7-days Brother/Kyuhyun

Han Hyena menyentak-nyentakkan kakinya ke lantai keramik putih. Matanya memandang ragu ke lembaran kertas lusuh yang masih ia genggam erat. Sesekali napasnya terdengar berat. Ingin rasanya Hyena meremas kertas itu kuat-kuat, mengubahnya jadi bulatan tak beraturan, lalu melemparnya masuk ke keranjang sampah di sudut kelas.

“Berapa nilai matematika-mu?” Shin Hyori menyandarkan tubuhnya ke meja Hyena. Melihat Hyena yang hanya mendongak dengan tatapan miris, Hyori mengangguk paham. “Kali ini berapa? 30?”

Hyena meringis lalu menunjukkan lembaran lusuh di tangannya. “Nyaris tepat, 45..”

“Sepertinya kita memang harus ikut bimbingan belajar atau semacamnya. Hasil ulanganku tidak jauh beda denganmu,” ujar Hyori sambil menunduk dan menarik napas panjang.

Hal yang sama dilakukan oleh Hyena, ditambah dengan desahan berat. Tapi kemudian perhatiannya tertuju pada gerombolan siswi yang mengelilingi seorang siswa. Alis Hyena mengernyit, ia menyipitkan mata untuk bisa melihat lelaki itu dengan lebih jelas. Cho Kyuhyun berdiri tegap sambil memasukkan tangan ke saku celana. Senyumnya terumbar pada semua siswi yang berkumpul seperti gerombolan lebah di sekitarnya.

“Hebat! Nilai sempurna lagi untuk matematika yaa?” rajuk seorang gadis berkuncir satu di samping Kyuhyun. Lelaki itu tidak memberi komentar, ia hanya tersenyum kecil.

Gadis yang berambut panjang tidak mau kalah. “Ajari aku, Kyuhyunie~~~”

“Kalau aku ada waktu, pasti kuajari,” ujar Kyuhyun sambil tetap mempertahankan sikap khas pangerannya.

Hyena memandang wajah sempurna lelaki itu dengan penuh kekaguman. Ia, yang hanya dikenal sebagai siswi biasa dan sama sekali tidak menonjol, sama-sama memendam rasa kagum pada lelaki tinggi bernama Cho Kyuhyun. Siswa teladan dan sikap yang menyenangkan menjadi alasan untuk tidak mengaguminya.

“Berhenti memandanginya begitu,” sela Hyori. “Matamu bisa lepas dari tempatnya, Hyena-ssi.”

“Dia sempurna sekali yaa..,” Hyena bicara tanpa menoleh. “Menurutmu, apa Tuhan memang tidak adil begini? Kyuhyun itu tampan, pintar, baik, dan menyenangkan. Persis seperti pangeran dari negeri dongeng.”

Hyori melambaikan tangannya ke depan wajah Hyena. “Ya! Kau sudah gila? Bicaramu seperti orang mabuk.”

“Mabuk, aku mabuk pangeran,” racau Hyena. Ia nyengir lebar. “Seandainya aku bisa dekat dengan Cho Kyuhyun, aku pasti bisa bahagia selamanya..”

“Teruslah bermimpi..”

—–

Hyena menyeret kakinya dengan susah payah menaiki tangga. Ia merebahkan tubuh di ranjang birunya sambil memandangi langit-langit. Baru saja ia akan memejamkan mata saat Hyena sadar harus menyiapkan makan malam.

Dengan malas ia mengganti seragamnya dengan kaus longgar dan celana pendek yang kusam. Hyena melesat menuju dapur lalu memeriksa isi kulkas, dan memutuskan memasak sup kimchi untuk ayahnya. Tangannya baru saja menyalakan kompor saat telepon rumah berdering memanggilnya.

Hyena berjalan cepat ke ruang tengah. “Ya?”

“Hyena-ya, kau sudah pulang? Kau belum masak makan malam kan?” ujar suara berat di ujung sana.

“Belum, baru akan mulai. Appa pulang jam berapa?” tanya Hyena. Ia melirik jam dinding di atas sofa. “Sudah hampir jam 7 malam.”

Ayahnya diam sejenak lalu berdeham. “Jangan masak. Appa pulang sebentar lagi. Kami sedang di mobil seka-“

“Kami?” ulang Hyena, seolah tak yakin pada indera pendengarannya sendiri.

“Kau ingat soal wanita yang appa ceritakan? Kita akan makan malam bersamanya, bagaimana?” ujar ayahnya pelan, terdengar ragu-ragu menyampaikan kabar itu pada putri tunggalnya.

Hyena mengangkat bahu. “Oh? Aku bisa siap-siap sekarang. Makan dimana?”

“Di rumah, kami sudah membeli makanan dari luar. Lagipula memang harus mengenal rumah kita lebih dulu kan?” sahut ayahnya.

“Aku tidak perlu ganti baju kan? Berjaga-jaga seandainya appa mau aku terlihat seperti anak gadis yang manis,” tawar Hyena sambil memilin-milin ujung kausnya yang memang sudah kusam.

“Ah, tidak perlu. Pakai yang biasa saja. Hanya di rumah, bukan di restoran mewah, Hyena-ya,” ujar ayahnya sebelum benar-benar memutus sambungan telepon.

Hyena memerhatikan dirinya di cermin. Tampilannya tidak cukup buruk, setidaknya untuk ukuran standar menurutnya sendiri. Tapi bisa saja wanita yang disukai ayahnya itu langsung kabur begitu melihat calon putrinya yang tampak menyedihkan seperti ini.

Tanpa butuh waktu lama, Hyena hanya mengangkat bahu santai. “Aku adalah aku. Tidak peduli siapa yang akan datang, aku suka seperti ini.”

—–

Tiga puluh menit setelahnya, Hyena benar-benar memaki dirinya sendiri. Entah kenapa tadi ia tidak memutuskan untuk ganti baju selagi sempat. Sekarang Hyena hanya bisa membeku di ruang tengah saat melihat tamu istimewa ayahnya.

Hyena menarik lengan ayahnya. “Appa! Appa tidak bilang kalau wanita itu punya anak,” bisiknya. Ia menambahkan, “Dan anaknya itu adalah Cho Kyuhyun!”

“Oh? Kau mengenal Kyuhyun-i?” tanya ayahnya sambil mendorong punggung Kyuhyun. “Ya.. ini Cho Kyuhyun, kakak tirimu.”

“Kakak- apa??” Hyena memekik nyaring. Matanya terbelalak lebar sementara Kyuhyun membungkuk sambil tersenyum manis. “Appa, kapan appa menikah dengan bibi ini?”

Ayahnya berubah tersipu. “Tadi pagi kami menikah di catatan sipil. Dan malam ini saatnya keluarga baru kita berkumpul. Bagaimana, kau senang kan?”

“S-senang?” ulang Hyena.

Ia tidak bisa berhenti memandangi Kyuhyun, pangeran sempurna yang sekarang sedang duduk di sofa rumahnya. Seharusnya ia memang senang, bahkan bisa saja hatinya meledak saat itu juga. Hyena tidak pernah membayangkan lelaki itu tersenyum di depannya, bahkan mendadak statusnya bisa berubah. Tadi pagi, Cho Kyuhyun adalah teman sekelasnya yang pintar. Tapi sekarang, Cho Kyuhyun sudah menjadi kakak tirinya!

“Kuharap kita bisa jadi saudara yang akur,” ucap Kyuhyun.

“Ternyata kalian satu sekolah, dan teman sekelas juga? Aigoo~ dunia memang sempit,” ayahnya menepuk-nepuk punggung Kyuhyun. “Bagaimana sikap Hyena di sekolah? Pasti Hyena terkenal bodoh ya? Sungguh berbeda dari Kyuhyun-i yang pintar.”

Hyena tersenyum kecut. Tepat sekali. Ia bukan siswi teladan yang populer, jauh berbeda dibandingkan dengan Cho Kyuhyun. Dan mendadak Hyena harus menjadi adik tirinya? Yang benar saja, batin Hyena.

“Hyena bisa memanggilku ‘oppa’ mulai sekarang,” Kyuhyun menatap Hyena dengan lembut.

Tanpa sadar Hyena malah mengangguk-angguk setuju. Sepertinya tatapan itu sudah menghipnotisnya. “A-aku.. senang punya kakak.”

“Baguslah~ berarti kami bisa meninggalkan kalian selama bulan madu!” ucap sang ayah. Hyena langsung menoleh sambil membelalakkan mata. Ayahnya menjelaskan, “Mulai besok kami akan bulan madu ke Pulau Jeju, jadi sebaiknya kalian jaga rumah dengan benar. Bisa kan, Kyuhyun-ah, Hyena-ya?”

Kyuhyun mengangguk. “Akan kuusahakan, paman.”

“Aboji. Panggil aboji saja,” perintah ayah Hyena.

Hyena membeku. Banyak sekali kejutan hari ini. Semuanya berhasil membuat Hyena mendadak lumpuh otak. Ayahnya menikah tanpa pemberitahuan, Cho Kyuhyun tiba-tiba berganti status menjadi kakak tirinya, dan sekarang ayahnya akan pergi bulan madu, meninggalkan dirinya dengan Kyuhyun hanya berdua di rumah?

“Sampai kapan..?” suara Hyena terdengar mengambang, bahkan di telinganya sendiri.

Ayahnya tersenyum. “Hanya seminggu, paling lama sepuluh hari. Tapi kami usahakan hanya seminggu. Jangan rindukan kami ya.”

Hyena mendengus sambil berbisik. “Seandainya bisa, aku lebih suka ayah tidak usah pulang saja.”

—–

– 1-day-

“Kau dan Cho Kyuhyun? Saudara tiri?” reaksi Hyori persis sama seperti yang diduga Hyena. Salah besar ternyata menceritakan petaka semalam di rumahnya pada Shin Hyori.

Hyena mengangkat bahu. “Begitulah. Konyol kan?”

“Konyol? Bukannya hebat? Kau bilang kau akan bahagia selamanya kalau bisa dekat dengan Cho Kyuhyun?” ujar Hyori.

“Benar, tapi itu seandainya Kyuhyun tidak menjadi kakak tiriku,” dengus Hyena. Sesaat kemudian ia membenamkan wajahnya di meja. “Ahh.. appa benar-benar menyebalkan!”

“Orang tuamu jadi bulan madu?” tanya Hyori, mendadak teringat bagian cerita bulan madu ayah Hyena.

Hyena lagi-lagi menarik napas berat. “Nanti siang mereka berangkat. Pulau Jeju, mungkin seminggu atau lebih. Tapi aku lebih gugup dibandingkan mereka. Bagaimana bisa aku bertahan hidup saat pangeran sempurna itu tinggal seatap denganku?”

“Seminggu.. berdua.. ahh~ kurasa aku tahu apa yang akan terjadi,” ucap Hyori sambil mengusap-usap dagunya yang lancip. “Hyena-ya, saudara tiri boleh menikah kok, tenang saja.”

Alis Hyena terangkat sebelah. “Ng? Maksudmu?

“Aish.. kau ini pura-pura bodoh ya? Tentu saja hal yang akan dilakukan lelaki dan gadis yang sedang bersama,” Hyori berbisik.

Hyena memukul meja nyaring. “YA! Kau pikir aku gadis macam apa?”

Untuk sejenak Hyori tampak berpikir lalu tersenyum lebar, “Tentu saja gadis pemuja pangeran super sempurna seperti Cho Kyuhyun..”

—–

Ayah dan ibu baru Hyena sudah bersiap di ruang tengah. Koper-kopernya berbaris rapi di lantai sementara Kyuhyun membawakan tas tangan ibunya. Diam-diam Hyena memberi penilaian lebih pada Kyuhyun. Satu nilai plus, penyayang orang tua.

“Tidak perlu mengantar kami ke bandara. Sudah ada taksi di depan,” ujar ayahnya. “Jaga diri selama kami tidak ada ya..”

Kyuhyun membungkuk singkat lalu tersenyum. “Tenang saja, aboji. Aku dan Hyena pasti bisa saling menjaga.” Ucapnya setelah melambaikan tangan pada kedua orang tua barunya.

Deg.. deg.. deg.. saling apa, katanya? Saling menjaga? Hyena terus berpikir keras. Aku memang harus dijaga, dijaga supaya imajinasiku tidak berkembang terlalu pesat.

Dalam lima menit saja, Hyena sudah berkhayal yang tidak-tidak. Membayangkan Kyuhyun akan jatuh cinta padanya di hari pertama, sampai imajinasi soal kawin lari di hari ketujuh. Hyena menggeleng-gelengkan kepalanya, berusaha mempertahankan akal sehat yang masih tersisa.

“Aish.. pikiranku kacau gara-gara Hyori,” umpat Hyena pelan. Ia memukul-mukul kepalanya sendiri, berharap otaknya akan segera sembuh. Kyuhyun tampak sedang memunggunginya. Hyena menggaruk kepalanya kaku. “Ng.. aku harap kita bisa ja-“

“Cerewet..”

“Eh?” Hyena terpaku, kali ini bukan tatapan Kyuhyun yang membuatnya begitu. Tapi nada suara lelaki itu yang berubah drastis.

Kyuhyun berbalik, memandang Hyena dengan tatapan merendahkan. “Kau itu terlalu cerewet, gadis jelek.”

“EH?” pekik Hyena sekali lagi. Lagi-lagi otaknya menjadi cacat. Sulit sekali mencerna maksud ucapan kasar yang baru saja dikatakan oleh seorang Cho Kyuhyun.

“Selain jelek, ternyata kau juga tuli. Ahh.. entah kenapa aku malah dapat saudara tiri sepertimu. Merusak citraku saja,” Kyuhyun mencibir tanpa melirik wajah Hyena yang pucat. “Dan kau harus ingat, kalau di sekolah, kita tidak punya hubungan apa-apa, paham?”

Hyena melongo. Matanya menatap lelaki itu lekat-lekat. Bayangan di kepalanya langsung hancur berantakan. Cho Kyuhyun, sang pangeran super sempurna berubah menjadi lelaki menyebalkan yang tidak punya hati.

Tiba-tiba Kyuhyun sudah berdiri tepat di depannya. Ia berbisik, “Kalau sampai ada orang yang tahu, kau pasti mati.”

Sekali lagi Hyena membeku. Wangi tubuh Kyuhyun memenuhi rongga hidungnya. Napasnya pun bisa ia rasakan di sekitar pipi Hyena. Hyena berusaha keras untuk tetap menyadarkan pikirannya. Kyuhyun terlalu dekat, sangat dekat. Dengan susah payah Hyena menelan ludah lalu mengangguk.

“Dan satu lagi, jangan coba-coba membayangkan sesuatu yang aneh tentang aku,” Kyuhyun memunggungi Hyena dan menghentikan langkahnya di depan tangga.

Hyena mengerutkan kening bingung. Ia memang sedikit berkhayal soal ia dan Kyuhyun. Tapi Hyena tidak tahu lelaki itu bisa membaca pikirannya.

Kyuhyun berbalik sebentar. “Orang bodoh pun tahu kalau kau sedang berpikir yang tidak-tidak.” Ucapan itu seolah menjawab pertanyaan di kepala Hyena. “Jangan ganggu aku, aku mau tidur sampai malam.”

“Eh, ya, oppa,” ucap Hyena lemas sambil memerhatikan punggung Kyuhyun yang menjauh.

Pikirannya soal Tuhan yang tidak adil sudah ia ralat sejak tadi. Tuhan memang adil. Tidak ada pangeran super sempurna seperti Cho Kyuhyun. Dengan sikapnya yang seperti tadi, Hyena tahu ia akan menganggap Kyuhyun sebagai pangeran kegelapan.

Hyena mendesah berat. “Memangnya seperti apa wajahku saat sedang berkhayal?”

Sejenak kemudian Kyuhyun menyahut. “Tentu saja seperti orang bodoh!”

—-

-2-day-

Hyena mencibir saat melihat Kyuhyun kembali dikelilingi siswi-siswi di kelasnya. Ia menjadi tambah kesal begitu lelaki itu memasang tampang sok baik dan menunjukkan sikap pangeran abal-abalnya. seperti Cho Kyuhyun. Bagaimana bisa ada lelaki dengan kemampuan akting yang mengagumkan Kyuhyun, batin Hyena.

Napas Hyena terasa berat. “Seharusnya aku tidak menilai dia terlalu cepat. Dasar pangeran kegelapan!”

Tubuhnya terpaku di tempat saat Kyuhyun dan gerombolan siswi itu melewati Hyena begitu saja. Ternyata lelaki itu memang tidak bercanda soal teori tidak-saling-mengenal yang ia ucapkan kemarin. Hyena menarik napas, menyesal sekali rasanya sudah mengagumi Cho Kyuhyun.

“Jangan melihatnya begitu,” sela Hyori. Tahu-tahu ia sudah ada di samping Hyena. “Apa hubungan kakak-adik kalian tidak berjalan baik?”

“Kakak-adik? Tadinya aku pikir bisa berjalan lancar. Tapi kurasa sekarang aku berubah pikiran,” ujar Hyena lemas.

Hyori mengamit lengan Hyena. “Jangan cepat menyerah~ perankan adik yang baik untuknya. Kau selalu bilang ingin punya saudara kan?”

“Memang,” lagi-lagi nada suara Hyena mengambang tak tentu. “Tapi aku lebih suka punya kakak yang tidak setampan dia.”

Hyori mencibir. “Bodoh..”

—–

Hyena membuka panci di depannya. Wangi kare langsung tercium begitu Hyena mendekatkan wajahnya. Ia mengangkat panci itu pelan-pelan. Malam ini setidaknya ia harus bisa makan malam bersama dengan kakak barunya itu.

Pintu depan terbuka, menandakan Kyuhyun sudah pulang entah darimana. Hyena menyambutnya di ruang tamu. “Oppa sudah pulang, aku memb-“

“Aku lelah. Jangan ganggu aku, gadis jelek,” ucap Kyuhyun tegas.

Hyena diam agak lama. Sesuatu dalam otaknya sudah putus. Kesabarannya lenyap dengan cepat. Ia membanting panci kare yang ada di tangannya, menimbulkan suara gaduh yang mengejutkan. Kyuhyun menoleh cepat, melihat Hyena menundukkan kepala.

“K-kau kenapa?”

“Aku kenapa? Ya! Kau ini sinting ya? Aku sudah lama menunggumu pulang, memasak kare juga supaya kita bisa makan bersama. Kau ini punya hati tidak? Kenapa seenaknya saja menyiksa orang lain?” pekik Hyena. “Aku hanya berharap kita bisa jadi keluarga yang hangat, memangnya salah?”

Kyuhyun diam, membeku di tempatnya.

“Dan kau, kau juga malah seenaknya mengataiku gadis jelek. Memangnya kau setampan apa sampai bisa mengolok-olokku begitu, ha?” ucapan Hyena makin berantakan. “Begini-begini, aku juga dibilang manis oleh mantan pacarku! Aku ini ciptaan Tuhan, berani-beraninya kau mencela ciptaan Tuhan!”

Kali ini Hyena yang diam, sadar bahwa omelannya tadi sama sekali tidak masuk akal. Hyena memaki dirinya sendiri, ia bahkan tidak mengerti apa yang baru saja ia ucapkan.

Kyuhyun memandangi Hyena lama. Kemudian ia mendorong pundak gadis itu sampai terpojok ke tembok. “Begitu? Kau sudah selesai? Atau ada tambahan lain?”

“S-sudah,” Hyena menelan ludah. Ia terlalu sibuk mengatur napas dan tidak punya waktu mengomel tentang hubungan adik-kakak yang menyenangkan.

“Baiklah, kuturuti keinginanmu.” Kyuhyun melepaskan pundak Hyena lalu mundur selangkah. “Kau mau bermain rumah-rumahan, dengan peranku sebagai kakak yang baik kan? Baik, kita lakukan. Tapi hanya di dalam rumah.”

Hyena melongo. “Pikiranmu berubah secepat itu?”

“Karena kupikir kalau aku memang merelakan ibuku menikah lagi, aku harus memainkan peranku dengan benar sampai akhir kan?” ucap Kyuhyun tenang. “Kau puas?”

“Benarkah?” Hyena sama sekali tidak yakin dengan apa yang ia dengar. “Terima kasih, oppa!”

Kyuhyun memutar bola matanya lalu menunduk ke bawah. “Pekerjaan pertamamu sebagai adik perempuan, bersihkan kare yang tumpah ini.”

—–

-3-day-

“Selamat pagi, oppa,” Hyena meletakkan tas sekolahnya di atas meja. Senyumnya terkembang begitu melihat Kyuhyun duduk di kursi.

“Pagi, tidurmu nyenyak?” balas Kyuhyun. Tapi kemudian ia berbisik, “Memangnya kehidupan kakak-adik yang menyenangkan itu seperti ini?”

Hyena mengangkat bahu. “Aku juga anak tunggal. Tidak tahu banyak soal itu. Tapi kurasa ini sudah lumayan.”

Kyuhyun mengangguk-angguk pelan. “Selesaikan sarapanmu, kita harus ke sekolah sekarang.”

“Ne, oppa,” lagi-lagi Hyena tersenyum lebar. Ia senang Kyuhyun sudah mulai mencoba. Pikiran nakal menggelitiknya. Seandainya saja lelaki di depannya itu bukan kakak tirinya..

Mereka keluar rumah bersamaan. Tapi kemudian Kyuhyun mendorong tubuh Hyena jauh-jauh. “Ya! Setelah keluar rumah, permainan kita di-pause.”

“Aku tahu, oppa,” sahut Hyena. “Maksudku, Kyuhyun-ssi.”

—–

Hyena terpaku –lagi- saat melihat gerombolan gadis kembali mengelilingi Kyuhyun. Bukan hal yang langka, tapi kenapa Hyena merasa itu tidak menyenangkan? Apa karena ia cemburu begitu kakaknya sibuk dengan hal lain?

“Ya! Kenapa kau melihat uri Kyuhyun-i seperti itu, ha?” tegur salah seorang gadis yang menyadari kehadiran Hyena.

Gadis lainnya menyahut. “Kau tidak pantas memandanginya terlalu lama. Bisa-bisa Kyuhyun-i terkontaminasi oleh wajah jelekmu.”

“Setidaknya dia bukan gadis menyebalkan yang suka membuntutiku,” suara Kyuhyun menyela, membuat semua gadis menatapnya terkejut, termasuk Hyena. Kejutan lain muncul saat Kyuhyun tiba-tiba menarik tangan Hyena. “Kita harus pergi dari sini.”

Hyena tidak punya pilihan lain selain mengikuti langkah kaki Kyuhyun. Ia memberanikan bersuara. “Anu.. Oppa, soal ucapan gadis-gadis itu.. tidak apa-apa, aku baik-baik saja kok.”

“Tidak apa-apa, aku juga sudah bosan dengan citra pangeran-ku. Jadi lebih baik mereka tahu bagaimana aku yang sebenarnya, benar kan?”

“Ng.. kalau oppa hanya mau memainkan peran sebagai kakak yang bisa melindungi adiknya, oppa sudah memain-“

Kyuhyun memotong. “Ini bukan di dalam rumah. Aku melakukan hal tadi bukan sebagai kakakmu, bodoh.”

Hyena berpikir. Kalau saat ini bukan peran itu yang dimainkannya, lalu apa? Untuk sejenak tadi Hyena bisa merasakan jantungnya yang bergerak berantakan. Dan entah sejak kapan, ia mengeratkan genggaman tangan Kyuhyun..

—–

“Hyena-ya, kau mau kubantu memasak?” tawar Kyuhyun. Ia masuk ke dapur dan menemukan gadis itu sedang berkutat dengan sayuran di tangannya.

Hyena menggeleng. “Tidak usah. Aku adalah anak gadis di rumah ini, jadi tugas memasak itu menjadi tugasku.”

“Begitu?” Kyuhyun mendekat sampai ia berdiri di belakang Hyena. “Kalau begitu aku akan ada disini sampai kau selesai memasak.”

Dengan susah payah Hyena menelan ludah. Ia merasakan hembusan napas Kyuhyun di tengkuk belakangnya. Otaknya kembali rusak mendadak. Setelah tadi siang ucapan Kyuhyun membuatnya bingung, sekarang keberadaan lelaki itu di dekatnya saja sudah bisa membuat Hyena kehilangan konsentrasi.

“Ng.. O-oppa, bisa berdiri di tempat lain saja?” ujar Hyena sambil memasukkan satu sendok garam ke dalam sup kimchinya. Ia mengusap keringat dengan punggung tangannya. “Aku.. kepanasan.”

Kyuhyun mengangkat tangan lalu mundur selangkah. “Aku menunggu di meja makan saja.”

Kepala Hyena mengangguk. Tangannya kembali sibuk mengaduk-aduk masakan di depannya. Entah bagaimana Hyena selalu gugup di dekat Kyuhyun.

“Sadarkan dirimu, Hyena. Dia kakakmu,” bisiknya pelan.

Tiba-tiba Kyuhyun kembali mengejutkannya dengan berdiri di samping Hyena. “Aku mau coba.”

“Eh, silahkan saja. Masakanku ini selalu ena-“

Kyuhyun memuntahkan kuah sup yang baru saja ia rasakan. “Ya! Kau membuat sup kimchi atau sup buah? Kenapa manis sekali?”

“He? Manis bagaimana??” pekik Hyena. Ia yakin ia sudah memasak seperti biasanya. Tapi keyakinannya itu lenyap saat matanya melirik tempat gula yang belum ditutup. Ia menatap Kyuhyun takut-takut. “S-sepertinya aku salah mengira gula dengan garam.”

“Bilang saja kau mau membunuhku!” cibir Kyuhyun kesal. “Lalu bagaimana dengan makan malam kita?”

Hyena menarik napas panjang. “Kita bisa pesan pizza kalau oppa mau..”

“Apa boleh buat,” Kyuhyun mendengus. Ia menarik lengan Hyena saat gadis itu akan meninggalkan dapur. “Mau kemana? Kau yang telepon. Sana~”

—-

-4- day-

“Kita akan menonton DVD bersama di rumah,” ujar Kyuhyun saat istirahat makan siang.

Hyena mengerutkan kening. “Ng? Kenapa?”

“Kenapa?” ulang Kyuhyun. “Bukankah kau sendiri yang mau kita memainkan peran sebagai kakak-adik yang baik? Dengan menonton DVD bersama, kurasa itu bisa membantu perkembangan hubungan kita.”

“Ah, begitu? Baiklah~~~” Hyena memekik senang.

Kyuhyun menyela. “Jangan terlalu senang, kau yang harus mengurus masalah makanannya.”

Bibir Hyena tertarik ke belakang. “Serahkan saja padaku.”

Kemudian Kyuhyun mencibir. “Ingatkan aku untuk menyembunyikan tempat gula. Kurasa kau terlalu terobsesi pada benda manis.”

Hyena cemberut lalu memukul lengan Kyuhyun sementara lelaki itu mengacak rambut Hyena pelan. Dan lagi-lagi perasaan itu muncul. Rasa sesak menyenangkan yang nyaris membuat dadanya meledak..

—-

-5-day-

Hyori mencondongkan badannya ke depan meja, mencoba melihat wajah Hyena dengan lebih dekat. “Ada apa denganmu?”

“Aku? Baik,” jawabnya pendek.

“Tenang saja, sudah kubilang kan kalau saudara tiri itu bisa menikah,” ucap Hyori santai.

Hyena mendengus. “Menikah, kepalamu! Siapa yang bilang aku mau menikahi kakakku sendiri?”

“Ya! Wajahmu itu sudah mengatakan semuanya. Kau pikir aku buta?” sungut Hyori sambil menunjuk wajah Hyena. “Lagipula.. sepertinya kakakmu itu juga menyukaimu.”

“Shin Hyori-ssi, kalau mau bercanda, cari bahan pembicaraan yang lebih baik,” cibir Hyena.

“Aku ini bisa membaca wajah semua orang. Memangnya kau tidak sadar tatapannya saat sedang melihatmu? Dia seperti lelaki lembut yang jatuh cinta,” Hyori mencoba memperagakan dengan gaya dramatis.

Hyena merengut. “Lucu sekali.”

“Ya! Kau mau bertaruh denganku? Cho Kyuhyun itu punya tatapan berbeda saat bersamamu.”

“Itu karena aku adiknya, bodoh,” umpat Hyena. “Aku akan membelikan mantel yang kita lihat kemarin kalau ucapan konyolmu ini benar.”

Hyori menjentikkan jari. “Wah.. kalau begitu kau harus menyiapkan banyak uang untuk membelikanku mantel mahal!”

—–

-6-day-

“Jah~ sekarang kita mau nonton apa lagi?” tanya Hyena begitu film horror yang mereka tonton berakhir. Ia menoleh dan hanya melihat Kyuhyun yang sedang tertidur. Buru-buru ia menutup mulut dengan kedua tangannya. “Mianhae, oppa.”

Hyena tidak tahu bagaimana tapi ia merasa ada tarikan magnet yang kuat, memaksanya memandangi wajah pangeran tidur di sampingnya.

“Seandainya kau bukan kakak tiriku, apa kau akan bersikap baik di kelas?” Hyena bertanya pada dirinya sendiri.

Tangannya terangkat ke udara, terhenti tepat di wajah Kyuhyun bagian samping. Dengan setengah tak sadar, Hyena mengusap wajah pualam yang lembut itu. Pelan sekali, terlalu pelan sampai Kyuhyun tidak akan terbangun karenanya.

Godaan lain mampir di kepala Hyena. Ia sudah membelai wajah Kyuhyun, dan Hyena sangat tergoda untuk mencium bibir kakak tirinya itu. Sejenak kemudian kepalanya menggeleng kuat-kuat. Pikiran bodoh! Umpatnya, bagaimana bisa pikiran itu mengganggu kerja otaknya?

“Ng.. tapi,” Hyena memilin-milin ujung sweaternya. “Anggap saja ini yang pertama dan terakhir. Setelah ini, tidak akan ada yang tahu. Hanya aku dan Tuhan, juga tumpukan DVD ini.”

Hyena mendekatkan wajahnya, merasakan napas Kyuhyun memburu teratur. Tangannya menyentuh kedua pipi lelaki itu. Sejenak berikutnya, Hyena sudah menempelkan bibirnya dengan bibir Kyuhyun. Lembut dan manis. Terlalu berat untuk dilepaskan.

Desiran angin sejuk menerpa tubuhnya. Hyena senang, sekaligus berdebar luar biasa cepat. Ini tindakan paling gila sekaligus paling manis yang pernah ia lakukan. Ia baru saja mencium kakak tirinya sendiri!

“Aku pasti sudah gila!” Hyena mengacak rambutnya frustasi.

Perlahan ia menyentuh kembali bibirnya. Masih hangat. Hyena memegangi pipinya sendiri, merasakan panas mulai menjalari tubuhnya. Darahnya juga sudah terkumpul di kepala. Ia yakin wajahnya semerah tomat saat ini.

“Tidak apa-apa, Hyena. Setelah ini semuanya akan normal. Anggap saja tidak pernah terjadi apapun,” Hyena berusaha sangat keras menenangkan dirinya sendiri.

Dalam hitungan kelima, ia sudah bangkit dan membereskan tumpukan DVD yang masih berserakan di atas meja. Hyena mematikan televisi dan menuju dapur untuk menyiapkan makan malam.

Hyena sama sekali tidak tahu Kyuhyun membuka mata dan mengamati gerak-geriknya. “Gadis bodoh..”

—–

-7-day-

“Orang tua kalian akan pulang hari ini?” tanya Hyori. Hyena menjawabnya dengan anggukan kepala. “Lalu kenapa tidak bersemangat begini?”

Hyena mengernyitkan alis. “Apanya? Siapa yang tidak bersemangat? Aku.. senang.” Tapi kemudian ia menghela napas berat. “Baiklah, aku memang agak kebingungan. Aku bingung bagaimana harus bersikap pada Kyuhyun di depan orang tuaku.”

“Kenapa?”

“Ng.. kurasa kau benar, aku menyukainya,” aku Hyena.

“Begitu? Ya sudah, bukankah sudah kubilang kalau saudara tiri bisa menikah?” sahut Hyori santai.

Hyena mendesah. “Tapi aku tidak tahu bagaimana perasaan Kyuhyun.. bagaimana kalau hanya aku yang jatuh cinta sendirian? Dia tidak mungkin menyukaiku, kau tidak lihat gadis-gadis yang selalu berkumpul di sekitarnya?”

“Yang selalu mengelilinginya seperti gerombolan lebah itu?” Hyori tergelak. “Ya! Mereka memang lebih cantik, lebih pintar, dan lebih menyenangkan darimu, tapi-“

“Kau mengajakku berkelahi?”

“Dengarkan dulu,” sela Hyori. “Tapi yang disukai Kyuhyun kan dirimu, bodoh~”

“Tapi kurasa saudara itu tetap saudara,” suara bening itu membuat Hyena dan Hyori menoleh cepat dan menemukan beberapa gadis berdiri di belakang mereka. “Kau dan Cho Kyuhyun sudah jadi saudara kan? Kau pikir kami tidak tahu?”

Salah seorang dari mereka menarik kerah Hyena. “Ya! Kau pikir uri Kyuhyun-i akan menyukai gadis jelek sepertimu? Bodoh!”

Hyena mengepalkan tangannya kuat-kuat. Saat ini ia hanya ingin meneriakkan kalau ia memang..

“Aku memang menyukainya, lalu kenapa?” Kyuhyun berjalan santai menghampiri kumpulan gadis-gadis yang sejak tadi menyebut-nyebut namanya. Ia menggenggam tangan Hyena. “Aku menyukai Han Hyena. Ada masalah?”

Mata gadis-gadis itu terbelalak. “Tapi kalian itu sauda-“

“Saudara? Lalu kenapa? Tidak ada hukum yang melarang saudara tiri menikah kan?” ujar Kyuhyun. Ia memaksa Hyena meninggalkan kerumunan itu.

Hyena berbisik. “Kali ini oppa membantuku sebagai kakak atau-”

“Sudah kubilang ini sekolah, aku bukan kakakmu disini,” Kyuhyun memandang Hyena lekat-lekat. “Ng.. dan juga, mana ada adik yang diam-diam mencium bibir kakaknya? Kau itu sudah gila ya?”

“HE? Kau tahu?”

Kyuhyun tersenyum licik. “Tentu saja aku tahu. Kau pikir waktu itu aku sudah mati? Aku kan hanya tidur.”

“Memalukan!” Hyena menutup wajah dengan kedua tangannya.

“Kenapa? Menciumku itu bukan perbuatan yang memalukan,” cibir Kyuhyun. “Lalu soal tadi.. aku memang menyukaimu.”

“Bohong!”

Kyuhyun berdecak. “Untuk apa aku repot-repot berbohong di depan mereka?”

“Lalu bagaimana dengan.. orang tua kita?” Hyena menatap lelaki di depannya dengan cemas. Sebentar lagi kedua orang tua mereka pulang dan ia sama sekali belum siap bercerita soal hal menyimpang ini.

“Tentu saja kita bilang bersama, kecuali,” Kyuhyun melepaskan tangan Hyena. “Kecuali kau tidak-“

“Aku suka oppa! Sangat!” seru Hyena cepat. “Sekalipun oppa bukan pangeran sempurna, dan sekalipun oppa adalah pangeran kegelapan, aku tetap suka. Aku suka Cho Kyuhyun!”

Kyuhyun tersenyum, hanya sesaat. “Pangeran kegelapan katamu?”

-FIN-

====================

Lah.. lah.. lah.. seperti biasa, kacau tiap bikin oneshoot. Kemampuan bikin oneshoot berkualitasku ilang entah kemana. Maaf buat Yuli onnie yang uda nungguin FF ini tapi malah hasilnya mengecewakan. *deep bow*

Ng.. makasihh juga buat FF jihyuk buatan onnie yang kelewat romantis. Tar kapan-kapan aku share disini dehh~😀 *bow again*

Buat pemilik namkor Shin Hyori, saya harap anda tidak keberatan dengan debut perdana anda disini. Kenapa debut dulu? Soalnya tar Shin Hyori itu bakal author pake di next project.😄

Disini cuma mau bilang maaf buat seseorang, namdongsaeng si nuna geje, Revan. Maaf, nuna bahkan ga tau kamu uda ga ada. Maaf, nuna terlalu sok sibuk, ga sempet nyapa Revan padahal nuna selalu kangen ama Revan. Makasih, uda dateng di FB nuna. Makasih, buat panggilan “nuna geje”nya. Dan makasih, uda mau jadi tempat curhat tentang Eunhyuk hyung-mu itu. Nuna kangen banget ama Revan.. Tenanglah di surga yaa.. Nuna kangen, Van. Kangen sama panggilan “Nuna geje” dari Revan. Selamanya Revan tetep jadi namdongsaeng nuna yang baik, selamanya juga Eunhyuk bakal jadi hyung-nya Revan..

 

 

64 thoughts on “7-days Brother/Kyuhyun

  1. IGE MWOYA?! Hahaha… HUG SHELA!!!! Gomaweo ff-nya! OMO, keren! Tapi kenapa aku dibikin bisa masak? Bedain gula ma garam, jahe ma kunyit dan sejenisnya aja aq kagak bisa! Masuk dapur jg g prnh! Apa aq harus belajar masak supaya si yeobo g ninggalin aq? *khayalan kelewat batas*. Yak, kenapa aq yg nyium Kyu oppa duluan? Aigoo, mau ditaruh dimana mukaku ini? Hihihi… Aku lagi nih yg ngejar2 Kyu oppa, ckckck… tampangku emg g jaminan buat ditaksir duluan ma Kyu oppa. Hahahaha… Kenapa g ada kisseu penutup, saeng? KYA… *otak bnr2 yadong tak terselamatkan!*. Pangeran kegelapan? BENER! Dia emg pangeran kegelapan! KYA… KYA… KYA… histeris sendiri! Aq izin mosting di blog aq y, saeng! *DEEP BOW*

    • Hahaha~ *hug balik*
      Kenapa dibikin bisa masak? Abis kan disini Hyena-nya anak tunggal, anak kesayangan appa, jadi wajib bisa masak.😄
      Udaa, mulai sekarang belajar masak aja. Biar kyu nempel. XDD

      Kenapa onnie yg ngejar2.. soalnya aku lebih bisa nyeritain dari segi Hyena-nya. Biar ga kebanyakan nulis soal kyu. *plakk
      Kisseu penutup? Omoo~ lupa! ><
      Kurang hot yak? XDD

      Abis bayanganku cuma pangeran kegelapan, dia kan rajanya evil. *dicekek kyu*
      Iyaa.. post aja. Makasihh uda baca yaa, onn~😀

      • Aku g bisa masak aja Kyu oppa jg bakal ttp nempel, kok! Kan udh aq lem pake Aica Aibon!
        Emang kenapa kalo nulis dari sisi Kyu? Pasti di otak qm aura Kyu oppa itu trlalu gelap, g ada baik2nya. Kekeke…
        Sumpah d kirain pas awal Kyu itu namja baik2, lega bgt pas tw dia kasar ky biasa. Hahaha…
        LUPA? Aigoo, gmana bisa lupa bikin adegan sepenting kisseu penutup? Hohoho… Kurang hot? Ng… gimana, ya? Yah, kalo menurut pndapat aq sih seharusnya ada satu adegan kisseu lg! *MIAN, OTAK AKU PENUH NC SAMPE KARATAN*
        Yah, g heranlah, toh dia emg pangeran kegelapan. Kyu g bakal nyekek qm, tenang aja!
        Ne, sama2. Ini wajib baca tau! Kekekeke…

      • Iyaa, abis kalo kyu emang susah.
        Penggambaran dari sisi kyu tu jadinya suka ngawur.
        Kaya kurang ‘kyu banget’ gitu. *apadeh* -.-

        Hoho.. tenang, tenang, aku ga bakal bikin kyu jadi namja baik2.
        Ga ada tampang begitu soalnya. XDD

  2. #plakk
    *gampar shela onn*
    gantung bgt endingnya,trus gmn tuh direstuin ga ma ortunya??di bikin twoshoot aja lah..
    Penasaraaan >o<

    wkwkwk..
    Kyu mah skali evil ttp evil..
    Keren bgt onn,emg paling suka d ma ff ttg kyu,apalagi arselia tiarasani harjono yg bikin..hehe..
    Lanjutin y..
    Lanjutin,lanjutin!

    • Hehh~ maen gampar2 aja dah ni anak. *gampar balik, kisseu kibum*😄
      Gantung? Yahh.. urusan ama ortunya mah uda jadi urusan kyu ama hyena.
      Aku kan emang ga mau mencampuri urusan rumah tangga orang laen. *pinter banget dah ngelesnya*

      Ciyeee~ mujinya, lagi cinta ama aku yak? #plakk
      lanjutin? kita lanjutin di mimpi aja dehh, neng. Gimana?😄
      Makasihh uda baca, dong-ah~~😀

    • Huweee~~ ga gitu, teh. ><
      Emang yang pada banyak tuh request tentang Kyu. Padahal aku ga napsu samsek ama dia. -.-
      Lagian takut pada bosen kalo JiHyuk mulu. Tar pada kabur dari sini lagi.😄
      Makasihh uda baca ya, teh~😀

  3. Hahaha. . . .
    Kyu bnget ini mah. . .

    Selalu suka gaya bahasamu. . .
    Jadi gimanapun ceritanya, tetep betah baca. . ^^

    Endingnya jg jrang2 ad ff yg end-ny gni. . .
    Setengah gantung keany. . . Hehehe. . .

    G nyoba bkin novel shel?? Tulisanmu bgus lho. .

    • Hahaha.. kyu banget? Bagus lahh kalo ada yg ngerasa gitu.😄
      Makasihh banyak onn~ yahh mudah2an ga pernah bosen yaa. ><
      Maybe.. kapan2. Mohon doanya aja dehh~🙂
      Makasihh uda baca onn~~~😀

    • Setengah gantung? Sengajaaa~ XDD
      Kalo novel butuh ide yang lebih kompleks. Mesti rumit dan kayanya aku masih belum punya ide yang kreatif. ><
      Maybe.. kapan2. Mohon doanya aja dehh~🙂

  4. Ada ff baru🙂 *jingkrak2 bareng kyu*
    Tapi ini pairnya kyu bukan aku, TT
    Kasihan bibir kyu , hehe
    Bagus shela,, buat twoshoot aja, hehe
    Eh shela, mau nanya dong. Ngerubah tampilan wp gimana ya? Soalnya yang aku masih putih polos..

  5. wow wow wow apaan itu? si kyu pura” baik ckckckck
    akhirnya selesai juga ya ka… keren…. hahhahaha *gaje ==”*
    si kyu evilnya di sekolah udah kemana itu ?
    endingnya keren… apalagi pas si kyu bilang :
    “Pangeran kegelapan katamu?”
    hahahaha aku udah bisa ngebayanginnya…. hahahaha
    nice ff teh…. ^^

  6. awal bca aku mikir..
    ‘berasa pernah baca,tp dmn ya?’
    stlah ngubek2 mem0ri otak,trnyta eh trnyta aku nemu ff ini di fb td pagi..

    Bagus saeng..
    Kesan evil seorg kyu emg gk akan bs lepas..heuheu..
    *digampar kyubies*

  7. kissuenya kurang hot hhahahahha

    gw nge hayal, abis kyu ngomong “Pangeran kegelapan katamu?” dia langsung nyium hyena wkwkwkwkwkwkwkwkkwk

    • Kisseu? Yahh~ otakku lagi kurang yadong, onn.
      Padahal biasanya lebih dari ini. (?)
      hahaha~ bisa tuhh! Sebenernya aku lupa bikin adean kisseu satu lagi. XDD
      Makasihh uda baca yaa~😀

  8. daebak~!!!
    wkawkawka… jgn berkecil hati dong eonnn…. yang suka epep eonni tu udah kelewat banyaaak..
    keep FIGHTING ya eonnn… kalo gini trus, eonni bakalan jadi penulis yg hebat suatu hari nanti… pasti aku bli deh buku eonni.. hahahah~ ^^9

  9. ff baru! *loncat2*
    Kyu evil~ *apalah*
    Kyuhyun makin rajin nongol disinii,, hehee *kesenengan*
    bagus2… jangan bosen2 nulis tentang kyuhyun yaa.. onnie~
    hahahaaa *kabur*

  10. EHEM~ *senyum2 kedip2*
    ADUH, ADA YANG MINTA DI TELEN saking baeknya~😄
    :3
    Terima kasyih neng *peluk ampe penyet trus diemut (?)*😄
    Aduh, saya jadi geer nih *kibas rambut*
    HAHAHAHAHAHA~
    Represhing dri setumpuk tugas kampus :3

    Maap bru komens -____-
    Saya puasa ol akhir2 ini~
    Uuhhhh makaaaaaaasssiih~😄
    *ga tau dah mw ngemeng apa~

    Untuk namdongsaengx neng,
    Smoga tenang disisi-Nya
    Meskipun ga tw yg mana, tp ikutan do’ain deh :3

    • Ciyeee~ Shin Hyori-nya nongol.😀
      Apaan sih, mbak, kan disini cuma jadi figuran. Makasihnya tar2 aja dehh. ><
      Aku yang makasih soalnya uda baca.😀

      Amin, amin, amin.. Makasihh lagi ya, mbak.🙂

    • Bagus lahh kalo ni epep jadi ajang represying, moga bermanfaat. *apa coba?*

      Iyaa.. mau komen kapan aja juga diterima kok, selama authornya masih idup.🙂
      Makasihhnya tar ajaaaa~~ ><

  11. entah dimanapun , yang namanya kyuhyun pasti dapet image evilnya . pangeran kegelapan , harusnya jadi nick kyu . haha .
    ide ma penggambaran nya bagus . tapi saudara tiri tetep gak boleh nikah bukannya ?

    Ps : RIP Revan .

    • Hahaha.. nick barunya kyu? Bagus nohh~😄
      Cerita lanjutan sodara tiri yg minta ijin ke ortunya emang ga aku gambarin disini.
      Takut kepanjangan. ><
      Makasihh uda baca, onn~😀

      Amin, amin.🙂

  12. .telattt ngoment lagi saiia. T.T
    .aiihh…
    .maa- anak mu yg tak tau diri nii ga bakal minta maaf lg.
    .skrg terserah eomma dh ku mau diapain aja. T.T
    .di hukum ke KUA ama yesung jg gpp! XP *hyuk-ppa ngambil pancii* O.o

    .back to topic!
    .ff kyu lagi. . . Hhaha..
    .tapii ttp aja seru!
    .suka agaiin. . .

    .ehh tapi kyu pertama ny aneh bgt dh maa- ..
    ==’
    .beneran dh..
    .sempett curiga ama ne anak.
    .knp klakuan ny manis bgt! *ngliatn kyu sinis*
    .ternyata… alaa..
    .sekali evil ttp aja evil! Haduuuh. . .

    .hhaha. .
    .next project ny kapan maa- ?
    .lagiii . . .
    .pas ne ku lagi liburn! Hho. . .

    .oiia maa- . . .
    .ku turut berduka cita y. . .
    .maaf. . . Ku baru tau. .
    .moga Revan tenang y dsana. =)

    • hahaha~ gapapa, nak.🙂
      anak eomma kan suka sibuk.😄

      jyahh.. ada gitu kyu jadi baek?
      ga adaaaa, nak.. tetep ajaa eviiil~~~ XDD

      project-nyaa.. eomma malah nyaris masuk sekolah.😦
      Makasihh uda baca yaa~😀
      Makasih juga uda ikut doa.🙂

  13. .iia maa- ..😄

    .hhehe..
    .peace.. ^^v

    .kyaaa-
    .liburan eomma udh abiis y?
    .ku mlh baru liburn maa- .. Hhuhu..

    .oiia ma prnh bikin ff abang wookie ga?

  14. kyu sebaik itu?? bahaha kirain si kyu punya kepribadian ganda xDD /plaaaak
    whut? pangeran kegelapan? wkwkwk panggilan baru buat kyu nih kayaknya.. cocok sepertinya xD *dilempar kyu*
    ternyata si kyu kayak gitu karna suka sama si hyena toh.. hahaha dasar kau kyu bisa aja~
    yahh, kok udah fin?? kurang panjang shel.. baru juga ketauan sama-sama suka.. aduh penasaran sama nasib mereka (?) *kata shela: banyak mau ni ah~*

    yaampun shel.. beneran deh aku suka banget semua ff-mu. banyakin kyu yang kayak gini dong xD <333
    yang cast-nya donghae juga dong.. huwaa pasti bakalan romantis deh.. mau mau *sumpah aku ini reader yang banyak maunya hehehe <— ckckckck*

    itu revan udah meninggal ya maksudnya? turut berduka cita ya, shel..😥

    • Hahaha.. ya ga mungkin lahh kyu sebaik itu. *dicekek kyu*
      pangeran kegelapan nick yg bagus kan? aku dapetnya dadakan.😄
      Kurang panjang? ketauan ternyata. abis otakku buntu, ga tau mau diapain lagi. Yahh.. akhirnya jadi gini. ><

      Yang kyu uda baaaanyak banget. Lama2 malah banyakan dia daripada hyuk.😄
      Abis disini banyak biasnya kyu. -.-
      Donghae juga uda lumayan banyak. Tar dehh aku banyakin lagi, mudah2an ada waktu.🙂
      Makasihh banyak uda baca yaa~😀

      PS: iyaa.. makasih ya. :')

      • iya cocok banget itu buat nama panggilan kyu~ ahahaha xD /plaaaak
        iya tapi jangan dipaksain deh klo kamu-nya masih sibuk, shel.. hehe ngepostnya lama juga gpp, aku pasti tunggu ff buatan kamu kok xD ///<)

  15. aaaaaaaaa… kyu emang bener2 evil!! tapi justru kelakuan evilnya yg bikin aq sering nyelingkuhin kunyuk .____. hahahaha *ditabok*
    FF nya bagus keren tapi nge-gantung >,< pingin liat usaha mereka minta ijin ke ortu terus ga direstui terus kawin lari dah… *komen ngaco* *efek kebanyakan nonton sinetron* hahahah😄

  16. gak seruu !!!
    masa gitu doang ?!
    knapa dibikin one shot ?
    kenapa ga continue *digeplak
    ngomong” kpan” pake nama saya dong .. *ngarep
    Han Hyun Sul ..
    Oya .. storyboard baru sampe halaman 3 ..
    baru blajar bkin background bwat komik .. sori ya ..
    ak lagi musim ujian .. biasa nak kelas 6 SD

    • Kenapa ga dibikin oneshoot? soalnya males bikin part kyu. (?)
      Kapan2 yaa.. kalo ada cerita yg cocok.🙂
      Wahh.. keren ya. Bisa belajar bikin komik gitu. Irii. ><
      Gapapa kok. Santai aja. Makasihh uda baca yaa~😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s