Turtle, I’m in Love/Yesung

Turtle, I’m in Love


====================

Ryuhee’s PoV

Kyaaa~~ benar-benar sebuah keberuntungan!! Artikel pertamaku sebagai author sebuah majalah akan membahas Super Junior! (^o^)//

Seseorang membuyarkan senyuman lebarku, “hwaiting! Berjuanglah demi artikel-mu!”

“ye, Jiyoo sunbaenim. Kamsahamnida~” kulemparkan senyum ramahku pada sunbae di rubrik entertainment yang sama denganku.

“kau butuh bantuan untuk mewawancarai mereka?” tawarnya. Eum~ aku memang akan mendapat banyak kesulitan untuk mendapatkan tanggapan orisinil dari mereka. Paling-paling nanti aku hanya mengulang kata-kata dari Google. (=.=)>

“sangaaat~ bisa mewawancarai mereka secara langsung pasti akan membuat tulisanku lebih nyata” sahutku cepat.

Jiyoo sunbaenim tersenyum, “geureom, ikutlah denganku siang ini”

“he~ untuk apa, sunbaenim?” alisku mengerut heran. Jiyoo sunbae hanya melemparkan senyum indah yang cukup mencurigakan untukku. >.<

====================
Sepanjang perjalanan yang kulewati bersama Jiyoo sunbae tidak menjawab rasa ingin tahu-ku. Padahal kupikir tadinya aku bisa mendapatkan sedikit alasan kenapa Jiyoo sunbae malah mengajakku makan siang di luar dan bukannya membiarkanku mencari berita tentang artikel pertamaku. (=.=)

“eum.. sunbae” panggilku. Jiyoo sunbae menoleh sekilas sambil tetap berkonsentrasi pada setir di depannya, “apa ada hal penting? Aku harus segera mengerjakan tulisanku kan?”

Jiyoo sunbae tertawa, “tenang saja. Kali ini aku akan membantu menyelesaikan artikel pertamamu”

“he~ tapi aku bisa melakukannya sendiri. Sunbae tidak perlu ikut turun tangan. Bantuan sunbae sudah terlalu banyak” elakku. Aku benar-benar tidak ingin merepotkannya lagi. >.<

Lagi-lagi Jiyoo sunbae tidak merespon ucapanku. Ia tetap tersenyum ke arahku sampai kami sampai di sebuah restoran, eh, mungkin hanya kafe kecil. Dekorasi di dalamnya cukup menarik. Sederhana dan hangat. Bukannya Jiyoo sunbae akan mengajakku makan siang ya? Kenapa malah berhenti di kafe ini? Mana kenyaaang~ (=.=)

Seorang namja berbadan cukup tegak duduk di pojok kafe. Perhatianku hanya tertuju padanya karena Jiyoo sunbae malah melangkah ringan ke arahnya. Siapa dia?

Jiyoo sunbae menutup mata namja itu dari belakang, “tebak siapa aku~”

Namja itu menyentuh tangan mulus Jiyoo sunbae dan berbalik, “nappeun yeoja, Choi Jiyoo kan?”

Omo~ dia kan…

“Siwon oppa, sudah lama disini?” Jiyoo sunbae bertanya santai sambil menarik kursi di samping namja yang setahuku adalah member Super Junior itu. Bagaimana bisaaa?? O.o

Siwon menggeleng, “hanya 30 menit. Aku malah bertaruh kau akan terlambat satu jam lebih, jagiya”

Mworago? Jagiya?? Sebenarnya apa hubungan Jiyoo sunbae dengan Super Junior Siwon?? >.<

“oppa menyebalkaaan~ aku hanya membuat oppa menunggu hanya kali ini kan. Sebelumnya aku-lah yang harus menunggu” rajuk Jiyoo sunbae. Kurasa aku sedang membelalakkan mataku sambil melongo melihat pemandangan tak lazim ini. Aku baru kembali ke bumi saat Jiyoo sunbae menegurku, “Ryuhee-sshi? Kenapa berdiri saja? Duduklah~”

“ah.. Ne, sunbaenim” aku memilih duduk di samping kanan Jiyoo sunbae yang berarti aku sedang berhadapan dengan seorang Choi Siwon! >///<

“kenalkan dulu, ini Choi Siwon” Jiyoo sunbae menatapku. ‘Aku sudah tahu~ siapa yang tidak mengenalnyaa?’ rutukku dalam hati. Tatapannya berganti pada Siwon, “oppa, ini hoobae di divisi yang sama denganku, namanya Choi Ryuhee”

“annyeong haseyo. Siwon imnida” Siwon menyapaku dan mengulurkan tangan kanannya ke depan mataku. Omo~ apa aku sedang bermimpi??

Lagi-lagi aku terhenyak agak lama sampai Jiyoo sunbae menyenggol lenganku, “ah, ye. Choi Ryuhee imnida. Mannaseo bangapseumnida”

“aigo~ ada 3 Choi disini!” Jiyoo sunbae berteriak senang. Tapi memang benar. Choi Siwon, Choi Jiyoo dan Choi Ryuhee. Bukan hal besar kalau salah satu Choi itu bukan seorang Choi Siwon. >.<

“geureom,” Siwon menatap Jiyoo sunbae hangat, “waekuraeyo, jagiya?”

“ah, aku hampir lupa dengan niat awalku” Jiyoo sunbae tertawa renyah, “begini, hoobae-ku ini mendapat tugas menulis artikel tentang Super Junior. Aku pikir akan lebih bagus kalau dia bisa melakukan wawancara langsung dengan kalian. Otte, oppa?”

“geuraeyo?” tanya Siwon, “kupikir itu agak terlalu sulit”

“wae? Benar-benar tidak bisa ya?” Jiyoo sunbae terlihat sedikit kecewa.

Siwon tersenyum, “aku tidak bilang mustahil. Hanya bilang ‘agak terlalu sulit’. Dan kurasa kedua hal itu cukup berbeda”

“jadi?” Jiyoo sunbae mulai terlihat kesal. Aigo~ memangnya ada yang bisa kesal pada mahluk sesempurna Siwon? >.<

“akan kucarikan caranya. Sementara akan kutanyakan pada Teukie hyung” Siwon mengelus rambut gadis di sebelahnya, “kau senang?”

“ne~ gomapta” Jiyoo sunbae tersenyum puas.

Kami bertiga berbincang agak lama, tepatnya mereka yang mengobrol dan aku hanya mendengarkan, sampai akhirnya Siwon harus pamit lebih dulu. Mereka agak menjauh dariku saat saling mengucapkan sampai jumpa. Tapi mataku sempat menangkap Siwon yang mengecup lembut kening Jiyoo sunbae. Aigo~ aku makin penasaran dengan hubungan mereka. >///<

Sekali lagi aku berada dalam mobil Jiyoo sunbae. Otakku terus mencari cara untuk mengorek sedikit penjelasan dari pertemuan singkat yang cukup membingungkanku. >.<

“sunbae” panggilku ragu, “boleh bertanya sesuatu?”

“eum~ tanyakan saja” matanya tetap menatap lurus ke arah jalanan tol.

“barusan.. member Super Junior tadi.. Choi Siwon.. dan sunbaenim” kata-kataku malah mulai terdengar aneh. Aku sendiri juga bingung dengan apa yang kukatakan. >.<

“tarik nafaaas~ tenangkan dulu dirimu itu” godanya, “kau mau tahu bagaimana aku bisa mengenal Siwon oppa? Dan apa hubunganku dengannya?”

Aku mengangguk cepat. Rasa penasaranku sudah memuncak. Kalaupun mereka berpacaran, kenapa tidak ada beritanya? Lagipula setahuku Jiyoo sunbae sudah mempunyai tunangan di luar negeri. O.o

“dia tunanganku” jawaban singkat yang cukup membuatku kembali membelalakkan mataku entah untuk keberapa kalinya dalam sehari ini. >.<

“tunangan?” ulangku, “bukankah tunangan sunbae sedang ada di luar negeri? Dan juga, Siwon adalah idola, mana mungkin tidak ada beritanya?”

“memangnya kau mau keselamatanku terancam karena punya tunangan seorang namja impian semua yeoja? Semuanya sembunyi-sembunyi, Ryuhee-sshi” jelasnya.

Aku mengangguk paham, “geureom, sunbae membantuku karena kebetulan tunangan sunbae adalah Super Junior Siwon?”

“anio. Sebenarnya kalau pun tulisanmu bukan tentang mereka, aku akan tetap mengusahakan sesuatu” ujarnya. Omo~ baik sekali gadis ini. ^^

====================
“jelas? Kau harus menunggu kami di backstage. Teukie hyung sudah tahu kalau akan ada wawancara” kata-kata Siwon terngiang di telingaku.

Aku berjalan santai menuju ruangan mereka. Lorong koridor disini sepi. Aah~ tapi aku bosan! Kenapa Jiyoo sunbae malah tidak bisa menemaniku saat ini? Harus jarang-jarang terlihat di dekat Siwon, katanya. Gaya pacaran macam apa itu? (=.=)>

“aha! ‘Super Junior’!” aku menemukan pintu yang ditempeli kertas bertulisan ‘Super Junior’ dengan jelas.

Tanganku menyentuh gagang pintu saat sayup-sayup kudengar suara aneh dari balik pintu ini. Bulu kudukku meremang. Kenapa mendadak suasana disini mulai menakutkan? >.<
Dengan bermodal rasa ingin tahu yang cukup, aku membuka pintu ini perlahan. Tanpa suara. Kulihat sesosok bayangan yang sedang membelakangiku. Huwaaa~~ Umma..

“ttangkoma~ doakan perform-ku malam ini” ujarnya. Kulongokkan kepalaku. Kulihat seekor kura-kura berada dalam kotak kaca kecil. Namja aneh itu menambahkan, “apa kau sudah makan malam? Bagaimana keadaanmu hari ini? Menyenangkan?”

Omo~ kenapa namja ini malah bicara dengan seekor kura-kura? Aneeeh~~ (==)a

“hyung, apa sepatumu sudah kau ambil?” kali ini kulihat seorang namja mungil yang masuk ke ruangan ini. Aigo~ Kim Ryeowook!!😄

Namja aneh yang setahuku bernama Yesung tadi berbalik dan menatapku lekat-lekat, “siapa kau?”

‘’na? wawancara.. Choi Ryuhee.. Super Junior” kenapa penyakit gugup-ku malah muncul di depan mereka. Di depan Wookie pula!! >.<

“aah~ aku tidak mengerti” omel Yesung.

“begini, kesini.. wawancara.. Super Junior” aku mencoba lagi. Tapi rasanya kenapa malah lebih buruk ya? (>o<)

“gadis aneh~” olok Yesung. Membuatku cukup sadar untuk tidak gugup lagi! (=3=)

“YA! Siapa lagi yang bisa lebih aneh selain orang yang bicara dengan kura-kura, ha?” buru-buru kututup mulut dengan kedua tanganku. >.<

“aah~ selain aneh ternyata kau juga suka mengintip orang lain ya? Hobimu sangat aneeeh~” lagi-lagi Yesung mengolokku. Menyebalkaaaan~~

“kenapa kalian malah ribut disini?” Wookie mendekat. Dia berdiri di sebelahku. Umma~ doakan anakmu ini agar tidak terkena asma mendadak! >/\<

“jweosonghamnida” kubungkukkan badanku di depannya.

“gwaenchanayo. Namamu tadi siapa? Choi Ryuhee? Ada apa kesini? Kenapa kau bisa masuk kesini?” rentetan pertanyaan Wookie membuyarkan lamunanku tentangnya.😄

“ah, ye. Choi Ryuhee imnida. Aku mau melakukan wawancara dengan Super Junior” jelasku. Wookie hanya tersenyum ramah sambil mengangguk. Kyoptaaa~~ (>///<)

“kami tidak pernah mendengar akan ada wawancara” Yesung menghalangi khayalanku, “pergilaaah~”

“mwo? Jangan seenaknya mengusirku” sergahku, “aku sudah ada janji dengan Teukie oppa!”

“jinjja?” tanya Wookie. Aku mengangguk membenarkan sebelum dia mengeluarkan ponselnya, “akan kuhubungi Teukie hyung. Kau tunggulah disini”

====================
“kamsahamnida untuk waktunya, oppadeul” aku bangkit dari kursiku dan memasukkan recorder ke dalam tas slempangku.

“ne. Cheonmaneyo. Jangan bosan mewawancarai kami” sahut Teukie ramah. Semua member juga tersenyum manis ke arahku. Siapa gadis paling beruntung saat ini? AKU~~ Haha.😄

Eits.. Tidak semuanya. Ada satu member aneh yang hanya menatapku kesal. Namja kura-kura itu! Yesungie~~ Menyebalkan. Padahal dia adalah member favoritku. Malah posisinya di atas Wookie! Menyesaaal~ >.<

“baiklah, akan kuantar kau” tawar Siwon.

“tidak perlu. Aku bisa pulang sendiri” kulirik jam tanganku, “lagipula, masih belum terlalu malam. Masih ada kereta terakhir”

“jangan begitu. Nanti Jiyoo bisa marah padaku kalau kau tidak sampai dengan utuh. Kau kan tanggung jawabku” ujarnya. Aigo~ kupikir karena benar-benar mencemaskanku. Tapi ternyata hanya karena Jiyoo sunbae ya? TT.TT

“benar-benar tidak perlu, oppa. Jiyoo sunbae pasti mengerti” aku meyakinkannya sebelum membuka pintu keluar, “kamsahamnida. Annyeong-hi gaseyo”

====================
Aku berjalan (lagi). Kali ini menuju stasiun subway. Ada beberapa pesan singkat dari Jiyoo sunbae yang terlalu mencemaskanku. Aku mencoba menerka apa yang akan dia lakukan pada namjachingu-nya. Mudah-mudahan dia tidak memarahi Siwon karena aku. >.<

“Ryuhee-sshi” seseorang memanggilku. Wookie duduk di samping kursi pengemudi, “mau kemana kau? Butuh tumpangan?”

“animnida. Aku akan ke stasiun. Sudah dekat, oppa” jawabku sopan.

“naik saja apa susahnya? Kau pikir stasiun terdekat jaraknya hanya 100 atau 200 meter? Masih jauh, gadis aneh” suara parau. Kurasa aku tahu siapa pemilik suara menyebalkan ini.:3

“Yesungie oppa! Aku bukan gadis aneh!!” tegasku, “dan lagi, aku tidak sudi menumpang di mobil yang kau kemudikan. Bagaimana kalau tiba-tiba kau malah berhenti mendadak hanya gara-gara ada semut yang mau menyebrang? Bisa-bisa kau akan mengajak mereka bicara!”

“aish~ aku hanya bicara pada Ttangkoma!” sergahnya.

Aku tersenyum sinis, “itu membuktikan bahwa oppa memang orang aneh kan?”

“YA!!” Yesung akan melancarkan ‘serangan’nya lagi.

“kenapa malah bertengkar lagi?” Wookie kembali menengahi, “Ryuhee-sshi, masuk saja. Kebetulan kami akan pergi belanja keluar. Ikut kami belanja dulu. Kkaja~”

====================
“Aaah~ subway terakhir sudah berangkat” keluhku. Yesung hanya mendengus. Wookie menunjukkan wajah bersalahnya. Bagaimana dengan nasibku? Aku mau pulaaaang~ TT.TT

“Ryuhee-sshi, mianhae. Gara-gara belanjanya terlalu lama, kau jadi tidak bisa naik subway terakhir. Jeongmal mianhaeyo” Wookie membungkukkan badannya.

“gwaenchana, oppa” aku mulai pasrah.😦

Wookie menarik tubuh Yesung menjauh dariku. Mereka seperti sedang memperdebatkan sesuatu. Aah~ tidak penting! Sekarang bagaimana nasibku? Apa iya aku harus menginap di sekitar sini dan menunggu subway besok pagi?? (>o<)

“Ryuhee-sshi, bagaimana kalau kau pulang diantar oleh Yesung hyung?” usul Wookie.

Mataku terbelalak lagi, “MWORAGO??”

“tidak perlu berlebihan. Kalau tidak mau juga tidak apa-apa. Hal itu akan mengurangi bebanku” timpal Yesung. Aish~ dia benar-benar ingin menguji kesabaranku!! Akan kuambil sepatu kets-ku kalau Wookie sedang tidak disini!! >.<

“hyung~ jangan begitu. Antarkan dia ya” bujuk Wookie, “Ryuhee juga, mau kan pulang bersama Yesung hyung?”

“lalu, kau mau kemana?” tanya Yesung pada Wookie. Wookie hanya tersenyum sambil mengangkat 2 kantung plastik belanjaannya. Yesung mendesah, “arasseo~ kembalilah ke dorm”

“baiklah, kalian baik-baik ya. Jangan bertengkar lagi” Wookie berjalan menjauh, “Ryuhee-sshi, annyeong”

==================
Aku terjebak dalam satu mobil bersama namja kura-kura. Kura-kura ninja. (=.=)>

“mworago?” tanyanya tiba-tiba.

“apanya?” kurasa penyakit anehnya mulai kambuh. Atau jangan-jangan dia bisa membaca pikiranku tentang Kura-Kura Ninja?? >.<

“anio. Mungkin hanya perasaanku” sahutnya cepat. Kutatap air mukanya lekat-lekat. Wajahnya terlihat lelah. Berkali-kali bahkan dia sempat menguap. Mungkin dia kelelahan.

“oppa, berhenti di supermarket” perintahku. Tanpa dugaan, Yesung hanya menurut tanpa banyak melontarkan komentar menyebalkan. Baguslaaah~ aku juga sedang tidak ingin adu mulut dengannya.😄

Aku masuk ke dalam dan membeli 4 kaleng kopi dingin. Beberapa cemilan juga akan membantu. Aah~ sekalian saja sebotol besar air mineral dan sekaleng softdrink. :3

“ini. Minum ini dan oppa tidak akan mengantuk lagi” kusodorkan sekaleng kopi pada Yesung.

“baik juga kau, gadis aneh. Gomawo” ujarnya. Setelah beberapa jam bertemu dengannya, baru kali ini aku melihatnya tersenyum ke arahku. ^^

“berhentilah memanggilku ‘gadis aneh’~” rajukku. Yesung mengangguk paham sebelum menenggak kopi di tangannya. Saat berkali-kali kuperhatikan, kenapa wajahnya terasa sangat… apa ya, sangat menenangkan? Ada aura aneh di dekatnya.

“YA! Apa aku memang terlalu tampan untukmu?” tiba-tiba dia sudah memelototiku.

Buru-buru kugelengkan kepalaku, “anio~ jangan terlalu percaya diri! Geundae, apa oppa mau istirahat dulu? Sepertinya mata oppa sudah menolak untuk tetap terbuka”

“lalu, membiarkanmu berada di jalanan semalaman? Jangan harap! Akan kuantar kau pulang dengan selamat dulu, baru aku bisa tidur” jawabnya. Aku sedikit tersipu saat mendengar jawaban itu. Sangat mencemaskanku ya? Sulit dipercayaa~ ^^

====================
Tidak sampai menit ke-10, Yesung sudah bersandar di jok mobilnya. Matanya terpejam rapat. Aku hanya menahan tawa saat melihatnya tertidur. Masih berani bilang tidak akan tidur sebelum mengantarkanku. Dasaaar~~ 😄

Entah apa yang merasukiku sampai aku berani memandangnya dari jarak tak kurang dari 10cm. Pelan-pelan aku malah mulai mengusap pipinya. Aish~ Ryuhee paboooo!! ><

“member favoritku sedang ada di depanku sekarang. Sedang tidur pulaa” aku berbisik pelan, “Kim Jongwoon, apa kau tahu kalau kau adalah cinta pertamaku di Super Junior? Pabo~ mana mungkin kau tahu”

Kulepaskan jaket merah jambuku. Kuselimuti badan berototnya, “ya~ kupikir kau adalah namja dengan imej cool dan pendiam, bukannya namja yang selalu ingin tampil menonjol di tiap variety show. Agak konyol melihatmu melakukan semua hal hanya untuk mendapat banyak perhatian. Tapi aku suka denganmu yang selalu berusaha keras. Bagiku, kau seperti sedang melakukan pembuktian pada dirimu kalau kau juga adalah member yang bisa tampil baik di depan kamera”

Sekali lagi, aku menghela nafas panjang, “ternyata saat di luar kamera, kau benar-benar kesepian. Sampai harus berbagi pada Ttangkoma. Lucu sekali~ Mungkin hanya Ttangkoma yang bisa menjelaskan bagaimana sifatmu sebenarnya. Huwaa~ bicara apa aku ini? Kenapa malah ikut-ikutan bicara sendiri seperti dia??” >.<

“tapi aku hanya bicara sendiri pada Ttangkoma, dan aku bukan Ttangkoma, jadi jelas-jelas kau lebih aneh daripada aku” tiba-tiba matanya malah terbuka.

“omo~ oppa tidak tidur??” buru-buru kutarik jaketku yang masih menempel di dada bidangnya. Mati aku kalau dia mendengarkan ucapanku yang sembarangan tadi!! (>o<)

“aku terbangun saat kau bilang aku adalah member favoritmu. Telingaku kan cukup sensitif pada pujian seperti itu” ujarnya santai.

CSSHHH~~ Pipiku benar-benar mulai panas. Maluuu~ mau dititipkan dimana wajah manisku ini?? >.<

“lebih baik sekarang oppa tidur lagi!!” kututup wajahku dengan jaket, “aku juga akan tidur!!”

“YA!! Kau belum mengatakan pujian yang lain kan? Ayo katakan lagi” paksanya, “Ryuhee-sshi, ayolaaah~ jangan tidur dulu”

Kuacuhkan omelannya dan aku benar-benar mengubur rasa malu dengan memejamkan mataku. Bagaimana kalau nanti dia malah melayangkan macam-macam pertanyaan??

==================
2 weeks later
May 27, 2010 7.23 AM

“tada~~” Yesung muncul di depan pintu rumahku. Tangannya menenteng sekotak bingkisan berbungkus kertas kado biru terang dengan motif cek, “saengil chukkaeyo~~”

“kenapa pagi-pagi begini sudah terdampar kesini? Tidak ada jadwal?” tanyaku datar. (-___-)

“YA! Kenapa responmu tidak menyenangkan begitu? Sambutlah aku sedikit” rajuknya manja, “aku ini kan calon namjachingu-mu”

“mworago? Siapa yang bilang? Sejak kapan aku bilang akan mempunyai namjachingu yang punya hobi curhat pada Ttangkoma?” sergahku.

“memangnya kau pikir siapa namja yang bersedia menjadi namjachingu dari yeoja yang hobi curhat pada orang yang sedang tidur? Itu jauh lebih aneeh~” tantangnya.

“oppa jeleeek~~” kujulurkan lidahku, “mana hadiahku??”

“iniii. Bukalaaah” Yesung menyodorkan kado berbungkus kertas kado tadi. Wajahnya tersenyum aneh. Kalau senyumnya begitu, berarti hadiah ini tidak kalah aneh dari sifatnya. (=.=)>

Kubuka kertas kadonya perlahan, “huwaaa~~ ini untukku?”

Yesung mengangguk semangat. Kuletakkan kotak kaca ini di atas meja. Seekor kura-kura kecil bersembunyi di pojok rumahnya. Sekarang aku punya kura-kura~~ ^o^

“Ryuhee-sshi, johayo?” tanyanya.

“ne~~ gomapta, oppa” sahutku. Mataku tak bisa lepas dari kura-kura baruku.

“sekarang kau bisa mengajaknya bicara” ujar Yesung, “geundae, kurasa aku tidak mau bicara pada Ttangkoma lagi”

“waeyo? Kalian sedang bertengkar?” terkaku asal.😄

“aish~ aku sedang serius” sergahnya, “aku tidak mau bicara dengannya lagi karena aku punya kau yang akan selalu mendengarkanku. Saranghae~~”

Mataku mengerjab tak percaya, “oppa baru saja menyatakan cinta padaku?”

“pabo~”

“aku juga tidak akan bicara pada kura-kura ini” sahutku, “karena aku juga sudah punya ‘kura-kura ninja’-ku sendiri. Nado saranghae”

Endingnya? Aku dan sang kura-kura ninja pacaran~~😄
TURTLE~~ I’m in love. :3

=THE END=

22 thoughts on “Turtle, I’m in Love/Yesung

  1. kayaknya yang ini udah di post di fb ya shel???
    tapi q baru baca di sini…
    ehehehehehehehehe… ^^

    wah,,, yesung emank dorky…
    tapi di pikiranQ nggak sedorky itu…
    gokil asli dorkynya,,, mana bisa bikin merinding segala lagi…

    oh ya,,, Jiyoo kuq pair ama siwon???
    kenapa gag ama unyuk ato wookie??? =.=a

  2. Ya yeobo..kamu emang jarang bgt dikontrak buat maen FF, tp knpa bgtu maen, kura2 keramat kamu itu selalu ikut hah?? Ternyata ddangkoma emg lbih penting daripada aku! *jitakyesung*

    shela, mian baru coment..
    Tp knp disetiap ff, suamiku ini selalu jd orang aneh ya? Hiks..
    *ambiltisupelukyesung*

    tp bgus ffnya menarik..:D

  3. Ya yeobo..kamu emang jarang bgt dikontrak buat maen FF, tp knpa bgtu maen, kura2 keramat kamu itu selalu ikut hah?? Ternyata ddangkoma emg lbih penting daripada aku! *jitakyesung*

    shela, mian baru coment..
    Tp knp disetiap ff, suamiku ini selalu jd orang aneh ya? Hiks..
    *ambiltisupelukyesung*

    tp bgus ffnya menarik..:D:)

    • hahaha~ yahh, maklumi onn. Yesung emang rada ajaib, susah nyari karakter yg pas buat dia. ><
      onnie, jangan jeles ama anak sendiri dong. Ddangkoma kan anak onnie ama yesung.😄

      Iyaa, gapapa. Makasihh uda baca yaa~😀

  4. wkwkwwwk😀
    ngakak eonni baca ini ..
    emang alurnya cepet sih , tapi gag tau kenapa , lngsung ngena (?)
    sung ngomong sama ttangkoma ><
    kasian😦
    tapi katanya gag ngomong sama ttangkoma lagi karna ada Ryuhee😀
    so sweet ^^/
    tapi Ryuhee nya manggil KURA-KURA NINJA . wkwkwkw😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s