Ignore This.. please

Lelah tertawa..

Jenuh memaksakan seulas senyuman ramah..

Rasa hambar menelusup, menyelinap dan menggenggam kuat setiap bagian ulu hati..

Setiap asa perlahan pecah, lalu menguap dan melayang pergi terbawa angin..

Ragu tercipta, menguasai nurani dengan sekejap..

Berharap serpihan kekuatan muncul dalam setiap kedipan mata, dalam setiap helaan nafas dan dalam sejumput kepingan asa..

Semakin sering berkedip, semakin kuat menarik nafas dan semakin berharap, nurani ini diam-diam merapuh, jatuh, bahkan nyaris membusuk..

Adakah yang peduli? Adakah yang mengarahkan lirikan singkat pada manusia ini?

Ada kalanya sang manusia ingin merasakan mati..

Mati rasa atas segala kesakitannya, mati rasa dari semua kerapuhannya..

Angin berhembus pelan, tapi setiap detik berjalan lebih cepat..

Jantung ini semakin memburu, seolah pukulan si palu waktu terhujam bertubi-tubi tepat ke tengahnya..

Teman dan musuh, sang waktu memainkan kedua peranan itu dengan baik..

Memerankannya secara bersamaan, menarik ulur nurani, lalu dengan cepat berganti peran..

Ia teman, seandainya langkah kecil ini tiba tujuan sedetik lebih cepat..

Musuh, jika kaki rapuh ini berhenti dan menyerah pada sang waktu..

Itu pilihan. Pilihan memang ada untuk dipilih..

Tanpa bisa mengelak, memberontak atau menolak, sang waktu tetap mengendap dalam diam..

=====

BGM: AQUA TIMEZ – Kaori

6 thoughts on “Ignore This.. please

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s