[FF] My Wonderful Life -part 9-

-previously-

Aku berjalan sambil terus menoleh ke kanan-kiri. Sikapku saat ini tidak berbeda dengan seorang maling yang tidak profesional.😄

Di tengah lorong pun aku hanya berjalan sambil menundukkan kepalaku sampai aku menubruk badan seseorang. Begitu kutatap dia, mataku langsung terbelalak.

“Choi Jiyoo??” pekik salah seorang yeoja yang kutabrak. Di sampingnya berdiri yeoja bersweater putih lain yang juga tampak sangat mengenaliku.

“Aigo~ gwaenchanha?” tanya yeoja sweater putih itu, “Ya~ Park Hyeorie, lain kali hati-hatilah!”

Yeoja bernama Park Hyeorie itu mengacuhkan temannya, “Mianhae. Aku tidak melihatmu, gwaenchanha?”

“Ye, onnie,” aku mengangguk ragu-ragu. Sebenarnya aku sedikit takut bertemu dengan mereka berdua. Bukan tanpa alasan kalau aku merasa seperti itu.😄

“Jiyoo-sshi, kau masih ingat kami? Ini aku, Lee Younghyun dan yeoja gila di sampingku ini Park Hyeorie,” jelas yeoja bersweater itu lagi. Lagi-lagi aku hanya bisa mengangguk lemah.

“Geureom~ mana mungkin dia melupakan kita,” ujar Hyeorie, “Ya~ dimana oppadeul? Kau bersama mereka kan? Nae Yesungie oppa~~”

“Jiyoo-sshi, nae pumpkin boy? Dimana?” tanya Younghyun sambil melihat sekitarku. Aigo~ sudah jelas aku berdiri disini sendirian, kenapa mereka tetap menanyakan oppadeul? >.<

“Aku sedang tidak bersama mereka, onnie,” jelasku.

Wajah mereka tampak langsung lesu. Park Hyeorie dan Lee Younghyun memang seorang ELF. Merangkap STALKER!!! Mereka selalu membututiku dan oppadeul kemanapun kami pergi. (>0<)

Sebenarnya oppadeul tidak pernah merasa risih, karena keduanya pun tidak pernah berbuat hal-hal aneh. Mereka juga sering menyuapku untuk mendapatkan beberapa lembar foto oppadeul. Walaupun memang yang paling sering mereka minta pasti foto Yesung dan Sungmin.😄

“Kalau kau tidak bersama mereka, sedang apa kau disini?” tanya Younghyun, “Ah~ kau juga sedang menjadi stalker seperti kami?”

“Mwo? Memangnya siapa yang ingin kubuntuti?” elakku.

“Bukankah kau penggemar AJ?” celetuk Younghyun. Aish~ darimana dia tahu kalau aku memang menyukai AJ?? Mati aku kalau mereka menggunakan hal itu untuk mengancamku. TT.TT

“Bu-bukan~ siapa yang member onnie kabar burung itu?” sergahku, “Aku sudah bukan manager oppadeul lagi, wajar saja kalau sekarang aku tidak bersama mereka, jelas?”

“He~~ bagaimana bisa begitu?” pekik Hyeorie.

Younghyun membekap mulut Hyeorie, “Ya~ kenapa suaramu itu nyaring begitu? Kurangi volume suaramu~~”

“Ara~” sahut Hyeorie dengan berbisik, “Geundae, waeyo, Jiyoo-sshi? Wae? Itu tidak boleh terjadii~ Andwae~~”

“Karena aku memang hanya manager sementara,” jelasku. Tidak kusangka mereka berdua sangat peduli padaku. Aigo~ aku jadi sedikit terharu. :’)

“Omo~ Younghyun-ah, bagaimana ini?” timpal Hyeorie, “Siapa yang akan membantu kita mendapatkan foto-foto rahasia Yesungie dan Sungminnie?”

“Geurae~ selamanya kita tidak akan mendapatkan foto-foto eksklusif oppadeul,” rengek Yonghyun, “Huwaaa~~”

MWO? Mereka menangisi itu? Bukan prihatin padaku? Aaah~~ menyebalkan!😦

Author’s PoV

Manager Kim menunjukkan wajah lusuhnya sesaat setelah keluar dari ruangan Lee Sooman. Berkali-kali dia mengumpat kasar. Tampaknya hal yang telah diputuskan Lee Sooman membuat perasaannya lebih buruk daripada biasanya.

Ia masuk ke ruangan dimana member Super Junior berkumpul, “YA! Kenapa kalian masih berleha-leha disini? Kembali ke jadwal yang sudah kuatur! Ppali~”

Sungmin’s PoV

“Cih~ kenapa lagi Kim hyung? Apa seekor anjing sudah menggigit kakinya?” umpat Kangin hyung saat Kim hyung berlalu dari pandangan kami, “Suasana hatinya tidak pernah baik.”

Heechul hyung menimpali, “Biarkan saja~ kurasa dia mendapat sedikit hal buruk pagi ini. Semoga akan terus menimpanya~”

“Heechul-ah, Kim hyung tetap manager kita. Bersikaplah baik~” sahut Hankyung hyung. Heechul hyung hanya mendengus tanpa melontarkan protes pada couplenya itu.

Member lain hanya bisa menerima perlakuan ini dengan bibir terkunci. Sebenarnya aku juga bosan diperlakukan seperti ini. Aku merindukannya~

Dan kedua namja itu pasti juga merasakan hal yang sama. Aku sempat menangkap basah Eunhyuk yang mengendap-endap kesini. Sepertinya aku tahu dia darimana. Seharian ini dia hanya tersenyum sendiri. Sangat berbeda dengan saat pertama tiba disini. Pasti dia menemuinya. Menemui gadis-ku.

“Sungmin-ah?” Leeteuk hyung menepuk pundakku, “Apa yang kau pikirkan? Kkaja~”

Kutahan lengannya, “Hyung, apa Jiyoo menemuimu?”

“Mwo?” air mukanya berubah, “Aku tidak mengerti maksudmu. Jiyoo kan sedang di Incheon.”

“Gotjimal~ aku tahu dia di Seoul. Dan keadaan anehmu kemarin karena Jiyoo kan?” tegasku, “Apa yang terjadi padanya? Hyung, marhaebwa~”

Leeteuk hyung menatapku lesu, “Kim hyung memergoki kami. Kurasa dia sudah sangat membuat uri Jiyoo tertekan. Kau pernah melihat Jiyoo sangat ketakutan?”. Aku menggeleng, Leeteuk hyung menambahkan, “Saat itulah. Saat bertemu Kim hyung-lah Jiyoo sangat ketakutan. Jiyoo terlalu memikirkan kita, karena itu dia kembali kesini.”

Kepalaku hanya tertunduk. Jiyoo terpaksa bersembunyi hanya untuk menjaga kami dari ‘setan merah’ itu? Aah~ aku sangat ingin menemuinya. Aku merindukannya.

‘drrt…drrt…’

Pesan?

Jiyoo’s PoV

“Geuraeyo? Begitukah ceritanya?” tanya Hyeorie. Aku mengangguk membenarkan. Ia menimpali, “Bagaimana bisa ada orang sejahat Kim ahjussi? Aigo~ kasihan sekali uri oppadeul.”

Younghyun menatapku, “Geureom, kau tidak mau kembali pada oppadeul? Kau hanya sempat menemui Eunhyuk dan Leeteuk oppa?”

“Ye. Sahabatku memberi kabar pada Eunhyuk oppa” jawabku, “Kalau Leeteuk oppa, memang aku yang ingin menemuinya. Kurasa dia mendapat banyak tekanan dari berbagai pihak, jadi kuputuskan memberinya semangat, tapi Kim ahjussi malah menemukan kami.”

Younghyun tampak tidak memperhatikan jawabanku. Matanya terpaku pada layar ponsel yang sejak tadi dia pegang. Tiba-tiba dia berbisik pada Hyeorie. Suaranya terlalu kecil sampai aku bahkan tidak dapat mendengar sedikit pun. Apa yang mereka bicarakan? >.<

“Jiyoo-sshi, kita bicara di tempat lain saja. Temanmu masih lama disini kan?” tanya Hyeorie.

Aku melirik jam tanganku, “Ye. Mungkin masih 2 jam lagi. Mau bicara dimana?”

Sungmin’s PoV

Aku terus memikirkan isi pesan itu. Kuaduk berkali-kali minuman di cangkirku. Kafe ini sepi. Tapi aku malah terlalu bersemangat. Aku tidak sabar menemuinya.

“Oppa~ annyeong haseyo,” sapa seorang yeoja yang kalau tidak salah namanya Park Hyeorie. Disampingnya ada Younghyun dan Jiyoo. Gadis yang kurindukan.

Aku berjalan cepat ke arahnya, “Jiyoo-sshi~”

“Sungmin oppa! Sedang apa disini?” tanya Jiyoo bingung. Kurasa dia tidak tahu kalau dia akan bertemu denganku.

“Kalian bicara saja berdua. Carilah solusi yang baik,” ujar Younghyun, “Kami tidak mau kalau oppadeul sampai mendapatkan perlakuan yang seenaknya dari ahjussi itu.”

“Geuraeyo~ kasihan naui Yesungie. Hidupnya dan Ttangkoma pasti menderita,” desah Hyeorie. Kenapa gadis ini malah mengkhawatirkan ketentraman hidup seekor Ttangkoma?

Kedua gadis itu meninggalkanku dan Jiyoo di salah satu meja kafe. Jiyoo seolah salah tingkah di depanku. Terakhir aku berkomunikasi dengannya saat aku mencegah Eunhyuk menyatakan perasaan pada Jiyoo.

Jiyoo’s PoV

Tanganku terlipat rapat saat berhadapan dengan Sungmin. Kami sedikit canggung. Apa karena sudah lama tidak bertemu atau gara-gara ‘pesan’ tempo hari?

“Oppa?” panggilku, Sungmin mendongak, “Oppa baik-baik saja?”

“Tergantung,” jawabnya. Aku mengernyitkan alisku. Sungmin menyahut, “Apa jawaban yang kau berikan pada Hyukjae?”

“Mwo?” dia masih mengingat kejadian itu? Aigo~ bagaimana ini? Kutundukkan kepalaku, “Darimana oppa tahu hal itu? Apa waktu itu oppa tahu aku sedang berada di Seoul?”

Sungmin mengangguk, “Kwan Nara memberitahuku.”

“Mworago?” Nara lagii? Aish~ sebenarnya berapa orang yang dia beri tahu? Jangan-jangan seisi SM sudah dia kabari! >.<

“Tidak penting~” potongnya, “Apa yang kau katakan pada Hyukjae?”

“Aku belum menjawab apa-apa,” sahutku ringan, “Waeyo?”

“Karena aku bisa sakit hati kalau kau bilang ‘iya’ padanya,” ucapnya. “Kata-kata ‘saranghaeyo’ itu bukan main-main.”

“Oppa sedang bercanda denganku?” bibirku sedikit bergetar. “Selama ini kita hanya oppa-dongsaeng kan?”

“Dengan Hyukjae juga begitu?” tanyanya lagi. Aku terdiam. Sungmin melanjutkan, “Kalung yang kau pakai itu darinya?”

Aku mengangguk, “Hanya hadiah kecil dari Hyukjae oppa.”

“Geureom, bagaimana dengan strap ponsel barumu itu?” Sungmin menunjuk ponsel yang kuletakkan di atas meja.

“Hadiah juga. Tidak lebih.” sahutku. Sungmin menatapku aneh. Matanya menyelidik. Aku menyerah, “Baiklah, aku memang menyukainya. Tapi aku tidak pernah berpikir untuk menjadi pacarnya. Peraturannya memang begitu kan?”

“Kalau saja dia bukan Super Junior Eunhyuk, apa kau akan menerimanya?” pertanyaan Sungmin ini membuatku sedikit terkejut.

Dengan santai, aku menggeleng, “Kalau tidak ada Super Junior, mana mungkin aku bisa mengenalnya?”

“Terima saja,” sahutnya.

“Mwo? Tidak mungkin. Sama saja membuatnya mendapatkan masalah lain,” jawabku.

Sebuah suara terdengar dari balik pintu dapur kafe kecil ini, “Dan kalau tidak ada kau, seumur hidup itu adalah masalah bagiku.”

Aku menoleh, “Eunhyuk oppa! Sedang apa disini?”

“Ya~ Eunhyuk-ah, kenapa tiba-tiba kau muncul begitu? Kau mengacaukan semuanya~” Kangin muncul dari pintu masuk kafe. Member lain juga menunjukkan batang hidungnya. Aigo~ tolong jangan bilang kalau mereka mengerjaiku?

“Jiyoo~ kami merindukanmu,” Ryeowook berlari  samping merentangkan kedua tangannya. Dia memelukku~ Ryeowook yang mungil itu bisa memelukku.😄

“Nado~” jawabku, “Tapi bisa lepaskan aku, oppa? Aku butuh oksigen~~”

Ryeowook melepaskan pelukannya perlahan. Aigo~ sekarang aku berada di tengah-tengah mereka semua lagi! Bertigabelas! Seperti dulu~ :’)

“Ya~ apa jawaban yang akan kau berikan pada Eunhyuk?” tanya Heechul.

Aku menggaruk kepalaku yang tidak gatal, “Jawaban apa?’

“Baboya~ jawaban pernyataan cinta Hyukjae,” ujar Yesung, “Bagaimana menurutmu? Apa Lee Hyukjae yang payah ini bisa menjadi namjachingu-mu?”

“Oppadeul kan tahu peraturannya~ jangan mencari masalah lagi,” tepisku.

“Kalau kau menolak, kami-lah yang akan mendapat masalah,” ucap Donghae, “Bisa repot kalau Hyukjae mengamuk di dorm.”

Mengamuk? Memangnya apa yang akan dia lakukan di dorm? Aku mulai bingung sebenarnya Eunhyuk itu dianggap apa oleh membernya. XDD

“Tunggu dulu!” potong Shindong, “Kami juga punya satu kabar baik untukmu~”

“Kabar baik?” alisku mengernyit, “Mweot?”

“Kau akan menjadi manager kami lagi!!!” teriak Kyuhyun. Diikuti suara riuh dari member lainnya.

“Aku? Manager kalian lagi?” tanyaku, “Bagaimana bisa?”

“Sebenarnya bukan manager utama, kau akan menjadi manager khusus Super Junior-M,” jelas Hankyung.

Aku masih bingung. Donghae menjelaskan kembali, “Sooman sonsaengnim menilai Kim hyung akan kerepotan mengurusi kami yang punya beberapa subgroup, jadi dia memutuskan akan kembali menugaskanmu menjadi salah satu manager subgroup, arasseo?”

“Geureom, aku dan Kim ahjussi…,”

“Geuraeyo~ kau dan Kim hyung mempunyai jabatan yang sama sekarang!” sahut Siwon, “Sekarang bersiaplah untuk sering-sering ke kampung halaman Hankyung hyung.”

“Huwaa~~ aku sangat senaaaaang!!” pekikku. Setidaknya sekarang aku tidak perlu alasan khusus untuk menemui mereka!😀

Kibum mencubit pipiku, “Jangan mengalihkan pembicaraan. Bagaimana nasib Hyukjae hyung ini?”

Aku terdiam tiba-tiba. Mereka semua menatapku dengan pandangan memohon. Aish~ apa yang harus aku jawab?

“Aku…,” jawabku ragu, “Anii~ I do love him.”

“Kau menerimanya?” tanya Leeteuk. Aku mengangguk. Ia merangkul Eunhyuk, “ya~ Sekarang kau sudah punya yeojachingu!! CHUKHAEYO~~”

Suasana gaduh langsung menyeruak dari kafe kecil ini. Kangin dan Shindong sengaja menyuruh Eunhyuk berdiri di sebelahku. Leeteuk dan Donghae memerintah Eunhyuk untuk mengenggam tanganku. Dan dia melakukannya! Untuk pertama kalinya, kedua tangan kami bertaut seperti ini. Setidaknya di depan banyak orang. Aigo~ hari ini Tuhan sangat menyayangiku! Aku mendapatkan banyak hal yang menakjubkan~~ ^^

Yesung’s PoV

Diam-diam aku malah merasa sedih. Kenapa begini? Aigo~~ aku benar-benar merasa sedih. Tuhaaaan~~ tolonglah hambamu ini. Aku juga ingin mendapat yeojachingu seperti Jiyoo. Yeoja yang bisa dekat dengan semua member. Yeoja yang tidak malu saat bicara berdua dengan Ttangkoma-ku.

“Oppa, apa yang kau pikirkan?” seorang yeoja berdiri di sampingku. Matanya menyelidik.

“Wae?” bentakku. Aku tidak suka kalau orang melihatku berlebihan. Membuatku semakin merasa seperti orang aneh. Atau aku memang aneh?😄

“Galak sekaliii~~” yeoja bernama Hyeorie ini malah semakin meledek, “Oppa melihat Jiyoo dan Hyukjae dengan tatapan aneh~ Jangan-jangan oppa menyukai Jiyoo! Apa iya?”

“Bukan urusanmu~~” sergahku.

“Aish~ tentu saja itu urusanku” tegas Hyeorie, “Oppa kan calon pendamping hidupku! Mana boleh menyukai gadis lain, ha?”

“YA! Sejak kapan aku menandatangani kontrak untuk menjadi pasangan hidupmu?”

Hyeorie berpikir sebentar, “Semalam. Di mimpiku.”

“Omo~ kau benar-benar gadis aneh,” rutukku pelan.

“Apa bedanya dengan oppa?” dia membuatku tak berkutik, “Lagipula, apa semua orang aneh itu memelihara kura-kura ya?”

Aku terhenyak, “Kau bilang pelihara apa barusan?”

“Kura-kura,” jawabnya, “Aku punya satu di rumah. Namanya Ttungttungbo”

“Kenapa kau memberi nama begitu? Kasihan kura-kura itu~~” rengekku.

“Karena memang dia gemuk dan tubuhnya juga pendek. Benar-benar berbeda dengan kura-kura yang biasanya,” jelasnya sambil tertawa. Aku jadi ikut tersenyum aneh. Tapi kemudian aku menangkap sosok Sungmin yang berjalan menjauh dari pasangan baru kami. Kasihan anak itu.

Author’s PoV

Sungmin meninggalkan keramaian itu di balik punggungnya. Dia berjalan menjauhi dongsaeng dan gadisnya. Sungmin tahu sekarang-lah saatnya untuk menyerah. Selamanya Choi Jiyoo tidak akan menganggapnya sebagai namja spesial di hatinya.

“Babo saram~” gerutunya pelan. Sungmin duduk di tepi trotoar sambil terus membayangkan Jiyoo dalam pikirannya.

Seseorang menepuk pundaknya, “Oppa, gwenchanha?”

“Younghyun-ah,” sahut Sungmin, “Gwenchanha. Aku ikut senang untuk mereka. Terima kasih sudah membawa Jiyoo kembali pada kami.”

“Apa rencana sandiwara oppadeul ini malah menyakiti oppa? Oppa juga sangat menyukai Jiyoo kan?” terkanya.

“Na? geureom~ Namja mana yang tidak akan menyukainya?” desah Sungmin, “Dia seperti sedikit kejaiban di tengah-tengah kami. Pelan-pelan aku merasa nyaman dengannya. Dan mulai menyukainya, mungkin. Begitu pun Eunhyuk, dia bercerita padaku dan Leeteuk hyung. Akhirnya aku malah tidak berani mengatakan apapun pada Jiyoo.”

“Sangat menyukainya?” tanya Younghyun pelan.

Sungmin tersenyum lembut, “Mm. Jiyoo itu gadis yang sangat menarik. Bahkan saat aku diam-diam merasa sedih hanya Jiyoo yang menemaniku. Aah~ mian, kau pasti bingung dengan kata-kataku. Aku sudah mulai berkata sembarangan.”

Younghyun menatap namja yang disukainya itu dengan pandangan nanar, “Aku mengerti perasaan oppa. Terkadang aku juga merasakan hal yang sama.”

“Jinjja? Kapan?” tanya Sungmin.

“Saat oppa melayangkan tatapan yang sangat kuinginkan pada Jiyoo, saat oppa memperhatikan Jiyoo lebih dari siapapun dan saat hanya Jiyoo yang ada di mata oppa,” jelas Younghyun. Pelan-pelan matanya berair mengingat semua itu. Rasa yang dia pendam pada namja di depannya itu sudah terlalu dalam.

“Kau mau menjadi yeojachinguku?” pertanyaan itu tiba-tiba meluncur dari bibir Sungmin.

=TBC=

14 thoughts on “[FF] My Wonderful Life -part 9-

  1. sepertinya part ini happy-happy aja
    udah Jiyoo jadi managernya mereka, eeeee JADIAN!
    selamaat yaaaa!
    akhirnya ngomong jugaaaaaa!
    aaaaa kebayang 12 orang nyorakin kalian berdua
    heboh, kacau😄

    “Jiyoo~ kami merindukanmu,” Ryeowook berlari samping merentangkan kedua tangannya. Dia memelukku~ Ryeowook yang mungil itu bisa memelukku.😄
    = kyaaaa~ saya gemes kalo wookie kayak gini >3< *towel-towel wookie*

    Tapi kemudian aku menangkap sosok Sungmin yang berjalan menjauh dari pasangan baru kami. Kasihan anak itu.
    = uuuu, kaciaaaan~ cini cama caya aja ya =3 *nyimut* ntar dikaci balon *naif*

  2. halo…halo…
    aku balik lagi *sape lo?*
    hha,,
    sibuk sekolah, jadi ga bisa baca lanjutannya *curcol*

    eh…eh itu si Sungmin nakal bgt!!!

  3. Yeye ama mimin punya stalker spesial pake telor😀

    pasti hati mimin bergemuruh kaya genderang yg dtabuh.. Hyuk sadar g si mimin suka ama yoo?.?

    Hahhahaseek! Yoo jd manajer lg..
    ^^,

  4. dan saya makin penasaran, selain minpa, siapa lagi yang suka sama jiyoo..

    hedehhh, nah loh, minpa langsung nembak gitu aja..
    asal jangan sampe dijadiin pelarian aja yaa minpa🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s