[FF/drabble] Fool Me

ATTENTION~ No comment, No read!! :p

 

Gadis berpakaian putih itu menatap kosong jendela kaca besar di hadapannya. Dalam sepasang mata beningnya ia tak bisa melihat siapapun yang berdiri di balik kaca raksasa itu, kaca penghalangnya antara dia dan orang-orang yang melihatnya dengan tatapan prihatin.

Tak lama gadis itu menyunggingkan senyuman kecil. Matanya menangkap sesuatu, sesuatu yang membuatnya senang.

Tangannya terangkat, seolah berusaha meraih sesuatu dari balik kaca. Ibunya menggigit bibir, menahan sekuat tenaga air mata yang mendesak keluar.  Sementara sang istri tampak rapuh melihat gadis kecilnya, suaminya, yang memakai kacamata bingkai emas, memegangi pundak istrinya.

“Kembali…,” bisik gadis itu. Bibirnya terbuka, mengeluarkan suara parau menyedihkan.

Matanya terarah ke sudut ruangan seberang, tampak berbinar. Semua orang di balik kaca itu mengikuti arah pandangannya, tapi tidak menemukan apapun. Padahal gadis itu terus mengetuk-ngetukkan jemarinya ke kaca. Ia melihat sesuatu –itu pasti.

Sang ibu membekap mulutnya, berusaha agar isakannya tak keluar. Suaminya mengajaknya untuk keluar dari sana tapi istrinya menolak. Ia tidak mau meninggalkan putri kecilnya sendirian.

Gadis itu tak lagi meraba permukaan kaca yang membuatnya terisolasi. Senyumnya terkembang lebar. Orang yang tadi dilihatnya di balik kaca sudah ada di sampingnya. Lelaki dengan jas abu-abu itu menatapnya dengan lembut. Diusapnya rambut panjang gadis itu.

“Ssstt.. mereka bilang kau sudah mati,” ujarnya. Tangan gadis itu meraih rahang sang lelaki, membelainya perlahan. “Mereka tidak tahu kau disini, bersamaku.”

Lelaki itu tersenyum, menangkap kedua tangan gadis yang mengusap pipinya. “Mereka hanya tidak tahu. Tapi kau tahu, kan?”

Kepala gadis itu mengangguk-angguk cepat. “Aku tahu, aku tahu. Kau selalu ada disini.”

“Hiduplah dengan baik…,” ujar lelaki itu. Tangannya memainkan poni yang terjatuh di kening sang gadis. “Aku selalu menemanimu.”

“Benar, benar. Kau selalu menemaniku,” gadis itu mendongak, menatap lelaki di depannya dengan pandangan gamang. Ia menarik lelaki itu duduk di pojok ruangan.

Ruangan itu tidak besar, hanya ada sebuah tempat tidur putih dan lemari kecil. Semuanya serba putih, terlalu putih dan polos. Berbeda dengan ruangan di balik kaca besar, yang dipenuhi warna-warna normal.

Lelaki itu mengikuti sang gadis, duduk bersandar di sudut kamar putih. Ia menyambut tubuh mungil gadis yang memeluknya erat. Sesekali ia merapikan rambut gadisnya yang berantakan. Gadis itu tersenyum bahagia. Tidak ada hal yang paling membuatnya senang selain pelukan hangat dari pujaannya.

“Kalau aku pergi, apa kau bisa hidup dengan baik?” tanya sang lelaki.

Gadis itu mengangkat kepala sambil menyipitkan mata. “Kau tidak akan kemana-mana! Kau akan disini bersamaku, sampai hari pernikahan kita!”

“Tapi aku harus pergi,” ucapnya lagi.

“Tapi aku tidak mau! Kalau kau tidak ada, aku tidak mau!” gadis itu berteriak histeris. Ia mengeratkan pelukannya. “Mereka bilang kau sudah pergi, tapi mereka semua bodoh! Mereka bohong padaku, lalu mengurungku disini supaya aku tidak bisa bertemu denganmu!”

Sang lelaki mencium kening gadis itu. “Iya.. mereka bodoh.”

“Bodoh.. mereka bodoh,. Mereka hanya membodohiku,” ulangnya perlahan. Napas gadis itu memburu teratur. Matanya mulai terpejam. Tubuhnya sudah luar biasa lelah hari ini, dan ia hanya ingin beristirahat dalam pelukan lelakinya.

 

Tapi saat ia terbangun, ia tidak menemukan lelaki berjas abu-abu itu lagi. Gadis itu hanya berbaring sendirian di lantai yang dingin. Matanya tak bisa menangkap apapun kecuali ruangan putih yang sepi. Dengan gerakan cepat, ia bangkit dan berjalan ke depan kaca raksasa.

“KEMBALIKAN DIA! JANGAN AMBIL DIA!” teriaknya. Gadis itu memukul kaca tanpa henti.

Tidak ada yang bisa menjawabnya. Tiga pasang mata, yang memerhatikan tingkahnya sejak siang, sama sekali tidak bergerak. Hanya ada tatapan prihatin yang mengarah pada gadis itu.

Gadis berbaju putih itu menangis, berteriak, bahkan berlutut di balik kaca. Tangisan itu mengiris-iris hati ibunya. Wanita paruh baya itu ikut berjongkok, menemani putri kecilnya. Tangannya menyentuh kaca, seolah ia bisa menenangkan gadis yang histeris itu.

“Dia sudah tidak ada. Jangan begini.. Ibu mohon,” pintanya. Air matanya meleleh. Tapi putrinya tidak menatapnya.

Sepasang manik berkilau gadis itu lagi-lagi menerawang. Kali ini ia berhenti menangis. Gadis itu berdiri, meninggalkan ibu yang masih menangisinya. Tak ada ekspresi apapun di wajahnya. Ia beringsut naik ke ranjang, menekuk tubuhnya lalu menatap kosong ke arah jendela.

Ibunya, yang mengawasi gerakan putri kecilnya, kembali menangis. “Sampai kapan kau mau begini?”

“Kematian lelaki itu membuatnya depresi,” ujar dokter yang sejak tadi menemani sepasang suami-istri itu. “Dia akan terus begini selama dia tidak bisa menerima kenyataan.”

“Tapi lelaki itu meninggal di hari pernikahan mereka. Bagaimana mungkin dia menerimanya begitu saja?” lirih ibunya. “Apa dia tidak bisa sembuh?”

Dokter itu mengusap-usap dagu. “Kita hanya bisa menunggu..”

—–

Gadis berpakaian putih itu terbangun saat sinar matahari pagi menerpa tubuhnya. Tapi kemudian ia kembali membenamkan kepala dalam selimut. Tubuhnya berat dan ia tidak mau memaksa diri untuk bangun.

Tiba-tiba selimutnya ditarik paksa, membuat gadis itu menggerutu. “Pergi~~~”

“Mau tidur sampai kapan, tuan putri? Ayo bangun,” suara itu terdengar bening di indera pendengarannya, jadi gadis itu langsung duduk di ranjang. Lelaki berjas abu-abu itu tersenyum, menyambut sang putri tidur pribadinya. “Kau berantakan, kau tahu?”

Gadis itu berusaha membetulkan rambutnya yang acak-acakan. “Mereka membodohiku lagi, jadi aku mengamuk.”

“Monster~” cibir si lelaki. Tapi kemudian ia merapikan poni gadis itu. “Mereka tidak bermaksud begitu.”

“YA! Mereka memang bermaksud begitu!” omel sang gadis. Ia memeluk pinggang lelakinya. “Karena itu, jangan kemana-mana..”

Lelaki berjas abu-abu itu mengangguk. “Tidak akan..”

====================

Lalala~ drabble macam apa ini? .__.

60 thoughts on “[FF/drabble] Fool Me

    • iyaa~ ga tau tiba-tiba dapet ide aneh2.. .__.
      yahh.. kalo bayangin jihyuk berarti aku yg gila, poo yg mati dong?? ><
      membingungkan ya? maklum, lagi ga nyambung otakku.. -.-
      makasihh uda baca mbak~~~😀

  1. awalnya ga ngerti…
    tapi pas mulai baca pertengahan malahan jadi sedih… TT____TT
    malang bener tuh gadis. Mempelai prianya meninggal di hari pernikahan mereka.
    Jleb! Daleeeeeeeeeemmm…
    pas bagian akhirnya… syukurlah itu hanya Mimpi.
    eiy,, benerkan itu mimpi?..
    atau hanya perkiraan aku saja?.. hehe..

  2. wahhhh sudah lama tak kesini…
    kangen….

    keren shel… tp siap gadis berbaju puti itu??? ji yoo kah
    dan berarti sang pria berjas abu itu spencer lee benar tak??? *reader sok tahu
    hehehehheheh

    lanjoot shel….

    • asiiik~ ada yang kangen. (?)

      gadis itu tak bernamaaa~ kalo itu jiyoo berarti aku gila dong?
      jangaaan~ ><
      mereka anonim.. terserah dianggap siapa, dianggap diri sendiri juga gapapa. *plakk*
      makasihh uda bacaa..😀

  3. Eommaaaaa !!
    Aku datang!! *nyeret hyuk-ppa*

    udah lama ga ngoment nii. Huhu
    ahhh maa suka drabbleny!
    Aku ngerti kok! Hehe dari awal loo! Cewe ny gila kan? Kasian.. T.T *ngbayangin diri sendiri* o.O
    Cowo ny hantu kan? *mikirin Donghae*
    tapi terakhirnya aku bingung maa- ? ==’
    Cowony idup lagi ya? O.o #plaaak

    • ANAKKU~~~ (?)😄

      iyaa, uda lama ga nongol disini, tau2 pake uname baru lagii..
      dasar~ mirip siapa sihh? appamu ya? *dipelototin poo*
      ciyeee.. anak umma pinter! uda tau duluaaaaan~ :*
      hantu, bener banget!
      iyaa sih, dalem bayangan umma juga si bang hae yg nongol~
      *ditabok*

      ps: yg terakhir bukan idup lagi, tpi emang cweknya yang masih suka berimajinasi soal almarhum ajaa..🙂
      makasihh uda baca yaa~😀

  4. Akuuuu dataaaaanggggg… Hihihi

    ngebayangin ruangan putih dirumah sakit jiwa,.. Huwaahh berasa nntn resident evil dah.. Hehehe..

    Turut prihatin sama si gadis anonim.. Kalo dia gila di tinggal calon suaminya… Maka saia tergila2 pada Bang Yes.. Hehe *siapa yang nanya ya?*

  5. It endingny c ce ny tetep gila aph malah mati nyusul co ny??

    Waktu baca aku juga ngbayangin JiHyuk,.
    Hhe..
    Mian iah,,
    sbnerny g tega jg ngbayangin jiyoo gila..

    Sedih critany..
    Dtinggal mati waktu hari prnikahan..
    Amit” d..

  6. awal baca langsung merinding,,,,sampe tengah-tengah makin ngerti..ini cewek kasian banget >.<

    kalo boleh nebak, ini di rumah sakit jiwa bukan sih?

  7. Shel ini mah ga kepanjangan untuk jadi Drabble, bahkan buat jadi Double Drabble pun udah gak bisa…
    mungkin ini masuknya udah ke Ficlet deh *readersotoy*

    itu kaca one way kah???
    baru engeh pas di tengah…

    kirainn cewenya mau di introgasi ato apa gituh eh taunya gila, kasian amat…

    kok teteh ngebayangain kalo ceweknya IkANDonghae yah *kaburrrr*

  8. 0.o

    *cengo*

    itu cewe tragis amattt..kesian…aku jd ikutan sakit hatii..

    Ini maksudnya jihyuk kah saeng??

    Miane..yg muncul dibenakku malah sosok koko han sama seorang cewe bergaun putih selutut..

    Jhehe..aku jg tdk tau mereka muncul darimana..

    • sakit atii? *ambil betadine* *ditimpuk uang logam*
      bukaaaaaann~ bukan jihyuk. pada tega2 bener yak ngebayangin aku gilaaa.. .__.

      koko han? serius? aku malah dapet imejnya dari si ikan alias hae..😄
      siapakah cewek yg bersama koko haaaaan???
      makasihh uda baca onn~😀

  9. Gyaaaa~~ ini Jihyuk ya ??
    EH ngomong” epepnya yg susah dimengerti ato emang ak yang lemot ? #bingung
    ngomong” drable is wat ? *plakplak

  10. pas baca di awal2 aku bingung bgt nih ceritanya kaya gimana onn.. tapi makin ketengah makin ngerti eh malah pas endingnya aku ga ngerti lagi .______.
    itu cowonya hidup lagi apa ya? O.O dan btw ini castnya JiHyuk ya onn? pertama baca aku langsung ngebayangin JiHyuk .____.v

  11. maap eonn bru comment sekarang.
    q udh coba baca berkali”, tpi yg muncul ttp jihyuk. *pletak*
    udh aku coba bayangin dongek, tpi akhir”annya ttp jihyuk. .___.
    miaaaaaaaann.. >.<

  12. awalnya rada” bingung tapi lama” bisa mencerna ceritanya..
    simple tapi ceritaya sedihnya…
    lanjutkan…hehe
    saya akan tunggu cerita selanjutnya..^^

  13. Jjaaaannn, babomanyeo is back..
    Walaupun tanpa nama, ff ini sukses membuatku menitikkan airmata. Perasaan depresi dan kehilangan si cewek (yang aku anggep Jiyoo) bener-bener bisa terdeskripsi dari bahasanya eonni *ceileh bahasanya..
    and, aku nganggep dua tokoh disini itu Jiyoo dan Hyukjae, mianhae eonni!!! ^^v
    But still, I love your fanfiction….❤

  14. Pagi, Sheeeeeee ^^
    Ide cerita ini sih nyesek loh..batal nikah karna pasangannya meninggal hiks hiks to the max
    Lagi kangen banget sm P&Y, maka kembali aku main kesini. Kamu udah liat PV Motorcycle Hae dan Poo? Aaahhh they are sooo gorgeous, cool, cute, funny, awesome in the same time!!! Bagaimana bisa kaaannn??!!
    Makiiinnn cinta!!!
    Have a blessed day, She❤

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s