[Drabble] Nowhere

“Tinggalkan aku,” gadis itu menundukkan kepala. Lelaki yang berdiri di depannya tampak datar –tak tersenyum ataupun marah. “Kita putus..”

Sang lelaki diam, membiarkan otaknya berpikir sendiri. Hening. Tak ada yang bicara lagi sampai gadis berkuncir kuda itu meninggalkannya. Gadis itu melangkah menjauh sampai punggungnya tak terlihat lagi.

Sampai dimana kita? Sudah sejauh mana kita berjalan?

Lelaki itu tersenyum kecil lalu mengeluarkan ponsel dari salah satu sakunya. Masih terpasang gambarnya bersama gadis yang sama –yang sudah meninggalkannya. Masih bisa ia lihat bentuk senyuman yang selalu ditunjukkan gadis itu.

Kalau hanya sampai disini, kenapa harus berjalan sangat jauh?

Ia masih ingat pertemuan pertama mereka. Ia masih ingat setiap kata yang ia ucapkan pada gadis itu. Ia juga masih bisa memutar kembali memori kenangan yang mereka lalui bersama. Ia masih bisa menyimpan semuanya..

“Memulai jauh lebih mudah dari mengakhirinya,” ucapan gadis itu masih terngiang di telinga. Sejak awal ia tahu gadis itu tak pernah berpikir panjang untuk mencintainya. Sejak awal memang tak ada hal yang benar-benar ia takutkan selain rasa kehilangan ini. Tapi seharusnya sejak awal ia tak usah memulai cerita mereka. Gadis itu benar-benar melakukannya di luar akal sehatnya.

Karena saat kau kehilangan semua akal sehatmu, saat itulah kau jatuh cinta..

Benar. Memulai memang jauh lebih gampang, menjalaninya juga tak sulit, tapi saat selesai, bagaimana cara menyudahi semuanya?

Lelaki itu terus bertanya. Dan kembali bertanya, apa itu salahnya jika gadis itu memilih untuk tetap di sampingnya? Apa itu dosanya saat gadis itu terus menggenggam tangannya?

Dan saat ia mulai terbiasa dengan kehadirannya, kenapa gadis itu mengakhiri cerita mereka?

Senyuman si lelaki mulai terasa hambar. Ia tahu masa-masa sulit gadis itu. Mencintainya, menyerah, mencintainya lagi, lalu kembali menyerah. Semua itu seolah datang dan pergi tanpa ia tahu kapan waktunya. Gadis itu lelah, jelas. Apa yang ia harapkan dari cinta satu hati?

Tiba-tiba gadis itu kembali, berlari dan berhenti tepat di depannya. “Kalau aku kembali.. apa yang kudapat?”

Lelaki berjaket merah itu menggeleng dan tersenyum. “Tidak ada. Sama seperti sebelumnya, tidak ada yang mendapat apa-apa.”

“Aku kembali,” ucapnya mengambang. “Tak peduli apa yang kudapat nanti, yang kutahu aku belum bisa berbalik dan mengabaikan keberadaanmu. Sekarang.. aku hanya ingin kembali mencintaimu. Sekarang.. aku hanya akan mencintaimu dengan kadar yang benar. Kalau besok kau mencintai orang lain seperti aku yang sekarang mencintaimu, kau boleh.. pergi.”

Dan disinilah mereka. Sekali lagi bertemu. Sekali lagi mengucapkan kata cinta. Walaupun suatu saat nanti kata itu akan kembali ditariknya, sang gadis tidak akan menyesal. Ia tidak boleh menyesal.

Saat ia berbalik nanti, gadis itu hanya akan sadar kalau ia tak pernah berjalan maju..

Selama ia terjebak dalam lelaki itu, ia tahu tak ada yang berubah. Gadis itu tahu benar tidak ada yang berubah dari hidupnya. Semuanya tetap sama. Ia tetap berdiri di tepi jurang yang sama. Diam. Tak terjatuh atau menjauh.

Yang ia tahu ia hanya menunggu untuk jatuh ke dalam jurang gelap itu..

In the end she’s just moving nowhere..

============================

Totally blank.. Sorry..

53 thoughts on “[Drabble] Nowhere

  1. …………
    In the end she’s just moving nowhere..

    ……
    ………
    …………..
    ………………..
    …………………………….

    /speechless/
    u,u

  2. Nyeseek~~
    baca ini sambil dengerin ‘On Rainy Days’, mata udah bengkak ajja.
    Sampe temen2 cengo liatnya XDD

  3. Daleeeeem… Bener2 nusuuuuk.. Tau memulai, bisa menjalani tapi ga tau gimana cara mengakhirinya. Mungkin ~ dgn kehadiran another cast di antara Lelaki dan gadis itu (?) Ngacoooo.. Maaf yaa komen nyampah, hoho..

  4. shel, drabble ini membuatku menangiss~~
    daritadi udah nyesek bgt pengen nangis, Umma~~
    kata2mu dalem bgt~, emang mudah buat mulai sesuatu, tapi mengakhirinya yang susah..
    kamu pengen komennya panjang ya? aku juga pengen komen panjang nyaingin nih drabble, tapi apa daya lagi galau~~
    aku kan uda baca, g mau jadi SR, jadinya komen gapen gini deh ya.. hehehe
    otak juga lagi blank~~
    UB oh UB, tunggu saya lagi *abaikan*

    • huweee~ jangan nangis dong, aku aja gak bisa nangis baca inii.. (?)
      yahh.. komennya yg bilang nangis juga uda cukup kok, gak perlu nyaingin drabble inii. xD

      UB? good luck~!!! ^o^

  5. sekarang, aku hanya akan mencintaimu dg kadar yang benar.
    Hash,, gatau kenapa merinding baca bagian ini.
    Feelnya dapet, saeng.
    Tp aku ga bs nangis..

  6. Kayaknya ada yg bahagia (?) tau aku nangis XDD
    Aku makasih bgt malah karna bikin aku nangis. Soalnya dpt sekotak gede es krim *nyengir* selalu ada berkah (?) dibalik tangisan XDD #tabok

    • hohoho.. tentu saja, onnie~
      aku bahagia tiap ada yg nangis di FFku. /diinjek/
      tapi kalo yg nangis malah dapet es krim, kayanya aku yg bakal nangis.. ;;___;;
      aku juga mauuuu~~~

  7. FF yg simple n bagus…
    mengingatkan pada sesuatuu… sesuatuu yang sudah lama di simpan tetapi harus di relakan…

    benar klo ada orang yang bilang, “hidup itu kayak lingkaran. sejauh apapun kita pergi, pada akhirnya kita akan kembali ke tempat kita berasal.”

    tapi bedanya, setelah kita pergi kita bisa ngeliat apa yang sudah kita dapat dan sudah kita lepas… seberharga apa yang kita dapat dan yang kita lepas…

    bener klo ada yang bilang “mempertahan sesuatu itu lebih sulit dari pada mendapatkannya”

    mereka semua bener, Tapiii… *kenapa harus ada kata tapi???*
    mereka tidak merasakan apa yang dirasakan??? karena yang mengerti perasaan hanyalah rasa itu sendiri

    dan pada akhirnya lagi komen ini sudah melantur tidak jelas dan tidak tepat guna…
    *mianhae* udah klo bingung mah, say juga yang nulis bingung mau ngapain #Effect Obatnya diilangin ma Heechul

    • waa~ kata2 teteh dalemm..😮
      aku paling suka kata2 yang: “hidup itu kayak lingkaran. sejauh apapun kita pergi, pada akhirnya kita akan kembali ke tempat kita berasal.”
      kayanya emang akan selalu seperti itu, dan penyesalannya juga pasti gak di awal perjalanan..

      teteh juga lagi kehilangan obat? aku juga.. makanya suka stres gak jelas. -.-
      *membuka aib*

  8. lg galau nih???
    hmm, sumpah merinding….
    dalem banget..
    mau nangis gak bs, lg d tempat umum sih.. hihi

  9. aduh shel, aku nda ngerti, itu endingnya gmn sih? cewenya balikan sm cowonya? /maap komennya bloon dan ga penting hehe -.-v/

  10. Sarat dg kegalauan..heuheu..

    Aku sdang berada pada tahap awal flu..palaku kleyengan..idung gatel plus mampet..beuh beuh beuh..
    *diinjek malah curcol*

    Dah sminggu hibernasi..begitu buka inet,mampir ksini,nemu yg galau2..mataku berair..heuheuheu..

  11. Mian baru sempet baca…
    Daebaaaak~
    Walopun pendek,tp sukses bikin nangis..
    Kata2x bikin nyesek..😥
    lagi galau kah,yeobo??

  12. I’m totaly spechless…
    *muka tegang pas baca #sambil nahan pepsi soal.a…ekekeke*

    tp beneran deh,
    itu seakan nyadarin gw,,
    hati gw keras, tp yg penting masih punya perasaan #apaandah
    cuma gw itu terlalu sulit untuk memulainya dan juga terlalu sulit untuk mengakhiri…
    #berasakalanditempat

    G.O.O.D

    • hhh~ yahh.. emang dibuat kaya gitu, akhirnya toh aku cuma jalan di tempat
      sedihh.. dan putus asa. jadi daripada gak bisa lanjut kemana2, mending balik ke tempat awal.😦

  13. mantap.😀 🙂 jadi itu yg jadi co ama ce nya unyuk ama jiyoo ya? #gag conect.
    Wkwk. . .
    Bgus2. Saia suka🙂

  14. mantap.😀 🙂 jadi itu yg jadi co ama ce nya unyuk ama jiyoo ya? #gag conect.
    Wkwk. . .
    Bgus2. Saia suka 🙂

  15. ehem ehem… saya mau protes😮 *siap-siap

    kenapa harus pendek?? >< nama laki-laki sama gadis itunya juga ga diliatin *alias sensor*

    ini cerita kereeeen😮😀 tapi kenapa harus pendek??? KENAPAAA?????😮 #ala telenovelaan gitu deh -_-

    tapi tetep keren koook😀

    • ahaha,, namanya juga drabble~ wajib pendek.. .__.
      emang sengaja gak pake nama tokoh, biar jadi misteri (?)
      hehe.. silakan anggep aja ini siapa pun yg ada di otak reader. xD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s