Cherry’s Love 1/2 -season 1-

Cherry’s Love -season 1-

====================

Cherry’s PoV

Aku berdiri tegak di depan namja itu. Mataku menatap wajahnya lekat-lekat, “saranghaeyo..”

“na do saranghae..” namja di depanku menunduk sambil menyembunyikan wajah merah padam. Aku tersenyum lembut sebelum dia mengangkat daguku. Perlahan wajahnya mendekat. Kupejamkan kedua mataku. Aku mulai merasakan hembusan nafasnya di sekitar pipiku. Dan…

“yak, CUT!!” suara sutradara Han terdengar jelas di telingaku. Hampir jantungku ini melompat keluar gara-gara teriakannya, “Cherry-sshi, ekspresimu sudah bagus, pertahankan. Baiklah, kita break 10 menit!!”

“ye. Kamsahamnida” aku membungkukkan badan sebelum sutradara itu beranjak dari tempatnya. Namja di depanku terlihat aneh, “gwaenchana?”

Yoo Seungho tersenyum, “nan gwaenchanayo. Hanya saja, sedikit gugup saat scene ciuman tadi. Aku merasa kau benar-benar…”

“aku kenapa? Kau merasa aku benar-benar mencintaimu?” tanyaku asal. Siapa tahu kan aktingku memang semeyakinkan itu?😄

“ne. Pasti aku sudah menciummu kalau saja sutradara itu tidak berteriak” Seungho menundukkan kepalanya, “aku merasa sedikit… tertarik padamu”

“ahh~” aku sudah bisa membaca arah pembicaraan ini, “mianhae. Aku memang artis baru, tapi aku cukup profesional, sunbaenim”

“geuraeyo? Atau kau sudah punya seseorang?” terkanya. Aku hanya tersenyum sambil membungkukkan badan sebelum berlalu darinya. Aah~ Yoo Seungho benar-benar namja yang menarik. Bolehkah aku sedikit menyimpan perasaan padanya? Cherry-ya, kau benar-benar gila!😄

Nara mendatangiku dengan sedikit berlari, “Cherry-sshi, ponselmu berbunyi terus~ Apa kau punya janji dengannya?”

“anio” aku menggeleng. Tak sampai sedetik aku sudah bisa menebaknya, “hari ini episode berapa yang tayang di KBS?”

“eum..” Nara menghitung, “episode 7, mungkin. Waeyo?”

Aku tertawa, “pantas saja. Mana ponselku?”

Nara menyodorkan ponsel mewah hasil sponsor drama pertamaku. Kubuka beberapa daftar missed calls yang masuk. Ada 15 missed calls. Bagus sekali~ mengalahkan rekor terakhir yang hanya 9!!😄

‘drrt..drrt..’

Kali ini pesan? Benar-benar tidak sabar rupanya. Sudah lama aku menunggu bagaimana reaksinya dengan aktingku di episode yang baru saja tayang.

[From: My Monkey Boy]

-aku melihatnyaa~ siapa yang mengijinkan anak kecil itu memelukmu begituu??-

“apa dia marah lagi?” Nara melirik layar ponselku, “aigo~ namjachingu-mu itu benar-benar…”

Kubekap mulutnya, “jangan sebutkan kata itu!! Apalagi DISINI!”

Nara mengangguk paham sebelum kulepaskan tangan kananku, “mianhae, lupaaa~ Geundae, mau sampai kapan kalian begini? Apa tidak bosan?”

“bukan bosan. Mungkin lelah” aku tersenyum, “lupakan sajaa~ aku akan membalas pesannya dulu. Kau makan saja, pasti kau tidak membeli makanan untukmu sendiri kan? Tuan muda Cho akan membunuhku kalau aku tidak merawatmu dengan baik. Arasseo?”

“arasseoyo~” Nara menepuk pundakku sebelum melarikan diri, “rawat juga peliharaan kesayanganmu itu”

“aish.. anak itu~” mataku kembali tertuju pada layar ponsel, “eum… apa yang harus kukatakan? Hal apa yang bisa membuatnya semakin kesal?”

Eunhyuk’s PoV

‘drrt..drrt..’

[From: My Red Cherry]

-itu masih belum apa-apa. Hari ini ada scene ciuman antara aku dan namja yang oppa sebut ‘anak kecil’ itu. Kekeke-

[To: My Red Cherry]

-AKU TIDAK SUKAA~ Bukankah sudah kularang ada scene seperti itu? Kenapa masih kau lakukan, ha??-

“YA!! Kenapa harus ada scene seperti itu!!” aku berteriak di ruang tamu. Membuat Teukie hyung dan Kyuhyun menatapku. Tapi tidak ada respon dari mereka. Menyebalkan~ member macam apa yang berani mengabaikan member lainnya, “kenapa kalian tidak bertanya apa-apa?”

Teukie hyung hanya duduk dengan santai di sebelahku, “untuk apa? Aku sudah tahu kalau Chaeri membuatmu cemburu lagi”

“barusan kan ada drama Chaeri di tivi, aku juga sudah lihat di kamar” timpal magnae.

“memangnya ada scene seperti apa sampai anak ini marah-marah?” Teukie hyung menunjukku dengan telunjuknya, “ciuman?”

Kyuhyun menggeleng, “anio. Hanya pelukan biasa”

Teukie hyung langsung kecewa. Wajahnya berubah pasrah. Mungkin dia berharap calon adik iparnya itu akan melakukan scene yang sedikit lebih menantang. Padahal sudah jelas-jelas aku adalah orang yang paling menentang hal buruk itu!!

“mworagoyo? ‘hanya’?? Pelukan itu bukan sekedar ‘HANYA’! Itu sudah melewati batas!” tegasku. Mereka berdua mengangkat bahu melihat kelakuanku.

“annyeong haseyo~ kenapa kalian berkumpul disini? Apa yang dibicarakan?” Siwon masuk dari pintu dorm dan langsung meletakkan kantong plastik, “aku bawakan kue dari rumah. Makanlah~”

Teukie hyung buru-buru bangkit dari tempatnya, “jinjja? Gomawoyo, Siwon-ah”

“hyung, apa kau menonton drama Cherry hari ini? Aktingnya benar-benar semakin bagus. Iya kan?” Siwon duduk di sampingku sambil memainkan ponselnya.

Aku mendengus, “ani~ sama sekali tidak bagus!! Dia menyebalkaaan!”

Siwon memandangku bingung. Matanya melirik Kyuhyun. Tanpa disuruh, Kyuhyun menjelaskan, “Chaeri berpelukan dengan Yoo Seungho”

“lalu, kenapa?” tanyanya ringan. Aish.. dasar tuan muda aneh~ Apa yang akan kau lakukan kalau gadis-mu berpelukan dengan namja lain, ha? Apa kau akan berkata, ‘tidak apa, itu normal’?

Cih~ kau lah yang tidak normal kalau membiarkan hal itu terjadi!!

‘drrt..drrt..’

[From: My Red Cherry]

-arasseoyo~ hanya scene hampir-ciuman, aku sudah bilang pada sutradara kalau aku tidak mau ada adegan yang bisa membuat oppa bunuh diri. Kekeke~ Saranghae. <3-

[To: My Red Cherry]

-baguslaaaah.. Jangan sampai anak kecil itu merayumu. Makanlah tepat waktu. Aku akan ke rumahmu besok pagi. Saranghae~ Saranghae~ Saranghae~ ^3^-

Cherry’s PoV

Nara memergokiku yang sedang terkekeh di depan layar ponse, “kenapa denganmu? Michyeoso??”

“ne~ gara-gara namja lucu itu” aku masih tidak bisa berhenti tertawa setiap membayangkan Eunhyuk yang berwajah kesal, “aku bilang kalau hari ini ada scene ciuman juga. Mungkin dia sedang mencoret-coret poster drama yang kuberikan kalau aku tidak menjelaskan scene yang sebenarnya hanyalah scen hampir-ciuman”

“aish.. dewasalaaah~ kenapa kalian masih saja seperti anak kecil? Kau itu senang sekali menggodanya ya?” Nara geleng-geleng kepala, “kata Kyu oppa dia sedang marah-marah di dorm. Mereka bingung bagaimana menjelaskan posisimu sebagai aktris yang memang harus berakting dengan profesional. Siwon oppa juga angkat tangan”

“biarkan saja. Dia pikir aku tidak kesal melihatnya dekat-dekat dengan banyak gadis di…” aku berbisik, “starking? Belakangan ini kau juga tahu kan kalau dia sangat senang memamerkan abs pada yeoja lain? Dan lagi, gerakan dance-nya yang genit itu!! Aargh~~ kalau sudah bersikap sok playboy begitu dia sangat menyebalkan!!”

“Park Chaeri-sshi, haruskah aku juga menjelaskan padamu kalau itu juga sudah menjadi pekerjaannya?” Nara menghela nafas panjang, “lama-lama kalian bisa berubah menjadi anak kecil yang manja. Bagaimana kalau kalian menikah nanti?”

Mataku membelalak, “MWO? Menikah? Siapa yang mau menikah secepat itu? Aku masih 18 tahun, Nara-ya. Aku tidak akan menikah sekarang~”

“aish.. gadis bodoh. Siapa yang menyuruhmu menikah sekarang?? Aku hanya mengingatkanmu untuk merubah sikaaap~” Nara mencubit pipiku, “sudahlah, siap-siap sekarang, sebentar lagi scene-mu”

“arasseo~” sahutku. Kuberikan ponselku padanya, “kalau dia menghubungi atau mengirim pesan, bilang saja aku sedang berciuman dengan Yoo Seungho dan tidak bisa diganggu. Ok?”

Scene terakhir untuk hari ini sudah selesai. Nara bersandar di samping mobil biru-ku. Menungguku berjalan ke arahnya. Aahh~ jeongmal pigonhae… Ingin sampai rumah dan cepat tidur.

Seseorang menarik lenganku, “Cherry-sshi, apa kau sibuk malam ini?”

“Seungho sunbae.. Anio. Hanya saja aku ingin cepat pulang dan tidur” jawabku sopan.

“geuraeyo? Apa kau tidak bisa menemaniku makan malam?” tanyanya. Aigo~ bukankah sudah kubilang tadi kalau aku ingin cepat pulang?? Apa dia tidak dengar? -___-

“jwesongiyo. Aku tidak bisa. Mataku sudah benar-benar tidak bisa terbuka” kalau kali ini dia masih memaksa, akan kulepaskan high heels-ku!

“geundae, aku belum makan dari siang” ujarnya lagi. Lalu apa peduliku?? Seungho menatapku, “aku menunggumu untuk menemaniku. Aku juga sudah bilang kalau malam ini akan ada pesta kecil-kecilan untuk para pemain lain dan kau akan datang”

Aish.. bagaimana ini? Pesta? Kenapa dia malah berkata begitu? Membuatku makin sulit menolak saja! >.<

“kalau tidak sampai tengah malam, kurasa aku bisa” tiba-tiba saja kalimat itu meluncur dengan mulus dari bibir mungilku. Park Chaeri~~ b.o.d.o.h. (=.=)

“mwo? Apa kau sedang main-main denganku?” Nara setengah berteriak, “bagaimana bisa aku membiarkanmu pulang bersama Yoo Seungho??”

“ara~ geundae, ada pesta untuk para pemain dan kru malam ini. Lagipula, kami tidak akan macam-macam. Hanya pesta kecil” ujarku memohon.

“benar-benar pesta? Kalian tidak akan pergi berdua kan? Kenapa aku tidak boleh ikut?” Nara menerorku dengan rentetan pertanyaan.

“kalau hanya berdua, apa mungkin aku akan menerimanya? Aku hanya tidak enak pada yang lainnya” jelasku, “eum.. kalau masalah kau yang tidak bisa ikut, Seungho bilang ini hanya untuk pemain dan kru, manager tidak perlu ikut”

“jinjjayo? Geureom, aku percaya padamu” akhirnya Nara menyerah berdebat denganku, “geundae, kalau ada paparazzi…”

“tidak akan ada paparazzi disana. Pesta kecil, ini hanya pesta kecil” kutekankan kata ‘hanya’ pada Nara. Nara menyerahkan ponselku sebelum menginjak pedal gas mobil.

Aku menghampiri Seungho, “aku sudah menjelaskan semuanya pada Nara. Aku diijinkan ikut pesta pertamaku”

“baguslah~ Kau naik mobilku saja. Yang lain akan menyusul di belakang” ujarnya lembut, “kkaja!”

Dalam mobil sedan hitam kami hanya berdua. Mataku tertuju pada lampu kota di luar jendela saat Seungho terus-terusan melirikku. Jujur saja aku agak merasa risih dengan itu. >.<

“apa ada yang aneh di wajahku?” dengan berani, aku bertanya padanya. Siapa suruh matanya itu tidak berhenti mengamati wajahku? =.=

Ia menggeleng, “menatapmu saja bisa membuatku berdebar”

Aish.. Rayuan maut~ Tapi aku bukan tipe yeoja yang hobi diberi kata-kata ‘palsu’ begitu. Kau belum tahu ya kalau Park Chaeri ini salah satu member anti-gombalisme?😄

“eum.. geuraeyo? Jangan-jangan sunbae sudah terdiagnosa gagal jantung dini” ujarku asal. Kalau namja diberi pancingan lebih, bisa-bisa tingkahnya akan makin aneh. (=.=)a

Seungho hanya diam. Benar kaaan~ namja itu tidak boleh dibiarkan seenaknya. Aku benar-benar sangat berpengalaman!!😄

‘drrt..drrt..’

[From: My Monkey Boy]

-malam ini dingiiin~ jangan lupa pakai jaket. Hari ini aku kami menang Mubank lagii!! ^0^ Sangaaat senaaang~ tapi aku lapaar. Apa kau sudah makan malam?-

Ahh~ baguslah dia datang saat aku sedang bosan. Bibirku membentuk senyuman segaris.🙂

[To: My Monkey Boy]

-ne~ aku memakai jaket tebal yang oppa berikan tahun lalu. Aku sudah tahu ituu, Kyu oppa memberitahu Nara. Oppa terlambaat~ (=.=) Aku akan pergi makan sekarang. Oppa makanlaaah~ jangan sampai kurus. Kekeke-

‘drrt..drrt..’

[From: My Monkey Boy]

-kami akan pergi keluar untuk makan sebelum aku siaran. Jagii~ bogoshipoyo.. Kenapa besok tidak bisa datang lebih cepat?😦 Ahh~ Kyu sempat menghubungi Nara, tapi tidak memberi kabar pada kami? Anak itu~ Hati-hati di jalaan. Hubungi aku kalau kau sudah di rumah. Saaaaraaanghaaaee ^0^-

Lagi-lagi aku tersenyum melihat layar ponselku.

[To: My Monkey Boy]

-aku lebiiiih merindukan oppa~~ Jalkka. Saranghae❤ ^^ PS: kalau aku sudah tidur, aku tidak mungkin menghubungi oppa. Jadi, oppa saja yang menelponku. Kekeke-

“siapa?” tanya Seungho. Mungkin dia sudah gatal ingin bertanya daritadi.😄

Kututup flip ponselku, “someone”

“someone special?” terkanya. Huwaaa~~ seratus untukmu!! Lebih tepatnya, my most special boy~ ^0^

Aku hanya menjawabnya dengan senyuman penuh arti. Entah dia bisa menangkap maksudku atau tidak, toh aku tidak begitu peduli dengan tanggapannya. Aku kan hanya perlu menyembunyikan ‘monkey boy’-ku itu dari paparazzi dan ELF, bukan darinya.

“apa masih jauh? Dimana restorannya?” tanyaku. Tidak ada niat mengalihkan pembicaraan, aku memang sedang penasaran dengan pesta pertamaku. ^^

“sudah dekat. Baru kali ini aku melihatmu sangat bersemangat” ujarnya. Aku meresponnya dengan senyuman lebar.😀

Kami diam dalam hening sampai mobilnya terhenti di depan sebuah restoran. Aku turun dan langsung melangkah masuk. Sangat tidak sabar mengikuti pesta pertamaku sebagai aktris. Boleh dibilang aku ini seorang rookie yang cukup sukses. Drama pertamaku saja sudah dipasangkan dengan Yoo Seungho. Bisa jadi semua gadis sangat membenciku. ^o^

Suasana di dalamnya remang-remang dan sepi, “sunbae, kemana semua orang? Apa belum sampai disini?”

“bagaimana menurutmu? Apa ini romantis?” tanyanya. Aish.. itu kan tidak menjawab pertanyaanku. (=3=)

“ne. Banyak lilin kecil yang indaaah~” aku menyahut, “geundae, sepertinya ini tidak cocok dijadikan dekorasi pesta kita, seharusnya banyak lampu, supaya meriah. Benar kan? Kalau seperti ini lebih cocok sebagai makan malam romantis”

“memang itulah niatku” ujarnya singkat.

Alisku mengkerut, “sunbae punya janji makan malam dengan seorang gadis? Geureom, kenapa aku malah diajak kesini?”

“karena gadis itu adalah kau, Cherry-sshi” tangannya meraih tanganku lembut. Matanya menatapku tajam sebelum bibirnya mencium tanganku. Membuatku salah tingkah~ >.<

Kutarik tanganku, “aku tidak mengerti. Aku datang kesini karena aku ingin menghadiri pesta pertamaku. Apa sunbae sudah merencanakan ini dari awal? Sunbae ingin menjebakku?”

“terlalu picik kalau kau sebut ini sebagai jebakan” Seungho tertawa, “saranghae”

Sedetik kemudian semuanya terasa kenangan yang terputar kembali. Kembali pada scene hampir-ciuman yang tadi siang kulakukan. Bedanya, sekarang ini nyata dan tidak akan ada sutradara yang akan menghentikan ini!!

Kudorong tubuhnya, “mianhae, sunbae. Aku sangat tidak suka dibohongi. Aku harus pulang sekarang”

“Cherry-sshi…” terdengar suaranya di balik punggungku. Terlambat. Aku sudah berjalan menjauh tanpa ada niat untuk menoleh lagi padanya.

Akhirnya aku duduk di kursi taman ini. Gelap. Dan.. SENDIRIAN. Aahh~ aku takut sendirian disini. Bagaimana caranya aku pulang ke dorm? Tidak mungkin kan aku menghubungi Nara sekarang? Dia pasti sedang tidur. TT.TT

Kulirik jam tanganku, “23.56. Dimana ada kendaraan umum yang berkeliaran selarut ini? Apa aku harus tidur di jalan?? Ahh~ sirheo!!”

‘drrt..drrt..’

My Monkey Boy calling…

“jagii~ apa kau sudah tidur?” ujarnya semangat, “apa kau baik-baik saja? Hari ini pasti melelahkan, benar tidak?” Kenapa aku malah ingin menangis saat mendengar suaranya?😥

“oppa…” suaraku cukup parau untuk bisa dibilang baik-baik saja, “bogoshipoyo~~”

“waegeurae? Ada masalah?” kali ini dia membuat air mataku jatuh makin deras, “kau menangis? Cherry-sshi, kau dimana?”

Kuseka tangisanku, “anio. Nan gwaenchana. Oppa tidur saja, besok pasti sibuk kan?”

“aku baru selesai Sukira, kau dimana? Akan kujemput” tawarnya. Entah kenapa kami seperti terhubung satu sama lain, dia bisa membaca suasana hatiku kapan pun. Bahkan lewat telepon sekalipun.

Eunhyuk memarkir mobilnya di depan gerbang taman. Tangannya kerepotan membawa 2 gelas kopi hangat. Raut wajahnya cemas. Ia menyerahkan salah satu gelas kopi padaku.

“gomawo, oppa” kutiup kopi itu sebelum aku menyeruputnya, “aah~ nyamaaan sekali. Oppa beli dimana?”

Eunhyuk tersenyum, “tentu saja di kafe favorit kita. Sudah lama tidak kesana, kau jadi lupa rasanya?”

Aku mengangguk, “kapan kita bisa berkencan kesana lagi? Belakangan ini aku merindukan saat-saat yang dulu, sebelum oppa debut”

“waktu itu aku masih trainee, kau juga hanya yeoja yang sangat ingin berakting di tivi” ia mendesah, “kalau bisa aku tidak mau bersembunyi lagi. Aku ingin seperti Shindong hyung. Aku juga ingin melamarmu dengan terang-terangan begituu~”

“dan membiarkanku jadi sasaran empuk ELF? Tidak, terima kasih” ujarku, “wae? apa oppa bosan?”

“bosan? Ani. Mungkin malah kau yang bosan” Eunhyuk tertawa, “lawan mainmu itu, siapa namanya? Seungho, Seungki atau siapalah itu, sepertinya punya rasa padamu. Kalian juga bertemu setiap hari. Apa terjadi sesuatu?”

Aku tersenyum, “kecuali terlibat dalam drama yang sama, kami tidak ada hubungan apa-apa. Arasseo?”

“ternyata punya yeojachingu yang berada dalam bidang yang sama itu sangat merepotkan” ujarnya tiba-tiba, “setiap kali melihatmu di tivi bersama dengan anak itu, membuat hariku cukup berantakan. Kurasa hampir semua member menjadi korban-ku. Rasanya kesal setengah matii”

“geureom, oppa cari saja yeoja biasa. Seperti Nara yang tidak pernah membuat Kyuhyun oppa marah-marah, bukan sepertiku yang selalu sibuk dengan kamera, scene dan lawan main yang membuat oppa cemburu”

Eunhyuk menatapku, “geuraeyo? Haruskah aku mencari yeoja lain?”

Menyebalkaaan~ jawabannya membuatku makin terpojok, “kalau oppa bisa lebih bahagia dengan yeoja itu, bukankah itu bagus?”

“aku tidak butuh yeoja lain” Eunhyuk mengacak rambutku, “apa kau tahu bagaimana kacaunya hariku kalau tidak melihatmu?”

“gojitmaaaal~ tanpaku, pasti banyak yeoja yang meneriaki oppa di atas panggung” aku mulai merajuk, “lagipula, yeoja di sekeliling oppa jauh segala-galanya dibandingkan denganku”

“bagaimana denganmu?” tantangnya, “namja di sekitarmu juga lebih baik dari Hyukjae kan?”

Kuhela nafas dalam-dalam, “apa kita harus memperdebatkannya sekarang?”

“menurutmu?”

“menurutku semuanya sudah cukup kalau aku membutuhkan oppa dan oppa membutuhkanku, tidak kurang atau lebih” jawabku, “pigonhaaae~ aku mau pulang”

Eunhyuk mencium bibirku hangat, “aku memang selalu membutuhkanmu. Ayo pulaaang”

Tangan kami bertaut. Kuakui memang berat punya hubungan seperti ini. Bersembunyi dari semua orang. Kami sama-sama terkekang. Sudahlaaah~ yang penting dia disampingku sekarang dan selamanya. Aku juga. Aku juga akan disampingnya selamanya, bahkan aku tidak akan pergi walaupun dia sudah muak dan bosan. ^^

“CHAERI-SSHI!!” suara Nara menggema di dorm ini. Kututup telingaku dengan bantal. Pintu kamarku terbuka, “banguuunn~ aku harus bicara denganmu! Sekarang!!”

Kubuka mataku dengan malas, “jigeum? Aku masih mengantuuk, Nara-ya. Semalam Eunhyuk oppa mengantarku jam 2 pagi. Biarkan aku tidur sebentar, nanti aku akan langsung menghadapmu”

“andwae~ ini penting!” Nara menarik bantalku, “chamkamman, kau bilang semalam Eunhyuk oppa mengantarmu pulang??”

“ne~ wae? Ada yang aneh?”

“bangunlah dulu, lihat majalah ini” sekarang Nara menarik tanganku, “disini tertulis ‘Cherry-Yoo Seungho makan malam romantis’, apa yang kalian lakukan semalam??”

Badanku terasa terkena tegangan listrik 10.000watt. Kurampas majalah di depanku. Mataku terbelalak lebar saat melihat foto buram di halaman depan, “ige mwoya?? Kenapa malah ada berita seperti ini?”

-TBC-

====================

Author: @SheSJ

23 thoughts on “Cherry’s Love 1/2 -season 1-

  1. Apa ituu maksudnya, “seperti Nara yg tidak pernah membuat Kyu oppa marah-marah”?? ==a
    Dia bukannya kagak cemburu twiin, tapi emg dia kagak pnya hatii.. Wkwkwkwkkw..😄

    Suka gillaa pas bag, “banyak pria yang lbih baik dari Hyukjae kan?”
    Ehh, buseett, iyalah oppa!! Seungho vs Eunhyuk? Seunghoooooo~~ kemana-mana!! *ditabok unyuk*
    Hahahaha~

    Pas bag awal cuma berasa unyuk pacaran ama artis twiin..
    Kurang berasa ‘hub rahasia’ nya..🙂
    Tapi pas trakhir, baru deh kerasa tuh hub rahasia.. Hahahaha~
    Lanjut lanjut lanjut..

    Ps : kasian bgt, aye jdi manager dri artis kyak situ.. ==a

  2. Hah,si yoo seungho koq nyasar..
    Hehe…
    Y sudh,kalo chaeri ga mau ma seungho,seunghox buat hyunyoung aj…^^

  3. huweeee,,,
    q suka sifat unyuk…
    mana q bacanya sambil dengerin no other pula…
    kayaknya lumayan nyambung ama ni ff…

    q gag suka seungho…
    maksa…
    tapi kalo cerita gag ada antagonisnya emank gag asik c…

    untung ini cuma 2shot…
    uda di post smua pula…
    jadi nggak penasaran kelamaan…😄

    oh ya jadi gimana bisa cherry ni…
    ayo jelasin…😄

    • Emang sifat unyuknya gimana? Dia pan jelesnya uda akut.😄
      Nyambung ama no other yak? masa sih?

      Terpaksa bikin seungho antagonis, demi peran.😄
      Asik yak bisa pasangan ama dia. Kekeke~

      Jadi ceritanya, si Icha bikin epep baru kan di sjff, lah, pairnya unyuk tu namanya Chaeri alias Cherry ini. Pas aku bilang aku suka nama itu, dia bilang boleh aku pake. Yaudahlah, jadilah Cherry’s Love ini. ^^
      Tapi di fb ada yang make namkor itu juga, jadi aku males bikin season 2-nya. ==’

      • hwahahahahahaha…
        parah jelesnya…😄
        tapi lucu kalo berantem…😄

        tapi gara” jadi antagonis jadi gag suka dy ne…😄
        yah qm mah cocok pasangan ama dy…
        kalo q kan noonanya dy… =3=

        ouh bgono…
        yah,,, jangan males dund..
        q pan suka… >.<

      • Ngebayangin aja kalo aku jadian ama dia trus sikapnya dia emang kekanak2an gitu, pasti berantemnya ga kalah konyol.😄

        Huwee~ jangan gitu onn. Gak maksud bikin imejnya jadi jelek. Cuma berasa aja tampangnya playboy. XDD

  4. unnie~~ keren keren ^^
    Mian bru komen d wp unnie… kekeke… ^^

    Eunhyuk vs. Seungho???
    Seungho aj kali ya?? *d gampar hyukkie oppa*

    Waaah~ Icha unnie kasian nih jadi manager d mana-mana…😄

    Pokoknya keren deh ^^

    • Haduh~ gapapa lagi Sha.😄

      Onnie juga bakal milih seungho kali *ditalak 13*
      Nah, profesi tetapnya dia kan emang jadi manager, lha artisnya onnie deh XDD

      Gomawo yaa~
      PS: Postingan terbaru jangan dibaca dulu ya, itu buat besok. ><

  5. Hehehe…

    Waaah~ gawat tuh onn, udh d talak 13..😄

    Hahaha~ waah… tau gitu FF bru bwt icha onnie knp egk ak jdiin manager aja yaah…😄

    Nee~ ^^

    Okeh~~ saya sbg maknae nurut wlo kdg” evilnya keluar nurut… XDD

    • Iyaa~ tiap bikin epep, kamu jadiin aja icha jd manager, kita jadi artisnya. Kekeke~ *icha ngelempar bom dari sukabumi*

      Mm.. kalo yang baru mau dibaca, gapapa sekarang. Orangnya uda baca soalnya.😄

  6. Holla xD ini ff lama. Mg author ny masi ingt crtany xD. Mw tnya tuh di nara sapa nya cherry? Manager, shbt, tmn knaln lokasi syuting atw apa? Dsni crtnya suju yg lg booming dgn miinah ya?

  7. aigoo… unyuk oppa cemburu ny jgn kelewatan dunk….
    makin kesini mkin cinta ma JiHyuk
    q ngefans ama authornya :*:*:*
    #siapinkertas1rim
    #mintattd

  8. sk bgt sm krktr eunhyuk oppa, selalu ceria n konyol😄.. kelanjutannya gmn ya? gmn reaksi eunhyuk oppa kalo nvliat majalah itu .____.?

  9. duh~ d part ini sebel sama seungho. pen bejek bejek tuh si seungho. -_- *jan bully gue veuhlish._.V
    bikin seungho tauk aja kalok chaeri uda punyak eunhyuk. biar gada pengganggu hubungan hyuk-ri lagi. :3 *reader banyak tingkah :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s