Miss Evilia/Kyuhyun

Shin Hyori’s PoV

Mobil-mobil itu terlihat kecil sekali dari atas sini. Ng.. dan juga orang-orang di bawah sana, itu orang atau semut? Hanya terlihat seperti bintik-bintik kecil. Natal sudah berlalu tapi hawa dinginnya masih saja terasa. Bahkan ada sedikit salju yang turun malam ini, membuat tulangku beku saja.

Cardigan dan syalku sama sekali tidak membantu menghangatkan tubuh. Sesekali aku menghembuskan napas putih, sekedar bermain-main untuk menghilangkan hawa dingin.

“Apa yang kau lakukan disini? Mau bunuh diri lagi?” suara berat itu membuatku membalikkan badan. Lelaki itu berjalan mendekat dan tiba-tiba duduk di sampingku. “Disini dingin, kau tahu?”

Aku mendengus. “Aku tahu, Cho Kyuhyun  yang pintar. Kau pikir aku ini robot?”

“Waktu pertama kau datang ke SM, kupikir kau itu robot tanpa ekspresi,” celanya. “Kau lupa seberapa seringnya kau menangis sesaat setelah sampai ke perusahaan?”

“Aku ingat~” aku mencibirnya. Aku ingat, dan mungkin tidak akan pernah lupa. Peristiwa itu sering membuatku meringis.

—–

#2008

Hari itu juga turun salju, tapi bukan karena natal. Usiaku mungkin baru 15 tahun saat itu. Usia yang cukup untuk menjadi trainee di perusahaan seperti SM entertainment. Bukan, bukan, bukan aku yang merengek untuk menjadi trainee disana. Aku bukan gadis penuh obsesi yang harus menjadi artis atau idola seperti member-member girlgroup. Kupikir menjadi trainee disana adalah kesempatan bagus. Kesempatan emas yang tidak boleh kulewatkan. Karena itu ibuku mengirimku kesana, membuatku hidup dalam lingkungan lain.

Mengirim.. beberapa teman trainee-ku disini menyebutnya sebagai ‘membuang’. Bukan salah mereka kalau istilah itu muncul. Ibuku memang membiarkanku hidup sendirian di dorm. Tapi tenang saja, aku juga tidak pernah menyalahkannya. Rumah kami yang terlalu jauh dari Seoul memang memaksanya melepasku. Aku tidak pernah sedikitpun mengeluh, setidaknya di depannya. Walaupun sebenarnya aku juga sangat sangat kesepian disini.

Dan sejak saat itulah topik itu sering terbang ke kepalaku. Kesepian. Sekuat mungkin aku berusaha bertahan disini, tapi sekuat itu juga perasaan menyebalkan itu sanggup menggoyahkanku. Menjadi trainee bukan hal yang menyulitkan. Maksudku, ini pilihan yang sudah kupilih dan aku harus menyelesaikannya sampai akhir kan?

Hanya saja.. tanpa sadar aku jadi sering menangis karena hal sepele. Misalnya saat Choi Jiyoo –salah satu teman dormku- dikunjungi ibunya. Atau Park Hyunyoung –trainee aktris SM- yang mendapat kiriman makanan kesukaan dari kakaknya. Semua hal itu sepele. Tapi juga menyakitkan untukku. Bagaimana tidak menyakitkan saat kau sama sekali tidak mendapat apa-apa? Tidak kunjungan ataupun kiriman makanan. Haha..

Semakin sering aku menangis, aku juga harus menyembunyikannya sesering mungkin. Tidak mungkin aku menangis di tempat umum setiap kali mataku panas. Lucu sekali. Aku mulai menemukan banyak tempat bersembunyi di kantor. Salah satunya di lantai teratas gedung SM. Disana aku bisa duduk sepuasnya, melihat pemandangan di bawah, dan menangis sebanyak yang kumau.

Aku sedang memerhatikan mobil-mobil yang ada di bawah saat seseorang tiba-tiba menegurku. “Ya! Kalau mau bunuh diri jangan di SM. Perusahaan bisa repot karenamu!”

Kepalaku menoleh cepat. “Omo~ Kyuhyun sunbaenim! Annyeong haseyo~”

“Aneh sekali.. orang yang mau bunuh diri masih bisa menyapa orang lain,” gumam lelaki tegap itu.

“Siapa yang mau bunuh diri?” tanyaku bingung. Kata beberapa sunbaenim disini, Super Junior Kyuhyun itu orang yang menyebalkan. Tapi sepertinya tidak begi-

“Tentu saja kau! Untuk apa kau berdiri disitu? Sudah kubilang kan cari tempat lain untuk bunuh diri. Tindakanmu ini bisa merugikan SM.”

Baiklah. Kutarik lagi pemikiranku barusan. Orang di depanku ini memang menyebalkan. Hanya seperti inikah perhatiannya pada hoobae? Menyebalkan~

Aku menarik napas panjang lalu berjalan ke arahnya. “Begini ya, sunbae-ku yang baik, pertama, aku bukannya mau bunuh diri. Memangnya salah melihat pemandangan dari atas sini? Kedua, jangan khawatir, seandainya aku berencana melakukan hal tercela itu, aku juga tidak akan melakukannya di perusahaan ini. Dan ketiga, ternyata kau memang orang yang saaaangat menyebalkan.”

“Untuk poin pertama dan kedua, aku bisa menerimanya. Tapi poin terakhir..,” ucap Kyuhyun datar. “Aku ini masih sunbae-mu, nona manis.”

“Ng.. memang. Tapi sikapmu itu terlalu menyebalkan, bukan salahku kalau aku berkata begitu padamu,” sahutku santai. Padahal dalam hati aku sangat mengutuki ucapanku yang bodoh ini. “Dan.. terima kasih sudah memanggilku ‘manis’, Sunbae memang punya selera tinggi.”

“Ya! Ya! Ya!” aku tahu Kyuhyun berusaha memanggilku, memarahiku habis-habisan, lalu menjadikanku sasaran cela di depan sunbaenim yang lain, jadi yang harus kulakukan sekarang adalah.. LARI!

—-

Aku terkikik sendiri mengingat semua itu. Itu pertama kalinya aku bertemu dengan Cho Kyuhyun. Sunbaenim, sekaligus teman yang menyenangkan. Bukan, bukan teman. Dia.. penyemangatku disini.

“Jangan tertawa sendiri. Itu menyeramkan..,” sindir Kyuhyun. Aku lupa dia masih ada di sampingku. “Hei, kalau kau punya banyak waktu luang, bagaimana kalau kita.. kencan?”

Alisku terangkat. Aku memandangnya aneh. “Kencan?”

“Kenapa? Kau mau aku menyebutnya apa? Seorang pria dan gadis keluar berdua, disebut apa lagi selain kencan?” tanyanya.

“Pakai saja istilah lain, sunbaenim. Semua orang yang mendengar ini bisa membunuhku. Kau tahu tidak ada berapa banyak gadis yang memujamu?” aku mendengus lalu mengalihkan pandanganku darinya.

Kyuhyun merengut kesal. “Kau juga, kau tahu tidak bagaimana sulitnya aku minta waktu kosong besok?”

“Eh? Kenapa?”

“Tentu saja karena aku harus menemanimu, setidaknya untuk satu hari. Bukankah tidak ada orang di dorm-mu? Kau pasti kesepian,” ujarnya santai. “Aku sudah bilang pada managerku kalau aku akan pergi menemanimu.”

“Omo~ sejak kapan Cho Kyuhyun yang menyebalkan ini jadi sangat baik hati? Kau salah makan ya pagi ini?” aku menyahut sekenanya. Lagipula memang benar, sejak kapan dia berubah menjadi lelaki hangat dan menyenangkan seperti ini?

Kyuhyun mendengus. “Hanya itu satu-satunya cara supaya aku bisa kabur dari pekerjaanku. Dan lagi, ada kaset Starcraft baru edisi terbatas yang akan dijual, kau harus menemaniku kesana.”

Aku mencibir. “Ini namanya aku yang terpaksa harus menemanimu, tuan muda Cho.”

—-

-the next day-

Hari ini semua temanku tidak ada di dorm. Wajar. Hari ini masih libur natal dan pasti mereka lebih suka menghabiskan malam ini dengan keluarga yang hangat daripada sendirian di dorm. Seperti aku. Saat ini aku sedang sendirian di dorm. Tapi kurasa tidak lagi..

Ting.. tong.. Benar kan?

Aku berjalan malas ke arah pintu. Aku juga tidak mau repot-repot mengintip siapa yang datang karena aku tahu aku akan segera melihatnya berdiri disana sambil tersenyum lebar. Senyuman yang bisa kulihat sebagai senyuman kemenangan yang menyebalkan.

“Ya! Mana mantelmu?” tagih Kyuhyun sedetik setelah ia masuk ke dorm-ku.

“Di kamar. Akan kuambil sebentar lagi. Kenapa cerewet sekali?” gerutuku kesal. Aku masuk ke kamar lalu memakai mantel cokelat tebal lengkap dengan syal hitam yang melingkari leherku.

Dalam hati aku terus merutuk. Kalau bukan karena orang ini bilang sudah susah payah meminta waktu kosong, aku tidak akan sudi menemaninya malam ini. Dan semua itu demi sebuah, sebiji, sekeping, atau seonggok game baru? Yang benar saja!

Kyuhyun memerhatikanku yang baru keluar dari kamar. Matanya menyipit, seolah-olah aku adalah objek penelitiannya. Atau bisa kuanggap, aku adalah spesies baru yang memiliki ciri-ciri bukan makhluk hidup. Berlebihan, memang. Tapi tatapannya memang aneh.

“Apa yang kau lihat?” ujarku jengah. Aku paling tidak tahan ada yang menatapku begitu. Menyebalkan..

“Mana sarung tanganmu?” pertanyaannya nyaris membuat jantungku berlubang. “Hari ini dingin sekali, bodoh. Kenapa tidak pakai sarung tangan?”

Dan kurasa Kyuhyun memang benar, cuacanya sangat dingin bahkan sampai membuatku membeku di tempat. Tapi bukan itu yang membuatku membatu. Dengan cepat kusentuh keningnya, “Kau baik-baik saja?”

“Apanya?”

“Tingkahmu itu.. super aneh~” gumamku. “Kenapa perhatian sekali? Sejak kemarin sikapmu itu masih menyeramkan dan sekarang sudah berbeda lagi.”

Kyuhyun mendengus. “Ya! Memangnya aku semenyebalkan itu bagimu? Aku kan bukan setan yang sela-“

“Benar! Kau setan, karena itu kutanya kenapa sikapmu bisa berubah begini?” aku memotong ucapannya dan sekarang Kyuhyun sedang melotot di depanku. “Baik, baik, maaf. Aku terlalu jujur.”

“Kalau boleh kubilang, justru dirimulah yang pantas disebut setan. Ucapanmu, sikapmu, dan bahkan wajahmu pun seperti setan!” balasnya. “Ahh.. aku tidak punya waktu berdebat denganmu. Ayo berangkat~”

Aku mencibir lagi. Yang benar saja. Kau tidak punya waktu berdebat denganku tapi kau masih punya baaaanyak waktu luang untuk membeli kaset game menyebalkan di cuaca sedingin ini? Tiba-tiba aku bergidik membayangkan hawa dingin yang bisa membuatku mati beku di jalan.

—–

Mataku berbinar melihat kelap-kelip pusat kota Seoul yang masih dihiasi perkakas natal dan tahun baru. Banyak lampu warna-warni yang menyilaukan. Bukan cuma lampu yang bertebaran di sekitarku, pasangan-pasangan hangat juga lalu-lalang di depanku. Seandainya aku bersama seseorang yang istimewa, aku pasti tidak akan merasakan dingin lagi. Dia bisa menggenggam tanganku sambil mendekap erat tubuhku yang membeku.

Aish.. Dengan cepat kubunuh pikiran sembarangan itu. Bagaimana bisa fantasiku terasa berlebihan saat di sampingku justru ada lelaki paling menyebalkan sedunia? Ralat, dia tidak semenyebalkan itu. Setidaknya ada campuran kebaikan dalam sikap setannya.

“Kenapa melihatku begitu? Kau tertarik padaku?” tegurnya. Sial~ aku sama sekali tidak sadar ia juga sedang melihat ke arahku.

Aku mendengus. “Kenapa sunbae tidak konsentrasi saja pada kasetnya?”

“Sedang kuusahakan, tapi mendadak pikiranku kacau saat ada aura jelek di sampingku,” sahutnya santai. Sesaat kemudian ia meletakkan kaset di tangannya lalu berbalik pergi. “Tidak menarik. Ayo pergi makan.”

“Eh?”

Kyuhyun menoleh. “Kenapa masih diam? Kau mau mati beku dalam keadaan kelaparan? Setidaknya isi dulu perutmu, baru boleh mati. Begitulah menurut peribahasa.”

Alisku terangkat sebelah, heran. “Peribahasa darimana itu?”

—–

“Bagaimana kehidupan dorm-mu?” pertanyaan itu membuatku mendongak dan terheran-heran menatap Kyuhyun. “Kenapa malah melihatku begitu? Kau benar-benar menyukaiku ya?”

Jawaban yang bagus, aku langsung membuang nilai plus yang baru saja akan kuberikan padanya. “Dorm-ku.. menyenangkan.” Kyuhyun hanya mengangguk-angguk paham.

Sebenarnya tidak banyak yang bisa kuceritakan padanya. Apalagi soal dorm. Bukan karena aku tidak dekat dengan Choi Jiyoo, Park Hyunyoung, atau Han Yeosin eonni. Tapi aku memang bukan orang yang pintar mencari bahan obrolan. Aku tidak tahu banyak tentang mereka. Menyedihkan..

“Jangan bersikap setertutup itu,” ucapnya tiba-tiba. Aku mengerutkan kening. “Setidaknya cobalah berbaur, mereka itu keluargamu sekarang. Kurasa kau harus mengenal mereka lebih dekat.”

Aku mengedipkan mata beberapa kali. Jarang sekali aku mendengar Cho Kyuhyun berpetuah seperti ini. Apa dia benar-benar baik-baik saja?

Kyuhyun mendelik ke arahku. “Lagi-lagi melihatku begitu. Kau ini kenapa? Kalau kau memang menyukaiku, aku bisa mengerti. Tapi jangan melihatku begitu.”

“Keluar lagi sifat aslinya,” gumamku. “Bukankah sudah kubilang kalau tingkahmu ini membingungkan? Kadang-kadang aku merasa kau bukan EvilKyu yang biasanya.”

“Ya! Siapa yang memberimu ijin memanggilku begitu?” sela Kyuhyun. “Lagipula julukan evil kan lebih cocok untukmu.”

Aku merengut. “Apanya yang cocok?”

“Tingkahmu itu jaaaaauh lebih evil dariku,” sahutnya santai.

“Jangan bertengkar, kalau Kyuhyun sunbaenim jadi Mr. Evil, kurasa Hyori bisa jadi Miss Evilia,” seseorang menginterupsi, membuatku dan Kyuhyun menoleh bersamaan. Jiyoo membungkuk singkat ke arah Kyuhyun. “Annyeong haseyo, sunbaenim.”

Kyuhyun mengangguk singkat. “Kau.. siapa?” Matanya beralih pada lelaki di sebelah Jiyoo. “Hyukjae hyung, sedang apa disini?”

“Aku Choi Jiyoo, trainee SM, teman dorm Shin Hyori,” ujar Jiyoo ceria.

“Yoo-ya, apa yang kau lakukan bersama Eunhyuk sunbae?” alisku terangkat sebelah. Heran sekali bisa melihat gadis kecil seperti dia sudah sedekat ini dengan sunbae di SM.

Eunhyuk berdeham lalu menempelkan telunjuk ke bibirnya. “Jangan bilang siapa-siapa, aku sudah pacaran dengan Jiyoo.”

“EH? KALIAN PACARAN? BAG-“

“Ya! Bukannya barusan kubilang jangan bilang siapa-siapa? Sekarang kalian bisa memberitahu seluruh Seoul!!” tegas Eunhyuk. “Kalian sendiri? Pacaran juga kan?”

Aku baru saja mau mengibas-ibaskan tangan saat Kyuhyun mendahuluiku. “Begitulah. Kami cocok kan?”

“Wahh.. bagus sekali, Hyori-ya! Kau dengan Kyuhyun sunbae dan aku dengan Eunhyuk-i, lain kali kita pergi berempat saja,” ujar Jiyoo sambil tersenyum lebar.

Eunhyuk menyenggol lengannya. “Ya, kenapa tidak ada embel-embel ‘oppa’ atau ‘sunbae’ untukku?”

“Molla, aku malas memberi panggilan itu untukmu,” Jiyoo menyahut santai. Lalu ia kembali memandang kami –aku dan Kyuhyun- “Sudah berapa lama kalian-“

“Mm.. kurasa kami harus pergi sekarang. Tidak apa-apa kan?” ujar Kyuhyun tiba-tiba. Ia mengenggam tanganku dan menarikku dengan cepat. “Hyori-ya, ayo.”

Dengan bodohnya aku hanya mengikuti keinginan Kyuhyun, menghilang dari hadapan Jiyoo dan Eunhyuk. Kalau sudah begini, aku atau dia yang aneh? Aku memberanikan diri berbisik. “Ya! Aku bahkan tidak tahu kita sudah pacaran.”

“Tenang saja. Aku tidak main-main,” sahutnya. Aku nyaris tidak mendengar ucapannya karena suasana di sekitar kami yang sangat berisik. “Aku tidak akan pernah melepaskan apa yang kugenggam.”

Dan Kyuhyun mempererat genggaman tangannya sementara otakku sedang cacat mendadak karena cuaca dingin ini..

—–

“HYO-YA~~~” teriakan itu masih terdengar. Memaksaku menutupi seluruh tubuh dengan selimut.

Semalam aku sudah puas kedinginan di luar dorm dan sekarang aku hanya ingin tidur. Sayangnya aku sama sekali tidak diberi kesempatan untuk itu. Entah karena aku masih bermimpi atau memang telingaku yang sudah rusak, tapi aku yakin sekali aku mendengar suara gadis bernama Choi Jiyoo yang membuatku pusing.

Dan sekali lagi suara itu terdengar. “Hyo~~~ bangunlahh..”

“Mm.. aku bangun,” aku duduk di ranjang dengan mata tertutup.

“Apanya yang bangun? Matamu itu masih belum terbukaaaa,” rajuknya lagi. “Buka matamu, bukaaa~”

“Aish! Kau berisik sekali, Yoo,” omelku. “Bukankah libur kita masih lama? Kenapa kau sudah kembali sekarang? Sana pulang lagi ke Incheon.”

Jiyoo mendelik. “Kau mengusirku?” Aku tersenyum sambil menunjukkan huruf V dengan jariku. “Ah, sudahlah. Aku mau bertanya soal kau dan Kyuhyun sunbae. Apa yang terjadi pada kalian?”

“Eh? Memangnya apa yang terjadi pada kami?” ucapku setengah mengambang. Nyawaku belum terkumpul sepenuhnya tapi anak ini malah sibuk bertanya hal yang merepotkan.

Tanpa memberi aba-aba, Jiyoo langsung mencubit pipiku keras. “BANGUUUUN~ Sadarkan dirimu, Shin Hyori-ssi!”

“Ya! Sakit, Yoo!” aku mengusap-usap kedua pipiku, yang aku yakin sudah merah. “Memangnya kenapa aku dan setan itu?”

“Setan? Kenapa memanggilnya begitu?” Jiyoo mengernyitkan alis lalu malah menepuk tangannya sendiri. “Ah! Itu panggilan spesial kalian ya? Wahh.. romantis.”

Aku membelalakkan mata, terkejut. “Panggilan spesial? Romantis? Ya! Sebenarnya apa yang kau bicarakan? Kami tidak ada hubungan apa-apa. Kau sudah ditipu setan itu.”

“Memangnya kalian tidak pacaran?”

“Tidak. No, big NO, Choi Jiyoo-ssi,” tegasku. “Sekarang minggir, aku mau mandi.”

Jiyoo mencoba menghalangi. “Ah, tunggu, Hyo, ada sun-“

Telingaku menolak mendengar ucapannya. Dengan cepat kubuka pintu kamarku sambil mengalungkan handuk ungu ke leher. Sedetik setelah membuka pintu kamar, aku membeku di tempat. Detik berikutnya aku buru-buru membalikkan badan, menutup pintu keras-keras, dan memandang Jiyoo sengit.

“Sedang apa setan itu disini? Di dorm trainee seperti kita?” pekikku setengah histeris. Bagaimana tidak histeris kalau ada seorang idola bernama Cho Kyuhyun sedang duduk di ruang tamu sementara penampilanku tampak menyedihkan? Rambutku masih berantakan, tak karuan, dan bahkan menyeramkan!

Jiyoo tersenyum lebar. “Bukankah kalian sedang ada janji kencan? Kyuhyun sunbae menunggumu sejak.. sepuluh menit yang lalu. Makanya aku membangunkanmu. Memangnya kenapa?”

“Kenapa?” ulangku, setengah berteriak. “Menurutmu, bagaimana penampilanku saat ini?”

Mata Jiyoo bergerak pelan, memerhatikan keadaanku dari atas sampai bawah. Ia meringis. “Kau memang agak.. berantakan.”

“Ini parah, Choi Jiyoo-ssi,” tegasku. Dengan cepat kututupi wajahku dengan handuk. “Kalau dia tanya sesuatu, bilang saja aku sedang sakit atau kelelahan atau.. apapun yang kau pikir wajar bagiku terlihat menyedihkan seperti ini.”

Jiyoo mengangguk-anggukan kepala. “Baru bangun tidur. Itu alasan yang benar kan?”

Aku memandang galak ke arahnya. “Kau menyebalkan.”

—–

Alisku terangkat sebelah saat melihat Jiyoo menyibukkan diri di dapur, sesuatu yang tidak akan pernah kutemui sekitar satu abad ke depan. Jiyoo memaksa kami –Kyuhyun dan aku untuk membiarkannya membuat dua gelas minuman hangat. Menyentuh hati, memang. Tapi aku yakin sekali 99,9% alasannya hanya karena makhluk jelmaan setan ini.

“Kau melihatku begitu lagi,” Kyuhyun tiba-tiba sudah menoleh ke arahku.

Aku berdeham, berusaha mengalihkan pembicaraan. “Mau apa kesini? Kau minta hari libur lagi supaya bisa menculikku seperti semalam?”

“Ck, ck, ck, Shin Hyori-ssi, entah darimana pikiran konyolmu itu muncul, tapi tidak bisakah kau melihat sisi baikku?” ucapnya sok mendramatisir.

Kuusap-usap daguku, seolah memikirkannya saja sudah membuatku bingung setengah mati. Aku memandang wajahnya lekat-lekat. “Ng.. entahlah, Kyuhyun-ssi. Tapi.. memangnya kau punya sisi baik?”

Kyuhyun merengut. Sesaat berikutnya ia mendelik. “Benar kan, kau memang setan. Ah, bahkan kau mungkin iblis, raja dari segala setan! Aku ini masih sunbaenim-mu, hormati aku.”

Dengan santai kuangkat tanganku ke atas, ke samping kening. “Hormat seperti ini?”

“Kau memang gadis aneh,” gumamnya pelan.

“Jjajan~~~ teh hangat di pagi hari!” Jiyoo membawa nampan yang berisi dua cangkir teh. Ia meletakkan cangkir lalu memandangi Kyuhyun. “Sunbae, apa kau benar-benar berkencan dengan gadis ini?”

Aku mendesis. “Gadis ini punya nama..”

“Iya, maksudku dengan Shin Hyori,” ralat Jiyoo. Melihat Kyuhyun menganggukkan kepala –dan hal itu membuatku nyaris mati karena tersedak teh, Jiyoo membelalakkan mata. “Waaaah.. kalian serasi! Eh, tapi bukankah sunbaenim dan Victoria eonni itu.. dekat?”

Kyuhyun menghentikan tangannya di udara lalu meletakkan cangkir tehnya kembali ke meja. Dari penglihatanku, dia sama sekali tidak bisa menatap orang lain di matanya. Tidak aku atau Jiyoo. Ng.. entahlah, apa dia sedang mencerna sesuatu dalam kepalanya?

Kami bertiga diam, atau sibuk dengan pikiran masing-masing, tepatnya. Jiyoo sedang menunggu jawaban Kyuhyun, Kyuhyun entah sedang berpikir apa, dan aku sendiri masih tidak mengerti tentang pembicaraan barusan.

Baik. Rasa penasaranku menang. Aku menarik lengan sweater Jiyoo. “Eh, ada apa dengan Victoria eonni?”

“Mereka kan de-“

“Tidak ada apa-apa, aku dan Song Chien itu teman baik,” potong Kyuhyun. Aku bukan orang yang cerdas tapi aku juga tidak bodoh sampai tidak menyadari wajah setan itu tampak sedikit.. sedih?

Jiyoo mengangkat bahu, menolak bertanya lebih jauh. Padahal rasa ingin tahuku masih mengamuk. Aku tidak suka jadi seseorang yang tidak tahu apapun disini. Rasanya saaaaangat menyebalkan.

“Temani aku makan siang di luar,” ajak Kyuhyun, mendongak dan menatapku dengan matanya yang biasa. Diam-diam aku lega melihat sorot mata setan yang terlihat angkuh itu. Tapi kenapa rasa penasaranku seperti nyaris meledak?

Dan entah untuk berapa kalinya, aku mengikuti keinginannya.

—–

@cafe

“Dulu semua trainee sering datang kesini. Jadi kau juga harus melanjutkan kebiasaan trainee seniormu, mengerti?” ucap Kyuhyun. Melihat cara bicaranya yang kembali menyebalkan seperti biasanya, kurasa dia sudah jadi setan lagi. (?)

Aku hanya mengangguk-angguk, sekedar menuruti ucapannya. Tapi ada kalanya aku melihat Kyuhyun yang hanya menatap sepasang sumpit di meja, seolah pandangannya tidak terfokus kemanapun. Aku sendiri malah sibuk dengan pikiranku. Ada apa dengan setan di depanku ini?

Kyuhyun mendongak dan memergokiku yang sedang memandangnya. “Kau benar-benar menyukaiku ya?”

“Eh?”

“Itu, kau tidak berkedip saat menatapku selama.. dua menit,” sahutnya asal.

Aku meringis. “Memangnya sangat terlihat ya?” jawabku. Aku memang sama sekali tidak punya alasan menyanggahnya, jadi aku hanya bisa mengaku sekarang.

“Kau sangat penasaran ya? Baik, coba tanyakan padaku,” tawar Kyuhyun santai. Aku membelalakkan mata ke arahnya. Ia menyandarkan punggungnya ke kursi. “Iya, tanyakan apa yang ingin kau ketahui. Akan kucoba menjawabnya. Aku tidak suka melihatmu pura-pura begini.”

Pura-pura? Aku? Ingin rasanya aku memukul kepalanya sekarang juga. Jelas-jelas dialah yang sedang berpura-pura di depanku. Setan aneh!

“Soal.. Victoria eonni dan kau, apa maksudnya?” sesaat tadi aku sempat berpikir apa pertanyaan itu tepat, tapi akhirnya malah meluncur begitu saja dari lidahku. Shin Hyori bodoh..

“Bagian mana yang ingin kau tahu? Hubungan kami, atau perasaan kami?” Kyuhyun balik bertanya.

Aku mengangkat bahu. “Yang mana saja. Tapi aku lebih suka tahu soal perasaanmu padanya.”

“Wah, kau mulai menikmati peranmu sebagai gadisku semalam ya?” ucapnya. “Aku menyukainya.”

Aku terbelalak tapi sama sekali tidak bisa mengeluarkan suara. Tenggorokanku tercekat, seolah melarangku mengucapkan kata apapun. Yang bisa kulakukan saat ini hanya menunggu. Menunggu semua cerita versi Kyuhyun..

“Semalam.. dia juga datang bersama Jiyoo dan Hyukjae hyung,” Kyuhyun melanjutkan, “Tapi entah kenapa dia tidak muncul di depan kita. Sebenarnya aku setengah yakin kalau dia menyangka kau ada hubungan denganku. Karena itu aku bilang kalau kita berkencan. Aku pernah melihat Choi Jiyoo bersama dengannya, jadi kupikir Jiyoo dan dia punya hubungan yang dekat.”

Ada semacam desiran angin yang memenuhi paru-paruku. Tapi entah bagaimana angin itu bertiup makin kencang dan berubah menjadi angin topan. Aku mengepalkan tangan kuat-kuat, berusaha bertahan dalam terpaan angin itu.

Dalam hati aku mengutuk keras perbuatanku. Aku memaki diriku sendiri, mencaci rasa penasaranku yang terlalu besar, dan menyesal karena telah bertanya.

Satu-satunya hal yang terlintas di kepalaku adalah.. “Ucapanmu semalam hanya untuk membuat Victoria eonni cemburu?”

“Mungkin,” Kyuhyun mengangkat bahu santai.

“Begitu? Lalu bagaimana tanggapannya?”

Untuk sejenak aku merasa Cho Kyuhyun bukan setan yang sama. Tatapannya ke arahku berubah, ia memandangku dengan rasa kesal. “Bagaimana denganmu?”

“Apa? Memangnya aku kenapa?”

“Kau dimanfaatkan seperti itu, lalu bagaimana perasaanmu? Seharusnya kau marah kan?” cecarnya. “Apa kau orang bodoh yang dengan mudahnya bisa dimanfaatkan orang lain?”

Aku menelan ludah. Otakku berpikir keras untuk mengambil sari-sari ucapannya barusan. “Lalu aku harus bagaimana? Aku tidak marah..”

“Kyuhyun-ah~” suara bening itu mengalihkan pandangan Kyuhyun untuk sejenak. Eh, mungkin juga tidak sejenak, untuk beberapa saat tadi aku merasa pandangan itu akan pergi selamanya dari depanku.

Dengan susah payah aku bangkit dari tempatku dan membungkuk singkat. “Victoria eonni, apa kabar?”

“Ah, Hyorin-ssi? Kau dan Kyuhyun.. sedang apa?” Victoria merapikan rambut panjangnya.

“Hanya makan bersama. Eonni juga mau makan?” aku berusaha memasang senyum semanis mungkin. Alisku mengernyit. Sejak kapan aku memasang senyum terpaksa seperti ini? Ini kan hanya sunbaenim-ku, bukan sainganku.

Victoria menggelengkan kepala. “Aku mencari Kyuhyun-i, dia harus menemaniku mencari hadiah untuk orang tuaku di Cina.” Ia melirik Kyuhyun di sampingnya. “Kau bilang aku bisa mengajakmu kapan saja kan?”

Kyuhyun membeku sesaat lalu menoleh ke arahku. “Memang, tapi Hyorin-“

“Hyorin-ssi, aku pinjam Kyuhyun sebentar ya?” tanya Victoria.

“Hei, sejak kapan aku berubah jadi barang?” protes Kyuhyun. Aku tahu dia sedang mencoba bercanda, tapi bibirku terasa kaku untuk sekedar tersenyum. Ia melirikku lagi, “Hyorin-ah, apa-“

“Tidak,” satu kata yang cukup nyaring di telingaku itu terucap begitu saja. “Jangan kemana-mana.”

Kyuhyun menyadari perubahan nada suaraku tapi ia mengabaikannya. “Aku sudah janji pada Song Chien, lain kali aku akan menemanimu lebih lama. Bagaimana kalau malam ini kita ke ata-“

“Tidak. Bukankah aku sudah bilang kata itu?” tanyaku.

Victoria menengahi. “Ah, kalau begitu lain kali saja, Kyuhyun-ah.”

“Tidak,” ucap Kyuhyun. Aku bisa melihat ia memandang Victoria dengan tatapan malaikat, bukan setan yang biasa ia arahkan padaku. Dan aku tidak suka itu. “Aku sudah janji padamu.”

Aku melirik Kyuhyun tajam. “Kau mau pergi dengannya?”

Kyuhyun mengangguk satu kali. “Kenapa?”

“Jangan pergi. Jangan pergi kemanapun saat ini,” ucapku. Mungkin terdengar tegas dan terlalu protektif. Sebelum ia bertanya, aku melanjutkan. “Dan jangan tanya kenapa. Aku juga tidak tahu. Tapi sekarang aku tidak mau kau meninggalkanku.”

“Tapi aku harus, Hyori-ssi. Nanti malam aku janji akan menemanimu sampai pagi di atap,” ujarnya santai. Kyuhyun baru akan memunggungiku saat tanganku menarik ujung mantelnya. Ia berbalik, “Hyori-ya, anggap aku minta-“

Kepalaku menunduk dalam-dalam. “Kau bilang kau tidak akan pernah melepaskan apa yang sudah kau genggam kan?”

“Eh?” Kyuhyun memandangku bingung, Victoria juga begitu.

“Kau sudah bilang begitu dan aku juga akan melakukan hal yang sama. Aku tidak akan pernah melepaskan apa yang ada dalam genggamanku,” aku mengeratkan genggaman tanganku lalu mendongak ke arah Kyuhyun. “Jadi jangan memaksaku melepaskannya.”

“Song Chien-ah, tunggu di luar,” Kyuhyun meminta dan Victoria menurutinya. Sama seperti apa yang selalu kulakukan untuk lelaki ini. “Apa kau menganggap ucapanku itu serius? Apa kau tidak takut kalau itu hanya caraku memanfaatkanmu?”

“Bagaimana kalau kubilang aku tidak peduli?” tantangku.

Kyuhyun melepaskan tanganku perlahan. “Aku harus pergi.”

Rasanya ada banyak hal yang ingin kuucapkan padanya tapi lagi-lagi mulutku tidak bisa mengeluarkan suara apapun. Memanfaatkan katanya? Begitukah?

“Setan jahat!” akhirnya hanya itu yang berhasil kuteriakkan. Itupun saat Kyuhyun sudah memunggungiku. Entah apa dia mendengarnya atau tidak, tapi sebenarnya memang tidak ada lagi yang bisa kuucapkan untuknya. Tenagaku lenyap, musnah begitu saja saat dia berbalik dari hadapanku..

—–

-A week later-

“Hyo~~~ Jinho mencarimu lagi,” ucap Hyunyoung, setengah berteriak tanpa mencoba masuk ke kamarku. Dasar gadis rimba!

Aku bangkit dengan malas, meninggalkan tempat bersantaiku. Dengan satu langkah dari pintu, aku bisa melihat Yeosin eonni sibuk di depan komputer. “Eonni, sedang apa?”

“Mencari kabar tentang Super Junior sunbaenim,” ucapnya santai. Aku nyengir kaku. “Bukankah kalau ada kabar tentang mereka lebih baik bertanya langsung?”

Jiyoo memotong dari dapur. “Memangnya kau berani bertanya pada mereka sendiri? Pada magnaenya terutama.”

Aku mendengus, memilih mengabaikan ucapannya. “Hyunyoung-ah, Jinho dimana?”

“Di ruang tamu,” ujar Hyunyoung, masih dengan nada suara tinggi yang sama. “Dan kalau boleh usul, kenapa kalian tidak kencan di luar saja? Kenapa masih membuat kami cemburu di dorm kami sendiri?”

“Tutup mulutmu, bodoh,” sengitku. Aku meninggalkan Hyunyoung yang masih merengut kesal.

Saat melongok ke ruang tamu, aku memang melihat Cho Jinho duduk di sofa ungu kami. Ia menyambutku dengan senyum ramahnya yang biasa, lengkap dengan tatapan hangat dari matanya. Sangat berbeda dengan seseorang..

Dengan cepat kugelengkan kepalaku. Apa yang sedang kupikirkan? Mereka dua orang yang berbeda, tentu saja aku tidak bisa mengharapkan setiap hal kecil yang serupa dari mereka. Mereka.. sangat berbeda.

Jinho mengamatiku. “Malam ini kau bisa menemaniku?”

“Ke?”

“Hanya pesta kecil SM, tapi kurasa trainee seperti kita boleh ikut,” ujarnya. Jinho mencondongkan tubuh ke depan. “Kau mau ikut?”

Untuk sedetik tadi aku baru akan benar-benar menolak tapi Yeosin eonni mendahuluiku. “Ayo! Kami juga bisa kesana kan?”

“Tentu saja, kalian kan calon keluarga SM. Aku juga masih trainee, tapi aku bisa datang, jadi kalian juga pasti bisa,” Jinho tersenyum lebar, senyuman yang seperti biasa bisa membuat gadis-gadis memujanya dengan cepat. Sangat berbeda dengan-

“Ah!” tanpa sengaja aku malah memekik. “Eh, tidak, maksudku.. tentu saja kita harus datang kesana.”

“Jinho-ya,” panggil Jiyoo. “Belikan gadis itu gaun atau apapun yang bisa dia pakai di pesta. Sepertinya dia tidak punya bakat jadi seorang gadis.”

—–

Gaun putih gading selutut ini benar-benar menyiksaku. Apa ukuran standarnya yang memang kecil atau badanku yang sudah bertambah besar? Terlalu ketat sampai dadaku sesak dan tidak bisa bernapas. Belum lagi aku harus selalu menahan perutku agar terlihat rata. Untuk pertama kalinya dalam hidupku, aku harus mengasihani diriku sendiri.

“Jangan bertingkah aneh begitu, kau merusak imej gaun ini,” bisik Hyunyoung. Aku mencibir. Ia bisa saja bicara begitu karena ia tidak tersiksa. Gaunnya agak lebih panjang dariku, dengan warna gelap, dipadu dengan tas tangan hitam. Sempurna.

Aku melirik ke samping kanan. Yeosin eonni sendiri tampil sesuai usianya. Dengan gaun selutut berwarna merah jambu dan kalung mutiara putih membuatnya terlihat seperti dewi. “Hyori-ya, jangan melihat orang lain, kau cantik.”

“Benar. Angkat dagumu dan lihat ke depan. Ini hanya pesta SM, bagaimana kalau nanti kita datang ke acara penghargaan?” ucap Jiyoo. Terdengar menenangkan, tapi sebenarnya dirinya sendiri yang lebih panik.

Sejak sore ia sudah merongrong semua orang agar bersiap-siap. Jiyoo sibuk mengurusi orang lain sementara ia nyaris tidak punya waktu memermak dirinya sendiri. Tapi aku mengangkat kedua jempolku. Dengan waktu yang jaauh lebih singkat dari kami, ia bisa langsung memadukan gaun pendek berwarna abu-abu lembut dengan gelang putih mengkilat.

Kesimpulannya, diantara kami berempat, akulah yang paling menyedihkan. Sejak tadi aku tidak berhenti meremas-remas ujung gaunku. Tempat ramai seperti ini bukan habitatku. Aku tidak begitu suka berada di tengah banyak orang.

Jiyoo mengamit lenganku. “Bersiaplah..” Aku mengerutkan kening. “Jinho harus menyatakan perasaannya padamu malam ini atau tidak sama sekali. Kalau dia tidak melakukannya, jangan pernah terima dia lagi di dorm.”

“Kau ini mabuk ya? Pestanya bahkan belum dimulai,” dengusku cepat. “Aku dan Jinho tidak berkencan, dan tidak akan berkencan, setidaknya untuk saat ini.”

“Bodoh. Jinho sudah lama menyukaimu dan sikapmu tetap setertutup ini,” timpal Hyunyoung. Ia tepat berjalan di belakangku dan Jiyoo.

Yeosin eonni merasa tidak wajar jika tidak bergabung. “Kurasa Cho Jinho tidak buruk. Usahanya selama seminggu ini harus diacungi jempol.”

Aku memutar bola mata. “Ya, ya, ya. Acungkan saja semua jempol kalian.”

—–

Dan disanalah aku melihatnya lagi. Dia berdiri di tengah sunbaenim dengan setelan jas hitam. Aku tahu seharusnya aku tidak pernah membiarkan mataku ini terus berusaha mengamatinya tapi bagian tubuhku yang itu menolak bekerja sama.

“Kau sama sekali tidak berkedip,” ujar Jinho sambil menyerahkan segelas soda padaku. “Memang belum bisa melupakannya ya?”

Aku menenggak minumanku, mencoba menolak topik ini. “Kau tidak bosan di sampingku? Carilah teman bicara, kau tahu aku selalu sediam ini.”

“Tapi aku tidak bosan,” ujarnya tenang. “Jadi biarkan aku disini sampai aku mengerti apa itu bosan.”

“Konyol,” dengusku pelan. Aku tidak bisa memaksanya meninggalkanku walaupun akulah yang sudah nyaris mati bosan karenanya. Jinho bukan lelaki yang menyebalkan atau menjengkelkan tapi aku memang tidak bisa cocok dengan lelaki seperti itu. Aku terbiasa dengan lelaki tipe setan seperti..

Baiklah. Lagi-lagi pikiran anehku berkuasa. Apa hebatnya setan itu sampai bisa muncul tanpa henti di kepalaku?

“Oh, hyung,” Jinho membungkuk tiba-tiba dan mengarahkan tatapannya melewati pundakku. Aku mendengar Jinho berbisik di telingaku. “Dia datang..”

Aku berbalik dan sempat menahan napas saat melihatnya di depanku. Kyuhyun tersenyum ke arah kami –Jinho dan aku. “Kalian datang berdua?”

Entah setan mana yang merasukiku sampai aku bersuara. “Begitulah. Kami dekat.”

“Oh? Baguslah,” ucapnya singkat. Tapi kemudian ia memandangku, dengan tatapannya yang biasa. Dan ajaibnya, aku terkejut menyadari betapa adiktif-nya mata itu. “Hyori-ya..”

Butuh keteguhan hati untuk tidak balas tersenyum padanya. “Ya, sunbae?”

“Aku dan Song Chien tidak pernah sedekat itu. Kami teman,” Kyuhyun nyengir lebar, memasang wajah tanpa dosa lalu memunggungiku –lagi.

Aku mendengus. “Kau pikir kali ini aku peduli? Tidak akan pernah, setan jelek!”

“Hyori-ya, kau terlihat saaaangat peduli,” timpal Jinho.

“Hei, kau ini temanku atau temannya?” ucapku sengit. “Kalau kau mau berpihak padanya, sana, bergabung saja dengannya!”

Jinho makin terkekeh. “Kalian pasangan lucu.”

—–

Ternyata memang benar, aku tidak akan pernah cocok berada di tempat ramai. Kalau ada orang yang sering mabuk udara, apa ini tandanya aku sedang mabuk pesta? Baiklah, itu konyol. Tapi alasan terbesarku meninggalkan tempat itu karena aku tidak bisa tidak memerhatikan setiap gerakan tubuhnya, semua detail kecil dalam dirinya, dan ekspresi wajah yang selalu ia buat.

“Aku pasti sudah mabuk,” kupegangi kedua pipiku.

“Kau hanya minum soda, dan kau pikir kau mabuk? Kalau kau bilang kau gila, aku pasti percaya,” suara itu membuatku membalikkan badan. Kyuhyun ada di belakangku, memasukkan tangan ke saku celana lalu berdiri dengan angkuh.

Aku mendengus. “Pergi dari sini. Aku sedang tidak bisa melihatmu.”

“Kenapa? Karena aku terlalu tampan untukmu?”

“Kau mabuk? Tentu saja tidak! Bagiku melihatmu saja sudah membawa banyak masalah, dan sekarang kau harus bicara padaku,” ucapku sekenanya.

Kyuhyun mengernyitkan alis. “Aku tidak pernah membawa masalah untuk orang lain.”

“Untukku ada pengecualian,” aku meralatnya dengan cepat. “Kalau kau tidak mau pergi, aku saja yang masuk lagi. Aku lebih suka mabuk pesta di tengah banyak orang daripada berada disini bersamamu.”

Langkahku terhenti saat ia menahan lenganku lalu menarikku ke depannya. “Sudah kubilang aku dan Song Chien tidak ada hubungan apa-apa kan?”

“Lalu? Bukankah aku juga sudah bilang aku tidak peduli?” tandasku kasar.

Bisa kulihat Jinho berdiri di ujung pintu. “Hyori-ya, masuklah, di luar dingin.”

“Aku kesana sekarang,” aku berteriak agak nyaring lalu kembali bicara pada setan di depanku. “Kau tidak lihat, aku sudah dipanggil. Lepaskan tanganmu!”

Kyuhyun tersenyum lebar. “Aku tidak akan pernah melepas apa yang sudah pernah kugenggam. Kau juga begitu kan?”

“Konyol. Itu ucapan terkonyol yang pernah kudengar,” ucapku sinis. “Kau tidak bisa selamanya menggenggam sesuatu. Ada saatnya kau harus mengendurkan genggamanmu supaya benda itu tidak melarikan diri darimu. Itu yang kupelajari akhir-akhir ini.”

Kyuhyun tetap tersenyum tanpa melepaskan tangannya. “Ada cara sendiri supaya kau tidak terluka dalam genggamanku, Miss Evilia.”

Ia menarikku ke arahnya, menyentuh wajahku dengan kedua tangannya lalu mencium bibirku cepat. Terlalu cepat sampai aku tidak sempat memejamkan mata. Setelah melepaskan bibirnya, Kyuhyun mengusap bibirku dengan ujung jarinya.

“Setan jahat! Kau mencuri ciuman pertamaku!” makian itu yang terlintas di kepalaku. “Apa yang baru kau-“

“Mencium bibirmu,” jawabnya enteng. “Mana mungkin aku merelakanmu pergi dari genggamanku? Jadi biar kukurung dirimu lewat ciuman itu.”

Aku mencibir. “Setan jahat!”

“Kau juga setan jahat, seenaknya saja menghindariku selama seminggu terakhir ini dan hanya membiarkanku kebingungan seperti orang bodoh,” ucap Kyuhyun.

“Bukannya bagus? Kau bisa mendapatkan Victoria eonni,” dengan setengah hati kuucapkan kata-kata itu.

Kyuhyun memutar bola matanya. “Aku tidak bisa mendapatkannya. Kau tahu kenapa?”

“Mana kutahu? Lagipula aku juga tidak-“

“Berhenti bilang kau tidak peduli,” potongnya. “Kau pembohong yang buruk. Aku tidak bisa mendapatkannya karena aku tidak pernah menggenggam tangannya. Aku hanya bilang aku tidak akan pernah melepaskan apapun yang kugenggam, jadi dia tidak masuk hitungan.”

“Tapi ucapanmu itu hanya untuk memanfaatkanku kan?”

Kyuhyun tergelak, memamerkan tawa khas setannya. “Tadinya begitu. Tapi saat kau memintaku untuk tetap tinggal, aku jadi tidak bisa mendengar apapun lagi selain permintaanmu itu.”

“Tapi kau tetap meninggalkanku.”

“Dan aku juga tidak pergi bersama Victoria,” jelasnya. “Karena aku memikirkan permintaanmu. Kau minta aku tidak pergi dengannya, jadi aku tidak pergi. Tapi aku juga tidak bisa kembali ke tempatmu.”

“Kenapa?” tuntutku. “Memangnya wajahku yang nyaris menangis itu tidak cukup menggugah hatimu?”

Kyuhyun mengangkat bahu. “Karena kau memanggilku ‘setan jelek’. Untuk apa aku kembali untuk gadis seperti itu?”

“Ya, ya, ya, pergi saja dengan gadis lain,” tukasku kasar.

“Hei, Miss Evilia,” panggilnya. “Sudah kubilang aku tidak akan pernah-“

“Melepaskan apa yang kugenggam. Aku tahu,” potongku cepat. “Dan tenang saja, setan pencuri ciuman, aku juga akan melakukan hal yang sama..”

-FIN-

====================

Uwaaa~~~ failed deh kayanyaaa!😦 Ga mau minta kemakluman deh, uda keseringan minta maklum. Tar maklumnya abis. (?) Ah, ya mohon kritiknya aja kalo ada yg kurang. *bow*

Eniweeeii, ini kado ulang taun buat MISS EVILIA aka Mbak Evil aka Mbak Nanda~ *seumuran tapi aku lebih suka manggil ‘mbak’*😄

Hepi b’day, Miss Eviliaaaa~ Err.. I dunno when exactly ur b’day, so I post this on the middle of January. Jadi 50:50, bisa udah lewat ato malah kecepetan. Maap, mbak, aku uda berusaha nyari tanggal lahir yang bener, tapi ga dapet. *bow* Satu2nya yang jadi bekalku buat bikin FF ini cuma “bulannya Sungmin” Maap yak kalo waktunya ga cocok. ><

Entah ini oneshoot keberapa yg pake si Kyuhyun. Sumpaaahh, lama-lama kebal ama magnae-tengil dah kayanya. -.-v

Eh, eh, aku ada rencana bikin Amore Café 2, gimana pendapatnya? Let me know yahh~😀

Once again, happy bornday, Miss Eviliaaaaa~~~ Sukses ama kuliahnya, ga suka kesepian lagi, dan selalu jadi kebanggaan orang tua yaaa.. Amiiin.🙂

PS: Maap pake nama Victoria, abis lagi demen ama Kyutoria. (?) *bow again*

137 thoughts on “Miss Evilia/Kyuhyun

  1. SUKAAAAA!!!! *kapan sih aku g suka ff qm?*
    Adegan kissingnya suka!!!! *lg2 yg dikomentarin kissingnya doank*
    Yeobo, aku makin mencintaimu!!!!
    Hoah, suka kata2nya, semuanya. Aku tidak akan melepaskan apa yg sdh aku genggam. Yeobo punya kosakata kayak gt? Baru tau! *ditabok yeobo*
    Ah, saeng, bener2 mabuk KyuToria, nih! Hahaha… G ada minat bikin cerita ttg mereka beneran? Wkwkwk…
    Amore Cafe 2? MAU!!!!!!!!!!!!!!!!

    • Hahaha.. teteeeeup kissingnya.😄
      Tuhh kan, bang kyu itu bisa romantis juga, *kadang2*
      Kata2 itu dapet dari lagu masa lalu. Suuuka banget ama lagu itu.🙂
      Itu bukan kosa kata kyu, itu kosa katanya unyuk. XDD
      Hehe.. yah, onnie taulah soal kyutoria itu. Kelewat suka. ><

      Okee, amore 2 abis the chastain, comebacknya jihyuk couple. Kekeke~
      makasihh uda baca onn..😀

  2. Yupz,
    bner bgd..
    Akhir” ne shela suka bkin ff ttg kyu..
    Mw pndah klain hati??

    Kyutoria??

    Nickhunny gmn dunx??

    Sxan jg mw ngucapin saengil chukae bwt Nanda *SKSD mode on*

    Han Yeosin??
    It nama dewi ikt nyempil dff *dgampar dewi*

    Setuju bgd..
    Amore cafe 2..
    Dtggu ff slanjutny..

    • Tenang, tenang onn~ aku masih tahan godaan, lagian aku juga uda kebal ama kyu. Tengilnya itu loh, ga ketulungan. *dicekek miss evilia*
      Alhamdulillah, aku ga tergoda ama kyu.😄

      Hehe.. ho’oh, gosip kemaren yg masih aku tungguin kebenerannya. ><

      Iyaa, han yeosin itu namkornya teh dewi, nyolong bentar. Daripada aku bikin nama laen, mending nyempil2n namkor reader.😄
      Penyalahgunaan namkor sebenernya. XDD

      Makasihh uda bacaaa~~~😀

      • udah deh..
        sesama adjuma jgn menghina..
        Onnie 10 bulan..
        Sadar umur jg dunx..
        Hhe
        Karakter u d ff ne jg cocok ma u onnie~
        Sesuai usia..
        (>,<)V

        Shela,,
        It yg ttg Kyutoria jgn" cma strategi SM doanx biar album fx iah ntar jd laku..
        *sok tau*

      • Haha.. pada berantem.😄
        Uda ah, dua2nya onnie, onniedeul yang baek dehh. :* /cium

        O ya? Kyutoria? Ga tau dehh, onn. Tapi sebelum ini juga ternyata mereka emang uda deket.
        Pas di mubank ama gayo daejun, sumpaaahh, sukaaa~ ><

      • umm jadi enaknya manggil onnie atau adjumma nih ? *ditabok
        umm onnie onnie yang cantik serta imut-imut..
        saia belum tau nama onniedeul .__. jd ga tau gmana manggilnya *jabat tangan onniedeul

        nanda imnida .😀 *bow*
        (baru saja) 18 y.o😄 *angkat kerah-kibas rambut*

      • Yoi Uri dongsaeng:
        salam kenal juga, dewisonia a.k.a Han Yeosin Imnida Miss Korea tahun 2011, tunangannya Kim Heechul 2 tahun diatas kalian heheeehheee…
        panggil te2h ajaa biar sama kea yg laen.
        Kalo yang di sebelah saya *lirik Ikan*
        namanya Ika Ellisa Shim Chaesun, bilangnya si suka ama abang ikan *baca: Donghae* tapi kalo liat Unyuk suka teriak histeris guling2 gaje gitu… #plaakkk
        dia lebih muda 10 bulan dari saya tapi lebih dewasa dari saya (?)

      • kekekeke~ baiklah teteh miss korea 2011 tunangannya heechul 2 tahun diatas kami :3 dan ika(n) onnie😄

  3. aaaaaaaaaa ga salah sebelum tidur ngesot dulu kesini~~ nemu cerita pengantar ke alam mimpi… kekeke~~
    sukaaaaaa…!! kyu bener2 setan romantiss (?) waiyaaa jgn2 lama2 dirimu kepincut kyu lagi.. YES!! kunyuk bisa jd hak milik *pletaaak*
    amore cafe bakal ada season 2 nya??? mauuuuu~~~ ditunggu diantosan di-waiting-in *halah*
    eh, aq baca tu ff di hp ampe udah 3x lhooo suka bgt >,< *tarik2 baju shela*

    btw.. mau numpang ngucapin juga sama nanda….
    nanda~~ saengil chukkae yaaa ^o^ all the best for youuuu~~ moga awet ama setan-nya yaah.. heheheh *lempar kyu*

    • Waduuhh, kesininya pake ngesot onn? Kenapa ga minta helikopter aja ama unyuuuuk??😄
      Setan romantis? Jyahh.. kyu dapet julukan baru lagi. Horee~ *tepok kaki*
      Hehh~ tenang aja onn, aku ga tergoda ama kyu. Uda kebaaaaal.. *tendang kyu* *dijitak miss evilia*

      Buat amore, mohon ditunggu~ *bow*
      3 kali? Ga bosen onn? Aku aja bosen lohh. *author ga tau diri*
      Makasihh banyak uda baca yaa onn~ *bow again*😀

      • hhhh.. kayak yg g tau kunyuk aja dia kan pelit >< beli motor aja masih nganjuk.. *toel2 lantei*
        sippooo lah pokonya sering patroli kesini buat nunggu neng amore (?) heheheh
        ya nggak bosen lah baca berkali2 juga.. suka disitu perpaduan ikan gombal yang klop.. *plak* *kabuuuur*

      • lha, unyuk ke ceweknya mah ga ada pelit2nya onn. *nunjuk diri sendiri* *dibuang ke laut*
        gapapa, yang penting kan punya motor, walopun masih kredit.😄

        neng amore? Aigoo~ nama baru again? Dari miss Evilia dapet nama Neng Spencer, dari onnie dapet neng Amore.
        Tar lama2 aku lupa ama nama asliku sendiri. XDD
        Okee, Amore 2 harap ditunggu~~~😀

      • hyaaaaaaa.. iya kunyuk mah ga pelit ama pacarnya tapi klo sama istrinya mah pelit bangeeetz >< *nunjuk2 diri sendiri juga* *oke, saia siap ditimpuk duit sekarung* *pletaaakkk*
        neng amore kan lucu, jadi berasa orang sunda keturunan paris (?) #ngaco
        ga papa lah makin punya banyak nama makin hoki😀 *entah ajaran dari mana itu.. wkwkw*

      • Hahaha~~~ suncis dong ya? Sunda-perancis.😄
        Tau aja dah kalo aye ini buleeee~ XDD *oke, ini kebohongan publik*

        Walahh.. koleksi namaku uda baaaanyaaak~
        Mulai dari “nyun”, nenek, mbak imut (panggilan dari papa. XD), neng spencer, couple, omet, nuna gaje, eh sekarang neng amore.😄
        Gapapa lahh~ panggil semaunya aja, yang penting inget aku. (?)

    • ONNIEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE~
      makasih makasih makasih makasih~
      *sodorin unyuk+shela(?)😄

      *jitak shela (?)
      tenang. klo shela kegoda ama kyu ntar jino+umin yg saya emut (?)

  4. Hahaha kyuhyun disini imejnya tambah setan wkwkw
    AMORE 2? Mauuuu!! Mauu bgt onn!! Tapi kisahnya jihyuk sm jinhae udh jadian kan?

  5. *siapin mic* tes tes.. ehem..
    ehemm..

    mm..
    mm..
    ^___________________________________________________^

    MMM
    MMMMMMM
    HAHAHAHAHAAAAAAAAAAAAAAAAAAHAHAHAHAHAHAHAHA
    aduh aku ga bisa berenti senyam senyum sendiri ^__^
    *emut-lepeh2-telen shela* >w.< *tutupmata yhoon*
    barusan deh dapet adegan gitu, jadi malu😄 *dorongkyu*

  6. *siapin mic* tes tes.. ehem..
    ehemm..

    mm..
    mm..
    ^___________________________________________________^

    MMM
    MMMMMMM
    HAHAHAHAHAAAAAAAAAAAAAAAAAAHAHAHAHAHAHAHAHA
    aduh aku ga bisa berenti senyam senyum sendiri ^__^
    *emut-lepeh2-telen shela* >w<

    • REALLY LOVE THIS
      UMMAAAAAAA~ KEYEEEEEEEENNN SUKA SUKA SUKA SUKA SUKA SUKA SUKA SUKA SUKA SUKA SUKA SUKA SUKA SUKA SUKA SUKA

      aduh suer, itu yang digambarin diatas tepat banget amat sangat jitu~!!!
      those words aaaa aaaa totally awesome, ga tau deh mau ngomong aapaaaaa
      aaaaaa *guling2*
      ngena banget. suer.

      • btw, siapa yg nyuruh jiyoo nyubit-nyubit pipi ku ? *telen shela lagi*

        apa ya.. aduh speecless saia..
        terharu~ T________________________T *peyukemekshela*
        mulai dari kehidupan di dormy sampe si evil yg selalu ganggu pikiran saia di pesta itu~ astaga ngena.. jadi inget curcolan saia dirumah -______-

        bener-bener ga bakalan lepas apa yg saia pegang (re:telen) :3
        kekekekekeke~~~

        THANK YOU SO MUUUUUCHHHHH :*
        (maap ga jadi pertama yg komen. ud baca dri tadi, tpi komen ketunda gr2 lappie + fd ngerror ;____; )
        thank you thank you thank you. astaaagaa aku jadi ga enak tampaknya merepotkanmu neng ;___;
        menyita waktu belajar ya..
        makasih banyaaaaaaakkkkkkk~ sumpah, it’s not a fail~~!!

      • Jinho~ ? *dorongkyu-peyukbabyJ*😄

        kyutoria~ ?
        ga apa :3
        (at least saya bkn seokyu shipper -_____- *sorryforseokyushipper )
        aku suka vic juja kok, khuntoria tapinya haha😄
        (oke. itu anggap saja saya lebih suka kyuvilia(?) )

        kissu scene >.< *tutupmata yhoon*
        barusan deh dapet adegan gitu, jadi malu😄 *dorongkyu*

        *btw maap nih ya kommen paling atas fail. kepanjangan kepotong.
        jadi aku komennya stgah2 gini~~

      • next comment😄
        totally in love with this present~!❤
        aku aminin smua do'anya :')

        masalah ultah. hehe
        maap klo buat neng kelimpungan~ emang aku hide di fb mwehehe *evilaugh
        (saya banyak dikomplain jg gr2 ini -____-)

        bulannya umin ? itu obrolan kita pas awal kenalan pan ?😄
        baiklah akan saya beritahu ehem.. hari senin hehe :3
        (jgn salahkan dirimu y cantik ^^ not ur fault. you've tried to find it but it's me yg ngehide tanggalnya :3 my bad~~)
        pas banget waktunya *suer ^^V
        wifi asrama baru baik malem ini, habis UAS terakir seger dapet ginian😄 pas deh ^^d
        once more, thank you so muuuch :*
        ga bisa bales apa apa /plak
        biar Allah Swt deh yang bales. (balesannya lebih 'wow'😄 )

      • Haduuhh~ aku bingung mau bales dimana.😄
        Makasihh ya uda mau komen sepanjang2 ini, Miss Eviliaaa~😀

        Alhamdulillah kalo suka. Sebenernya ga ganggu waktu belajar sih, soalnya ini uda aku siapin awal bulan, tapi pending sampe page 7, baru aku lanjutin semalem, langsung aku post deh. Abis sebelon2nya susah nyuri2 waktu, mbaaak~ Mian yak.. ><
        Hari senin.. berarti 10 januari yak? Cantik amat tanggalnya? 1001. Wahhh~😮
        Iyaa, soal bulan sungmin itu pas awal kenalan, aku inget lohh.. *ya trus kenapa, shel?*😄

        Hehe.. suka khuntoria? Samaaaa~😄
        Tapi rada aneh rasanya bikin Vic maen FF. Member gb tu selalu sulit jadi cast. Berarti aku normal yak, aku demennya bikin FF member bb. *oke, gapen*

        Sama2, mbaaak~ Ini kado kecil yg bisa aku kasih, maklum, orang ga ada duit bisanya ngasih kado kaya gini.😄
        Once again, hepi b'day, maap telaaat. Hehe..😀
        Urusan balas-membalas, tenang aja, aku punya Allah kok. Insya Allah ini ikhlas.🙂

        O yaa, boleh di repost kok, biar Hyori ama Kyuhyun makin beken~😀

      • hhh~
        saya speechless lagi baca kommenmu..
        *speechless mulu tapi komen panjang😄
        mwehehe iya, bagus yak tanggalnya saia juja suka😀

        khuntoriaaa shipper \m/
        habis so sweet u,u *pokes bang epil*

        sip sip (y)
        sukses buat amore 2😀

        p.s : bulan depan jgn lupa kami sekeluarga ditraktir yak~ uda saia tandain dikalender fuffufufu~~😉

      • Lagi? Emang sering speechless yak baca komenku, mbak?😮
        Bagus bener tanggalnya, taun lalu pasti lebih bagus, 100110. Wahhh~~~~😀

        Sweet bangeeeet~ makanya aku jadi biasnya victoria.😄
        Ciintaaa ama vic. *cium vic* *ditendang khunhyuk*

        PS: bulan depan? Aigooo.. ga ada yang tau umur, mbak. Jadi ga bisa janji apa-apa yak.🙂

      • Insya Allah ketemu bulan depan🙂 amin
        *-__-a ganti topik

        sangat. saya sangat suka tanggal taun lalu😄
        waktu itu sempet ada rumor jadian pan~ ?
        ngarepnya sih beneran :p

      • Amin, amin.🙂

        Siapa jadian? Khuntoria ato Kyutoria?
        Ga msalah siapapun yg jadian ama Vict, aku cintaaa dia.
        Yahh, termasuk ama unyuk. Kalo misalnya itu kejadian, bakal ikhlas dah~
        Seenggaknya aku tau Vic itu sepolos itu. *ngambil sapu tangan*

    • aku tak pernah menjadi evil di asrama kakak~ :3
      aku jadi anak manis kan ? *kedip2*
      makasih loh. klo tadi ga megang hp kak anggie ga tau update-an haha
      ada gunanya juja pake notip new post via email😉 hahaha

      soal amore cafe 2..
      SAIA DUKUNG😄
      pokonya mau buat ep ep apa aj saya dukung😄
      saya terkesan bawel ya kommen mulu =______=
      *dance sorry2

      • Yups, kurang lebih persis ma aslinya, evil2 stress gimana gitu~ *digetok nanda*
        *balas getok*
        Ne, kembali kasih^^
        kadang2 suka ngikut nimbrung di ff mu kq..,

        Salam kenal yaaa, ayeee^^

      • Hahaha~ ketauan kok sifat evilnya. *dicekek miss evilia*😄
        Iyaaa.. onnie ama mbak evil sering ngeramein rumahku. Hehe.. makasihh yaa.😀

        Salam kenaaal jugaa~😀

  7. Pingback: Miss Evilia/Kyuhyun (via Shela Spencer) « More than words

  8. Pingback: Miss Evilia/Kyuhyun (via Shela Spencer) « Panda House FanFiction

  9. eh iya cantik.
    aku ijin nge reblog postingan ini ya ? :3
    dua kali. satu kerumahku, satu ke blog temen (aku jga sih adminnya -___-)
    makasih sekali lagi😀 *sodorin choco(?)

  10. Aseekk..namaku nyempil..hehe
    sukses kok onn,sukses bgt malah..>.<
    kyu cocok bgt meranin keak gt..
    Yg bagian trakhir2 tu,romantis bgt….
    JiHyuk slalu eksis =.='

    • Haha.. ho’oh, ijin pake namamu yak, dong-ah.😄
      Abis aku ga nemu nama laen lagi, kalo masukin namkorku yg laen tar disangka sok eksis. *emang*

      Walahh.. JiHyuk kudu wajib harus eksis dimanapun dan kapanpun. XDD
      Makasihh uda baca yaa~😀

  11. kyu banget…
    malah tambah evil, hihi
    ending’y romantis….>.<
    like this like this..

    amore cafe 2?
    mau donk…
    ikut jd cast'y jg boleh */plak* hohoho

    • Hahaha.. aku ga bisa mengeksplor bakat alam lainnya dari dia selain EVIL.😄
      Makasihh uda baca onn~😀

      Amore cafe castnya tetep kok, JiHyuk ama JinHae.😄
      Aku lupa namkor onnie, FF req yang dulu uda ilaaang.😦

  12. Ending yg tb2 keany ud jd cri khas tulisanmu y shel? Hehe. . .

    Hua. . . Kyu napa keren mulu y d ff??

    Amore cafe 2?? Boleh boleh. . . ^^

    • O ya? ending tiba2 itu kaya gimana onn? Hehe..
      Ga tau, kayanya emang uda bawaannya kyu, jadi keren mulu. Aku aja ga percaya aku bisa nulis kaya gini. *ditendang kyu*

      Makasihh uda baca onn~😀

  13. loh kok bagus, O.O
    Amore Café 2 ? ASTAAAAAGAAAA MAAAAAAAAAU
    kak fanfic aku udah kasih link, Super Junior’s Foresight Ep. 6 di twitter kakak, Eunhyuknya wajib di tontoooooooon, Kyuhyunnya kejam O.O

    • Lha, komenmu dek~~~😄
      Makasihh uda baca yaa..😀

      Iyaa, uda liat semua videonya. Unyuuuuk is addictive~ ><
      Makasihh uda share link yak.😀
      Kyu jahaaaat, masa unyuk kakak dibilang babo. Kyu setan jelek. *mengutip FF*

  14. Sukaaaaaaa onn
    Pokoknya kali cast nya Kyu mah aku suka ㅋㅋㅋ
    Amore 2 ?? Mau onn
    JiHyuk mya dibanyakin ya tapi he9
    Pokoknya ff nya Onnie ditunggu deh ♪───O(≧∇≦)O────♪

  15. Shelaaaaa~…
    Ehmm… gimana ya??? ceritanya bagus tapi ada beberapa yang bikin naek turun terutama di bagian:
    1.Yeosin eonni sendiri tampil sesuai usianya => *shock* saya masih muda Shel, dan selalu memegang teguh yang dikatakan oleh Mas Chul “member yang selalu muda” *peterpan syndrom*
    2. Dengan gaun selutut berwarna merah jambu dan kalung mutiara putih membuatnya terlihat seperti dewi.=> Honestly saya emang seorang Dewi *ditipuk*, tapi saya ga suka warna Pink >.<
    buat Nandz met ultah Honey… Wish u all the best…

    • Huahahahaha~ biar aku jawab dehh, tetehku sayaang.😄
      1. maksud sesuai usia itu adalah: Han Yeosin disini kan yang paling tua di antara 4 cewek trainee itu, biar ada kesan dewasa doang kok.
      2. tulisan ‘dewi’ itu emang diseuaikan ama nama teh Dewi~ Masalah warna, aku pikir teteh juga ketularan bang ichul, demen pink. Maap dah kalo salaaaah~ ><
      The last, makasihh uda baca, teh~😀

  16. Eh bukan ding si Hyukie milih soyu kak, soyu magnae kan ya ? aku lupa terus namanya O.O
    Si teukie juga milih soyu, dia milih yang paling muda *LOL
    si Kyuhyun yang milih hyorin kak, eh aku suka hyorin. suaranya bagus <– sibuk sendiri -.-

    • Kayanya magnaenya soyu. Tapi kakak sukanya ama Hyoliiin~~~ Kok dia ama kyu sihh? *dijitak Kyu*
      Kalo tuki mah ga usah ditanya, tiap disuruh milih member gb, dia pasti milih magnae. -.-

  17. Yaoloh onnie… O.O *tercengang
    keren banget ffnya!! kenapa dibilang failed deh? aigoo onnie ini ga failed sama sekali gaa sumpaah >,<
    aku aja sampe baca berulang2 XDD abis suka banget baca ff yg karakter kyu-nya kaya beginian (?) haha XDD

    btw, mau bikin amore cafe 2 onn?
    waaaa AKU DUKUNG BANGET!! ayo ayo onn bikin cepeeet o^^o

    • Failed, dek. Soalnya kayanya kurang ‘sreg’ aja ama ceritanya. Efek ditinggalin berhari2 kali ya, jadi feelnya ilang menghilang entah kemana. *apadeh*
      Yahh.. sukur kalo masih dianggep menarik. Pasti karna faktor K yak? Faktor Kyuhyun?😄

      Iyaa, tungguin aja amore-nya, semoga ga mengecewakan. ><
      Makasihh banyak uda baca yaa~😀

  18. ku baru tau ada yg lebih evil dari kyu hahahahhaha, bagus itu bisa menyeimbangkan ke’evil’annya kyu ^^
    lama ga posting FF kangen juga shel ama FF mu shel hehehe,

    shel, don’t say you failed again. for me, u always do a great work, great FF so please do say you failed.. ok dear ^^

  19. mungkin suaranya bagus jadi Kyu suka hahaha, eh ini aku malah nyampah ya -.-
    iya kan si teukie sukanya yang muda kayak aku kak O.O
    EH BENERAN TADI AKU SALAH MENTION -…..-

  20. song chien…
    hahaha nama cinanya si vic eomma ya..
    kekekeke..
    aku suka ceritanya… kyu make a new phrase, lol!
    hyori orgnya suudzonan sih #plakk negatif thinking mulu… wkwkwkwkwk

    amore cafe kutunggu couple… *emut*

    • Ho’ohh~😄
      Sebenernya itu kan kata2 punya unyuk, tapi kayanya lebih cocok buat kyu. -.-
      Hyori suudzanan? Diamuk orangnya loh onn~😄
      Makasihh uda bacaaaa~😀

      Iyaaa, ini lagi tahap 1st cup kok..😄

  21. Aku Ketinggalan…Aku ketinggalan..
    Sebel-Sebel-Sebel!!!
    #Gigit ddangkoma peluk JongWoon#

    Mba Evilll…Happy Bday ya.. wah sekarang udah berumur ye.. hahaha..*SKSD*
    Eh..gak pa-pa khan aku panggil mba?
    Kata Bang Yes : Dasar gak sadar umur!

    Ya…Shin Hyori sama si evill magne itu emang sama-sama evil..
    sama-sama Protektif
    ” AKu tidak akan melepaskan apa yang sudah aku genggam ” <—- uwahhh.. suka banget!! Waktu ngomong ini pasti Kyu lagi mikirin aku deh.. hehehe
    #Plak~ ditabok mba evil

    Setiap baca FF tentang Kyu, aku jadi ingat masalalu.. wakakakak..
    Untung aja sekarang aku udah sadar! gak kuat deh kalo harus ngadepin evil itu!

    ehh.. numpang nimbrung gpp khan ya?
    Mba evil, Han Hyeosin, and other cast di Spencer entertaintment..
    Salam kenal ya.. Fiona Han a.k.a Han SoonHee Imnida..istrinya Bang Yes.
    Han Hyeosin Berangcut!!!

    • Aihh~ onnie, mbak Evilia seumuran ama aku, onnie punya dongsaeng lagi. Inget umur onn~ *digetok panci*😄

      Makanya judulnya Miss Eviliaaa, jadi bisa ngimbangi evil-nya kyu.😄
      Ng.. kata2 itu suuuumpaaaahh dapetnya dadakan. Ga tau lagi mikirin apa sampe kepikiran kata2 over-protektif kaya gitu. Lagi mikirin unyuk kayanya. XDD
      Eh? Jadi dulu onnie ama kyu…. *sok sinetron*

      Aihh.. apa pula itu Spencer ent.? Artis2nya itu Jiyoo, Saera, ama Cherry doank. Yang laen trainee~ :p
      Makasihh uda baca onn~😀

    • *dadah dadah* annyeong fionnie~😀
      nambah onnie lagi \m/
      kekekeke~~ :3
      aku dulu suka yesung juja lho😄 *pokes

      *ngakak* neng skrg punya agency sendiri yak😄
      wkwkwk~~

      • Wah.. Mba evill…
        jangan panggil aku Onnie,, aku jadi berasa tua nieh.. wakakakakak..

        saya relain kyu deh buat mba evil..
        hahahaha..

        wah dulu suka bang yes juga? alhamdullillah itu mba evil cuma masa lalunya bang yes..

        yang penting sekarng bang yes udah free buat aku.. hehehehe..
        awas ya kalo masih lirik-lirik bang yes..
        *Lempar mba evil pake ddangkoma*

      • hahaha, iya deh ga aku panggil onnie..
        ajummha aja gmana /ditabok

        ga bakal ngelirik onn, cuma nyenggol dikit wkwk
        /tangkep ddangkoma-jual😄

  22. aku suka banget pas kyuhyun bilang “aku tidak akan melepas apa yang sudah aku genggam..”
    ini romantis sumpah ;___;
    itu hyorinya sama aja ya kayak kyu, pas dipanggil miss evilia ahahaha /plaaaaaaak
    ceritanya bagus, shel.. suka <33

    wah amore cafe 2? asikkkk! kangen sama jihyuk couple soalnya hoho.. ditunggu ffnya😀

    • Romantis? Iyaaaa.. aku ngebayangin unyuk yg ngomong gitu.😄
      Miss Evilia mah sama2 evilnya kaya kyu. Ga jauh beda lahh onn~
      Makasihh uda bacaaaa~😀

      Iyaa.. ada rencana bikin Amore 2. Tungguin yaaaaa..😀

  23. Shel..koment aku kepotong!!!
    Hehe…
    Iya bener harus inget umur…
    *bang yes manggut2 gaze*

    Oh.. Yg lain masih trainee toh??
    Gpp yg penting udah masuk agensinya SE..

    Iya dulu aku sempet “deket” sama si evil..#ditabok bang yes dan mba evil barengan..
    Tapi sekarang cuma ada bang yes aja ko.. Hwahah..

    Jihyuk couple aku menunggu sinetron baru kalian.. (?)

    • Hahaha.. ga lah onn. Agensi2nya mah cuma kerjaan iseng. Soalnya kalo aku liat pas, Shela Spencer Ent.
      Jadi kaya SM, tapi diubah SS. (super show)😄

      Amin, amin. Mudah2an ada waktu bikin JiHyuk lagi. ><

  24. wahhhh pertama2 mau ngucapin saengil chukkae buat nandz ^^ waduh ini aku oon banget yah,,kirain miss evilia itu nama orang, taunya nama julukan buat couplenya si mr evil itu *banghead*

    ihh,,,,ada kyutoria juga,,,aku itu kyutoria shipper nih gara2 semlam gk sengaja nemu2 berita ttg mereka….

    hehh..ada amore cafe 2..??? huwaaa cant wait deh, aku suka banget soalnya ma tuh FF…lagipula kangen ama FF jihyuk juga nih hehehehhe

    • Hahaha~ miss evilia nama orang? emang, aku yang ngasih nama itu. Bagus kan? *plakk*😄
      Tapi aslinya aku demen manggil mbak evil. Hehe..

      Akhirnyaaaaa.. ada satu orang lagi yang jadi kyutoria shipper~😀
      Kyutoriaaaaaaaa~~~ *ditendang khun*

      Huweee.. amin, amin. Mudah2an ada waktu buat nulis ya onn~
      Makasihh banyak uda bacaaaa..😀

  25. (_ _”)
    telat bgt..
    Miane saeng ah..

    Waahh..ada couple bru nih..
    Makin hari bininya abang evil makin bnyak..
    Mudah2n chulku tetap setia padaku..
    *plakk*
    jhehe..
    *senyum2 watados ala hyuk*

    setan jelek!!
    Jhaha..aku sukaa..nama panggilan itu..
    *digampar kyu*

    paling suka pas part yg lg di party..
    Kyuu..gemes dah sama kamu..
    *gigit kyu*
    *ditampol bini2nya ngegigit seenak jidat*

    cie cie cie..choi jiyoo jd trainee SM…wikwiiww..
    *plakk*
    #apaan seh

    *ngedongak ke atas*
    hehe..k0menku udh kpanjangan..
    *shela : iya,udah panjang,gapen pula
    me : maap..peace..*

    ngom0ng2 aku k0men ke 100..🙂
    yeyy..
    *gaje*
    *plakk*

    • Chukhahae~~~~ Komen ke-100, dapet Heebum plus bapaknya. *baca: ichul*😄

      Bang evil tuh yang sebenernya pantes jadi casanova, bininya buaaaanyak bener~
      Ini aja uda cewek ke-5 yang pernah aku bikin jadi couplenya si evil. *unyuk manggut2*
      Tenang aja onn, ichul setiaaaa banget kok. Paling selingkuhnya cuma ama heebum, bangshin , dkk doang.😄

      Makasihh banyak uda baca onn~😀

  26. iri,iri,iri,iri,iri,iri,iri,iri,iri,iri,iri,IRI~😄
    speechless dah eonn… yang penting saya iriiiiiii~ *pukul” kyu pake bantal*

  27. Annyeong!
    aku reader baru disini, baru tau ni blog dari blognya nandz *nandz eksis deh*
    hehehe
    evil couple! like this couple>_<
    so sweet deh Kyu, tumben bisa romantis..
    mau juga tangannya dipegang kyu biar ga dilepasin huhuhu

    oia ditunggu ff yang castnya Kyu lagi yaaaa (?) *padahalsiadminbiasnyaeunhyukmalahmintaKyu*
    hahaha

  28. Uwwaaaa~~~ AKu telat yua ? Mianhae , sibuk ngurusin background komik >,<
    Ngomong" aku suka bagian si Hyori manggil Kyu : setan ~~ XDDDDDD
    Tapi nice epep kok intinya ^^

    Amore Cafe 2 ? Boleh boleh ! Sangat mauuu !! ^^

  29. Pingback: Fanfics List :) « More than words

  30. bagus looohhh
    tapi tapi tapiiiiiiiiii
    huaaaaaa… ga rela kyu ga jd ma vic (loh?!) hahahahaha
    gara2 kyutoria shipper, jd ga rela endingnya begituuuuuu…
    coba klo ga bawa2 vic, pasti suka endingnya jadi.. hahahaha

    sudahlah, tak usah tanggapin komen saya yg hanya seorang kyutoria shipper ini😄

  31. Suka bgd sma motto ny kyu…. :*:*:* hihihi…
    Kyu udh ketularan rmantis ny abang ikan tuh…
    Tp ttp yah tuh game ga prnh ilang dr diri ny…

  32. ck,kyuhyun oppa bz romantis juga ternyata,aku kira td conflik nya dramatis tp gak alhmdllh happy ending lg jd tmbh sukaaaaaaaa

  33. aku cari postingan pertama hueheheheeee….
    wah *mata berbinar* kyuhyun bs seromantis itu >.<
    sweet bgt meskipun tadi sempet kesel gara2 kyu ninggalin hyori demi vic kekeke..
    dan cukup kaget juga waktu hyori meminta Kyu agar tidak pergi meninggalkannya. ah.. scene itu sedih bgt.
    ff nya keren!!! TOP BGT deh. gumawo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s