Lovabook Story #5

-previously-

Baru saja Hyunyoung berpikir mungkin Hyukjae menginap disini semalam, tapi pikiran itu langsung lenyap saat ia membuka pintu.

Matanya terbelalak. Choi Jiyoo tertidur di sofa sementara Hyukjae di sampingnya –memegangi tangan Jiyoo dengan erat. Hyunyoung nyaris berhenti bernapas saat ia melihat Jiyoo dengan kemeja tanpa lengan, yang menurutnya, terlihat acak-acakan dan mencurigakan.

Ia menelan ludah dan membekap mulutnya sendiri begitu sadar Hyukjae bahkan bertelanjang dada. Semua pakaian mereka –blus putih Jiyoo dan jaket Hyukjae- berserakan di lantai. Hyunyoung berusaha keras menjaga dirinya agar tetap sadar padahal napasnya tercekat.

“YA!” teriaknya. “APA YANG KALIAN LAKUKAN?!”

=====================

Lovabook Story #5

Hyukjae hanya mengerjap-ngerjapkan matanya sejenak dan mengabaikan teriakan Hyunyoung sementara Jiyoo bergerak-gerak malas sambil memegangi kepalanya. Sinar matahari yang menembus celah jendela di ruangan itu membuatnya terpaksa membuka mata.

“Ya! Choi Jiyoo, kau ini sudah gila atau apa, ha?” pekik Hyunyoung, setengah tak sabar menunggu gadis itu sadar.

Jiyoo berhasil menyeret tubuhnya untuk bersandar di sofa sambil berdesis. “Berisiiiik~”

Hyunyoung berdecak kesal. Ia berkacak pinggang sambil terus memerhatikan Jiyoo yang sibuk memijat-mijat keningnya. Choi Jiyoo tampak berantakan. Rambut panjangnya terurai bebas sementara wajahnya tampak pucat. Sisa aroma alkohol menyeruak ke ruangan itu.

Gadis itu membelalakkan mata saat menyadari sesuatu. “Kau- mabuk?”

“Apa?” ulang Jiyoo, enggan. Ia kembali sibuk menekan-nekan pelipisnya yang berdenyut tak karuan. Tak ada yang diingatnya kecuali saat ia memutuskan masuk ke sebuah klub malam. Tapi ia tidak minum apapun yang bisa memabukkan.

“Kau itu bau alkohol! Apa yang kau lakukan semalam,” tanya Hyunyoung panik. “Bersama dengan Hyukjae juga! Apa kalian sudah…”

Jiyoo mengernyitkan alis. “Eh~? Bersama siapa?” Ia baru akan bertanya lagi saat ia melihat Hyukjae masih nyaman tidur dengan posisi duduk, menjadikan lengannya sebagai bantal, dan tak bergerak dari sisi kanan sofa. Jiyoo membelalakkan mata lalu mendorong Hyukjae. “YA!”

Hyukjae terjungkang ke belakang dengan punggung yang membentur lantai. Matanya otomatis terbuka. Ia mengerang. “AAAWW!”

“Ya! Hyukjae-ya, gwaenchanha?” Hyunyoung berjongkok, membantu temannya itu untuk duduk di lantai.

“Park Hyunyoung, kau sangat membenciku ya?” tanya Hyukjae sambil memijat-mijat pundaknya. “Kenapa mendorongku begitu?”

Hyunyoung menoyor kepala Hyukjae pelan. “Bukan aku, dia!”

Setelah mengerjapkan mata berkali-kali, Hyukjae mengarahkan pandangannya lurus ke depan. Ia menemukan Choi Jiyoo duduk manis sambil menatap aneh ke arahnya. Lelaki itu membalas tatapan Jiyoo. “Kau sudah bangun?”

“Apa yang kau lakukan-“

“Apa yang sudah kalian lakukan semalam?” potong Hyunyoung. Ia melipat tangan di depan dada dan mulai menginterogasi. “Lee Hyukjae, kau tidak pulang ke rumah dan menginap disini, bersama Choi Jiyoo, dengan… AH! Lihat saja bajumu yang sudah hilang entah kemana!” pekiknya. Kemudian ia beralih pada Jiyoo. Hyunyoung menghela napas, “Dan kau, Choi Jiyoo yang terhormat, kau sudah membuat ibuku panik karena tiba-tiba kau menghilang –padahal bisa saja kau sedang mencari tempat yang lebih nyaman daripada apartemen kami yang tak layak kau tinggali- tapi sekarang kau malah bermalam dengan temanku!”

Jiyoo melongo. Sambil kembali memijat pelipisnya, ia mengeluh. “Kau ini bicara apa? Pelan-pelan~”

“Baik! Akan kubuat semua ini lebih mudah,” Hyunyoung menyerah, ia lelah berdiri dan memilih duduk di samping Jiyoo. “Kalian.. apa yang sudah kalian lakukan semalam? Apa kalian berdua..”

Hyukjae membelalakkan mata dan buru-buru memotong, “Tidak! Sama sekali tidak! Kami tidak melakukan apa-apa disini!”

“Apa? Apa maksudnya?” Jiyoo masih setengah linglung. “Aaa~ kepalaku mau meledak!”

“Itu karena kau mabuk, Nona,” sahut Hyukjae singkat.

Hyunyoung dan Jiyoo berteriak bersamaan. “Mabuk?”

“Ya! Lee Hyukjae, siapa yang menyuruhmu mengajaknya minum? Dia ini tanggung jawabku –ibuku- selama dia disini,” keluh Hyunyoung. Kemudian ia menyenggol lengan Jiyoo. “Kau juga! Kenapa malah minum-minuman seperti itu?!”

Jiyoo melenguh. “Aku tidak minum apa-apa. Hanya.. cocktail.”

“Benar, cocktail dengan kadar alkohol 60%, atau paling banyak 65%,” cibir Hyukjae. “Kau itu tidak sadar sama sekali, memangnya itu yang kau sebut tidak minum apa-apa?”

“Bukan kau yang mengajaknya minum?” pekik Hyunyoung. Ia menoleh dengan cepat ke arah Hyukjae, dan lelaki itu menggeleng. “Tentu saja. Untuk apa kau menyuruhnya minum sendirian.”

Hyunyoung tahu Lee Hyukjae tidak pernah minum alkohol seumur hidupnya. Itu berarti kemungkinan temannya yang membawa Choi Jiyoo berkunjung ke klub malam atau sejenisnya adalah nol persen. Satu-satunya cara mendapatkan jawaban yang benar hanya dari Jiyoo, tapi melihat kondisi gadis itu yang masih belum sadar sepenuhnya, Hyunyoung tidak bisa bertanya lagi.

Tiba-tiba Hyunyoung menarik lengan Hyukjae dan menyeretnya keluar ruangan. Ia berbisik, “Ya! Apa yang kau lakukan padanya semalam?”

“Park Hyunyoung,” panggil Hyukjae pendek. “Memangnya apa yang bisa kulakukan pada gadis aneh itu?”

“Kau pikir aku bodoh? Aku percaya bukan kau yang mengajaknya minum, tapi kalau kau bilang kau tidak melakukan apa-apa pada Jiyoo, rasanya.. agak mustahil, Hyukjae-ya,” sahut Hyunyoung santai sambil menepuk pundak Hyukjae.

Hyukjae membelalakkan mata. “Ya~~~ aku tidak melakukan apa-apa padanya!”

“Lalu kenapa kau tidak memakai baju begini, ha? Baju kalian berserakan di lantai, Jiyoo juga hanya memakai kemeja begitu,” Hyunyoung melirik Jiyoo yang masih menyandarkan kepalanya ke salah satu sisi sofa. “Kau melakukan sesuatu, kan?”

“Tidak! Semalam kami kehujanan. Mm.. tidak mungkin aku membiarkannya memakai blus yang setengah basah itu, bagaimana kalau dia demam?” ujar Hyukjae, membela diri.

Hyunyoung menyipitkan mata lalu bergumam. “Kau tidak main-main, kan?”

“Kau pikir aku sudah gila, sampai mau membawa gadis aneh itu bermalam?” tanya Hyukjae balik. Kemudian ia berbisik, “Gadis itu punya banyak pacar dan aku tidak suka tidak jadi yang satu-satunya.”

“Ehh~?” pekik Hyunyoung nyaring, nyaris membuat Jiyoo menoleh ke arahnya.

Hyukjae menyentuh bibir dengan telunjuk kanannya. “Jangan berisik~ dia pasti sudah berbuat salah pada 3 lelaki yang namanya selalu dia sebut saat dia mabuk. Choi Jiyoo itu,” ia menoleh, memeriksa agar Jiyoo tak mendengar ucapannya, “dia seorang player!”

“Kau ini suka bicara sembarangan! Dia tidak punya teman disini, mana mungkin dia punya pacar?” tanya Hyunyoung. Dalam kepalanya memang tidak terpikir Choi Jiyoo mengenal seseorang di Seoul. Setahunya –setahu ibunya- Choi Jiyoo memang lahir dan sempat tinggal di Seoul hanya sampai usianya 4 atau 5 tahun.

Tapi kenyataannya, Hyunyoung memang tidak tahu apa-apa tentang Jiyoo. Sama sekali.

—-

Jiyoo memijat-mijat tengkuknya yang masih kaku. Sakit kepalanya belum hilang dan bahkan ia masih belum bisa bangkit dari sofa. Ia hanya berusaha menghilangkan rasa pusing yang seolah menusuk-nusuk seluruh kepalanya.

Matanya mencuri pandang ke arah Hyunyoung dan Hyukjae yang sibuk berdiskusi di pojok ruangan. Jiyoo bukannya tak tahu mereka berdua sedang membicarakannya, ia hanya sedang tidak punya tenaga untuk mengomel atau mengeluh.

Tiba-tiba bayangan mimpinya muncul berkelebat di depan mata, terlihat jelas dan bening. Jiyoo bisa tahu dimana ia berada dan dengan siapa ia bicara. Hanya berdua –ia dan lelaki itu. Di Seoul.

—-

“Jiyoo-ya,” panggil Heechul. Yang dipanggil menoleh, menemukan Kim Heechul sedang menatap lurus ke jalanan yang dihiasi pepohonan di kanan-kirinya. “Kalau.. kau bertemu dengan perampok itu, apa yang akan kau lakukan?”

Jiyoo mengerutkan kening sejenak, bingung. Tapi kemudian ia mengerti apa yang Heechul maksud. Ia mendesah. “Perampok yang menembak ayah?”

Heechul menoleh ke arah gadis itu dan mengangguk.

“Memangnya apa yang bisa kulakukan? Bukankah orang itu sudah dipenjara?” Jiyoo mengulas senyum tipis di bibirnya. Kepalanya menunduk, memandangi rumput liar di dekat kakinya. Gadis itu tak tahu apa yang harus ia jawab. Jiyoo sendiri tak pernah mencoba mencari tahu jawaban apa yang benar.

“Orang itu bebas,” ujar Heechul tenang. Ia menyadari perubahan pandangan Jiyoo yang sekarang lebih terlihat seperti terbelalak, terkejut. Heechul melanjutkan, “Hanya tiga tahun setelah kau dan ibumu berangkat ke Jepang.”

Jiyoo mengatupkan rahang. Dalam otaknya masih terputar jelas apa yang disampaikan salah satu kepala polisi waktu itu. Perampok –sekaligus pembunuh- ayahnya akan mendapat hukuman tak kurang dari 20 tahun, bahkan bisa lebih karena kumpulan kejahatan lain yang dilakukannya sebelum perampokan itu. Tapi sekarang orang itu.. bebas?

“B-bebas?” ulang Jiyoo. Nada suaranya rendah, terdengar putus asa.

“Orang itu mendapat jaminan hukum dari seorang pengacara yang berpengaruh disini. Pengacara itu adalah kakak iparnya,” jelas Heechul. “Aku sendiri heran kenapa orang itu masih merampok kalau memang kakak iparnya adalah pengacara terkenal.”

Mendadak ada rasa sesak yang menghimpit dada Jiyoo. Ia tersenyum merendahkan. “Dia pasti bisa seenaknya merampok dan membunuh karena kakak iparnya akan selalu membebaskan orang itu dari hukum. Hebat sekali..”

Heechul menoleh, memandangi gadis itu dengan tatapan yang tak bisa dijelaskan.

“Dan ayah.. ayah hanya terkena imbasnya. Dibunuh dan dipaksa meninggalkan kami begitu saja,” Jiyoo mengerang, mencoba menahan desakan sesak dalam tubuhnya. “Sementara orang itu sekarang.. bebas.”

Dengan satu gerakan cepat, tangan Heechul meraih pundak Jiyoo, membuat gadis itu membenamkan diri di dadanya.

“Kenapa semuanya tidak adil begini?” ucap Jiyoo sambil menangis pelan. “Appa..”

Heechul melepaskan pelukannya. Ia memegang kedua pundak Jiyoo dengan erat. Tatapan matanya tajam, seolah menahan perasaan. “Kalau kau mau aku membunuh orang itu, aku akan melakukannya.”

“Oppa,” panggil Jiyoo, setengah mengambang. Ia bisa melihat lelaki itu tidak sedang main-main. Tapi ia memang menginginkan hal itu. Ia sangat ingin menerima tawaran Heechul yang satu itu. Sambil menelan ludah, Jiyoo memaksakan seulas senyuman kecil. “Gwaenchanha.. aku tidak akan memikirkan hal ini lagi. Kita.. lupakan saja.”

“Choi Jiyoo, apa kau rela membiarkan orang itu bebas sementara ayahmu tidak akan bisa kembali karena dia?!” Heechul menggeram kesal.

Jiyoo mengalihkan pandangannya dari lelaki itu. “Kalau oppa membunuh orang itu, apa ayahku akan kembali kesini?” ujarnya. Heechul diam. Tangan Jiyoo meraih tangan kiri Heechul. “Kalau oppa membunuh orang itu, aku tidak akan bisa melihat oppa lagi. Jadi kita lupakan saja pembicaraan ini. Bisa, kan?”

Heechul tak menyahut. Ia masih tak menduga kalau gadis di depannya ini akan menolak tawarannya. Baginya, Jiyoo yang ia kenal tidak akan melepaskan segala hal yang berkaitan dengan mendiang ayahnya. Ia sendiri tidak main-main dengan ucapannya. Heechul merasakan semua kesedihan gadis itu seumur hidupnya. Ia tahu hidup ini tak adil, tapi sepertinya semuanya terlalu tidak adil untuk Jiyoo.

“Oppa tidak akan melakukan apa-apa, kan?” tanyanya, setengah cemas dengan sikap Heechul yang tak pernah bisa ditebak.

Setelah menarik napas panjang, Heechul mengacak rambut Jiyoo. “Arasseo~ kau percaya padaku, kan?”

Jiyoo mencibir lalu merapikan poni depannya. “Aku percaya..”

—-

“Lihat, kan? Sekarang dia melamun,” bisik Hyukjae. “Sebentar lagi dia pasti kembali mengucapkan salah satu nama pacarnya. Sudah kubilang gadis itu seorang player~”

Hyunyoung menepuk kepala Hyukjae. “Bodoh! Sudah kubilang dia tidak punya teman di Seoul, jadi tidak mungkin dia punya pacar disini.”

“Ya! Kau lupa ya? Dia dan Kibum bertingkah aneh kemarin, memangnya kau pikir Kibum mengenalnya dimana? Di Tokyo?” ujar Hyukjae asal. Sesekali ia melirik ke arah Jiyoo. Semalam gadis itu menangis di pundaknya sambil menggumam sembarangan. Tapi yang paling menarik perhatiannya adalah soal ayah Jiyoo. “Young-ah, apa kau tahu soal-“

“Benar juga,” Hyunyoung mendadak kesal. “ Gadis itu.. dan Kibum! Sepertinya mereka saling kenal!”

Hyukjae memutar bola mata lalu memungut kaos putihnya yang tergeletak di lantai. Ia malas mengurusi rasa cemburu sahabatnya itu, jadi ia memilih menghampiri Jiyoo. Hyukjae melihat gadis itu masih sibuk menghilangkan sakit kepalanya. “Mau teh?”

“Tidak,” sahut Jiyoo pendek.

“Kalau kau tidak minum sesuatu yang hangat, aku jamin sakit kepalamu itu tidak akan hilang sampai besok,” ancamnya. Tapi Jiyoo tetap mengabaikannya. Hyukjae berdecak kesal lalu menarik tangan Jiyoo sambil berjalan ke pintu.

“Ya! Kau ini kenapa? Lepaskan tanganku!” pekik Jiyoo, kesal karena orang yang menarik tangannya ini balas mengabaikannya.

Hyukjae mengambil blus putih milik Jiyoo yang dilipat di atas meja dan melupakan jaketnya sendiri. Dengan langkah panjang, ia membawa Jiyoo keluar dari Lovabook. Hyukjae sendiri tak tahu kenapa ia melakukannya. Tapi ia merasa harus melakukannya. Sebagian otaknya menilai gadis ini terlalu keras kepala.

“Pakai ini,” Hyukjae menyodorkan blus yang ia pegang.

Jiyoo menyambarnya dengan cepat sambil mengomel, “Kau ini memang selalu seenaknya begini ya? Mau kemana sekarang?”

“Minum teh hangat dan mencari sarapan untukku. Aku lapar,” sahut Hyukjae. Ia melepaskan tangan Jiyoo, karena ia yakin gadis itu akan berjalan di sampingnya dan menurut. “Kepalamu masih sakit?”

Setelah mengikat rambutnya ke atas, Jiyoo mengangguk. “Sangat.”

“Lagipula siapa yang menyuruhmu minum sampai mabuk parah semalam? Menyusahkan orang saja,” Hyukjae mengomel, mengingat kerepotannya mengurusi gadis yang mabuk total semalam. Begitu sampai di sebuah restoran kecil, ia menarik kursi di salah satu meja. “Kau suka sandwich?”

Jiyoo mengangguk singkat sambil menarik kursi di depan Hyukjae. Ia tidak sedang dalam posisi bisa memilih jadi ia setuju saja pada lelaki itu. “Ah, teh lemon hangat. Dua cangkir penuh~”

Hyukjae memutar bola mata. Bisa saja ia mengabaikan pesanan Jiyoo tapi nyatanya ia tidak melakukannya.

“Oh, kalau kau bilang aku mabuk, tidak, aku tidak mabuk. Setidaknya itu yang kuingat. Aku hanya pesan cocktail tanpa alkohol, tapi kurasa bartender itu salah memberikan pesananku,” ujar Jiyoo dengan suara parau.

“Bartender?” ulang Hyukjae. Kemudian ia memukul meja pelan. “Ah! Lee Donghae?”

“Eh? Siapa? Siapa itu Lee Donghae?” alis Jiyoo terangkat sebelah. Ia belum sadar sepenuhnya tapi kepalanya malah mendapat suntikan nama asing.

“Bartender muda yang bekerja di klub malam itu. Namanya Lee Donghae,” jelas Hyukjae. Setelah dua piring sandwich dan tiga cangkir teh lemon tiba di meja mereka, Hyukjae menyomot sepotong sandwich tuna dan mengunyahnya.

Jiyoo mencibir. “Aku tidak mau tahu namanya. Yang jelas aku akan membunuhnya kalau aku bertemu lai dengannya. Seenaknya saja meracuni orang!”

“Dia tidak meracunimu, hanya memberimu alkohol. Dan kau terlihat menikmati acara mabuk-mabukanmu,” sahut Hyukjae santai. Ia mengangkat cangkir dan menyeruput teh lemon. “Lagipula kalau kau mau membunuhnya, setidaknya kau harus tahu namanya, kan?”

Baru saja Jiyoo akan menenggak teh lemon, tapi tangannya tertahan di udara. Ia menoleh, memandangi Hyukjae seolah lelaki itu baru mengucapkan sesuatu yang terlarang.

Jiyoo berbisik. “Tidak. Aku tidak mau membunuhnya..”

—-

“Ha Dongjun,” ucap Heechul pelan. Ia tidak membalas tatapan Jiyoo untuknya. “Nama orang yang sudah menembak ayahmu itu Ha Dongjun.”

Jiyoo mengerutkan kening kemudian menegakkan punggungnya yang tegang. “Kenapa oppa masih membicarakannya? Untuk apa oppa mencari tahu nama orang itu? Sebentar lagi liburanku habis dan aku akan segera kembali ke Tokyo, oppa.. akan mengantarku, kan?”

“Aku kan hanya mencari tahu namanya, bukan berarti aku akan membunuhnya, kan?” omel Heechul. “Lagipula kenapa kau harus pulang?”

“Eh? Kenapa aku harus pulang?” Jiyoo melongo. “Memangnya oppa mau aku tidak lulus sekolah di Tokyo?”

Heechul berdecak kesal. “Tapi kau baru seminggu disini.”

“Justru karena itu,” potong Jiyoo. Ia meregangkan kakinya yang pegal. “Liburanku hanya sepuluh hari. Aku akan pulang besok lusa, oppa kan tahu aku tidak bilang pada ibu kalau aku kembali kesini, aku hanya bilang pergi liburan bersama Siwon ke Osaka.”

“Hanya sampai besok lusa?” ulang Heechul. Ia mengangguk-angguk paham saat Jiyoo membenarkan. “Kalau begitu waktuku untuk membahagiakanmu hanya sampai besok lusa?”

Jiyoo mengerutkan kening. “Kenapa? Oppa punya waktu seumur hidup untuk membahagiakanku. Itu pun kalau oppa tidak menemukan gadis lain untuk dinikahi.”

Heechul tersenyum samar. “Ha Dongjun adalah satu-satunya orang yang harus membuatmu bahagia.”

“Oppa~” Jiyoo merengek, mengalihkan pandangannya dari mata Heechul yang terlihat menakutkan. “Jangan sebut nama itu lagi!”

“Namanya bagus. Tapi lebih bagus lagi kalau bisa terukir di batu nisan,” Heechul tampak menyeringai. Ia menepuk pundak Jiyoo. “Kalau kau mau membunuh seseorang, kau harus tahu namanya, kan? Tapi Ha Dongjun itu bahkan tidak tahu nama ayahmu. Dia tidak tahu siapa yang sudah dibunuhnya.”

Jiyoo melayangkan pandangannya ke ujung jalan, mencoba melupakan semua perasaan dendamnya. “Aku tidak mau dia mengenal ayah.”

“Tapi aku harus tetap mengingat namanya,” ucap Heechul santai. “Ha Dongjun-ssi..”

—-

Sirine polisi memekakkan indera telinga Jiyoo, memaksanya berjalan lebih cepat ke tempat yang diberi tahu Kibum. Begitu ia sampai, apartemen tempat tinggal Heechul yang baru itu sudah dipenuhi banyak orang. Napasnya terengah tapi mendadak tertahan saat melihat Heechul digiring dua lelaki berseragam polisi.

“Oppa! Heechul oppa!” panggilnya. Jiyoo berlari ke arahnya, menatap wajahnya secara langsung. “Oppa, kau tidak melakukannya, kan? Katakan padaku kau tidak melakukan hal itu!”

Heechul menatap kosong ke depan, sama sekali tak mendengarkan gadis yang berteriak di depannya.

“Pistol yang digunakannya sudah ditemukan!” seru seorang lelaki paruh baya dari dalam apartemen. Lelaki itu membawa sebuah pistol hitam dan beberapa butir peluru.

“Oppa..” bisik Jiyoo lirih.

Heechul tersenyum kecil, memandang Jiyoo lekat-lekat. “Aku sudah membunuhnya untukmu, Jiyoo-ya. Orang itu –Ha Dongjun- sudah mati. Dia sudah menemui ayahmu, dan akan minta maaf pada ahjussi. Seharusnya dia juga sudah minta maaf padamu sebelum dia mati..”

“Hyung,” panggil Kibum lemah. Ia tak menyangka kakaknya akan berbuat sejauh ini. Membunuh. Ia bahkan tidak tahu kakaknya bisa melakukan hal mengerikan seperti itu.

“Aku percaya pada oppa. Oppa bilang tidak akan melakukan apa-apa, kan?” Jiyoo mengepalkan kedua tangannya kuat-kuat. “Kenapa oppa melakukan hal bodoh seperti ini?!”

Heechul mengangkat tangan kanannya lalu menyentuh wajah Jiyoo. “Aku hanya ingin meringankan bebanmu. Orang itu sudah menyusahkan keluargamu, kan?”

“Tapi caramu salah, hyung,” potong Kibum.

Jiyoo sendiri hanya diam. Semua hal yang terjadi saat ini seperti mimpi. Mimpi paling buruk dan menyedihkan. Ia sudah tenang, tidak ada lagi dendam yang disimpannya untuk orang itu. Karena Jiyoo tahu ayahnya tidak akan tenang kalau ia masih menyimpan perasaan tak rela itu dalam hati.

“Oppa membuatku lebih kehilangan. Sekali lagi sekarang aku kehilangan,” ujarnya. “Sekarang aku kehilangan oppa. Tidak, oppa-lah yang ingin meninggalkanku sendirian. Memangnya apa yang kudapat kalau oppa membunuhnya? Aku hanya akan kehilangan oppa.”

“Jiyoo,” Heechul pelan-pelan menjatuhkan tangannya dari wajah Jiyoo.

“Kau bohong..” Jiyoo menundukkan kepala, menghindari tatapan langsung dengan lelaki di depannya. “Aku sangat percaya padamu, Kim Heechul! Sangat! Aku tidak punya siapa-siapa disini selain kau, Kim Heechul! Kenapa kau sangat bodoh?!”

Heechul tersenyum lemah. “Mianhae, Jiyoo-ya..”

—-

Kejadian itu masih diingatnya. Tiga tahun bukan waktu yang cukup untuk menghapus memori menyakitkan seperti itu. Dengan sekuat tenaga Jiyoo mencoba menghilangkan setiap potongan kenangan itu tapi usahanya tak pernah menyentuh garis akhir.

Jiyoo memandangi permukaan teh lemonnya dengan tatapan nanar. Harusnya ia tidak datang lagi ke Seoul..

“Minum,” perintah Hyukjae. Sejak tadi ia memerhatikan gadis yang hanya diam dan menghela napas berat berkali-kali. “Teh itu tidak akan berubah jadi soju, kalau itu yang kau harapkan.”

Gadis itu mendengus. “Siapa yang bilang aku mau minum soju? Sekarang masih pagi, bodoh~”

“Kalau tatapanmu seperti orang putus asa dan bosan hidup seperti itu, tandanya kau mau minum soju. Tipikal manusia yang berharap masalahnya bisa selesai dengan sebotol alkohol,” cibir Hyukjae sambil menggigit potongan sandwich keduanya.

“Aku tidak suka alkohol ataupun soju!” Jiyoo mengelak lalu meminum isi cangkirnya sampai habis. “Semalam itu.. temanmu yang sudah seenaknya memberiku alkohol!”

Hyukjae tersenyum merendahkan. “Tentu saja, temanku lah yang salah. Sampai dirimu tidak bisa mencium bau alkohol dari minuman yang mau kau minum, tetap temanku lah yang salah. Begitu, kan? Keras kepala.”

“Kau tidak mengenalku, jangan seenaknya memberikan penilaianmu tentang AKU, Tuan Maniak,” sahut Jiyoo. Kemudian ia bangkit, mendorong kursinya ke belakang. “Setidaknya aku bukan orang yang suka mengambil kesempatan dalam kesempitan sepertimu.”

“Ya! Aku sudah menyelamatkanmu, kalau kau tidak kuhalangi, kau pasti sudah mati karena tertabrak mobil,” Hyukjae ikut-ikutan bangkit dan mengomel.

Jiyoo diam. Tapi kemudian ia mengangkat bahu. “Aku tidak ingat apa-apa. Jadi bisa saja ucapanmu itu hanya sekedar karanganmu.”

“Kau pikir aku kurang kerjaan sampai harus mengarang indah begitu?” cibir Hyukjae kesal. Gadis di depannya ini sangat manis hanya saat ia tidur. Kecuali saat tidur, Hyukjae yakin wajah Jiyoo memang selalu tampak angkuh begini.

Untuk beberapa saat mereka saling melemparkan tatapan tajam. Tapi bukan berarti Jiyoo tak tahu kalau ia sudah berhutang pada Hyukjae. Beberapa hal yang ia ingat hanya saat Hyukjae menggendongnya dan membawanya ke Lovabook –bukan ke apartemen Park Hyunyoung. Jiyoo juga ingat kalau ia sudah menangis saat Hyukjae menggendongnya. Tapi ia tidak mau mengakui hal memalukan itu.

“Kau…,” Hyukjae membuka mulutnya perlahan, menelan segala kekesalannya pada gadis aneh di depannya. “Kenapa menangis?”

Jiyoo mengerjap-ngerjap bingung. “Aku tidak-“

“Bukan sekarang,” ujarnya. “Semalam. Kau menyebut ayah dan 3 nama pria.”

“T-tiga?” ulang Jiyoo. Diam-diam ia berpikir, apa iya keadaannya semalam sangat parah? Siwon memang selalu bilang kadang ia mengigau dan ia bilang itu wajar. Tapi semalam bukan Siwon yang mendengar igauannya.

Hyukjae mengangguk lalu mulai menghitung dengan jemarinya. “Siwon.. Kibum.. dan Kim Heechul.”

Sakit kepalanya mendadak muncul lagi. Jiyoo menyipitkan mata. Indera pendengarannya yang sudah rusak atau lelaki di depannya ini memang menyebutkan nama itu? Kim Heechul..?

“Mereka semua itu pacarmu ya?” tanya Hyukjae polos.

“Siwon itu kakakku. Kibum itu atasanmu. Dan Kim Heechul itu…,” Jiyoo berpikir sampai ia menjawab, “temanku.”

Hyukjae melongo lalu kembali menyeruput tehnya. “Aku juga tahu kalau Kibum itu atasanku, Choi Jiyoo yang pintar.” gerutunya. Sesaat tadi ia tak percaya ia sudah mengucapkan nama gadis itu. “Maksudku, apa hubungan Kibum dengan ucapanmu saat kau mabuk?”

“Kenapa kau mau tahu?” keluh Jiyoo. “Itu masalahku. Dan jangan harap aku mau berbagi denganmu. Sekalipun kau sudah membantuku semalam, tapi kau tetap orang asing untukku.”

“Orang asing? Waa~ kau sangat pintar memilih kata yang membuat orang lain tidak nyaman,” gumam Hyukjae.

Jiyoo mengangguk sekali. “Karena aku memang dikenal pintar menyingkirkan orang-orang di sekitarku.”

“Kasihan sekali orang-orang itu,” Hyukjae berkomentar, disambut tatapan aneh dari Jiyoo. “Yaaa… maksudku, pasti banyak yang ingin menyayangimu, membuatmu hangat dan tenang di dekat mereka, tapi kau malah mengusir semua orang itu.”

“Benar. Kasihan sekali mereka yang harus berharap banyak padaku,” sahut Jiyoo sinis. “Saat aku mulai percaya pada mereka, akhirnya mereka akan berbalik dan meninggalkanku. Lalu apa bedanya?”

—-

[SIDE STORY]

Kim Heechul merapatkan mantel hitam yang dikenakannya sambil memakai kacamata hitam. Tangannya menyentuh sesuatu yang terasa dingin di balik mantel. Pistol Baretta 92 buatan Italia berkaliber 17 tersimpan rapi disana.

Dengan langkah perlahan, Heechul mengikuti sasarannya –Ha Dongjun- masuk ke rumahnya. Lelaki bertubuh tinggi besar itu melenggang santai tanpa curiga ada yang mengikutinya.

Heechul mengendap masuk lewat pintu belakang yang tak terkunci dan memerhatikan targetnya menaiki tangga ke lantai dua. Bingkai foto keluarga Ha Dongjun membuat Heechul mendengus. “Apa yang membuatmu berhak tersenyum seperti itu saat Jiyoo tidak menemukan alasan untuk itu?”

“SIAPA KAU?!” Ha Dongjun berteriak saat melihat Heechul menyentuh pigura kayu yang ada di ruang tengah. “Pergi! Atau kupanggil polisi!”

“Polisi?” ulang Heechul sambil menyeringai. “Sepertinya sekarang kau sudah jadi teman polisi, Ahjussi. Dua belas tahun yang lalu bukankah hubunganmu dengan polisi tidak seakrab ini?”

Dongjun membelalakkan mata. “S-siapa kau?”

“Aku? Aku hanya seseorang yang ingin mengambil nyawamu. Ada orang yang kau rugikan, kau tahu?!” ujarnya sarkastis. Heechul mengeluarkan pistol simpanannya dan menodongkannya tepat ke arah Dongjun. “Apa kau tahu ada seorang gadis yang kehilangan ayahnya gara-gara pistol bodohmu?”

“Jangan main-main dengan benda itu. Jatuhkan pistol itu!” pekiknya, setengah takut.

Heechul menyeringai. “Kalau kau bertemu dengan Hwangjo ahjussi, mohon ampunlah padanya.”

DOR!!

Suara itu tak terdengar nyaring. Pistol peringkat kesepuluh dunia itu memilik peredam suara yang sempurna. Heechul memejamkan matanya. Saat menarik pelatuk itu, ia gemetar. Saat melihat target yang tumbang di depan matanya, ia merasa kosong. Sensasi tak menyenangkan yang selalu menghantui para pemegang senjata api.

Heechul menarik napas, berusaha menenangkan dirinya sendiri. “Berbahagialah, Choi Jiyoo.”

=========================

Buahahahahaha~~~ *ketawa ngakak*

What happened to meeeeehh?? Kenapa jadi aneh gini ceritanyaaaaaa?? *ngamuk2 sendiri*

Okeh, okeh, I know I was failed. .__.v Tapi jangan lupa komentarin kegagalanku inii~ *bow*

Thanks for readiiing and see you in the next special BTS Chapter 5! ^-^

PS: I’ve made it longer than before, so I don’t wanna hear any-long less comment etc. *ditimpuk*

PS. PS: Yang baca tapi gak komen: DOSA. -.-

 

147 thoughts on “Lovabook Story #5

  1. shelaaaaaaaaaaaa, aaaaa *kisshug* (sok kenal mentang” seumuran ._.v)
    sumpah deh aku bolak-balik ke blog ini buat ngecek lovabook ._.
    sumpah lah ya ini ceritanya aahh gila *speechless*

    heechul nggak mati kan ya? cuma masuk penjara kan? ._.
    nggak sabar nunggu si unyuk suka sama jiyoo ._. oiya, siwon belum dapet cewek kan, sama aku aja sini… *plak.

    bythewhy… i’m first. hahahaha *smirk.
    ayo shel semangat ngelanjutin ceritanyaaa xD

  2. Heechul pembunuh?!
    Ga nyangka banget.
    Trz skrg heechul masih dpenjara ato malah kemana??

    Donghae jd bartender?
    Jauh dri karakter aslinya.
    Tapi luthu jg ngbayangin dy jd bartender. Kekekee😀

    Kangen siwon.
    Dpart ini ga da siwon.
    Padahal suka banget ma karakter dy dff ini.

    Hyuk udah mulai sdikit peduli ma Jiyoo.
    Seneng deh klo ngbaca cerita mereka yg akur.
    Iah walaupun mereka masih sedikit saling ga suka.

    Ditunggu next part🙂

    • gak nyangka, onn? aku nyangka lohh~ (?)
      sekarang heechulnya dipenjara, tar aku jelasin lagi dehh detailnya.🙂

      hahaha.. kenapa gak cocok onn? cocok lohh~
      kan sekarang lagi jadi badboy, imej bartendernya masuk. *maksa*
      waa~ banyak yg nanyain siwon ya di ff ini? *toel2tanah*

      makasihh uda baca, onnieeee~~~ :*

  3. donghae? bartender?
    aih, sejak kapan kau alih profesi bang?

    shel, aku suka ga berceritanya, simpel tapi ngena (?)

    btw aku blum bc part sebelum2nya loh /plak/
    ntar deh aku bc kalo buka dr pc, hahaha…
    cz ini buka dari hape..

    • sejak dia buka warung kopi di taiwan (?) makanya dia hobi ngocok2 minuman. xD
      oh? simpel tapi ngena? xDD

      lha, baca dari chapter ini? emang nyambung yahh? :3
      tapi tetep, makaasihh uda baca yaaa~😀

      • maksud komenku di atas: suka gaya berceritanya, hehehe…

        yahh, agak ga nyambung si…tapi suka cara narasinya… mengalir jelas gitu.. *tsssaahhh..* hehehe…
        ntar aku baca deh yang part sebelumnya….

      • nah, udah aku baca semua part hanya dalam waktu 1 jam lebih dikit… *kurang baik apa coba aku (?)*

        dan taukah kamu shel, ternyata aku udah pernah baca yg part 1 dulu, hahahaha /plak!/

        dan, akhir kata, seperti komen2 yg pasti udah sering kamu baca: waiting for the next chap…

  4. hooo… jadi makin jelas nih hubungannya jiyoo sama heechul… jadi gitu toh… Ckckck,,, abang Heehee berani amat yaa… saking cintanyakah sama Jiyoo??

    Truss… Ini kayaknya bentar lagi si Jiyoo bakalan suka sama Hyuk yaa?? aaa… can’t wait for that!! ayoo dong bikin jihyuk yang lebih banyakk… haha!!😄

    Nah, yang aku bingungin, kenapa nama kibum mesti diucapin jiyoo pas jiyoo mabuk? Apa alesannya karena cuma kibum tuh adeknya heechul?? Ato karena emang ada alasan lain lagi?? ukh, masih banyak yang blm terpecahkan (?) nih!

    Tenang shel,,, Aku ga nuntut macem2 kok… Yaa paling itu,,, JIHYUK momennya dibanyakiiiin!! *treak pake toa* #digampar

    • hoho.. tentu sajaa, saking cintanya ama jiyoo, bang ichul rela bunuh orang. *dicekek* xD
      ahahahaha~ siapa? jiyoo yang suka ama hyuk? ohh, tidak mungkin itu.. /jualmahal

      alesan nama kibum disebut: karna gimanapun juga kibum itu adeknya heechul (?)

      Jihyuk moment? okehh~ gak usah disuruh sih buat yg itu. xD
      makasihh uda baca yaa~😀

      • beuuu~hhh…. tteeeup ajaa,,, jual mahal jual mahal jugaa, pada akhirnyaa yang nampung (?) ya si hyukjae itu… kaga ada lagi yang lain… haha…

      • lahh,,, ituu yang nampung aer matanya yoo sampe pundaknya hyuk basah???

        Maksudnya kaga ada yang laen tuh kaga ada cowo laen yang bisa nampungin yoo.. cuma si hyuk yang rela diporotin sama yoo… haha😄

      • aa~ aku kira ada yang salah baca ff loh. xD
        padahal kan gak ada nebeng2an apalagi nampung2an. .__.
        hehh~ tapi dia lebih suka diporotin ama yoo daripada ama cewek laen. xD

  5. 2 kata : keren banget!! Baca Lovabook story bener2 kaya lagi nonton drama. Tiap partnya selalu bikin penasaran. Dan tiap scenenya, reader diajak utk bisa merasakan apa yg sedang dirasakan oleh sang tokoh, Good job shella~ *jempol* *ngebayangin* chulpa megang2 pistol, ikh waaaw.. Pasti keliatan Laki (?) Banget deh yaa.. WakakakaMIN.. Tapi,, kenapa mesti senekat itu sii?.. Trus2 pasca peristiwa ditangkapnya chulpa itu, bagaimana kisah kelanjutan hubungan mereka ? *ini salah satu yg bikin penasaran* ternyata.. Ji Yoo masih galak aja yaa sama Hyukjae, keras kepala jugaa yaa yeoja yang satu ini.. *jitak Jiyoo* hwhwhwh Tapi, kalo aku ada di posisi hyukjae, aku bakalan marah2 juga kayanya.. Lah wong udah ditolongin, bukannya blg terimakasih, malah jd nyolot, *unyuk makin terbang krn ad yg ngebelain*/abaikan.. Segitu aja komen dariku.. Mohon maaf jika ada kata2 yg tak berkenan.. Ditunggu kelanjutannya yaaa.. Cmiiiiw..😀

    • waaa~ makasihh, kak. ^-^
      drama? waduhh.. ketinggian itu. Aku cuma jago bikin ribet cerita. xD
      endingnya gak dipikirin sama sekali. kkk~ *nyengirkuda/siwon*
      tapi kalo readernya bisa ngerasain tulisanku buat castnya, aku uda seneng bangett~ berarti perasaanku (?) tersampaikan.😀

      ahaha.. kalo masalah pistol & heechul, gampang lah, kak.
      dia kan tampangnya agak dingin *kalo diem cool banget* xD

      apa boleh buat, cetakan kepala jiyoo emang keras kepala, susah dibilanginnya. *membuka aib*
      makasihhh uda baca yaaa, kakk~~~ :*

  6. *hug shela kenceng2*
    akhirnya dipublish juga~
    dipart ini sdkit demi sdkit udah mulai terbongkar masa lalunya Jiyoo ya..

    kamu salah ngasih peran bener2 deh shel sama Unyuk, masa dia nggak yadong gitu *ditabok*
    dan apa itu?Unyuk sembarangan, masa Jiyoo dibilang player *cekek Unyuk*

    “Kenapa? Oppa punya waktu seumur hidup untuk
    membahagiakanku. Itu pun kalau oppa tidak menemukan gadis lain untuk dinikahi.”
    ini maksudnya apa ya?aye kagak mudeng *plak*

    tuh kan bener shel dugaanku dulu, Chullie emang bunuh orang -tapi bukan appa Jiyoo! wakakaka..

    itu abang Ikan sejak kapan jadi bartender bang? ehehe~

    uda nggak sabar supaya JiHyuk saling jatuh cinta~
    hwaiting shela !!

    • *hug baliik*
      oh? emangnya nungguin lovabook yah? waaah, maap, saia gak tau.. .__.v

      huahahahaha~~~ kenapa sih gak ada yg merestui hyuk jadi suci (?) *peyuk hyuk*
      jiyoo player lohh, bekel-ball player~ *maksa*

      ohh, kalimat itu tuh soalnya jiyoo ama heechul uda deket banget, tpi tetep tanpa hubungan.
      kaya pacaran tapi gak pake penjelasan status.. HTS lahh~ xD

      hoho.. iyah, aku tergoda ngasih peran pembunuh ke dia. *plakk
      hwaitiiing~! makasihh uda baca yaahh..😀

  7. Dengan satu gerakan cepat,
    tangan Heechul meraih pundak
    Jiyoo, membuat gadis itu
    membenamkan diri di dadanya.
    <—– TT_TT
    Huweee…huweee..huweee..
    Hubbyku meluk org laen..
    *seret koper,pundung*

    Aahh..ahernya ni ff publish juga..kangen saya..hihi..
    Hmm..jangan blang ampe skrg heechul msi dipenjara,,andwae..

    Mau dunk lemon tea nya..enak neh pagi2.. *plakkk*

    • aaa~ maapkan aku, onnieeee.. *sembah sujud*
      ini satu2nya adegan roman jiyoo-heechul kok, dia akting doang, aktiiiiing~~~
      lagian kan honor maen lovabooknya buat onnie juga (?)

      wahahaha.. iyah, authornya gak tau diri, nulis seenak jidat, publish seenak udel. xDD
      engg.. iyahh lagi, bang ichul masuk penjara.. kenapa? onnie mau nemenin? *diinjek*
      makasihh uda baca, onnie~~~ *sodorin lemon tea*😀

  8. apa yang harus saia tulis disini~
    apa yang harus saia komentari disini~
    speechless :O

    chul~ kenapa ngebunuh orang ?
    ga ngajak2 nih u,u

    apa lagi yang harus ditulisssssssss ?
    arrggh~
    ini komen kurang panjang u,u
    baiklah, dilanjut ntar~ buru2 mandi mau kuliah *gapen*😄

    • kenapa malahh nanya apa yang mesti dituliss??
      ayoooo yang panjaaang komennyaaaa, tar aku mewek nihh~ ;A;

      eh? mom juga mau bunuh orang? siapa?? *lirikbebek*

      aihh.. mom pelit komenn nih sekarang. :3 /buangmuka
      tapii makaasihh uda bacaaa~ :*

      • nyepam di twitter ama panjang komen yg berkurang apa hubungannyaaaaa??
        ihh.. pinternya kalo disuruh ngegombal~ kebanyakan gaul ama bang ikan yak? *efek baca the antagonist*

  9. horee.. Yg baru.. *joget2*
    Jiyoo koq menyedihkan kali d sini?? *elus2 jiyoo*
    Dan what?? BTS?? Behind The Scene??

    • iyahh.. kasian yah jiyoo disini.. *pukul2tembok*
      yups! anda orang pertama yang menyadari adanya kata BTS alias Behind the Scene~~~ *lempar anak2 suju*
      makasihh uda bacaaa~😀

  10. Kyaaaaaa >< akhirnya keluar juga lanutan ff ini
    Baru kmrn baca dan skg udah keluar part baru *padahalnewreader*
    Ffmu keren bangeeeetttt
    Ayoooo ayooo hyukjae bantu jiyoo
    Maaf yah aku ngga jago nulis panjang2 tp intinya ffmu keren🙂🙂

  11. Kyaaaaaa >< akhirnya keluar juga lanutan ff ini
    Baru kmrn baca dan skg udah keluar part baru *padahalbaru bacaffini*
    Ffmu keren bangeeeetttt
    Ayoooo ayooo hyukjae bantu jiyoo
    Maaf yah aku ngga jago nulis panjang2 tp intinya ffmu keren🙂🙂

  12. ahahaha. Akhirny ni ff keluar jga. Nungguny kxa yg lg nunggu org hamil.wkwkwk
    huah..tmbah rame aj ni. Cuma gereget ah. Jihyukny dkit.
    Eh..it lemon tea pesen 3,, yg mnum 2 jiyoo?
    Lanjut ah. Tp jihyukny dbnyakin y. *kedip.kedip*

    • oh? aku anggep itu sindiran. xD
      maaf yaaaahh uda kelamaan nunggu ff inii.. *bow*
      jihyuk lagi gak hobi show-off, mungkin ntar. xDD

      berhubung jiyoo suka lemon tea, jadi disini dia minum 2 cangkir. keliatan kan rakusnya dia.. xD
      iyaahh, makasihh uda baca yaa~😀

  13. omoooooooooooooooooooooo!!!!!!!!!!!!
    ceritanya jadi begini!!
    kirain ada apaan dg masa lalu mereka semua
    ternyata oh ternyata >.<

    • annyeooooong~~~ ^-^
      haha.. jadi si ikan itu kakakmuuu?? *bantuin timpuk*
      ichul? pamann??😄 *ngakak*

      ujiannya? tinggal nunggu pengumuman, dek..🙂
      doain buat yg terbaek aja yaaa~ ><
      makasihh uda bacaa~😀

  14. Hahaha duh tiap ada dialognya hyukjae entah knp pgn ketawa, bayangin dia ngomong dgn muka pilonnnya wkwkwk
    Oh akhirnya tau latar belakangnya heechul. Agak serem bayangin dia kyk gtu ._.
    hfttttth si jiyoo kepala batu bgt sih ya kyknya! hahaha. hyukjae sabar2 aja ya ngadepin dia :p
    Ditunggu ya chapt selanjutnya😀

    • huahahahaha~ jangan dibayangiiin. Aku juga ngakak bikinnya. xD
      sebenernya justru karna imejnya ichul yang kaya gitu, aku pikir dialah yg paling cocok, paling sadis, dan memenuhi standar pembunuh (?)
      *okehh, cekek aku*

      eungg.. iyaah, jiyoo aslinya juga gitu kok. *angguk2*
      makasihh uda baca yaa~😀

  15. shellll sory yeee d part 4 kmrn lupa ninggalin koment…..lsg gabung dsni ja ya…..
    syookkkk tnyta chul jd pmbunuh,,,,trus dy nya skrg kmn???ada donghae juga trnyata….unyuk ga bisa jauh dr hae…hohooho…..crta yg sekarang bikin eon ngerti klo jiyoo ga mau blik lg k seoul…*pdhl eon pngn bgt ksana,,huhuuhu*
    lnjutannya d tunggu ya shel….

    • hehe.. si heechul sekarang di penjara *mungkin*
      *sigh* kalo si donghae mahh, ga tau kenapa malah masukin nama dia.. -.-

      eung.. aku juga mau onn ke seoul~ xD
      makasihh uda baca yaahh..😀

  16. SHELLAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA (caps jebol).. kenapa kau buat Heechul sebagai pembunuh?? ih kenapa abang ichul nekat sich Jiyoo khan udah bilang ga usah??? tapi tapi ga mati khan.. sedikit lega sich dia ga selingkuh dari Jiyoo.. tapi kenapa PEMBUNUH? (masih shock)
    ih ga nyangka dah ceritanya gini.. sulit ditebak ni FF..
    Donghae juga,, jadi bartender??? ckckckckckkck,,
    jadi ga sabar nunggu waktunya kedua orang ini #baca Jiyoo – Eunhyuk saling suka… jgn lama2 yak???

    • AAAAAAAAAAAAAAAAAPPPPPPPPPPPPPPPPPAAAAAAAAAAAAAAA???? *caps ketularan*
      hehe.. maapkan aku, onnie. Peran heechul harus diluruskan disini, supaya jihyuk bisa bersatu (?)
      tenang ajaa, beliau masih idup kok, masih sehat pula.
      tenang aja onn, aku gak mungkin bikin scene roman selaen buat jihyuk. xD

      makasihh uda baca, onnie~😀
      mohon doa supaya moodku bagusss.. ><

  17. wah,,, kim heechul seorang pembunuh????? cocok soh #plak…
    ternyata itu toh hub jiyoo ma kibum n heechul…
    trus kibum sbenr’y benci ga sih ma jiyoo secara kakaknya bunuh tu orang buat jiyoo kan???
    trus itu apa kabar hub hyuk-jiyoo neh??? blum pada saling suka kah?? apa menang sengaja di buat biasa aja???

    • ehh? cocok? xD
      masalah kibum-jiyoo masih belom banyak ketauan, tar aku jelasin lagii.🙂
      apaaa? jihyuk dibuat biasa aja? mana mungkiiin~~~ xD

      makasihh uda bacaa~😀

  18. kkyyyaaaa………………… *teriak dolo*
    keren bgt shel…
    yaolloh, chul jd pembunuh??
    cocok seh, apalgi pas inget smirknya dia en muka coolnya dia wkwkwk
    tapi aku ketawa ngakak pas hae jadi bartender, ga cocok shel..
    keknya kangin or sungmin yg cocok yd bartender wkwkwkwkwk…

    cie cie… poo dah mulai perhatian neh, aku slalu suak tiap poo & yoo berantem, keren deh wkwkwkwkwk….

    hhmmmm… rasa penasaranku dah mulai berkurang.. ^^

  19. Uwoo..heechul keren!xD
    jd chul masi d penjara?
    jiyoo masi cinta sama heechul ga??
    Huee..kibum ga nongol sama sekali😦
    jiyoo buruan jatuh cinta ma hyunyoung deh upss unyuk mksudx.. >//<
    lanjutnya jgn kelamaan yak..hwaiting!

    • wahh~ jadi heechul keren? kok bisaaa?? ngebunuh kok keren? xD
      iyahh, beliau maasih di penjara kayanya (?)
      jiyoo………… cinta gak ya..? hanya jiyoo dan Tuhan yang tau. *disambit*

      yahh.. dirimu iniii~ tar kalo kibum dapet scene roman ama jiyoo tar ngambekk.. -.-
      ciyeeee~ jiyoo gak bakal naksir hyunyoung, jangan khawatir. (?)
      makasihh uda baca yaaa!😀

  20. Jadi ingat FullHouse,waktu Heechul di kantor polisi megang pistol,,hehe
    Gagal? Hmmmm..
    Aku ga tau ya apa artinya gagal itu. Tapi kalau udah berusaha, n ga berhasil. itu bukan gagal namanya. Cuma,, KURANG BERUNTUNG..hehe
    Last,,bagus kok ff nya. Ga nyangka ternyata hubungan mereka seperti itu..
    Tapi gimana kibum? Kibum itu suka ga sih sama Jiyoo?
    Terus won2 gimana? Kaloo ga mau Won2,, biar kasih ke aku aja. Ada temenku yang mau nampung tuh *hahaha :p

    • wahahaha~ bener, bener! pas fulhos dia kan pegang2 pistol. xD
      bagus dehh kalo cerita ini masih gak ketebak. I love it~~~❤
      kibum…. tar ada bagian dia sendiri.
      siwon…. sayangnya bang won masih betah berduaan ama adeknya.. :p

      makasihh uda bacaaa, onnie~😀

  21. Uwaaa onieeeee ><
    Bang ichullny kok kyak orng tempramental gtu??
    Huwwaaa.. Bang ichull.. Bang ichull..
    Ckckckckckck..
    Kekekekekeke.. Saya pikir jd skandal ji yo ma eunhyuk eehh ga jadi..
    Ahahahahahahah😀
    Uwaaaa chapter ini menegangkan..
    Si eunhyuk bijaksana nampaknya..
    Ahahahahahhaha😀

    Next part aku tunggu on😀

  22. Kerenn eonnie!😀 Daebakkk😄
    Love it sooo much~ ^-^
    Si Heechul kenapa sampai membunuh? kkk
    Lanjutt ya eonnie!😀
    Penasaran sekali sama si Maniak (?) /plaakk sama Jiyoo😀

  23. shelaaa~~
    my couple
    kenapa kau menodai Lee Donghae? #plakk
    wkwkwkwkwkwkwk…

    jadi itu alasannya, Heechul pastilah suka sama Jiyoo, makanya dia sampe ngelakuin hal sekeji itu…
    Jiyoo keras kepala bukan karena dy yg mw, tapi semua kejadian disekitarnya yg bkin dy jadi tipikal org seperti itu…
    dan Kibum ternyata cuma penggembira saudara-saudara #plakk

    Hyuk kapan kalian mulai jatuh cinta? ckckckckck

    • oh? tumben namanya normal onn? xD
      mwoyaa? aku gak menodai Lee Donghae, dia sudah suka ternoda sejak ama Lee Haejin. xDD

      hehe.. kayanya si jiyoo cuma dipahami ama onnie yah? *peyuk*
      bentar, bentar, ngakak duluuu~ HUAHAHAHAHAHA~~~~~ -> “Kibum ternyata cuma penggembira saudara-saudara”
      makasihh uda baca onnie~😀

  24. eh, tadi siang aku komen pake hape, gak masuk? *pundung*
    bagus onnn aku suka konfliknya~
    oooo om heechul kok gitu sih~? pasti sayang bgt sama jiyoo
    tapi kapan nih eunhyuk oppa mulai suka sama jiyoo nya? next part ASAP ya onn~ penasaran akut!

  25. eh, tadi siang aku komen dari hape, gak masuk? *pundung*
    bagus onnn aku suka konfliknya~
    oooo om heechul kok gitu sih~? pasti sayang bgt sama jiyoo
    tapi kapan nih eunhyuk oppa mulai suka sama jiyoo nya? next part ASAP ya onn~ penasaran akut!

  26. oh, okey. Aku suka karakter chul yg sarap dan ga pernah ketebak itu. Tapi kenapa jd pembunuuuh??? Hiks *nyebur kobokan*

    makin ke sini makin jelas ceritanya. Cuman msh rda bingung aja ama keluarganya jiyoo itu. Yg kandung, yg angkat (?), aq msh blm paham sepenuhnya. Entah aku yg lupa ato emg akunya yg errr… suka lemot.. Sigh.

    Hae jd bartender. Cocok sih. Tampangnya mendukung <– ini apaa deh, Tri.. -_-

    kangen siwon deh. . . Ga nongol sm skali di part ini.
    Shela sayang, next part bnyakin siwonnya, please.. Kekeke..

    • waduuhhh~ abis aku nyari Kim yang cocok jadi pembunuh itu susah, onn~
      masa kim jaejoong? andwaeeeee.. xD

      err.. itu, yang keluarga angkat maksudnya ibunya jiyoo nikah lagi ama kakak iparnya alias kakaknya almarhum (?) appanya jiyoo.
      jadii sebenernya siwon itu sepupu jiyoo.. :3

      siwon… lagi sakit, gak bisa syting. xD
      makasihh uda baca onn~😀

  27. ini keren bangeeet!seriusan keren bangeeeet!
    aku degdegan bacanya.ceritanya tuh agak rumit,tapi disampaikan dengan ringan.
    sukaaaaaa~

    kayaknya wawasan kamu luas ya,shel?banyak detail di cerita ini.keren pokoknya mah!

    gak sabar nunggu lanjutannya~

    • makasihh banyaaaaakk~~~~ ^-^
      wah, aku malah takut pada gak ngerti ama tulisanku sihh sebenernya.. ><

      haha.. kalo detail2nya mah asal nyari aja di internet.
      Internet such a heaven~~~ xD
      makasih uda baca yaaa..😀

  28. mwoya??
    ternyata heechul pembunuh….
    dy msh d penjara ato dah meninggal (?)

    wah, trnyata hae tu bartender…
    da2 ja kelakuan’y.. *geleng2 pala*

    eunhyuk mulai prhatian nih, kpn mulai jatuh cinta….🙂

    • hoho.. iyahh, dia jadi pembunuh onn~ *diinjek*
      heechul di penjara kayanya (?)

      aku mah asal sebut aja nama lee donghae. xD
      lumayanlah, mendalami imejnya di drama taiwan barunya..
      makasihh uda baca onnie~~~😀

  29. IYeeeeiiiii *loncat2 girang*
    ada si ikan juga akhirnya muncul..
    walopun jadi pemeran pembantu alias jadi pembantu cafe alias bartender…
    yang penting ada Hae-ya….

    Suka…Suka..Suka….

  30. aaaaaaaaakhirnyaaaaaaaaaaaaaaaa keluar juga part ini~~~~~
    masih kurang panjang sheeeeeeeeeeell~~ *diulek*
    kirain… kirain… kirain… kirain.. kirain.. kirain.. unyuk nge-apa-apa-in jiyoo (?) ternyata semalem itu ga ada hal yang diinginkan yah (?) /plak
    jadi kapankah jiyoo mulai ehem-ehem-an ama Lee Hyukjae??? wkwkwk

    pas bagian hechul….. err complicated banget kayaknya. kenapa oh kenapa heechul mesti jadi pembunuh? *merenung di pohon cabe* (?) tapi bagus juga deh, klo heechul ga jadi pembunuh kan ntar malah bakal jadi JiHee couple! hahahaa *ditabok*
    suka banget sama pendirian jiyoo. ga punya dendam meskipun si pembunuh udah bikin keluarganya kacau balau.. :’)

    part 6-nya ditunggu~~~~~~~~ xD
    go jiyoo!! go!! go!! *tabur kembang*

    *ngilang*

    • aaaaaaaaaaaaaaaaaaa~~~ panjang bener onn “akhirnya”-nya?? xD
      *ngulek* ehh? kurang panjang jugaaa??

      makanya, jangan ngirain yg aneh2. Jiyoo kan cewek baek2 *okeh, patut dipertanyakan*
      jiyoo masih polos, jadi kemungkinan gak bakal ehem-ehem-an. :3
      onnie, ikutan dong merenung di poon cabenya.. (?)

      *tabur bunga bank (?)
      yahh.. ngilang kan. Yasudahh, makasihh uda baca onnie~~~ :*

  31. onnie, setelah ditunggu-tunggu akhirnya datang. yeeay!
    aduuh eunhyuk kapan jatuh cinta nih sam jiyoonya? gak sabar hehe
    heechulnya kok jahat siih, bunuh orang -__-
    kibum disini gak mucul, tiba2 muncul donghae -_- nanti donghae bakal ada di part berikutnya onn?
    ditunggu lanjutannya ya onn🙂

    • wahh~ maaf sudah menunggu lama.. *berasa pegawai restoran*
      tar yah cinta2annya, lagi gak mood nih ama dia.. -_-

      donghae.. kebetulan cuma dikontrak 1 chapter doang, sayang.
      mana mungkin onnie ngebiarin eunhae merajalela??
      makasihh uda baca yaahh~ ^-^

      • ooh oke deh, udah ada ide belom cinta2annya kapan? hehe *penasaran*
        kasian cuman dikontrak 1 chapter -_- tapi setuju sih eunhae tidak bisa dibiarkan bersama-sama hehe.
        iya onnie, sama-sama. ditunggu part berikutnya🙂

        *onnie, doain aku yaa. besok aku mau ulum hehe*

  32. Kim Heechul nya baik banget, terharu aku ngeliat dia rela berkorban demi Jiyoo
    walah, ko ada Donghae?jangan2 tar dia jadi salah satu pemaen disini?
    kibum nya ga nongol jadi ga memberi klarifikasi, wahaha
    jiyoo-eunhyuk jangan berantem mulu dooong, ayo baikan ^^

  33. Hah??? speechless…

    Bang Ichull kukira kau mati tapi ternyata kau membuat orang lain mati…Fuhfttt

    ckckkkkkkk

    Bang Ihul kamu bukannya meringankan beban Jiyoo malah membuat dia makin terbebani…

    TBC *lanjt d btsnya ^^

  34. Baru mampir, baru baca ..
    Aaaaa~ *teriakgeje* ya ampun bang ichul, aku gak nyangka ceritanya bakalan kayak gitu. Shela, KE to the REN. Aku speechless baca bagian bunuh2annya. Lebih tepatnya masih gak percaya bang chul bakal ngebunuh orang😄
    EunHae? Jgn terlalu merajalela ya #plak
    JiHyuk, aku menunggu kalian jadian XDD

    • waaa~ makasihh..😀
      heechul jadi pembunuh, emang agak… aneh sih.
      Tapi percayalah, imej psikopatnya pas banget ke dia. *diinjek*

      hehehe.. makasihh buat doanya. (?)
      makasih uda bacaaaa~😀

  35. wah jd heechul dipenjara toh…
    ihhh lama2 ini ff makin keren deh shel! dlm 1 judul ada beberapa kisah mulai dari HUMOR, romance, sampe PEMBUNUHAN
    ihhhhhh mau lanjutannya ayo dong bikin jihyuknya in love u.u gregetan ih ngeliat mereka berdua!! hahahaha

    • hehe.. iyah, heechul di penjara. Hebat kan onn? *diinjek*
      bentar, bentar, aku koreksi, romance iya, pembunuhan iya, lah humornya itu dimana?
      Aku paling gak bisa bikin humor.. /mewekngesot

      makasihh uda baca onnie~~~~😀

      • Humornya dmn???? oh dear setiap makhluk bernama LEE HYUK JAE itu nongol ini cerita berasa humornya, hahahahaha yah walaupun ga tergambar secara jelas, gerak-gerik hyuk itu ngundang ketawa hahahahaha

  36. annyeong eonnie. mian baru comment + baca.
    sibuk banget soalnya.
    wah gitu toh sejarahnya ichul, eh tapi terus jadi aneh ma kibum kenapa? *masibelum mudeng.
    wah donghae jadi bartender? sejak kapan tuh?

      • iya eon, saking sibuknya sampai nyaingin kesibukannya anak2 suju. *ketahuangakmungkinnya.
        ok2 ntar aku tunggu ff darimu. wkwkwkwk

  37. eonnnniiii🙂
    awalnya manis kyk strawberry ^^
    JiHyuk nyempill ~ hihihi ~

    tapi😦
    Chullie relaaaaaaaaaaaa TTxTT
    ya Allah ~ nyesek bacanya eonni T,T

    “Benar. Kasihan sekali mereka yang harus berharap banyak padaku,” sahut Jiyoo sinis. “Saat aku mulai percaya pada mereka, akhirnya mereka akan berbalik dan meninggalkanku. Lalu apa bedanya?”
    aigooooooooo ~ nih omongan pengalaman pribadii ~~ TTxTT
    hiks~!! eommmmmmaaaaaaa ~~
    eonni, gag bisa komen apa apa lagi ~~
    jangan siksa JiHyuk😦
    saya sbg JiHyukism, meminta cepat datangkan (?) adegan romantis JiHyyyyuuuuuuuuuuukkkkkkkkkkk eooooonnnniiiii :*

    • haha.. kaya stroberi? aduh~ jadi pingin.. :3
      bang chul kayanya cinta mati ya ama onnie? *diinjek petals*

      err.. yang dialog itu pasti pengalaman pribadi lah.
      onnie itu pinter banget buat kaya gitu.

      ahaha… jangan siksa jihyuk? jihyuk gak belom diapa2in. xD
      makasihh uda baca yah~ ^-^

  38. aigoo~ mianhae baru smpet baca.. lama bner ktinggalan critany -.-
    uwahhh,, dpt drmn smua ideny? kerenn.. rasany jarang bgt ad ff yg critany ky gini (Y)
    dari awal ud ad feeling klo si heechul bkal ngebunuh secara heechul kn emg menyeramkan #plakk #no offense
    tp dari kmaren critain masa laluny jiyoo terus nii~ kpn ad full jihyuk moment?? sudah tidak sabar, kekeke

    • idenya dari mana ya… dari awal emang pingin nyari 1 cast cowok yang tipenya psikopat *ditendang* terus msti dibolak-balikin sampe dapet momen yg pas supaya ceritanya nyambung aja..

      full-jihyuk? oh, okey.. secepatnya dehh~ xD
      makasihh uda bacaaaa~~😀

  39. ga tau knp, tapi sumpah! Aku suka bgt ni ff! Hahaha
    saya speechless ga tau mw ngomong apa lagi,,
    pkok.a ni ff DAEBAK
    Exellent job thor!

  40. annyeong eonni!!!
    aku reader baru di sini.. *bow*
    mian baru komen di part ini, bacanya keburu-buru siy, ini aja aku baru baca lewat kompi (part sblmnya di hp)… –”
    wah, keren bgt eon ffnya!!!! like it!!!
    kapan nih ada benih benih cinta (?) antara Hyuk ma Yoo?? wakakakakakk…
    ayo” lanjut~~ ^O^

    • annyeoooong~~~ ^o^

      sebelomnya makasih banyak uda baca Lovabook. *bow*
      eh? benih2 cinta? hoho.. tenang sajaaa, ada partnya sendiri kok. xD
      makasihh uda baca yahh~😀

  41. udah lama banget ngga mampir ke blog kakak -____- eh tau-taunya banyaaaaaaaak banget fanficsnya yang baru-baru. terakhir aku baca yang itu deh yang Cherry sama Minho, yang pegat sama Hyukjae itu. (bener ngga yah?)

    ya amppuuun, complicated banget -____- /tapi aku suka banget sama cerita yang ribet masalahnya (?) beginian, berasa nonton k-drama.

    aku kira… kibum itu mantannya Jiyoo beneran–atau Heechul yang mantannya JiYoo terus perebutan gitu, salah satu ngalah. dan akhirnya salah satunya lagi pergi /alah ini korban sinetron banget.
    pemilihan heechul jadi pembunuh udah passssss~~ sepas-pasnya peran hahaha. soalnya dia ‘kan emang dipilih paling pantes meranin begituan. (psikopat, mafia, pembunuh) /plak
    walau ada berlebihan juga sih, itu heechulnya .___. kan udah dibilang JiYoonya juga udah iklas ckckckck

    ditunggu yah, chapter berikutnya~😉

    • haha.. iyahh, tadinya sempet kaget loh ama uname kamu.
      Carrie Cho, istrinya Marcus Cho pasti~ xD

      iyah, itu uda lama banget kayanya. waa~ hebat, masih inget. *prokprokprok*
      lagi pingin bikin yg complicated sihh, biar bingung gimana nyelesainnya. xD

      tuh kann~ bener banget, pas banget si heechul yang maen. Abis dia itu kan 4D, jadi kayanya pas buat peran bgituan. hehe..

      makasihh banyak uda baca yaaahh~😀
      komennya kakak bales disini semua, WP lagi ngeror.. ><

  42. oooooowh, jadi gitu toh ceritanya…..
    semakin kesini, unyuk semakin mirip ama chullie…(kata2nya maksudnya, bukan mukanya)…IOI

    beuuuuuuuh, chul oppa sadis, garang….
    tapi teteeeep, ga cocok ama mukanya…nyahahaaaa

    aduuuwh, siwon ama kibum menghilang….
    misinya malah ga jalan2 iniiiih, gara2 jiyoo ketemu unyuk…coba kalo
    unyuk ketemu aku….hhhaaaa*kabur*

  43. ow…ow…ow…
    pantes si heechul oppa g muncul”
    ternyata dya dipenjara toh…
    waduhhhh…kok dya sampe sekalap itu ya
    pdahal jiyoo aj dah g dendam
    adakah motif lain si heechul? hmmmm

  44. cry cry cry cry………………
    ssheelaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa andweeeee itu c bebe sumpah bikin nangis sabodo amat ama eunhyuk di part ini tp c bebe *nyari duit buat nebus c bebe biatr bebas*
    wah tega bgt gak terima ini omo bayaran c bebe mahal bgt ini sheelllllaaaaaaaaaaaaaaaaa……….

    • waduhh.. tak ada maksud onn~ abis emang bang chul cuma jadi pengisi acara (?) sementara doang.. ^^;
      yahh~ baca BTSnya aja deh biar gak mewek2 amat..😄
      makasihh suda bacaa~ ;D

  45. ga tau kenapa aku malah nangis baca part ini T.T
    heechul tetep dipenjara?
    Apa ga da yang mau ngejamin heechul?
    Termasuk kibum?

  46. apkh ada alasan lain heechul ngebunuh pembnh ayahnya jiyoo?klo iya, terasa aneh..ada ya org yg sampe segitunya..berarti heechul bener2 sayang ma jiyoo ya

    lnjt baca next part..

  47. Kyaaaaaaa ternyata bukan mantan-nya. Huhuhuhuhu. Kenapa hdp yoo pnuh dgn kehlangan???? Pasti readr dah pada salham semua. Hohohoho.

  48. omo kim heechul bener bener beda disini, itu kata katanya jiyo di bagian sebelum side dtory sukses bikin nyesek. eonni jjang

  49. Kim heechul kenapa jadi kriminal gtu..??? Padahal jiyoo udh blang jangan tapi tetap dilakukan. Terus.. Heechul dimana skrng? Dipenjara kah? Aigoo.. Masih ngegantung..

  50. kalau aku di posisi jiyoo, pasti sedih bgt tuh..
    heechul ngelakuinnya, lantaran saking sayangnya sama jiyoo..

    sedih nih..

  51. Jadi di FF ini Heechul oppa masih di penjara? Tapi kan Kibum sudah punya usaha sendiri jadi kenapa gak ngebebasin hyungnya atau Heechul udah gak ada? #plakk
    Watak Jiyoo benar-benar kebentuk setelah kehilangan appanya, dia menjadi wanita yang keras kepala dan merasa bisa nyelesain masalahnya sendiri or gak butuh temen -__-”

  52. heechuL.. terlalu terobsesi ngebahagiain jiyoo mpe rela ngebunuh org tp yg terjadi malah nyakitin jiyoo #hug Jiyoo

    ohh ya jadi si Kibum adiknya heechuL.. kirain mantannya jiyoo. hehe berarti hyunyoung bisa nafas Lega dwonKkk..^_^

    HyukJae.. cuek2 tp ttp perhatian juga. jadi pengen punya pacar kaya kamyuuu

    Lee Donghae jadi bartender??? hehe Lutchu juga tp iseng ihh bikin jiyoo mabok.
    *SentilHae*

  53. ngeri dgr ceritanya heechul oppa =___=.. ga nyangka heechul oppa bs nekat gtu, pantes aja jiyoo kyk yg trauma kmbli lg ke seoul😦..

  54. Trnyata heechul jga bkan mantannya,, dri tdi tebakanku salah semua Ɣå媪 ,, .(`’•.¸(` ‘•. ¸* ¸.•’´)¸.•’´)..
    ‎​Ẅªªĸªªĸªªĸ=D=))Ẅªªĸªªĸªªĸ
    ..(¸. •’´(¸.•’´ * `’•.¸)`’•.¸)..

    Heechul itu syang sma yoo,, tpi cra mengekspresikan rasa sayangnya itu salah besar,,
    Truss kapan hhechul bebas dri pnjara,,
    Ahhhhh aku ♍ãů lnjut bca dlu Ɣå媪 papapapapaaiiiiiii

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s