Lovabook Story #2

Lovabook Story #2

Lee Hyukjae masih memejamkan matanya saat seorang wanita paruh baya membuka paksa tirai biru tua yang menutupi jendela besar di kamarnya. Wanita itu –ibu Hyukjae, bisa melihat putra satu-satunya itu menggeliat sebentar sebelum akhirnya menutupi wajahnya dengan bantal. Merasa tak sabar, ibu Hyukjae mengambil paksa bantal dari tangan anaknya.

“Ya! Lee Hyukjae! Kau tidak mau bangun?” ibunya berteriak sambil menunggu.

Hyukjae meregangkan otot dan membuka matanya sebentar. “Kibum sedang ke luar kota, aku bisa berangkat kerja agak siang. Eomma pergilah, aku butuh tidur.”

“Ya! Kalau kau butuh tidur, Eomma butuh menantu! Bawakan padaku satu dan kau akan kubiarkan tidur di ranjang ini seumur hidupmu,” omelnya. Hyukjae mengabaikannya, anak itu malah berbalik membelakangi ibunya dan kembali tidur. “Lee Hyukjae! Kau berani mengabaikan ucapanku?”

“Eomma~~~” Hyukjae menggeliat lalu duduk di ranjangnya. “Apa aku sudah bilang kalau eomma sangat cantik hari ini?”

Ibu Hyukjae mencibir. “Benar, kau pikir aku akan termakan omongan manismu lagi? Katakan pada eomma-mu ini kapan kau akan menikah?”

“Nanti,” ucap Hyukjae singkat.

“Aish.. itu yang selalu kau jawab! Ah, katakan, bagaimana gadis yang semalam? Apa dia cocok denganmu? Dia cantik, keluarganya juga baik, dan yang paling penting dia anak tunggal,” ibunya mulai mendapat bahan pembicaraan tapi Hyukjae sama sekali tidak berminat mendengarkannya.

Hyukjae menarik napas panjang lalu mendongak ke arah ibunya. “Eomma, memangnya aku bisa menikah dengan gadis yang belum genap 20 tahun seperti itu? Dia masih kecil. Jangan sampai Eomma disebut pengurus prostitusi.”

“Ya! Apa maksudmu dengan pengurus prostitusi? Aku mau menjadikannya menantuku, bukan memperkerjakannya,” omel ibunya lagi.

“Tapi usianya masih 19 tahun. Memangnya orang tuanya tidak berpikiran aneh pada eomma?” tanya Hyukjae.

“Ya! Bisa-bisa kau dijadikan objek prostitusi.”

Ucapan gadis aneh semalam masih bisa terputar jelas dalam memori kepalanya. Hyukjae mendesah berat. Gadis itu secara tidak langsung sudah menuduh ibunya membuka bisnis prostitusi anak di bawah umur dengan dan Hyukjae yang bertugas mencari korban.

“Ibunya itu teman baik eomma sejak masih sekolah dan juga, anak itu memang sudah suka padamu sejak dulu, apa salahnya kalau kalian dijodohkan?” ucap ibunya tenang.

Hyukjae menelan ludah. “T-teman baik?”

Ibunya mengangguk singkat. “Saaaangat baik.”

“Sangat baik?” ulangnya. Lalu ia menepuk keningnya sendiri dan bergumam. “Tamat riwayatku~~~”

Hyukjae bisa melihat alis ibunya terangkat sebelah. “Eh? Siapa yang tamat?” Anaknya diam, membuat ibunya semakin curiga. “Ya~ apa yang kau lakukan semalam? Kencan butanya lancar-lancar saja, kan? Lee Hyukjae, kau tidak membuat masalah, kan?”

Jantung Hyukjae sudah berhenti berdetak sejak tadi. Anak kecil itu –gadis yang nyaris jadi calon istrinya- memang bilang ibu mereka sudah saling kenal. Tapi Hyukjae mengira ibunya dan ibu gadis itu hanya sebatas teman yang kenal lewat salon kecantikan, tidak dekat apalagi akrab.

“Lee Hyukjae?”

“Eomma, aku harus cepat-cepat kerja. Aku mandi sekaraaaang~~~” Hyukjae bangkit dari ranjang dan melesat ke kamar mandi.

Ibunya melongo sejenak sebelum berjalan ke arah meja ruang tengah dan mengambil gagang telepon. “Anak itu pasti melakukan sesuatu.”

—-

Jiyoo sibuk mengetuk-ngetukkan jemarinya ke meja kayu. Matanya tertuju pada deretan angka di buku kecilnya. Ia menarik napas panjang. Jiyoo tidak punya rencana lain kecuali berharap pada acara-acara kencan buta yang diadakan agen biro jodoh. Dan rencana awal serta satu-satunya itu sudah kacau semalam.

“Acara selanjutnya minggu depan, hari dan tempat yang sama,” desahnya.

Merasa tak sabar, Jiyoo menutup kasar buku di depannya. Ia bergidik membayangkan dirinya harus tinggal di Seoul sampai minggu depan. Sejak awal Jiyoo tak pernah suka Seoul, ia benci kota dan negara ini.

Jiyoo menyandarkan punggungnya ke kursi lalu memandang langit-langit kamar. “Choi Siwon benar-benar mau membunuhku. Hanya saja dia melakukannya dengan perlahan. Luar biasa~”

Tok tok tok…

Pintu kamarnya diketuk dari luar. Jiyoo meninggalkan kegiatan mengeluhnya dan berjalan ke arah pintu. Alisnya terangkat sebelah saat melihat seorang gadis seumuran  dengannya berdiri di depan kamar.

“Ibu memanggilmu untuk sarapan,” ucap gadis itu santai. Kemudian ia menatap Jiyoo dari atas kepala sampai ujung kaki. “Eumm… kau beda dengan Siwon Oppa.”

Jiyoo mengerutkan kening, heran. “Eh?”

“Iya, ibu bilang kau sangat mirip dengan Siwon Oppa, tapi jangan tersinggung, kau tidak mirip dengannya,” ulang Hyunyoung. Tadinya ia takut adik Choi Siwon itu marah tapi ia malah melihat Jiyoo tersenyum lebar. “Kau tidak marah, kan?”

“Tentu saja tidak. Kau orang pertama yang mengatakan itu padaku. Terima kasih,” sahut Jiyoo senang.

Hyunyoung mengangkat bahu lalu mengulurkan tangan ke arah Jiyoo. “Park Hyunyoung. Ah, aku tahu kau siapa. Choi Jiyoo, kan? Putri kedua keluarga Choi, tinggal di Tokyo sejak enam tahun yang lalu, berumur 19 tahun, golongan darah O, dan punya nama Jepang Chiharu.”

Jiyoo melongo sejenak sebelum akhirnya mengerjap-ngerjapkan mata. “Kau ini.. intel ya?”

“Memangnya aku terlihat seperti orang dengan pekerjaan sekeren itu?” Hyunyoung tertawa. “Ibuku adalah penggemar keluarga kalian, dia tahu banyak tentang Siwon Oppa, begitu juga denganmu. Dan aku? Aku hanya mengulang apa yang pernah dia ceritakan. Tidak ada yang salah, kan?”

“Tidak. Semuanya tepat. Perfect,” sahut Jiyoo santai sebelum mengikuti Hyunyoung turun ke lantai satu.

Hyunyoung mempersilahkannya duduk saat ia akan memanggil ibunya keluar. Hanya dua menit meninggalkan Jiyoo sama sekali tak membunuh rasa penasaran Hyunyoung. Gadis itu menarik kursi, duduk di samping Jiyoo. “Ada yang mau kutanyakan.”

“Soal?”

“Kau… benar-benar diusir keluargamu?” tanyanya.

Jiyoo membelalakkan mata. Entah dari mana urusan keluarganya, yang seharusnya bersifat urusan dalam, malah menyebar sampai ke negara lain. “Eumm.. menurutmu begitu ya? Sepertinya kau benar.”

“Kenapa? Apa kau berbuat sesuatu yang jelek?” tanya Hyunyoung lagi. Saat rasa penasaran memenuhi otaknya, gadis itu tak akan berhenti mengoceh.

“Begitulah,” sahut Jiyoo enggan. Ia paling tidak suka ada yang mengorek sesuatu dari kehidupan pribadinya, jadi ia sudah memutuskan tidak akan bicara banyak. Ulahnya di Tokyo tidak perlu dibagikan secara cuma-cuma pada keluarga asing di Seoul, kan?

Pembicaraan tak menyenangkan itu berakhir begitu saja saat Park Hana, ibu Hyunyoung, masuk ke ruang makan.

—–

@Lovabook

Baru pukul dua belas siang tapi Lee Hyukjae sudah menguap sebanyak tiga belas kali. Hari ini ia berangkat kerja lebih awal dari biasanya dan itu membuatnya bosan setengah mati karena Lovabook memang sepi saat pagi hari.

“Bagaimana semalam?” Hyunyoung merapikan salah satu rak buku dengan tulisan Ekonomi di salah satu sisi dan berhenti di samping Hyukjae.

Hyukjae mendengus. “Tentu saja kugagalkan.”

“Cih.. pintar sekali,” komentarnya. “Sudah keberapa kali termasuk yang semalam? Aku yakin sudah lebih dari sepuluh kali kau menggagalkan acara kencan buta yang diatur ibumu. Kau tidak bosan?”

Untuk sejenak Hyukjae memikirkan ucapan temannya lalu ia mencibir. “Coba kau tanya pada ibuku, dia sudah bosan atau belum, kalau dia bilang sudah, aku juga akan berhenti.”

Hyunyoung memutar bola mata. Lelaki di depannya –Lee Hyukjae, ini adalah lelaki menyedihkan yang dikelilingi oleh permintaan ibunya untuk segera menikah. Kadang Hyunyoung heran kenapa Hyukjae tidak mencari gadis pilihannya sendiri. Tapi lelaki itu selalu bilang gadisnya akan datang tanpa diundang dan ia hanya harus menunggu.

Konyol. Perbuatan paling konyol di dunia adalah menunggu, pikir Hyunyoung.

Lamunan gadis itu buyar saat tiba-tiba ponsel Hyukjae berdering nyaring. Wajah lelaki itu berubah pucat dan langsung melepas batere ponselnya –pekerjaan yang selalu dilakukannya belakangan ini.

“Siapa?” tanya Hyunyoung. “Ibumu, kan?”

Hyukjae mengangguk lemas. “Aku sudah melakukan hal konyol semalam.”

“Memangnya kapan kau tidak berbuat konyol?” sahut Hyunyoung menyahut santai. “Eh, tapi bukankah ibumu tidak akan menelepon kalau tidak ada jadwal kencan buta? Dan kencan buta itu biasanya seminggu sekali, kan? Kenapa dia menelepon?”

Alis Hyukjae terangkat heran. “Kau aneh. Kenapa bisa tahu jadwal ibuku menelepon? Ah, dan juga jadwal kencan buta. Kau sangat perhatian. Kau menyukaiku ya?”

“Suka? Kalaupun tidak ada malaikat tampan bernama Kim Kibum, aku juga tidak akan semudah itu tergoda padamu,” jawab Hyunyoung sambil melirik Kibum dari balik kaca besar dalam ruangannya. “Semua orang bisa tahu kebiasaan ibumu kalau kau selalu mengeluh tanpa henti.”

Hyukjae mengabaikannya. Ia memijat tengkuknya yang kaku. “Aku pasti akan diusir.”

“Diusir? Kenapa?” tanya Hyunyoung lagi. Tiba-tiba ada wajah yang tampak familiar muncul dalam kepalanya. “Bicara soal diusir, di rumahku ada gadis yang diusir keluarganya dari Tokyo.”

—-

“Aku tidak suka dia!” Jiyoo menuruni tangga dan mengarahkan tatapan tajam ke arah Carlene, gadis Amerika-Jepang yang berdiri anggun di samping Siwon.

Ayahnya, Choi Kangho, membelalakkan mata melihat sikap tak sopan putri tunggalnya. “Haru! Jaga bicaramu. Ini acara penting, kembali ke kamarmu. Ada apa denganmu?!”

“Sudah kubilang, kan, aku tidak suka perempuan ini! Jangan serahkan Siwon pada perempuan seperti dia!” pekik Jiyoo. Diam-diam ia merasa takut karena ayahnya sudah memanggilnya dengan nama Jepang, dan itu bisa jadi pertanda buruk untuknya.

Siwon menarik tangan adiknya, menjauhkan Jiyoo dari Carlene. “Ya! Choi Jiyoo, kau ini kenapa?”

Jiyoo diam. Ia bisa mendengar dua lelaki di rumahnya sudah bertanya tapi Jiyoo benar-benar tidak mau menjawab pertanyaan mereka. Jiyoo menelan ludah lalu menggenggam tangan kakaknya erat. “Jangan mau dijodohkan dengan perempuan itu..”

“Anak ini! Apa yang kau katakan pada kakakmu?” ibu mereka, Lee Jinra, berada di samping Siwon, berusaha menghalangi supaya suara Jiyoo tak terdengar gadis Amerika-Jepang itu. “Kembali ke kamarmu, Yoo.”

Siwon masih merasakan tangannya digenggam oleh Jiyoo. “Kenapa aku harus menurutimu?”

“Lakukan saja, bodoh!” jawab Jiyoo. Tapi kemudian ia bergumam sebelum ibunya menuntunnya menaiki tangga. “Aku mohon..”

Setelah itu Jiyoo tidak tahu lagi apa yang terjadi di ruang tengah rumahnya. Mendengar ucapan Siwon, ia sudah putus asa, menyangka kakaknya itu tak akan pernah menurutinya. Perjodohan itu sudah pasti terjadi, pikirnya. Tapi ia sangat terkejut saat tiba-tiba mendengar suara ayahnya berteriak di lantai satu.

Jiyoo mengendap keluar kamar, menyaksikan Siwon yang menundukkan kepala di depan ayah mereka dari celah selusur tangga. Apa yang terjadi?

“Chiharu! Kau disana, kan?” Jiyoo terkesiap. Darimana ayahnya punya kekuatan super sampai bisa menyadari kehadirannya? Perlahan Jiyoo bangkit, menunjukkan wajah pada anggota keluarga Choi. “Turun, kau punya hukuman untuk dijalankan.”

Dada Jiyoo terasa kosong. Ia tak bisa melakukan apa-apa kecuali menuruti ucapan sang pemimpin –ayahnya.

Jiyoo bisa melihat ayahnya menarik napas berat seolah baru saja menempuh perjalanan jauh. “Siwon menolak perjodohan. Kau senang?” Jiyoo diam. Lalu ayahnya melanjutkan, “Tapi dia harus tetap menikah. Carikan satu gadis yang menurutmu cocok untuknya.”

“A-apa? Kenapa aku?” pekik Jiyoo. Ia melirik Siwon yang berdiri di sampingnya tapi lelaki tinggi itu hanya tersenyum kecil.

Ayahnya memijat kening lalu kembali menatap putrinya. “Kau kan yang membatalkan acara ini. Tanpa alasan yang jelas kau bilang kau tidak mau Carlene menikah dengan kakakmu. Menurutmu apa yang harus kau lakukan untuk menebus sikap tak sopanmu hari ini?”

Jiyoo mengkerut, takut dan kalah. Benar, ia adalah orang yang menolak acara itu. Benar, ia tidak suka pada gadis cantik bernama Carlene itu. Tapi tidak benar kalau ia siap mencarikan pengganti untuk Siwon!

“Baik. Gadis seperti apa yang harus kucari? Carikan saja lagi putri kenalan ayah, pasti ada satu atau dua yang menarik dan pantas dijadikan menantu,” sahut Jiyoo asal. Ia buru-buru menunduk saat tahu ayahnya memandangnya galak.

Siwon merangkul pundak adik kecilnya. “Seoul. Carikan aku gadis Korea.”

“Ya! Kau gila? Siapa orang bodoh yang mau jauh-jauh terbang ke Korea hanya demi seorang gadis, apalagi gadis yang tak dikenal!” omelnya. “Lagipula kau punya banyak teman wanita dari Seoul yang tinggal di Jepang, kan? Jangan mencari cara untuk menyiksaku!”

Ayahnya kembali melototi putrinya. “Haru, kau harus menebus kelakuanmu malam ini.”

Satu kalimat. Hanya satu kalimat dari sang ayah dan berhasil membuat Jiyoo kalah telak. Ia mengutuk tindakannya hari ini. Seharusnya ia biarkan saja Siwon bertunangan dengan gadis itu. Seharusnya ia tidak bersikap sok pahlawan dengan menghalang-halangi acara itu. Bodoh.

“Kenapa kau menolak perjodohannya?” tanya Jiyoo saat hanya ada ia dan Siwon di ruang tengah.

Siwon tampak berpikir sebelum merebahkan tubuhnya ke sofa hitam di depan perapian. Ia tersenyum tanpa menatap adiknya. “Karena kau melarangku.”

“Cih.. yang benar saja. Memangnya aku percaya?” Jiyoo mendengus. “Kau bukan tipe kakak yang akan melakukan hal gila, dalam hal ini melanggar perintah ayah, hanya karena ucapanku. Pergi kemana Choi Siwon kesayangan ayah?”

Lelaki itu terkekeh. Siwon tertawa mendengar ucapan sinis khas Choi Jiyoo. “Kau mau tahu kenapa aku melakukannya?”

Jiyoo mengangguk. Rasa penasarannya nyaris meledak.

Siwon tersenyum kecil lalu berkata, “Karena…”

—-

“Jiyoo-ssi? Jiyoo-ssi?” wanita paruh baya pemilik rumah, Park Hana, mengibas-ibaskan tangannya ke depan wajah Jiyoo. Mendadak bayangan-bayangan itu hilang. Jiyoo tidak sedang berada di rumahnya di Tokyo. Ia juga tidak sedang berbicara dengan Siwon. Tidak ada sofa dan perapian. Jiyoo hanya ada di kamar kecilnya yang menyedihkan.

Jiyoo mengerjap-ngerjapkan mata. “Ah, ya?”

“Apa yang kau inginkan untuk makan malam?” tanyanya. “Apa kau suka sup kimchi?”

“Aku.. aku bisa makan apa saja, asal tidak ada kacang di dalamnya,” jawab Jiyoo setengah ragu. “Aku alergi.. kacang.”

Park Hana mengangguk-angguk. “Baiklah. Kubuatkan masakan yang enak untukmu. Sudah jam makan siang, turunlah. Aku harus mengantarkan makan siang untuk Hyunyoung sekarang, kau bisa sendirian di rumah, kan?”

Otak Jiyoo bekerja lambat sebelum akhirnya alisnya terangkat sebelah. “Mengantar kemana?”

“Hyunyoung bekerja di sebuah toko buku, salah satu tempat milik pacarnya. Dia selalu mengomel karena disana tak ada warung makan yang cocok, jadi aku selalu mengantarkan bekal makan siang ke tempat kerjanya,” jelas Park Hana panjang-lebar. “Mm.. nama tempatnya.. Lovabook.”

—-

Lee Hyukjae tampak bingung saat ibunya berhasil menghubunginya melalui Hyunyoung. Ia sama sekali tak menyangka ibunya itu menyimpan nomor teman kerjanya. Hasilnya, ia kebingungan sendiri setelah ibunya berhasil menghubunginya.

“Apa yang kau lakukan pada Chaeri?” tanya ibunya saat Hyukjae pertama kali mengucapkan kata ‘Eomma’.

Hyukjae menjauhkan ponsel Hyunyoung, mencoba berpikir. “Aku? Aku tidak melakukan apa-apa. Memangnya kenapa dengan anak itu?”

“Bukan cuma Chaeri, ibunya juga menghindari Eomma tadi. Lee Hyukjae, apa yang kau lakukan padanya?” ibunya menuntut dengan nada suara rendah.

Tangan Hyukjae memijat-mijat keningnya sendiri. Kalau ia tahu ibu anak itu adalah teman baik ibunya, ia tidak akan menggunakan jurus maniak untuk membatalkan kencan buta itu. Bagus sekali. Sekarang teman baik ibunya itu menganggap keluarga Lee sebagai keluarga pengurus prostitusi.

“Lee Hyukjae? Kau akan menjawab Eomma atau memilih diam dan membuat biaya telepon rumah ini membengkak?” ibu Hyukjae kembali menuntut.

Hyukjae menarik napas panjang lalu berusaha tersenyum. “Eomma, sudah kubilang belum kalau Eomma sangat cantik hari ini? Jangan banyak berpikir, kerutan Eomma sudah berkurang, jangan menambahnya lagi.”

“Ya! Apa pedulimu soal keriput di wajah Eomma? Jangan bercanda lagi, cepat jelaskan!” lagi-lagi ibunya menuntut dengan nada rendah. Itu tandanya Hyukjae tidak bisa main-main lagi kali ini. Ibunya benar-benar penasaran tingkat akhir, tapi ia juga tidak bisa bercerita soal kejadian semalam.

Perasaannya bilang kalau ia menceritakan soal prostitusi itu sama saja dengan bunuh diri. Hyukjae menelan ludah. “Ah, Eomma, aku harus bekerja. Ponsel Hyunyoung juga mau digunakan pemiliknya. Sampai jumpa~” ujarnya sebelum memutuskan sambungan telepon.

Hyunyoung mengerutkan kening sambil menerima ponselnya kembali. “Ada apa lagi?”

“Ada masalah. Besar,” sahut Hyukjae dengan tarikan napas berat. “Aish… Eomma benar-benar akan mengusirku kali ini! Ahh~ Lee Hyukjae bodoh!”

“Sejak tadi kau bicara soal mengusir dan diusir. Memangnya hal buruk apa yang sudah kau lakukan?” tanya Hyunyoung. Ia memerhatikan lelaki yang masih mengacak-acak rambutnya itu.

“Prostitusi dan ma-“

“MANIAK!” suara itu memotong penjelasan Hyukjae. Mereka –Hyukjae dan Hyunyoung, menoleh bersamaan ke arah pintu masuk Lovabook. Choi Jiyoo berdiri disana sambil menenteng sebuah tas plastik. Ia membaca lagi tulisan di depan Lovabook Store lalu bergumam, “Benar.. ini toko buku bukan lokasi prostitusi.”

Hyunyoung mengernyitkan alis. “Prostitusi? Maniak? Kalian sudah saling kenal? Jiyoo-ssi, kau kenal Hyukjae?”

“Jiyoo?” Hyukjae mengamati wajah gadis yang berdiri di depannya.

“Hyukjae?” Jiyoo mengarahkan pandangannya tepat ke wajah Hyukjae.

Mereka –Jiyoo dan Hyukjae, saling membelalakkan mata sebelum memekik bersamaan pada Hyunyoung. “Dia temanmu?”

—-

Hyunyoung memandangi Jiyoo dan Hyukjae bergantian. Kedua orang itu masih saling membuang muka sambil sesekali melirik satu sama lain dengan tatapan merendahkan. Ia baru bertemu dengan Jiyoo secara langsung pagi ini dan ia tahu Choi Jiyoo sama sekali tidak punya teman, lalu tiba-tiba gadis itu sudah punya kenalan lain di Seoul. Dan itu adalah teman kerjanya sendiri.

“Dimana kalian bertemu?” tanya Hyunyoung.

Hyukjae melirik Jiyoo, mencari tahu apa gadis itu akan menjawab atau tidak. Ia bersuara, “Di sebuah kafe.”

“Kafe? Kapan?” tanya Hyunyoung lagi.

Kali ini Jiyoo yang menjawab, “Semalam.”

“Ya! Kalian berdua mau membuatku kesal?” pekik Hyunyoung kesal. Ia paling tidak suka jawaban super pendek tanpa penjelasan rinci seperti ini. “Baiklah, lalu bagaimana kalian bisa saling kenal? Ah, dan apa hubungannya dengan prostitusi? Juga maniak?”

“Gadis ini,” Hyukjae menghela napas sambil menatap Jiyoo galak. “menyebarkan rumor prostitusi pada gadis yang kutemui semalam, dia juga yang memberiku predikat maniak. Dan sekarang ibuku pasti sudah menyiapkan peti mati untukku gara-gara aku mencemarkan nama keluarga Lee di depan teman baiknya.”

Jiyoo memandang Hyukjae dengan tatapan tak percaya. “Kau bercanda? Satu-satunya orang yang dirugikan disini adalah aku! Aku –dengan amat sangat terpaksa, harus menunggu acaran kencan buta lain, yang dengan gembira kukatakan, baru akan diadakan seminggu lagi. Ah, kau juga seenaknya menyebutku lesbian!”

“Les- apa?” gantian Hyunyoung membelalakkan mata.

“Bukan! Dia sembarangan bicara! Aku normal~~~” rajuk Jiyoo. Kemudian ia memandang Hyukjae kesal. “Salahmu! Maniak bodoh!”

Hyukjae mengangkat bahu santai. “Bukan salahku, kan? Tingkahmu sendiri yang mengatakan kalau kau memang seorang lesbian. Mana ada gadis yang datang ke acara kencan buta hanya untuk mencari gadis lain? Bukannya mencari prianya malah menunggu gadis. Aneh, kan?”

“Ya! Itu tidak seperti yang kau bayangkan!” Jiyoo mencoba membantah.

“Kalian berisik~~~” Hyunyoung menengahi. “Kurasa kalian hanya salah paham. Jiyoo-ssi, Hyukjae ini hanya sedang berusaha membatalkan acara perjodohannya, makanya dia menggunakan semua cara untuk itu. Dia pria baik-baik, bukan seorang maniak apalagi pengelola usaha prostitusi.”

Hyukjae mencibir ke arah Jiyoo. “Dengarkan itu.”

“Kau juga, Lee Hyukjae,” potong Hyunyoung. “Choi Jiyoo ini hanya dalam tugas di Seoul. Jadi mungkin tugasnya adalah mencari gadis di sekitar sini.”

“Tugas macam apa yang memerintahkan harus mencari gadis asing? Jangan-jangan justru dialah yang menjalankan usaha prostitusi,” tebak Hyukjae asal.

Jiyoo mengarahkan tatapan setan lagi pada Hyukjae. “Kau menyebalkan.”

“Hanya kau yang bilang begitu, sebenarnya,” sahut Hyukjae sebelum benar-benar menutup mulutnya.

Mereka bertiga diam. Hyunyoung juga tidak bisa membantu membela Jiyoo karena gadis itu memang tidak mengatakan apa-apa soal keberadaannya di Seoul. Untuk apa dan berapa lama, ia sama sekali tidak tahu. Yang ia tahu hanya sebatas siapa Jiyoo, kenapa gadis itu ada di rumahnya, dan seputar keluarganya di Jepang.

Jiyoo sendiri tidak butuh pembelaan. Biarkan saja lelaki di sampingnya itu bicara apapun yang ia mau. Tidak ada gunanya mengenal satu atau dua orang di Seoul untuk saat ini. Sekarang Jiyoo hanya mau pulang. Secepatnya.

“Hyuk-ah, dimana kau letakkan laporan gudang bulan ini?” lelaki bertubuh tinggi dengan garis wajah yang jelas tampan keluar dari sebuah ruangan di pojok Lovabook. Ia membawa sebuah buku besar bersamanya.

Hyunyoung buru-buru bangkit, berjalan cepat ke arah lelaki itu lalu mengamit lengannya. “Oppa~”

Kim Kibum –nama pria itu, mengerutkan kening dan memandang sekitar. “Hyunyoung-ah, ada apa disini?”

“Tidak ada, tidak ada. Kami bertiga hanya sedang berdiskusi kecil. Apa Oppa terganggu?” tanya Hyunyoung tanpa melepaskan tangannya dari lengan Kibum. “Kau sudah makan siang? Ibuku membawa bekal makan siang untuk kita.”

Kibum tersenyum kecil sebelum alisnya terangkat sebelah. “Bertiga? Kau bukan hanya bersama Hyukjae?”

“Kim.. Kibum?” tanpa sadar Jiyoo berdiri dari kursinya, matanya melebar seolah ada hantu di depannya. Tapi tidak, tidak ada hantu. Hanya Kim Kibum. Ia mundur perlahan selangkah.

Hyunyoung dan Hyukjae mengarahkan tatapan yang nyaris sama pada Jiyoo –bingung. Mereka bahkan melirik Kibum sesekali. Tapi Kibum mengabaikan mereka.

Mata gelapnya terarah lurus pada gadis itu. Ia berbisik, “Choi Jiyoo..?”

================

Great~ orang lagi mau ber-fangirling-ria ama Baro malah disuruh ngepost chapter 2.. Dong-ah jeleeeekk~

Comments are waited~

SR go to hell..

*I wont let any excuse!

 

144 thoughts on “Lovabook Story #2

  1. horee pertama!
    akhirnya lanjutannya keluar onnie. yaah aku masih penasaran nih sama apa yang akan terjadi sama eunhyuk dan jiyoo di part berikutnya. aku bingung kok tiba2 ki bum berbisik nama choi jiyoo hehe.

    • selamaaaat~ uda jadi pertamaaa.. xD
      semuanya bakal dijelasin di chapter2 selanjutnya, tetep ikutin Lovabook *apadehh*
      makasihh uda bacaa yaa~😀

      ps: yoobum couple, gimana? *ditabok yara*

      • hehe terima kasih, terima kasih. kalo itu sih udah pasti onn, aku pasti ngikutin lovabook. waduuh yoobum couple? gimana ya? aku bingung onn, abisnya aku belom pernah mendengar sejarah/cerita mereka berdua hehe. sebelumnya mereka udah pernah ada belom di salah satu ff onni?

      • ahaha.. ga usah dibayangin dehh, yoo juga ga tega ama kibum kalo pasangan ama dia..
        tar pasti ujung2nya patah hati.. xD
        lagian si hyunyoung itu ganas, ga bakal ngebiarin kibum ama cewek laen. .__.

  2. Huaa..sukaaa…
    Suka bgt bgt bgt!! >.//<
    Emg kibum ad hubungan apa sama jiyoo???mantan kah?andwae….DX
    penasaran…aq butuh chap3 secepatnya…

  3. ngeliat TL twitter ada update terbaru langsung ngesot kesini~ hohoho xD
    ntar tengah malem ah bacanya biar terhayati… *halah*
    #bikinkomengapen ==a
    *ngilang*

  4. Kim kibum mantannya jiyoo kah?atau pernah nyakitin jiyoo jadi jiyoo benci sama seoul? #asbak hahaha
    Eonni! Ayolaah cepat persatukan eunhyuk dengan jiyoo!gregetan bacanya! Haha

  5. sukaaaaaa. . . Ah, gatau knapa suka bgt ma adegan2 klo jihyuk tengkar gt. Haha.

    Siapa kibum? Siapa kibum? Siapa kibum? Siapa kibum? Siapa kibum? *diulang sampe mulut berbusa* wkwkwk.

    • ahaha.. tengkar lagii? aigoo~ kami pasangan cinta-damai sebenernya, cuma si hyuk aja yg kadang2 bikin emosi.. -.-
      kibum adalah member Super Junioooor~ xD
      makasihh uda bacaaa..😀

  6. Akhir.a setelah sekian lama menunggu kehadiran chapter 2 #lebay
    Trus, trus, itu Kibum sama Jiyoo kenapa, punya hubungan apa? Jgn bilang mereka pernah punya hubungan. Pokoknya penasaran.
    JiHyuk, JiHyuk, kangen sama couple satu ini ^^
    Nice Shela ^^

      • Sodara ipar ya? Legaaa~~ XDD
        Iya, aku kangen ama JiHyuk. Kangen sama tingkah pasangan itu. Berantemnya mereka di sini ngegemesin (?)
        ditunggu lanjutannya .. ^^

  7. Wah slese ujian langsung ngepost..

    Kayaknya hyuk bakal diusir beneran..

    Penasaran sama alasan siwon..
    Ga enak banget motongnya..
    Baru bilang karena udah langsung dpotong😦

    da hubungan aph antara yoo ma kibum??
    Dy yg bikin yoo ga suka seoul kah??

    Lanjut” penasaran neh..

    • ahahaha.. dipaksa temen, onn~ .__.

      aku lagi kumaaat, suka bikin reader emosii. *ditabok sandal*
      kan aku jago bikin orang penasaraan. xD
      makasihh uda baca yaa, onn~😀

  8. Wahhh, love Jihyuk…
    Jatuh cinta setengah mati ama Jihyuk….

    Ada kibum juga… Semoga aja bakalan ada Hae-ya juga..
    kekekeke…..

    Keep writing coz i’ll always waiting…

    • Waaaaa… makasihh~~~😀
      terharuuu kalo ada yg bilang gituuu.. *sobs*

      Hae? Kihae dooong? xD
      belom tau, mudah2an bisa masukin cameo yaa..
      makasihh uda bacaaa~😀
      I’m still writing, dear.. :*

    • shelaaa~~~
      itu eomma-nya hyunyoung ganggu Jiyoo nglamun aja sii…
      huee…itu alesannya abang kuda kenapa?
      PENASARAN!!

      lah, ada apa itu antara JiyoO dan Kibum..
      semakin mbulet saja, shel~~😄

      • ahahaha~ eommanya hyunyoung ganggu jiyoo ngelamun? xD
        ga ada alasan yg mengejutkan kok, cuma hubungan kakak-adek, tar aku jelasin di next chapter..🙂

        Mbulet? dibenerin lagii ajaaa.. xD
        makasihh uda baca yaa~😀

  9. wkwkwk..hmm..emak ama anak sama2 pelitnya..masa iya mau ngomelin anaknya aja msih mkirin biaya tagihan telpon..wkwk..bodor familly..*plakk*

    ada apa dengan kibum-jiyoo??
    Mantan kah? Ato jiyoo punya pengalaman buruk gara2 kibum??
    Akh penasaran..

    Ngm0ng2 selamat ya UNny udah slese..pasti lega bgt nih..

    #waitforpart3

    • huahahahaha~~~~ aku suuuka komen onnie! xD
      emak ama anak sama2 pelit? Itu mertuakuuu, onn~ xDD
      Bodor familyy? Kkk~

      Oh, tenang sajaa. Uda disiapin, dan semua tebakan reader alhamdulillah salahh.. (?)
      makasihh uda baca onn~ /peyuk/😀

      yess~ uda selese, legaaaaa baaaangettt!😀

  10. akhr’y publish jg…
    dah selesai UN nih…🙂

    eunhyuk’y keren euy, hehe
    jiyoo-kibum slg kenal??
    jgn2 prnh pcran….

  11. Shella.. Annyeong..😀. Selesai UN,,langsung ngepost aja nii,, Good..🙂. Awawawawaw.. Jihyuk..jihyuk..jihyuk.. Gemesin banget..!!! Itu ibunya hyukjae semangat banget sii jodohin anaknya. Memang usianya hyukjae di FF ini ceritanya brp gituu??.. Penasaran sama alasan siwon nolak perjodohan itu??.. Kenapa di cut sii??.. Shella pinter nii buat reader penasaran.. *cubit yoo*😉. Hayoooloh.. Ada apa dengan kibum dan ji yoo??.. Makin penasaran.. Dilanjut yaa shella sayaaang..😀 smangat..!!

    • Annyeoooong~ *lambai2*
      Asiiiik, poo, kita ngegemesiiiin~~~~~ xD
      poo disini pake umur asli kok, 26..🙂
      mungkin dianggep uda pantes kawin kalii. xD

      Makasihh yaa, sayaaang~~~😀
      Semangaaat~ /peyuk-cium/ :*

  12. akhirnyaaa publish jg! udh selese UN haha. aaaaaaah parah bikin penasaran bgt! itu siwon knp batalin pernikahannya? trs hubungan kibum sm jiyoo apaaa? tolong dijelaskan di chapter selanjutnya!!!

  13. ada apakah gerangan? *lebay
    dan apa hubungannya si Jiyoo n Kibum??
    hueeeeeeeeeeeeeee, saya penasarann, dan kenapa pas siwon mau ngomong alasan dia ngebatalin pertunangan itu langsung di cut???!!!!!!!!!!!
    apa maksud thor!!!
    huaahahaahahahha, sepertinya saia sudah mulai gila..
    lebih baik saia menghilang sebelum tambah bikin rusuh disini!
    oh ya, chap slanjutnya jgn lma2 y..
    ilang *cringgg

    • ahahahahaha~~ *brb ngakak*
      ehem.. sebelomnya maapin author sableng ini yg seenak jidatnya bikin orang penasaran, ga ada maksud kok, cuma ada niat. itu juga cuma dikit. *plakk*

      oh? uda mau ngilang? baru aja mau nyiapin teh anget..
      oke dehh, ati2 ya ngilangnyaa~ (?)
      makasihh uda bacaaa~😀

  14. wah,,, penasaran ni kok kibum kenal ma jiyoo,jgn2 eh jgn2….
    wah,, alasan siwon nolak perjodohan itu kenapa ya??? beneran dech.. shella emang pinter bikin penasarannnnnn…. semoga lanjutannya ga lama2. amiiin *apaan nich org*

  15. Waduh, smwa.y partnya bkn penasaran
    mana crita siwon d cut lagi, trus kimbum pun bgt

    aigoo, pnasarn sy syapa yg jd psngn pangeran choi hahaha

    jihyuk couple, brantem.y lbh dtingkt kan lg *evil laugh*

  16. eonniiiiii ~ ^^
    xixixixi ~ senyum senyum sendiri baca adegan tengkar JiHyuk ..😀
    benih benih (?) cinta sudah mulai timbuuuuuulll😉
    ihiiiiiieeeeyyy
    Jiyoo disini tertutup yaaa ??
    emang keluarga Park itu siapanya keluarga Choi, eonni ?? Apa keluarga Choi emang benar2 kaya disini ??:/
    Kibum sama Jiyoo uda eonni ksh tau tuh dikomennya sapa itu yaaa ?? Klo kibum itu mantan ipar Jiyoo .. Benarkah ? –a
    im wait next chapter JIHYUK COuple eonni ^^/

    • Iyaaa~~~ ^^
      benih2 cinta? ahaha.. xD
      err… park ama choi tar dijelasin deh. Trus segimana kayanya keluarga choi, silakan bayangin choi siwon dan kekayaannya. xDD
      aniiyaa, bukan, kibum itu ipar di dunia nyata *soalnya dia suami si yara aka hyunyoung* kalo di lovabook ya bukaaaaan~ -.-

      thank youuu~
      makasihh uda bacaaa..😀

      • huaaaaaaaaaaaa ~~
        jinjja gag bisa ngebayangin eonni ><
        ckckck #pingsan!
        eh ? ipar di dunia nyata ? –a
        jinjja ? yaudah aku maen k rumah eonni aja biar ketemu kibum (?)
        wkwkwkwkwk😄
        ne , samasama eonni🙂

  17. huaaaa.. Aku telat bacanya.. MaaF!!!! Aku bru bs baca hari ni..
    Hehehehehe..
    Sumpah!! Pengen tau apa hub ki bum sama ji yoo!!! Next chap jgn lama” yah thor..

  18. wow! Cool!😀
    I like the way Hyuk said : “hear that!”
    That was awesome and cool!😄
    I can feel his charisma.. haha.. ;D
    I can’t wait for the next chapter🙂
    Hope to read the next chapter ASAP🙂
    daebak😀

  19. udah publish ternyata… mianhae telat….
    ah eonnie makin seru…..
    itu eommanya Hyukjae kyaknya nafsu amat pinginpunya mantu….
    he? ada hubungan apa antara Jitoo ma Kibum???

    • gapapa~🙂

      ibu mertua onnie (?) belom pernah ketemu onnie aja makanya demen jodoh2in hyuk, tar kalo uda ketemu pasti ngebet pingin nikahin onnie ama hyuk *oke, ngarang*
      makasihh uda baca yaa~😀

  20. huwwaaaa akhirnya di post juga lanjutannya!!!! *teriak pke toa*
    hayyoooo ada hubungan apa tuh jiyoo sama kibum? penasaraaannnn~
    next part ASAP ya onn~

  21. beres baca part 1 lngsung cr lnjutannya…..wuahhhhh ituh ada apa ma jiyoo n kibum??koq bisa kenal???cepatlah part 3…..pnsarannnnn….

  22. Aku nebak, itu Jiyoo sama Kibum pasti mantan lol😄 sok tau deh saya. Hehe
    Ahhh~ penasaran ini apa kelanjutannya. Terus terus nantu si Hyunyoung pasti sama siwon akhirnya *digaplok gara gara sotoy*
    Penasaran penasaran lanjutannya😄

  23. Aduh choi jiyoo~ aneh2 aja pake ngebatalin acara kawinannya Siwon tuh kan jadi berabe

    kibum siapanya Jiyoo?? mantankah???
    kok ampe melotot gitu…
    jangan2 Jiyo tersepona ama kegantengan kibum LoL

  24. Maksudnya bukan kihae…
    tapi pengennya yg maen itu donghae..
    kan biasanya ada unyuk ada donghae gtu,,,
    kan Eunhae…
    *brhrap suatu saat ada Hae-nya….

  25. hahayy,, akhirny lanjutanny dipost jg~
    aissh,, itu s jiyoo sm kibum ad hubungan apakahh? jadi pnasarann ._.
    oyahh,, jihyuk kpn baean nihh, brantem mulu dr kmaren, hahha..
    lanjutanny ditunggu yaa, hoho..

  26. mian shel onnie baru mampir kekekekek..
    first, gimana UN?? dah plong ato nunggu hasil dulu baru plong? kekekekeke

    slalu suka tiap jihyuk berantem… ^^
    astajim, nama prostitusi en manik dibawa2 kesini??ckckckckck hehehehe

    trus hub yoo en bummie apa ya??? *Langsung lari ke chap 3* hehehehe

  27. hyaaaaaaaaaaaaaa~~~~~
    lama ga ol, pas sekalinyaol malah ketinggalan 2 part lgsung…
    oooo, tidak bisa…..

    hmmmh, lucu ihh ngebayangin poo ama yoo adu mulut…kya d drama2…hheee

    whoaaaa, jd it toh penyebabnya jiyoo d usir k korea….tapi emgny ad apa dgn calon tunangannya siwon oppa??kenapa jiyoo ga suka ama dy??
    lagipula, itu jawaban siwon oppa yg ‘karena………..’ itu karena apa sih????*arrrrgh, penasaran……

    hey, ad hbungn apa antara kibum ama jiyoo???
    huaaaaa, lanjut baca part 3 lagi ahh^^

  28. buset kejam amat sebutannya, terlalu vulgar, wkwk =))
    eta kibum saha deui? wah wah muncul tokoh dari masa lalu😀
    *ngacir baca yg ketiga* ^^

  29. loh loh loh?
    kok si kibum juga kenal jiyoo?
    mantannya jiyoo kah? .__.
    trus alasan siwon ga suka sama calon tunangannya itu kenapa? aduh bingung ._.
    sumpah lee hyuk jae menyebalkannnn~! saya getok juga kamu monyet xD
    penasaran sama lanjutannya, aku baca dulu yah onn😀

  30. hyuk kau sudah bermain api dg eomma mu,,tanggung jawab woi… di usir aja kaga cukup kali(?) *dilempar gelas ma bini hyuk* ==”
    tenang jihyuk cuma salah paham pan??? ntar bakal akur kan?? trus nikah deh (?) *pengaruh ep 1* *mengarang bebas* LOL
    lah itu jiyoo qo kenal ma kibum???? wah jadi ga sabar mau baca part3’y…
    siwon ga kaga muncul ye di part ini….???

    next baca part 3 ^^

  31. hua.. udah aza z gk bilang” neh.. kirain blm ada,mana nyariin twitter km jd gada, ganti nama y?
    untung lg free bisa nengok blog km.

    hmm jd jiyoo blg gt ampe btl siwon tunangan? knp neng g sesuju? harus da alsn’y dunk?
    kalo c’nyuk diusir alhamdulillah berarti dy bs tggl m onn kkkkK

    kibum? jiyoo? pasti mantanan deh ~sok tau..

    ok bsk lanjut part 3..

  32. oh… *scrolling*
    oh…. *scrolling*
    oh, gini toh ceritanya .__.
    yeah, titel ‘diusir dari rumah’ untuk Jiyoo sudah cocok

    LOL paraaaah!
    cewek kemaren itu anak dari sahabat ibunya Hyukjae *gegulingan*
    HAHAHAHAHAHAHAHA XDDD
    (maaf ya author, komennya pendek-pendek. udah ngantuk /hoaaaam)

  33. Oke…
    Sekarang karena apa?
    Hehhh tuan Choi jelaskan lagi!!! Adik bontot mu ini tidak tahu apa-apa! #saudaragagal
    hehh..
    Tunggu, dipikir-pikir hyunyoung ama ibu ny sama-sama cerewet ya, sekali ngomong beranak-pinak gitu, /plaaaak *siapa pun hyunyoung, sy minta ampun* ._.v

    kembali pada Hyukjae..
    Rasakan ke’yadong’an mu itu bang (?)
    tarik noh Jiyoo jadi bini..
    Jadi kan enak, ibumu ada temen debat dirumah soal prostitusi! xDD

    ehh bentar, Kibum ama Jiyoo kenapa?
    CLBK yee?
    Hayooo ngaku xDD

    Hey.. Hey.. apa itu? ada Baro dibawa-bawa..
    Ayo Gongchan, kita kepojok sana! *kaburrrr ke part 3*

    • huahahaha~ setuju ama komen soal hyunyoung! /plakk
      eh? debat soal prostitusi? aigooooo~~~ xD

      baro ituuuu cowok imut yang senyumnya amat menggoda,
      sayang banget kalo gak difangirling-in (?)
      ciyeeee~ gongchan ni yeeee.. xD

  34. gak sabar nunggu scene romantisnya jihyuk~
    meluncur ke chapter selanjutnya!
    p.s: i love this story..seperti biasa,KEREN!

  35. penasaran kenapa kibum sama jiyoo pelotot-pelototan gitu! (?)
    keren ffnya, onn… *ngangkat empat jempol*

  36. setelah baca part 2 jd tw masalahnya…
    eh itu si jiyoo ama kibum pernaha pacaran???
    yokkk semangat ya…

    eh lg suka baro?
    aku suka jinyoung #gak nanya dodol
    ekekeke

      • eh, aku kena sindrom rapper and maknae sih tdnya,,,
        eh makin kesini, ternyata leader juga,,,
        tp lebih ke rapper syndrome
        like Hyung Jun, Doojoon, GD, Chansung, minho..
        kalo eunhyuk engga kok, tp dulu sempet niat suka tp kalah sama keanehan yesung yg menarik hati #plakk
        ekekeke

  37. lah, itu alasannya JiYoo nolak pertunangannya Siwon apaaan? >/<
    aih aih… hahahaha,
    aku kira JiYoo itu ngelakuin kesalahan yang 'cukup besar' kayak apa gitu ngga kepikiran ngalangin jodohnya Siwon (?)
    hahahaha
    kira-kira cewek yang malam ditolak sama Hyukjae ngomong apaan yah .___. sampe ngejauhin begitu O.o
    jangan… jangan…

  38. Wah..makin seru aja nih. Pertama, wktu tiba di seoul bkn ny jiyoo tggl d apartemen. Skrg jiyoo itu tggl dmn? D rmh hyunyoung? Trus, hyunyoung penggemar kluarga choi. Waduhhh..kok bisa seh? Heheheh. Dann..hei jiyoo-ah, kita sealiran. O-blood type *gakadaygnanya*😄 ,kekekeke. Kibum-jiyoo, psti ada sswtu d antara mrka?
    Aduuhh..itu note t’akhr ngeri bgt. Go to hell? .___.

  39. hua…
    Masih penasaran kenapa yoo nolak perjodohan siwon…
    Ini mah yoo bisa2 nyari jodoh buat dia bukan.a siwon…
    Trus kibum siapa.a yoo?

  40. jihyuk berantem trs nih, pdhl dblk itu pasti ada benih2 cinta bertebaran
    yaa, ada hubungan apa ji yoo sm kibum?penasaran..lnjt baca part slnjtnya

  41. N0h! Yoonbum ada m0ment kah? O.o jangan2 mantan-nya.
    I2 siwon n0lak rencana tunangan-nya kenapa? Lum di jelaskan sudah di ganggu .
    Makin seru aja dah….. Hyuk! Kesian dikau

  42. tadaaa kkk selesai juga bacayang part 2 >< aaa eon itu kenapa yang pas bagian jiyoo sama kibum udah tbc? bkin penasaran hehee. lanjut baca part 3 dulu eoon

  43. Eeeiiii ada hub apa Jiyoo sma Kibum? Huaaaaaaa… Hyunyoung orangnya blak-blakan bgt yaaa? Kayaknya sifatnya datar bgt tapi klw sma kibum sifat ceweknya keluar haha..
    Ouh Hyuk.. Sungguh malang nasibmu. Apa harus diusia 26 tahun harus menikah😀. Seru thor… Cerita ringan tapi berkesan hehe

  44. Wowww . . . . . Eomma’y Hyuk gokil,, hahaha bikin ketagihan critanya.
    Aigoo, trnyta kibum ma ji yoo sling, ap mrka prnh sling sUka ?? ku mOhon jngn sprti itU, smga sja mrka cuma tmN biasa,,
    Next Chap !

  45. penasaran sama sambungan kalimat yang dikatakan siwon tentang batalnya pertunangan..
    ‘karena..’ bla..bla..bla..

    kibum dan jiyoo udah saling kenal..’?!

  46. Penggambaran ceritanya seru dan lucu, kasihan amat Jiyoo yang diusir -__-” walaupun hanya sampai mendapatkan gadis Korea untuk kakaknya. Apakah Jiyoo punya masa lalu dengan Kibum? Wkwkwkwk menarik

  47. Ooooh, jd gitu cara jiyoo gagalin pertunangannya siwon?
    Astaga.. Ff ini bnr2 bikin penasaran *__*
    Dan alasan siwon menuruti permintaan jiyoo adl krna….dy suka sm jiyoooo.. Andwae!!

  48. ha~..
    apa jiyoo dan kibum teman lama ?? tapi kenapa tadi jiyoo mundur2 gtu .. kyak nglihat hantu pas ada kibum ..
    emh .. tapi aku suka waktu jiyoo sama abang eunhyuk .. berantemnya lucu .. hhahah🙂

  49. Nah Lho… ada apa ini?ada apa ini?

    jiyoo kenaL sama Kibum..?? jgn2 mantan kali yeee…

    sok atuh.. diLanjut!!!!

  50. Ada apa sma kibum and jiyoo ?? Mantankah ??
    Wahhhh seru nihh

    Eonni ff mu kereenn aku ♍ãů lanjut bca dulu Ɣå媪 papaiiiiii (っ˘з(˘⌣˘c)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s