jawab Hyukjae sambil tersenyum kaku.

Tidak akan ada suatu saat nanti.

Hyukjae mengerutkan kening. Tidak akan ada suatu saat nanti, lalu kenapa? Ia juga tidak akan mengurusi Nona Muda keras kepala itu, kan?

Tapi Hyukjae penasaran. Ia nyaris gila karena penasaran. Seperti apa Choi Jiyoo yang sebenarnya? Seperti apa gadis yang katanya pintar membuat orang lain meninggalkannya itu?

Hyukjae mengembuskan napas panjang lalu berjalan keluar Lovabook. Ternyata semua rasa ingin tahunya menang. Kalau gadis itu memang sekeras kepala itu, berarti ia masih ada di sekitar kafé. Hyukjae hanya ingin tahu. Ia berjanji pada dirinya sendiri ia hanya akan bertanya dan mencari tahu jawabannya. Hanya itu.

Hyunyoung berteriak nyaring, “Ya! Lee Hyukjae, mau kemana kau?!!”

—–

Angin bertiup semilir tapi dinginnya terasa menusuk tulang. Jiyoo mengeratkan blazer putih gadingnya dan berusaha memeluk tubuhnya yang sudah mulai kedinginan. Pandangan matanya tak berhenti mengamati sekeliling. Kedua rumah itu masih berdiri kokoh –rumah lamanya dan rumah keluarga Kim.

Rumahnya sudah tak terawat, taman bunga kesukaannya saat masih kecil sudah berantakan sementara cat asli bangunannya sudah terkelupas. Jiyoo tersenyum pahit. Rumah masa kecilnya tampak menyedihkan.

Rumah keluarga Kim masih tampak lebih baik. Jiyoo tahu selalu ada pengurus rumah yang membersihkannya. Meskipun kedua penghuni utamanya –Heechul dan Kibum- sudah tidak tinggal disana, pengurus rumahnya terlalu setia untun meninggalkan rumah itu.

Jiyoo meluruskan kakinya sambil duduk di sebuah ayunan tua. “Tiga tahun itu.. sebentar ya.”

Otaknya masih bisa mengingat bagaimana wajah Heechul yang tersenyum menyambutnya disini. Jiyoo masih ingat saat Heechul membantunya berbohong pada Siwon. Ia bilang ia adalah guru study tournya di Osaka dan ajaibnya Choi Siwon yang super sempurna itu percaya!

Tapi sayangnya otaknya juga masih bisa memutar kembali kejadian menyedihkan itu.

Semuanya. Saat Heechul janji ia tidak akan melakukan sesuatu yang bodoh, saat ia minta Jiyoo percaya padanya, lalu saat Heechul digiring dua orang lelaki tegap berpakaian seragam polisi. Entah bagaimana Jiyoo masih bisa melihat semuanya dengan sangat jelas.

Dan itu menyesakkan dadanya..

Jiyoo sangat ingin menangis, tapi rasanya semua tenaganya lenyap. Ia mengutuk dirinya sendiri. Biasanya obat penenang paling ampuh untuknya adalah menangis, tapi sekarang bahkan ia tidak bisa menangis.

Untuk beberapa saat, Jiyoo hanya memegangi dada kirinya. Ada luka besar yang masih belum tertutup sempurna disana. Darah segar juga masih menetes dari sana. Jiyoo merasa nyeri setengah mati, tapi ia tidak bisa menemukan luka yang nyata disana.

Dengan susah payah Jiyoo menahan sakit dan berusaha tetap bernapas. “Aku mau pulang..”

—–

Hyunyoung tidak bisa berteriak pada Hyukjae saat laki-laki bodoh itu sudah melesat dan menghilang entah kemana. Walaupun tidak tahu apa sebenarnya hubungan sahabatnya itu dengan Choi Jiyoo, entah kenapa Hyunyoung yakin kepergian Hyukjae barusan ada hubungannya dengan gadis itu.

Lebih dari itu, sekarang Hyunyoung memilih memusatkan perhatiannya pada kekasihnya yang masih diam setelah menceritakan kisah kakaknya dan Choi Jiyoo, yang menurut Hyunyoung luar biasa rumit.

“Oppa,” panggil Hyunyoung.

Kibum mendongak, menemukan Hyunyoung masih berdiri di sampingnya. “Kau takut, kan? Padaku? Karena kenyataannya, keluargaku tidak sesempurna yang kau bayangkan. Kakakku resmi menjadi pelaku kriminal tiga tahun lalu dan aku menyembunyikannya.”

“Tidak apa-apa,” ucapnya. Hyunyoung menggigit bibir bawahnya. Gadis itu berusaha keras untuk menahan tangis. Hyunyoung tidak tahan melihat Kibum yang lemah. Selama ini Kim Kibum adalah lelaki kuat yang selalu bisa menangani masalah serumit apapun, tapi baru saja Hyunyoung sadar kalau Kim KIbum tidak sekuat itu. “Oppa.. masih punya aku.”

“Aku tahu..” Kibum menyunggingkan seulas senyum tipis.

Hyunyoung melihat raut wajah lelakinya yang mengguratkan kelemahan, ketakutan, tapi juga kelegaan. Hyunyoung tidak tahu berapa lama lelaki itu menyembunyikan hal ini, tapi ia tahu ia harus bersama Kibum sekarang.

Untuk beberapa saat Hyunyoung nyaris tidak bisa menahan air matanya. Tapi ia hanya memeluk Kibum dari samping. “Tidak apa-apa, Oppa sudah bisa tenang sekarang..”

Kibum menenggelamkan wajah di lengan Hyunyoung. “Gomawo..”

—–

Jiyoo masih memandangi gedung apartemen mungil tempat tinggalnya dari dalam taksi. Dalam hati ia bingung bagaimana cara menjelaskan soal kepergiannya sejak semalam pada Ibu Park Hyunyoung. Jiyoo tahu wanita itu wanita yang baik, ia juga menyayangi Jiyoo seperti Hyunyoung, dan semua hal itu membuat Jiyoo tidak nyaman karena sudah membuatnya cemas.

Tapi detik berikutnya Jiyoo turun dari taksi dan menarik napas dalam-dalam.

“Kau baru pulang?” suara itu membuat Jiyoo membalikkan badan. Lee Hyukjae, yang tadinya bersandar di dinding, berjalan mendekat ke arah Jiyoo. “Kukira kau ke klub malam lagi.”

Jiyoo mengerutkan kening lalu mendengus. “Tidak ada klub malam yang buka siang hari begini.”

“Baguslah tidak ada klub siang,” Hyukjae mencoba bercanda, tapi Jiyoo tidak merasa leluconnya itu lucu. “Darimana saja kau? Kukira kau masih ada di sekitar kafe, tapi aku tidak bisa menemukanmu disana.”

“Kau sendiri? Kenapa ada disini?” Jiyoo balas bertanya. Ia sedang tidak dalam posisi ingin atau harus menjawab pertanyaan Hyukjae.

Hyukjae mengembuskan napas berat. “Tidak bisakah kau menjawab pertanyaanku saja?”

“Lalu, kau? Kenapa tidak melakukan hal yang sama?” balas Jiyoo lagi.

“Aku berani bertaruh kalau kita bisa meneruskan acara balas-membalas pertanyaan ini sampai malam,” ujar Hyukjae. Ia menyerah, jadi ia hanya akan menjawab pertanyaan Jiyoo. “Aku ada disini karena menunggumu. Baru saja aku akan masuk ke dalam dan bertanya pada Park Ahjumma, tapi aku bisa mendengar dari luar kalau dia sibuk menelepon dan terus mencari tahu kau ada dimana. Kau berhasil membuatnya cemas.” Hyukjae menghela napas, “Ada sesuatu yang penting dan harus kutanyakan. Oke, setidaknya itu penting menurutku sendiri.”

Jiyoo memandangi lelaki aneh di depannya. “Kau tidak ada pekerjaan yang bisa kau kerjakan ya?”

“Ada, di Lovabook. Terima kasih sudah mengingatkan karena waktu jam makan siangku sudah nyaris berakhir,” ucapnya. “Jadi biar kuteruskan saja, apa kau kesepian?”

“Ne?” ulang Jiyoo.

Hyukjae menelan ludah dan tersenyum lebar. “Apa kau kesepian? Saat Kim Heechul ternyata tidak bisa menjaga kepercayaanmu dan akhirnya kau memilih melupakan keberadaan Kibum sebagai temanmu yang lain, apa kau kesepian?”

“Darimana kau-“ kata-kata Jiyoo tertahan di mulutnya. “Itu sama sekali bukan urusanmu. Tinggalkan aku!”

“Kenapa sulit sekali menjadikanmu teman? Kenapa kau tidak pernah membuka hatimu untuk orang lain yang menyayangimu?” Hyukjae melanjutkan pertanyaannya.

Jiyoo menatap lelaki di depannya dengan tatapan nanar. “Kau. Sama. Sekali. Tidak. Tahu. Apa. Apa.”

“Aku akan tahu kalau kau membiarkanku tahu,” kilah Hyukjae cepat. Ia masih menyunggingkan senyuman lebar di bibirnya, sama sekali tidak berharap mendapat senyum balasan dari gadis yang menatapnya geram. “Kalau kau kesepian, kau bisa mencariku-“

“Aku tidak akan kesepian dan aku tidak akan pernah mencarimu!” Jiyoo menggertakkan gigi lalu berjalan melewati Hyukjae.

Hyukjae sama sekali tidak membiarkan Jiyoo lewat. Ia menarik lengan gadis itu cepat dan memeluk tubuhnya erat. “Sudah kubilang yang tadi kutanyakan itu penting untukku. Kalau kau bilang tidak kesepian, itu berarti kau menipu dirimu sendiri, kan? Memangnya kau tidak lelah berpura-pura?”

“Jangan sok tahu! Lepaskan aku!” Jiyoo meronta dan berusaha melepaskan diri. Tapi tak lama ia merasakan tangan Hyukjae membelai-belai rambutnya.

Hyukjae tersenyum saat Jiyoo sudah tidak melawan. Gadis itu memang tidak membalas pelukannya, tapi setidaknya gadis itu sudah berhenti meronta. “Anggap saja pelukan ini sebagai salam pertemanan. Setuju?” Jiyoo diam, tidak ada jawaban apapun yang terpikir olehnya. Hyukjae mengangguk-angguk. “Diam artinya iya.”

Detik berikutnya Hyukjae melepaskan pelukannya. Jiyoo sama sekali tidak menatapnya dan hanya menundukkan wajah. Kemudian Hyukjae mengulurkan tangan kanannya dan kembali menunggu. Jiyoo menelan ludah dan berkedip beberapa kali sampai akhirnya ia menyambut uluran tangan Hyukjae.

“Geurae! Memang begitulah seharusnya!” Hyukjae tersenyum penuh kemenangan. “Kalau begitu, kita teman.”

Jiyoo mendongak, untuk kali ini ia tak melepaskan kesempatan untuk melihat wajah lelaki yang sudah seenaknya memeluknya di tempat umum. Jiyoo menemukannya, wajah bodoh dengan senyuman yang.. tidak akan bisa ia benci.

Hyukjae melambai-lambaikan tangannya sebelum meninggalkan Jiyoo. “Kalau kau kesepian, datanglah ke Lovabook!”

Otak Jiyoo masih terlalu lumpuh untuk sekedar mengutuki perbuatan bodohnya barusan. Ia, dengan sangat sadar, membalas uluran tangan lelaki itu. Bagus sekali! Darimana ia punya pikiran bodoh begitu? Tapi laki-laki tadi.. tidak berniat buruk. Tapi tetap saja! Jiyoo tidak mau menerima tawaran pertemanan dari siapapun.

Jiyoo menghela napas panjang, menolak untuk memikirkan hal gila ini lebih lanjut. Lagipula ia tidak akan lama di Seoul. Hanya butuh beberapa saat dan ia akan melupakan lelaki itu.

Dengan langkah gontai, Jiyoo menaiki satu per satu anak tangga apartemen dan membuka pintu. “Aku pulang..”

“Omo~ uri Jiyoo sudah pulang?” Park Hana menghambur ke pintu depan dan memeluk Jiyoo sementara Jiyoo berusaha untuk tetap bernapas karena nyaris sesak napas. “Pergi kemana saja? Semalam, semalam kau ada dimana?”

Jiyoo tersenyum kikuk. “Ah, semalam, aku menginap di rumah teman, dan aku lupa memberi-“

“Kau membuat Park Ahjumma cemas,” belum pulih dari shock-therapy dari Hyukjae, sekarang Jiyoo seolah mendapat shock-therapy lagi. Sepertinya hari ini adalah full-shock-therapy day. “Aku juga cemas, Choi Jiyoo-ssi.”

Jiyoo membelalakkan mata melihat lelaki yang ada di depannya. “CHOI SIWON?!”

===========================

Annyeong haseyo~~~ *bow*

Hh~ lama ya gak apdet Lovabook, ada yang kangen? Ato.. ada yang merindukan authornya?? *dilempar bakiak* Okehh.. Ini Lovabook Story #6, agak meleset dari target yang mau dipost hari Minggu kemaren *bow again*

Honestly, I miss all my readers here~~~ TT^TT Have everyone been doing well lately? Hope all of you being good when I’m not here (?) Okay, enjoy this. See you around, cuties~ ;D

PS: Special scene Kibum-Hyunyoung khusus buat Saudari Ayunda Mutiara Widari yang kemaren suda berjuang di SNMPTN. Wish the best for you, honey~ :*

Buat semua yang baru kelar SNMPTN, mudah2an bisa refreshing ama Lovabook. Mudah2an semuanya dapet yang terbaek, setimpal ama usaha & doanya. Amiiinn~ ^-^

Buat kakak-kakak, onnie-onnie, dan mom yang kuliah & kerja, mudah2an cepet dapet libur supaya bisa istirahat di rumah masing-masing. Amiiiinn lagiii~ ^o^

 

 

117 thoughts on “Lovabook Story #6

    • huaaa… ternyata bang ichul dipenjaranya seumur idup??? aigoo… :,(

      aih aku suka ama semua karakter di sini, shela… kamu pas banget nempatin castnya. kereeeeeeennn…. mulai dari main cast, Poo n Yoo, sampe semua cat pendukungnya Siwon, Kibum, Ichul, Hyunyoung, keren semuuuuaaaaa…. :)))))

      Untuk beberapa saat, Jiyoo hanya memegangi dada kirinya. Ada luka besar yang masih belum tertutup sempurna disana. Darah segar juga masih menetes dari sana. Jiyoo merasa nyeri setengah mati, tapi ia tidak bisa menemukan luka yang nyata disana.

      Dengan susah payah Jiyoo menahan sakit dan berusaha tetap bernapas. “Aku mau pulang..” —–>>> seriusan aku nyesek banget di bagian ini… hiksssss…. *meres sapu tangan*

      over all aku suka banget ama part ini… aku jatuh cinta ama poo yang gamblang banget nunjukin perhatiannya, aku juga suka ma keingintahuan dia yang besar banget ke yoo ituu… suka suka sukaaaaa…. *chu poo* #diinjekshela
      untuk alasan yang aku juga ngerti, aku suka banget ama kibum…

      pokoknya sukaaaaaa….. saeng-ah hwaiting…. sukses selalu yaaaa…. rajin2 posting kekekeke…. ^^
      Hug and kiss, Hae-Ra

      • iyah, abis ichul mukanya mendukung sih (?)
        waaahh.. terima kasih, onnie~ ;D
        abis aku pikir semua peran kan pentings, jadi mesti punya cerita sendiri2, dan nda lebih dari main cast.. hehe.. *teteup~*

        eheeeemm.. suka sih suka tapi kenapa pake ada adegan chu2an (?)
        aku bilangin bang yes nihh~

        nama onnie Haera? marganya siapo? sapa tau kapan2 butuh cameo~😄
        makasih suda baca, onnie.. ;D

      • dateng lagiiiiii *gelendotan di lengannya yesung*

        huahahaha… mau lapor ama ama bang yes??? gapapa… dia mah gak bakal ngamuk, atau gak akan ada jatah malam ini /plakkkk

        Kim Haera… wait, cameo??? hm boleh deh. jadi main cast juga gak nolak banget….
        ya gak sayang??? *toel toel yesung*😄

  1. waaahhhhh.. akhirnya muncul juga… aku kangen ma Lovabook, n authornya kok
    asyeeeeek,,,
    heechul? seumur hidup? yeoboooooooooo *dilempar shela*
    okeh,, rasanya bisa nyangkut dech kenapa jiyoo jadi pribadi seperti itu. salut buat hyukjae yg mampu membuat jiyoo menerima pertemanan meski sedikit terpaksa….
    waaa… siwon ada di seoul. pasti sangat mengkhawatirkan jiyoo….
    waaaaa,,, makin seru. makin penasaran.. dan makin memaksa author untuk secepatnya membuat part selanjutnya *ditabok*

    n.. ada yg mau aku tanyakan ga ada hubunganny sich ma ini.. Poo itu panggilan sayang buat hyuk khan?? artinya apa sich shel???

    amin atas doanya shela… dah tapi aku dapat liburan 8bulan lagi.. TT.TT

    • horeeee~~~ ada yg kangenn!😄
      terima kasih, onnie~ :*

      hehe.. onnie mau nemenin heechul? /diinjek berjamaah
      makin memaksa author? gapapa deh kali ini dipaksa, mumpung liburku agak banyak. :3

      arti POO ya? gatau sih, awalnya cuma asal ngejeplak alias asal ngomong.
      Tapi arti poo sendiri juga aku bikin (niat banget) Precious, Oase, ama Oxygen~ keren kan onn? *tiup terompet (?)

      gapapa onn, mudah2an banyak tanggal merah nyempil selama 8 bulan itu. ^-^
      makasihh uda bacaaa~😀

  2. Ya ampun… kasian bgt bang Ichul di penjara seumu hidup
    jd pengen jd penjaga penjaranya biar bisa ketemu Ichul tiap hari kkkkk

    hohooo…
    Hyukjae seneng banget ngintil Jiyoo…
    nahloh ada apa nih???

    • mau jadi penjaga penjaranya? monggo, teh~ *sodorin konci sel penjara (?)*

      hehe.. hyukjae kan gak ada kerjaan laen seperti biasa. *dicere di tempat*

      makasihh suda baca, teteh~ :*

      • Shel itu abang Ichul masuk penjara umur berapa???

        tth abis ngitung klo Ichul dipenjara seumur idup
        misalnya diumur dia sekarang >> 28 thn
        itu berarti 28+28 = 56

        hah???
        dia keluar penjara umur 56 thn
        OMG………………..

        keburu bulukan di penjara itu mah >.<'

        gak ada remisi buat Ichul kah???
        Ichulkan baik hanya menolong *puppy Eyes*

        *stress menghadapi Kuis+kuliahpengganti+UAS*

      • haduuu, si teteh repot2 ngitung kapan bang ichul keluar penjara.
        aku aja iseng nulis dia dihukum seumur idup, nda mikir gimana dia seterusnya. *diinjek heechul*

        Tetehh~ semangat buat kuliah ama semuanyaaaaa… ^-^ *bawa pom pom*

      • mksh semangat nya^^
        tth skrg bener2 g da kehidupan
        idung mampet, tenggorokan radang, kaki pegel, tangan sakit…
        g bisa ngapa-ngapain… Y.Y

  3. Aaaah yampun akhirnya diupdate jg /tears of joy/
    Aduh knp ya tiap baca ini selalu kebayang mukanya poo yg bloon, tp lucu hahaha! hyuk sm jiyoo makin sweet aja! cpt kek jadian hoho. aku jg suka kibum-hyunyoung couple! Makin seru aja shel ceritanya! Siwon pake dtg segala lg hahaha. oke ditunggu chapt selanjutnya! Jgn lama2 yow kkk

    • aihh.. beibs, kenapa kesannya aku uda ninggalin rumah ini bertaun2 ya? -__-

      hoho.. pas ngetik juga muka oon (?) poo selalu terbayang2. *aseek~*
      okehh, diusahakan yahh..
      makasih suda baca, beibs~ :*

  4. Hyaaaa, laki saya muncul diending, mesti part berikutnya bakalan muncul terus xD *hughug*

    akhirnya si unyuk tau juga masalahnya… pengen jadi temennya unyuk deh kalo awalnya pake pelukan gitu (?)

    bingung mau comment apa ._. pokoknya gasabar nunggu part berikutnya \m/ aku jadi cewek yg ditemuin jiyoo buat siwom bisa kali ya ._.v

    • hahaha.. sepertinya begitu. Aku lagi demen deh liatin bang wonwon, lakimu tersayang itu. :3

      makasih suda baca yaa~ ^-^
      eh, boleh tuh kalo aku lagi butuh cameo, namkormu siapo, nak?

  5. aku kangen sama lovabook! akhirnya keluar juga, chukkae onnie😀
    aah, aku suka sama hyuk di sini. dia kepo banget sama jiyoo hihihi, tapi akhirnya mereka berdua melakukan hal unyuu hehe🙂
    aku ngebayangin kalo part ini ada BTSnya, pasti si hyuk lagi kegirangan karena ada scene pelukan tiba2 hehehe
    pokoknya ffnya daebak onnie😀

  6. Yoo~ya..😀 Kakak dataaang~ ngasih senyum dulu ahh.. (^o^) akhirnya, diposting juga kelanjutannya, udah ditungguin dari kapan tau sampe udah berubah jadi fosil (?) Tapiii, pas baca chapter 6 ini, bener2 puas..!! Panjaaaang, ceritanya smakin jelas.. Kalo dari segi cerita, ga perlu diragukan lagi.. Lovabook bener2 renyah~ bikin kakak kebayang2 mulu sama Poo & Yoo ~ Segitu aja komen dari kakak,, smoga Yoo bisa terus berkarya.. Smangat shella sayaaaang.. *cuupcuupmuahmuah*😀

    • Kakak labu~~~ /gelar karpet merah
      kakak kasih senyum, yoo kasih kedipan mata dehh.. /wink wink (?) ;D

      hehe.. uda kelamaan kayanya absennya yah? mianhae, yoo sibuk nihh~ *dibuang ke seoul (?)

      semangaaat kakak~~ makasih banyak.. *bow dulu, baru peyuk-ciyum* ^3^

  7. Hyuk~ ‘sayaaaang’😄😄 , sumpah ngakak pas dgr Hyuk ngmong gtu *abaikan*
    kangeeen Shela (?)😄 dirumah nganggur, nasib anak menjelang (?) mahasiswa..
    Hyukjae ikut berdiri dan menahan Jiyoo. “Ya! Siapa bilang aku mentraktirmu?”
    pelit amat deh ini Kunyuk.. hahaha

    ah, Heechul.. aku sampe lupa ada Chul di Lovabook *ditabok Chul*
    oh, jadi Chul-Yoo ga pacaran?tapi saling bergantung?sama ga ya? *reader lola*

    Hyuk~ *hug* rasa ingin taumu pada Jiyoo lama lama akan jadi rasa strawberry (?) eh cinta..😄

    Jiyoo menderita bgt gitu ya, shel?nyesek gitu baca yg pas dirumah lama Jiyoo..

    klub siang? .___.
    banyak JiHyuk momentnya~ *nari danger(?)* dan akhirnya Jiyoo mau temenan sama Hyuk😄
    tapi apa itu?Mr.Perfect dateng2 kaya jelangkung LOL
    next chap ditunggu, shel~ *cium~~*😄

    • err.. dia genitnya naudzubillah di kimchi kemaren. menyebalkaanns~ *iket poo*
      hehe.. makasih suda kangen.. ;D
      aku juga nganggur di rumah, menderita gak ada kegiatan, mau maling rumah tetangga tapi gak berani (?)

      hehh~ kakak saia disamain ama jelangkung.. sembarangans~ /peyuk siwon/
      makasih suda baca yahh~ *ciyum balik* ^3^

  8. Amiin🙂
    ah~ habis mantengin tulisan dengan bahasa planet, sebelum tidur mampir dulu kemari~😄
    ah~ jiyoo ini, minta ditelan ama unyuk~ xD
    ah~ sedih rasanya baca pas jiyoo kerumah lamanya ;__; /kangen rumah (?)
    ah~ senengnya baca do’anya (?)
    ah~ sekian dlu komen dari saia, bingung mau ngomong apa~
    ah~ iya.. buat uri Yoo hwaiting, jangan sering2 mewek ya cantik😉
    You can do it~~~!!
    ah~ ditunggu lanjutannya dan ff Yoo yang lain~ daripada galau mending nulis ff :p
    ah~ yaudah deh, balik ke tempat tidur /kicked/

    • hohoho.. daritadi TLnya ngegalau gara2 tugas HELL, bukan?😄

      hehe.. doa yoo bagus pan? yoo kan tau siapa yang suda galau dan berkaca2 di bandara sebelon balik ke malang.. /kibas2 yhoong (?)

      err.. itu, yang jangan sering2 mewek kayanya berlaku buat kita berdua, mom~~~ :3
      ne, uri mom too, we can do it! YEAH~!! (?)

      yasuda balik ke tempat tidur sono, nanti yhoong yoo suruh nyusul.😄
      makasi suda baca, mom~ /peyuk eyat/ :*

  9. iya kangen…………
    kangen autornya (yoo)
    tp lebih kangen poo-nya yoo hahahaha /plak

    shel kemana aja sih jarang keliatan sekarang… sibuk ngurusin kuliahan????
    sukses aja deh ya buat calon mahasiswi ini… Hwaiting ^^~~!!!

    oke.. back to the story…
    makin kesini jiwa hero (?) nya hyuk makin keliatan eh cie jiyoo dipeyuk-peyuk..
    feelnya makin kerasa apalagi ‘keanehan’ jiyoo… bagaimana dia sepertinya tak ingin percaya pada org lain dan tadda! hyuk mulai bisa mengendalikannya…

    makin seru~~~~ update soon ya shel…

    • huweee~ makasih, onnie.. /peyuk
      eh? lebih kangen poo? yasuda, ambil poo, ambiiil~ tapi balikin lagi kalo uda. (?)

      hehe.. iyah, ngurus daptar ulang+ngegalau di masa2 terakhir di rumah. /sobs
      Amin, amiiinn, aminn~ makasihh onnie.. ^3^

      ho’oh, nanti diapdet cepet2 (mudah2an)
      makasih suda baca, onn~ ^-^

  10. @shela bkn begitu beybih, soalnya udh kangen bgt sm lovabook, kangen yoo, kangen poo, kangen jihyuk! eaea (blame those univ entrance test thingy)

  11. Shela kembali kekekee😀
    #tiup terompet

    shela makasih doanya,,
    tau aza saia lagi homesick,,
    mana uas ddepan mata pula #curcol

    nasib heechul kasian amat,
    dpnjara seumur hidup,
    kayaknya c Deson rela nemenin dy dpenjara seumur hidup deh..
    Kekekee😀

    choi siwon!!
    Seneng akhir dy nongol, biar cma ngucapin 2 kalimat doanx ‘n hrz nunggu next part buat dpt peran lagi.

    Btw hyuk it dLovabook krja part time ato gmn??
    Dy ga kuliah ato ngapain gt?

    Wah (O.o) komennya udah kpanjangan..
    Cukup dulu deh..
    Dtunggu next part
    Bubye ^^

    • hehe.. iya, onnie cantiiik~ Shela kembalii~ ;D
      onnie lagi homesick kah? /tepok2
      bentar lagi UAS, pasti bentar lagi libur kan?

      hyuk di lovabook part time kok, aslinya mah dia pengangguran, gak kuliah..😄
      makasih suda baca+komen panjang2, onnie~ ^-^

  12. shell lama nian kau p0st ni ff,,
    lihat,,kibum aja ampe ubanan di sampingku..
    *dilindes sn0wers*

    ##“Apa Kim Heechul dan Choi
    Jiyoo itu-“ Hyukjae bergumam.
    Kibum memotong lalu
    tersenyum lemah. “Pacaran?
    Aku tidak tahu. Tapi yang jelas
    mereka saling bergantung.
    Mungkin Heechul hyung sudah
    terlalu mencintai Jiyoo sampai
    melakukan tindakan yang
    bodoh. ”
    <<<——- ANDWAAAEEEE..
    KAGAK RELA..
    KAGAK REDO DUNIA AHERAT..
    *ganyante

    Beuhh..om teri maen meluk anak 0rang aja..kali kali peluk saya aja napa bang?
    *acuhin heechul yg lg nges0t dipenjara*

    Part 7 jangan lama lama sayang..
    Muaachh..

    • hehe.. mianhae onnie~ xD
      kibum ubanan? waduuhh.. pasti dia salah sampo lagii. (?)

      iyah, iyah, pan yg itu cuma adegan sesaat aje, bang chul resmi keluar dari Lovabook.. *lambai2 sapu tangan (?)
      ehemm.. peluk sape onn? Laporin bang heechul nihh.. -__-

      makasih suda baca, onnie~
      mmuahh jugaaa.. :*

  13. icicic,, akhirny dipost juga😀 ud kangen soalny😄
    makin seruu~ aplg yg jihyuk’s hug scene,, jd kangen sm hyuk :3
    next chap jgn lama” yaa ^^

  14. hohoho………. hallo dimari.. ^^
    apa kabar yg baru ujian mau masuk PTN? hehehe

    back to comment:
    seep dah,hyuk dah ada kemajuan, pesat lagi lagi ampe meluk yoo segala kekekke…
    hemm mau ga yahh yoo ber teman ama hyuk??
    keknya ga deh, jadi pacar aja maunya hahahaha

    yaolloh, kasian amat si heechul, penjara seumur idup.
    ga nelangsa apa non deson nungguin dia?
    apa deson ikutan masuk penjara?? hahaha *abaikan

    ternyta rumit jg ya hidupnya yoo apalagi untuk orang yg udah ga bisa percaya lagi ama orang lain, berarti siwon hebat jg ya sanggup hidup bareng yoo hehehehe

    • hehe.. aku suda di UB, onnie.. ^-^

      waahhh~!! aku setujuuuu.. maunya jadi pacar ajaaa.. /peyuk hyuk.😄
      kayanya Teh Deson rela jadi penjaga penjaranya buat nemenin heechul.. hoho..

      makasih suda baca, onnie~ ^o^

  15. woaaa.. akhirnya muncul juga ni epep… lama nian nunggunya, dah kangen ma JiHyuk atuh eon… -.-
    ih, bang monyet maen meluk” aja, aku juga mau *ditimpuk panci ma ikan*
    keren dah *speechless*
    ayoo eonni lanjutannya jangan lama”, jangan ampe diriku ubanan (?)😀

  16. akhr’y part 6 publish…
    kangen~~
    hmpir lupa ma cerita’y, haha

    oow, ternyata heechul d penjara toh…
    kepribadian jiyoo rumit yah, kasian..😦

    lee hyukjae~~
    kau m’buatku jatuh cinta… *dpelototin shela*

    amin~
    smg doa’y d’kabulkan…
    pengen banget libur kerja, hehe

    • untung dikasih previously.. -__-
      jadi suda nda lupa kan? xD

      hehe.. kayanya aku jago bikin dia makin dicintai orang yah.. *tendang poo (?)
      makasi suda baca onnie~ iya, aku doain cepet dapet libur.. :*

  17. Kinan in here ~
    ni yang udah lulus lagi komen
    *lulus ti mana? orang sd mah belum ada hasilnya -,-*

    Onnie… aku bener bener kangen ma Onnie *peluk onnie*
    Kasian Jiyoo, ngebohongin dan ngesakitin hatinya sendiri

    ngomong ngomong ku suka ngeliat hyuk disini
    sweet…
    demi jiyoo itu teh
    haha

    Nice ff onnie b^^d

  18. yeobo,mianhae baru komen,baru dpt pinjeman hp..
    Huaaa…tengkyu buat scene HyunBum nya :*
    yeobo,knp chul jd d pnjara seumur hidup?ga tegaaa…
    unyuk uda mulai cinta jiyoo kah??hyaaaaa….andwaee,jgn sekarang nyuk,kamu hrus ttp cool biar jiyoo yg ngejar2 kmu #plakkplakk
    yeobo,next part buruan y,,hwaiting!!

  19. Wahh eonnieee~
    Jdi tambah seru aja FFnya! ^^
    Daebakk!😀
    Kasian bngt ya si Chulli dipenjara seumur hidup~
    Kibum jga..
    Tpi kok si Choi Siwon tiba2 nongol? wkwkwk😄

  20. Couple, jeongmal bogoshipooooooo…
    Akhirnya nongol jg lanjutannya, wkwkwkwk
    hyuk dah mulai pnsrn tuh sm jiyoo
    dan bisa2nya si siwon nongol wakakakaka
    Oiyaa si mbum ama pcrnya tmbh romantis aja wakkakakaka

    Naahh pgn buru2 liat jihyuk bersatuuuuuu
    Oiya lama ggak smsn yaa kita hehehe

    • huahahaha~~~ masih ngakak sama uname onnie.. tanteikan mwoyaa??😄
      kenapa uname suka aneh2 cobaaa..

      ehh.. kita suda sms-an yah tadii, makasih petuah2nya, onnie~~~ :*

    • kan siwon kakaknya jiyoo, kenapa nda boleh muncul? -__-
      iyah, heechul dipenjara seumur idup.
      kalo kibum emang belon ada penjelasan lebih lanjut soalnya ini fokus ke jihyuk..
      makasih suda bacaaa~ ;D

  21. hwaaa….jongmal daebak
    seneng bgt sma tingkah euhnyuk
    dya trus usaha buat closer ma jiyoo
    addicted bgt ngeliat peran euhnyuk disini >,,<

  22. Akhirnyaa di apdet jg… Aq kesini srg bgt ngintip2 liat brgkli lovabook udh di apdet ato blm,, haha..

    Wah, akhirnya jiyoo sm hyukkie temenan juga.. Tp ntr jgn diilangin yaa judesnya jiyoo sama polosnya hyuk.. Seneng aja kalo liat mereka berdua gitu.. Hohoho..

    Dan, akhirnya Kibum dapet dialog yang panjang! *prok prok prok!* sini2 bang bum brgkali capek aku pijetiin.. Huahaha😄

    siwooon… Akhirnya datang juga ^^b ga sabar liat si mas siwon ini mau apa….

    Apdet lama, tp ngga bkin reader kecewa kok… Nice part🙂

  23. akhirnya ini nongol juga… *kissu yesung ampe muntah*
    sebentar..*tebar bungan dulu LB#6 keluar*

    jahh si jiyoo kura2 aja dah nolak ajakan si unyuk buat temenan, giliran dipeluk diem aje,,,
    #mintajatahdong *digetok yesung pake coet sambel*

    ini setelah si kunyuk tw masa lulainya si jiyoo, diye mw ape?
    nah itu bang si-duit (Won=duit korea),, ngapain dah di korea? khawatir kah?
    apa mw cemput aye,, *ditoyor yesung,, ah~ toyoran penuh cinta*

    • kesian ampe muntah gitu.. (?)

      hoho.. terima kasih bunganyaaa~ *pungutin bunga atu2*
      bang si-duit?? *ngakak guling2*
      nama baru buat bang won~~~!!😄

      ih.. mau pake cinta ato pake telor juga tetep aja ditoyor.. aye mah ogahh ditoyor unyuk.😄
      makasih suda baca yaaaa~ ^-^

  24. kyaaaaaa… T.E.L.A.T!!!
    Maaf!!!
    Hehehehe..
    Aku rindu ma lovabook ama author nya!! :* :*
    Hehehehe..
    Btw.. Itu Siwon?? G salah baca kan gua??

  25. Uwahh asli rindu ma nie ff..
    Udh rindu tlalt pula bcany..
    Hahahahah😀 *dijitakk..

    Uwaaa bang unyukk sweatt se manis stroberi.. (Stoberi asem kali) *dijitak hahahahha😀
    Kekekekeke :p onn jiyoo jual mahal euy biar bang unyuk main nyosor aj.. Hahahaha😀

    Ckckck.. Ga rela bang ichul dipenjara hahahah..

    Jiahh ki bum tumben lemah” gtu sifatny biasany kn cool gila.. Wkkwkwk *dijita kibum..

    Huwooo oniee jngan lama” ngepostny rindu soalny hahahahah😀

    Nice ff ^^

  26. saya kangen ama lanjutannya…haha…
    penasaran abis ama lanjutannya..udah baca yang lanjutannya, begitu selesai langsung penasaran lagi ama lanjutannya yang seterusnya..huaa…

  27. akhirrrrrrrrrrrrnyaaaaaaaaaaaaa …………. mucul juga
    setelah lama penantian ku , hehe
    daebakk chingu FF nya .
    mian aku baru koment di part ini . soalnya baru ada blog . hehehe ..
    teruskan ya chingu ~

  28. woah aku suka bgt ffnya! maaf author jarang komen, abisan aku ngebut sih bacanya ._.v
    uh bener tuh, pas banget nempatin karakternya! semua castnya cocok banget meranin karakter masing2. Heechul emang cocok jadi peran kompleks gini, dia gak bakal dengerin orang lain kalo menurutnya itu bener -_- tapi kenapa harus dipenjara seumur hidup?? huaaa T__T

  29. AAAAAA~~~~ yaa ampunnn~~ >.<
    postnya lama bangeeeeettt
    aduhhh… si eoni nihh kaga tau apa ya?? aku nungguinnya tuhh lama banget!!

    ehehhee jadi kesel sndri kannn… makanya eoni… postnya jangan lama2 yaa… reader ga sabaran kaya saya ini emang ngeselin tapi ngangenin pasti #PLAKK

    HUAAAA…. aura eunhyuk di ff ni tuhh beda bgt! jadi jujur nihh yee… ini ff yang paling aku tunggu.. ehehehhe

  30. akhirnya publish juga… horeeee!!!
    mianhe oenni baru bisa comment sekarang, kemarin-kemarin bacanya di Hp soalnya. hehehe😀 ampuni saya..

    bagus oenni..
    Jiyoo sama Eunhyuk jadi semakin deket.
    seneng deh kalau mereka akur.

    siwon oppa pulang??
    ngapain??
    siwon oppa kena penyakit sister complex ta oenni?? hahah😀

    lanjutannya jangan lama-lama yaa oenni…
    penasaran ma lanjutannya..
    kenapa siwon datang ke korea??

  31. Hyukjae muka temboook XDD udah dibilang ngga mau temenan masih aja dideketin lol aahaha
    tapi tetep yeh kalau dia di deskripsiin sebagai cowok yang romantis tetep bikin klenger tersendiri .__.

    tapi jujur looh aku suka banget sama karakter Yoo yang jutek,, dingin gimana gitu hahahah.
    jadi Heechul dihukum seumur hidup ._. tapi itu Kibumnya sama sekali ngga jenguk dia gitu di penjara sana? /plak #abaikan
    ditunggu part selanjutnya hehe

  32. weee…ffnya bagus.tapi urusan buat nyari istrinya siwon saat ini sedikit di kesampingkan ya?
    hmm,baca lagi ah..
    aku buat wp biar bisa ngomen ffnya eonni lhooo..
    *curcol
    Hehe😄

  33. Ketinggalan banyak .. /dies~
    Maaf ya baru sempet mampir🙂
    Ya ampun itu beneran dipenjaranya seumur hidup? Bang heechul, betah kah? <– pertanyaan super bodoh XDD
    Choi Siwon, pengen punya kakak kayak bang kuda. Kakak ideal, cakep, perhatian, pengertian, kaya (?), deelel~ #abaikan
    "…tapi aku tipe orang yang tidak bisa menjaga teman. .." berasa gimana gitu baca penggalan kalimat itu –a
    Hyukjae~ya, makin ngefans😀 Gigih banget buat jadi temen Yoo. Sekialian jadi pacar aja. Hwaiting~~

  34. anyyeong aku reader baru…
    mia imnida, ’92 line… hehehe
    aku baru bisa komen soalnya dr kmaren baca leawat hp n komen ngga masuk2…
    jadi baru bisa komen…

    aigoo, aku suka di part ini menguras emosi dan jiwa*halah lebay*
    akhirnya hyuk oppa berhasil jg bkin ji yoo jd teman…
    kirain sblmnya kibum ntu suka sama jiyoo ternyata ngga sama sekali,,,
    brarti kibum ttp cinta sama hyunyoung
    ya ampun heechul oppa kau sgtu cintanya kkah sama ji yoo aampe rela msuk penjara?!
    bagus aku suka aku mw baca klanjutannya ah….

  35. Woa, jihyuk sdh mulai brtman. Dn krn ms lalu jiyoo, hyuk kd pnasaran ma jiyoo. Crta yg menarik.

    Tp, utk mslh heechul-kibum-jiyoo. Aku bnr2 gk ngerti dgn mslh ny. Rada susah nangkap ny😄 ,

  36. hurray..i like ur style lee hyukjae, keren bgt ya enhyuk disini..
    Wah bang echul dipenjara seumur hdp ya, apakah nnt jiyoo akn bertmu lg dgn nya??
    Dan yaa bang siwon dtg ke seoul..
    Lanjut baca lg ahh..

  37. Ternyata hyuk bermental baja juga! G terima pen0lakan pertemanan tanpa alasan jelas.
    Langsung maen dekap aja! Ah si yoo luluh karna belaian di rambutnya……

    Kesian uri mbum! Pasti dah lama menutupi sapa keluarga dy, taktnya g ada yg mau ama dy………..

    Lanjt part 7 ^^

  38. eonni~aa gak tau kenapa tapi saya sukaaa benget sama kisah cintanya jiyoo sama heechul disini kkk dan kata kata ‘sederhana tapi rumit’ itu bener bener ngenaaaa banget,eonni jjang

  39. Uwowww . . . . . DAEBAK”,,, crritanya tmbh keren thor..
    untUng kibum ma jiyoo cuma tmN’n doaNk,, Hueee pnsrn ma kLnjtn’y ,, ap lg ma hubungn antara jihyuk,, asEek choi siwon muncul, hahaha😀
    Next chap.

  40. aaaaaaaaaaaaa, jadi gitu toh ceritanya..

    akhirnya hyuk-jiyoo temenan..
    hhehe..

    omoo, choi siwon udah ada di seoul, pasti saking khawatirnya tuh ama jiyoo..😀

  41. Terkadang Jiyoo gak pake oppa yah manggil Siwon. Hahaha
    Aku pikir itu naluriah Jiyoo untuk membalas uluran tangan Eunhyun dan gak ngeberontak habis-habisan buat lepasin diri dari pelukan anget Eunhyuk. Ahahaha
    Perasaan dari beberapa part yang lalu ada sudut pandang Author yang secara tersurat menyatakan keberadaan Siwon di Seoul saat lagi telponan dengan Jiyoo🙂

  42. annyeong q new reader,, mian lom bs komen d part sblum2x cz sumpah q pnasaran bget pngin cpet2 baca part slanjutx.
    ceritnya krennn thor. ^_^
    okey q ijin baca part slanjut nya y thor n_n

  43. Tahap pertama buat pertemanan dah kelar tinggal tahap selanjutnya buat pendekatan,,, HyukkieOppa lanjutkan!

  44. suka bgt sm part ini, eunhyuk oppa gentle bgt😀.. q sk adegan eunhyuk oppa sm jiyoo wktu didpn apartemen itu.. yeay siwon oppa mncl lg😄..

  45. kasian heechul ngebunuh sekali tapi dipenjara seumur hidup, eh yang perampok+pembunuh cuma 20 thn doang + baru 3 thn udah bebas

  46. Kyaaaaaaaa hyukjae nya keeerreeennn bsa mngerti yoo #lah
    みaみaみa
    Eonni ff ini keren, tpi msa ita heechul di pnjara seumur hidup ???
    Kasian heechul oppa (╯︵╰,)

    Eonni aku lnjut bca dulu yaa annyeonggg ˆ⌣ˆ.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s