[FF] My Wonderful Life -part 1-

My Wonderful Life -the series-

====================

JiYoo’s PoV

Mataku berbinar memandangi 2 sosok malaikat yang berdiri di depanku. Raga mereka sempurna. Bentuk wajah dan parasnya bukan seperti manusia. Sepertinya aku tidak bisa berkedip saat beradu pandang dengan mata mereka yang jernih. Salah satu dari mereka menatapku. Tangannya memegang sebutir buah anggur ranum. Nama malaikat yang satu ini Lee Ki Kwang. ^^

“aaa… ayo buka mulutmu, anggur ini ingin mendarat disana” ucapnya sambil memamerkan senyum ramah yang menggoda.😄

“apa kau mau kupijat?” malaikat bernama Choi Minho menyahut. Aku hanya bisa menganggukkan kepalaku. Terang saja kan? Mana mungkin seorang yeoja normal menolak karunia Tuhan yang sebesar ini? >.<

“ne, tolong pijat kakiku ini ya. Rasanya pegal sekali” gantian aku menoleh pada Ki Kwang, “mana anggurnya? Apa sudah habis?”

‘PLETAKK!’

“sakiiiiit~” keluhku.

Bukan jawaban yang keluar dari bibir mungil mereka, malah jitakan kecil mendarat mulus di kepalaku. Dengan setengah terkejut, aku langsung menoleh ke arah datangnya jitakan menyebalkan yang dialamatkan padaku. Kenapa kedua malaikat ini berani memukulku? >.<

“yaa! Choi JiYoo! Kenapa kau malah bermalas-malasan disini, ha? Kau pikir semua pekerjaanmu sudah selesai? Tugasmu masih banyak!” seorang namja berkulit putih dengan kelakuan di atas batas kewajaran manusia sudah berdiri di samping sofa empukku. Tangannya berkacak pinggang.

“aish…pergi kemana malaikat-malaikatku itu?” tanganku mengelus kepala yang menjadi sasaran penganiayaan tadi, “yaa! Oppa sembunyikan dimana Ki Kwang dan Minho?”

Lagi-lagi namja itu mendaratkan sentilan manis ke kepalaku, “kau sedang berkhayal lagi ya? Atau kau benar-benar sudah mulai gila?”

“hyung, dia memang gadis gila, tapi jangan memukulnya terus, nanti dia bisa jadi bodoh” seorang namja bertubuh kurus berada di tengah-tengah kami. Aku mulai bingung apa dia mencoba membelaku atau malah mengejekku? (=.=)

“yaa! Heechul oppa! Eunhyuk oppa! Aku tidak meninggalkan pekerjaanku! Aku hanya beristirahat sebentar, memangnya itu dilarang ya?” aku menatap mereka bergantian. Mungkin hanya aku yeoja yang bisa beradu pandangan seperti ini dengan member Super Junior. Tapi itu tidak membuatku bangga, hanya menambah kekesalanku pada mereka. (-_-)

“waaaah…. Uri JiYoo sudah bisa membantah” Heechul mengapit hidung mungilku dengan kedua jarinya, “kau dilarang melontarkan komplain atau keluhan. Kau masih ingat kan dengan isi perjanjianmu itu?”

Dengan pasrah aku hanya bisa mengangguk lemah. Benar-benar bencana~ Choi JiYoo, kau benar-benar pembawa musibah dalam hidupmu sendiri. >.<

“kasihaaaan” kali ini Eunhyuk membelai rambutku, “lain kali jangan kau ulangi perbuatan super bodohmu 2 bulan lalu itu ya”

Buru-buru kutepis tangan kurusnya yang masih bertengger di kepalaku. Kupasang wajah sekesal mungkin. Tapi hasilnya? Mereka hanya terkekeh melihat reaksiku. Dasar 2 mahluk menyebalkan! Kalian benar-benar cocok masuk Intimate Note. Dua-duanya adalah tipe orang yang gampang membuat orang kesal! (=3=)

Kejadian 2 bulan lalu. Bisa diulang kah? Aku benar-benar ingin menghindarinya! >.<

-flashback-

Huaaah…. Hyunwoo benar-benar tidak romantis! Mana ada namja yang mengajak kencan yeoja chingu-nya ke tengah-tengah konser boyband begini? Disini kan terlalu ramai. Rasanya telingaku sudah tidak berfungsi saat para ELF mulai mengeluarkan teriakan mautnya. >.<

“yaa! Lee Hyunwoo, kenapa kau malah membawaku kesini? Kau itu penggemar Super Junior ya?” aku sedikit berteriak. Tapi sepertinya kekuatanku kalah jauh dengan semua orang disini.

“aniyo. Hanya saja aku mendapat 2 tiket ini secara gratis, jadi apa salahnya kalau kita manfaatkan?” Hyunwoo hanya tersenyum jahil.

Yang benar saja, kencan pertama kali tapi tanpa suasana yang kuharapkan. Bahkan sangat jauuuuh dari bayanganku. Sekarang aku malah terjebak di lautan lightstick biru safir. >.<

“jagi, aku ke toilet dulu. Kau tunggu disini ya. Sebentar lagi juga konsernya selesai” Hyunwoo meninggalkanku menembus kerumunan ‘teman abadi’. Akhirnya aku malah sendirian disini. Ottoke?

Sampai konser ini selesai pun Hyunwoo belum kembali. Sebenarnya dia itu kemana? Apa dia meninggalkanku sendirian disini? Huaaaaah…. Andwaeee!! (>o<)
Kuambil henpon di saku jaketku. Kurogoh dalam-dalam, tapiii henponku lenyaaap! Apa jatuh di tengah-tengah banyak orang tadi ya? Namja chingu-ku menghilang dan sekarang henponku raib! Benar-benar sial!

“bagaimana caraku menghubungi Hyunwoo?” aku berjalan sambil melayangkan pandanganku ke seluruh tempat sampai mataku menangkap sepotong bayangan yang kukenal. Namja itu memeluk mesra seorang yeoja cantik. Lee Hyunwoo berpelukan dengan yeoja yang tidak kukenal! Perbuatan kriminal!!! X(

Kuhampiri mereka. Hyunwoo bahkan sama sekali tidak menyadari keberadaanku. Yeoja itu melepaskan pelukannya saat melihatku. Mungkin yeoja itu takut dengan kedua tanduk yang tiba-tiba muncul di atas kepalaku!

Kutepuk pundaknya pelan, “ke toilet atau mendatangi pasangan kencanmu yang lain?”

Wajahnya benar-benar pucat saat melihatku sudah bediri tegak dengan tangan terkepal, “ja…jagi, sejak kapan kau di belakangku?”

“sejak kau memeluknya. Mungkin kalau konser itu tidak segera selesai dan aku tidak pergi mencarimu, kau akan terus-terusan mendekapnya di tempat ini, apa aku benar?” aku benar-benar ingin memukul wajahnya!! Beraninya dia menemui gadis lain saat sedag bersamaku. Benar-benar cari mati! X(

“a…ani, jagi. Ini bukan seperti yang kau pikirkan. Ini ha-“ belum sempat Hyunwoo menyelesaikan kata-katanya, kepalan tanganku sudah mendarat di pipi tembemnya.

“jelaskan saja pada tinju mautku” kulihat yeoja itu memapahnya, “aku benar-benar muak denganmu, Lee Hyunwoo! Selamat tinggal!” (-_-‘)

Aku melangkah lunglai menuju tempat parkir. Kenapa hari ini aku sial sekali?? Kencan pertamaku langsung hancur berkeping-keping tak bersisa, namja chingu-ku berselingkuh, henponku juga hilang.

“yang benar saja, Choi JiYoo? Kenapa nasibmu bisa sesial ini??” aku benar-benar ingin menangiiiis~ Kusandarkan tubuhku pada sebuah mobil van putih yang terparkir. Aku melihat wajahku yang berantakan melalui kaca spion mobil ini. Haaah… wajahku tidak karuaaan. >.<
“yaa! Lee Hyunwoo, kenapa kau tega padaku?” pelan-pelan aku malah mulai menangis. TT_TT

Seseorang menepuk pundakku. Seorang ahjussi. Kuhentikan tangisku. Kali ini tiba-tiba aku merasa takut. Jangan-jangan ahjussi ini berniat buruk padaku? Wajah mesum, penampilan terlalu perfeksionis. Dia tampak mencurigakan, “nona, apa kau ba-“

Kuinjak kakinya kuat-kuat dan sekali lagi kulancarkan tinjuan mautku ke mata kirinya. Kulihat ada batu yang lumayan besar di sampingku. Tanpa bertanya lagi, aku langsung mendaratkan batu itu ke kepalanya. Dan….. BRUKK! Dia pingsan! Aku memang jagoan!😄

Tiba-tiba banyak namja keluar dari 3 mobil van putih yang serupa. Salah satunya dari van yang jadi sandaranku. Mereka ada…eum….13 orang. Mereka berkumpul membentuk lingkaran di sekeliling ahjussi berwajah mesum tadi.

“hyung…hyung…sadarlah” ujar salah seorang namja yang berwajah cantik. Dia memakai pakaian serba putih, “yaa! Dia tidak sadar juga. Ottokajyo?”

“bawa ke rumah sakit saja, hyung” kali ini namja mungil yang bertopi merah jambu yang menyahut. Akhirnya mereka mengangkut ahjussi tadi ke dalam van. Beberapa dari mereka ikut dan sisanya malah bergantian menatapku. Tatapannya menakutkaaaan~ >.<

Kuberanikan bersuara, “waekuraeyo?”

Salah satu yang berbadan paling tinggi menghampiriku, “kau bertanya? Kau sadar apa yang baru saja kau lakukan?”

“nan arayo~ Aku hanya memberi pelajaran pada ahjussi mesum tadi” sahutku seenaknya. Aku memang benar kan?😄

“yaa! Ahjussi yang kau bilang mesum tadi adalah manager kami, Super Junior” namja berwajah cantik lainnya membentakku.

“aigo~ pantas saja aku familier dengan wajah kalian! Benar juga! Kalian Super Junior ya?” ujarku asal. Kalau tidak salah namja yang berpakaian putih-putih tadi itu leadernya, Leeteuk. Namja bertopi merah jambu itu Lee Sungmin. Yang tadi paling tinggi itu Choi Siwon dan namja yang baru saja membentakku ini Kim Heechul. >.<

“jangan bercanda dengan kami ya! Apa kau tahu kami benar-benar membutuhkan Kim hyung? Jadwal kami sangat padat belakangan ini. Besok dan seterusnya juga kami harus segera menyelesaikan album kami” naah, yang ini Donghae. Tampan juga.😄

“jeongmal jeosonghamnida. Aku pikir manager kalian itu ahjussi mesum yang suka menggoda gadis-gadis cantik seperti aku” kubungkukkan badanku pada mereka berenam. Yang bernama Leeteuk, Hankyung, Yesung, Kangin, Shindong, Kibum dan Kyuhyun mengantarkan ahjussi tadi dengan van. Mungkin mereka ke rumah sakit.

Tunggu dulu, tunggu dulu! Rumah sakit? Bagaimana kalau ahjussi tadi mati?? Kalau ahjussi tadi mati berarti aku sudah menjadi seorang ‘pembunuh’? Ani. Ani, JiYoo. Ahjussi tadi belum tentu mati kan? >.<

“yaa! Wajah manager kami dari lahir memang sudah begitu, tapi bukan berarti kau bisa menghajarnya seperti tadi kan? Apa kau ini preman?” Eunhyuk mengamatiku dari ujung rambut sampai ujung kaki.

“tadi Kim hyung hanya ingin menanyakan keadaanmu karena tiba-tiba kau malah menangis di samping mobil van kami, tapi kau malah langsung menyerangnya seperti itu” namja mungil bernama Ryeowook menjelaskan.

Aigo~ apa yang sudah kulakukan? Aku sudah salah sangka? >.<

‘Sorry…Sorry…’
Henpon namja yang bernama Heechul berbunyi, “yoboseyo, hyung? Ottoke?”

“….”

“keuraeyo?”

“….”

“ne, arasseo” Heechul menutup teleponnya dan menatapku, “yaa! Siapa namamu?”

“na? Naneun Choi JiYoo imnida. Waeyo?” sahutku. Mata Heechul benar-benar menakutkan. Membuatku bergidik ngeri. >.<

Tanpa basa-basi, Heechul menarik paksa tanganku dan mendorongku masuk ke dalam van mereka. Bahkan aku tidak sempat berteriak minta tolong, padahal kan ini sama saja dengan penculikan!! X(

=rumah sakit=

“JiYoo-ah, sekarang manager kami koma. Kepalanya terluka cukup parah. Sekarang apa tindakanmu untuk bertanggung jawab?” Leeteuk melipat kedua tangannya. Tanganku mulai berkeringat. Aku takut setengah mati. >.<

“eum….aku harus bagaimana? Aku juga bingung. Tapi tindakanku tadi itu murni tanpa unsur kesengajaan” kepalaku sudah benar-benar tidak bisa kuangkat. 13 pasang mata menatapku geram. Ahh….kurasa aku tidak bisa selamat dari sini. Umma… Appa… maafkan putrimu ini jika telah banyak menyusahkan kalian. Mianhae, JiYoo tidak bisa menemui kalian di saat-saat terakhir hidup ini. >/\<

“hyung, kemari sebentar” Kangin mengajak seluruh member grupnya berunding. Aku tidak tahu dengan jelas apa yang mereka rundingkan, tapi kurasa mereka sedang sibuk memilih hukuman yang tepat untukku. Haaaah…. Hari ini sungguh sial!! (=.=)

Setelah selesai, Leeteuk mendekat ke arahku, “KAU! Kau akan menjadi pengganti Kim hyung sebagai manager kami, arasseo?”

“MWORAGO??” aku benar-benar syok, “bagaimana bisa ka-“

Eunhyuk memotong kata-kataku, “ssstt… saat ini kau tidak berada dalam posisi yang bisa memilih apalagi menolak. Terima saja. Hanya sampai Kim hyung bisa bekerja kembali”

Aku mendesah pasrah, “arasseo. Kapan aku mulai bekerja? Jam berapa aku harus masuk kerja?”

“besok pagi. Sekarang kau ikut kami untuk pulang ke dorm. Mulai malam ini dan seterusnya kau akan tinggal di dorm Super Junior!” Kangin menjelaskan panjang lebar. Member lain hanya mengangguk-angguk setuju.

“yaa! Mana mungkin aku tinggal satu atap dengan 13 namja sekaligus??” apa mereka sudah tidak waras? >.<

“bisa. Asal kau tidak berbuat macam-macam pada kami selagi kami tidur” wajah Ryeowook mulai memerah. Ada-ada saja!

“memangnya yeoja yang akan melakukan duluan? Aku-lah yang harus hati-hati pada kalian!” aku mendengus. Tanpa bertanya lagi, mereka kembali menarikku masuk ke van dan membawaku ke dorm Super Junior. Saat inilah siksaan untukku dimulai~ TT_TT

-end of flashback-

====================

Eunhyuk mengibaskan tangannya ke depan wajahku. Membuatku kembali ke masa kini dan melupakan kenangan super buruk yang menimpaku selama 2 bulan ini. Bukannya ini sudah terlalu lama ya? >.<

“oppa, kapan ahjussi itu akan sembuh?” tanyaku, “ini sudah 2 bulan lebih kan?”.

Wajah Eunhyuk berubah sangar. Heechul malah langsung berteriak, “YAA! Choi JiYoo menanyakan kapan waktu kerjanya berakhir!”

Aish…. Semua member malah langsung mengelilingiku. Seperti biasa dengan tatapan menyebalkan! >.<

“daripada kau terus-terusan mengeluh dan memenuhi otakmu dengan banyak pertanyaan yang tidak berguna, lebih baik kau membantu kami packing untuk perjalanan kami ke Indonesia minggu depan” Leeteuk memerintah. Aku hanya bisa menurut sambil berjalan dengan langkah gontai lagi.😦

Biasanya dalam dongeng, gadis cantik disiksa oleh ibu tiri yang iri dengan kecantikan gadis tersebut. Tapi aku? Aku disiksa oleh 13 namja menyebalkan yang iri pada kebebasanku sebagai orang biasa. Sayangnya tidak ada peri atau pangeran berkuda putih yang bisa menolongku dari dongeng murahan ini. Malangnya nasibku~ TToTT

“yaa! Setiap mengerjakan sesuatu harus tulus dan tersenyum, arasseo?” Yesung mulai mengkritik sikapku. Dengan sangat amat terpaksa, kubentuk bibirku menjadi senyuman yang setengah-setengah. =]

“kau tidak mengerti arti kata ‘tulus’ ya?” Heechul mengangkat daguku dan menempelkan hidungnya ke hidungku. Aish…. Apa dia tidak tahu skin ship seperti ini bisa membuat jantungku melompat keluar?? >.<

Kujauhkan wajahku, “arasseo. Jangan melakukan itu lagiiii!!”. Dengan setengah berlari kutinggalkan mereka yang sibuk menertawakanku. Yaa…. Tertawa saja, aku memang tidak akan pernah terbiasa dengan tingkah laku kalian. Aku kan seorang yeoja yang bisa merasa malu saat dekat dengan namja. Terlebih lagi namja sempurna seperti kalian! Bisa-bisa aku malah mati berdiri! (>o<)

====================

“sarapaaaaaan siaaap!” suara lantangku terdengar ke setiap penjuru dorm. Tidak ada alasan mereka tidak mendengarku. Berani mengabaikan panggilanku berarti cari mati!😄

Yang pertama muncul Hankyung, “arasseo. Tidak perlu berteriak seperti itu kan? Mau membuat telingaku rusak sebelum waktunya?”

“hehe… Jeosonghamnida, oppa. Ayo makaaan, aku membuat nasi goreng, aku masih penasaran kenapa aku tidak bisa mengalahkan oppa dalam hal memasak nasi goreng” kusiapkan nasi goreng di piringnya. Aku menunggunya mencicipi nasi goreng buatanku.😄

“JiYoo-ah, ini……” Hankyung mengunyahnya pelan, “sudah menyamaiku!”. Dia mengangkat satu jempolnya untukku. ^^

“jinjjayo? Oppa bukan ingin menghiburku kan?” kulihat dia menggeleng, “yorobunn! Ayo coba nasi gorengku yang kali ini!!” ^0^

Semua member sudah duduk di meja makan dan bersiap mencicipi nasi goreng buatanku. Satu per satu mereka memasukkan nasi goreng ke mulut. Aku benar-benar gugup setiap kali akan mendengar penilaian mereka. >.<

“ottoke? Kali ini apa yang kurang?” kutatap wajah mereka bergantian. Tidak ada ekspresi yang berarti. Aku mulai kecewa, berarti hari ini gagal lagi? (=.=)

“eum….” Kyuhyun membuka suara, “kali ini……SEMPURNA!!”

Yang lain mengangkat jempolnya, “huaah… jinjja? Kalian tidak sedang mempermainkanku kan?”

“aniyo. Kali ini benar-benar mirip dengan buatan Hankyung hyung” sahut Kibum. Aku bisa menarik nafas lega. Berarti aku sudah menjadi master of Beijing fried rice seperti Hankyung.😄

“chukkae!!” Eunhyuk menghambur ke arahku diikuti Donghae. Aku berada di tengah-tengah Eunhae. Istilah EunSiHae tergantikan dengan istilah baru sekarang,EunJiHae.😄
Tiba-tiba mereka berdua malah mencium kedua pipiku bersamaan!! >.<

“yaa! Apa-apaan ini?” kuusap kedua pipiku. Pipiku terasa panas. Huaah…. Seminggu lagi aku tinggal disini, pasti aku sudah terkena serangan jantung! Mereka sangat suka melakukan skin ship mendadak. Membuatku harus selalu waspada pada mereka semua. Semua. Tanpa terkecuali. (>o<)

“waeyo? Bukankah hal seperti ini sudah biasa?” celetuk Yesung. Biasa? Ini sudah hal biasa? Tapi kurasa aku tidak akan pernah terbiasa. (=.=)

“lakukan saja pada yeoja lain! Yang jelas, kalau kalian melakukan hal seperti ini terlalu sering, kalian bisa membuatku pingsan karena malu atau gagal jantung gara-gara jantungku dipaksa terus berdetak tak karuan!!” sahutku. Memang benar kan? Lebih lama aku tinggal disini, umurku akan semakin pendek!!

Semua member malah tertawa keras saat mendengar celotehanku. Mereka benar-benar terhibur kalau aku sudah menjadi bahan lelucon mereka. Baguslah, paling tidak itu berarti aku sudah menghibur mereka. (=.=)

Hidup disini memang menyenangkan, walaupun dalam beberapa hal mereka dapat membuatku malu sendiri. Pernah aku melihat mereka ramai-ramai bertelanjang dada. Benar-benar membuatku gugup setengah mati. Dalam radius 3 meter saja mataku sudah berkunang-kunang melihat abs yang sempurna milik tuan muda Choi! Aku benar-benar tidak bisa menggolongkan kejadian ini termasuk anugrah atau musibah~

‘Sorry…Sorry…’

Henpon Heechul berbunyi. Begitu melihat nama yang ada di layar henponnya, Heechul menjauh dari kami. Sesekali kami mendengar dia berteriak. Kurasa dia sedang marah pada orang yang ada di seberang telepon tapi percaya atau tidak, hal itu akan berdampak besar pada kami semua. >.<

“sudahlah! Terserah kau saja!!” Heechul mengakhiri percakapannya dan kembali pada kami dengan wajah kusut. Sangat menakutkan saat Heechul sudah berubah mood seperti ini. Kami hanya bisa menatapnya dengan hati-hati. Di saat begini pasti atmosfer hening langsung menyergap. Benar-benar menakutkan.

Selalu aku-lah yang mulai bertanya, “oppa, waekuraeyo? Gwenchana?”

Heechul menghela nafas panjang, “ini karena….”

=t.b.c=

44 thoughts on “[FF] My Wonderful Life -part 1-

  1. haaaaa aku ingin jadi Jiyoo~~~~
    ffnya rame onn, aku sukaa, jadi penasaran, unyuu~ :3
    itu heechul kenapa ? aku ke part 2 dulu ya onn~~~

  2. LOL kencan pertama udah diselingkuhin *ngakak*
    ga beres tu cowoknya.

    puasa-puasa gini baca tulisan ‘nasi goreng’ X.x
    ohemgeee, ummaaaaa~~ /kruyuk

    Tiba-tiba mereka berdua malah mencium kedua pipiku bersamaan!!
    HUAAAA! imut paraaaaah!😄
    sebuah keajaiban unnie masih bisa ngomong buat protes

    Pernah aku melihat mereka ramai-ramai bertelanjang dada. Benar-benar membuatku gugup setengah mati.
    ini namanya ga sopan.
    masa pamer abs didepan manager ‘baru’
    dasar usil, bandel =3=

  3. nyaang~ saya baru nemu nii ff seudah ngobrak ngabrik blog ini *plak* hehe ..
    zzzziiiingg << reader geje terbang k part2 brikutx~

  4. Akhirnya baca part 1…udah lama juga km punya wp y shela,,,udah hampir 1 tahun,,,hmmmm,,,,ceritanya seru,,mau lanjut part 2 ah,,,ngebayangin klo onnie yg jd manager suju,,,pasti seru bgt,,,hahahah *plak*

  5. Huwaaaaa..
    Annyeong🙂
    aku reader baru dsni.. Hehe. Slm knal yooo🙂

    komen prtma :
    ehem..ehem
    uhuk..uhuk
    CHOI JIYOO !! Envy to the max.. Mau juga jd manajer mrka.. Hahahaha
    kalo mnurutku itu mah kebahagiaan bisa liat abs mrka smua. Ngahahahahaa

  6. anyeong…
    mia imnida 92 line….

    aki reader bru,,,
    wah seneng aku bisa ktmu wp ini.. hehe

    back to story..
    wah seri chingu ceritanya..
    lucu,,, haha
    maen hjar aja tuh si ji yoo…
    hahaneng aku bisa ktmu wp ini.. hehe

    back to story..
    wah seri chingu ceritanya..
    lucu,,, haha
    maen hjar aja tuh si ji yoo…
    haha

  7. saya baru saja menmukan blog ini .. mmm tepatnya kemarin malam….
    konsentrasi saya baca yang ada eunhyuknya…hahahahaha
    kemarin sih udah baca yang ff sebelumnya, tapi belum sempet komen, nguantuk banget,
    sekarang mau komen disinia ajah..heheh
    ceritanya bagus nie, agak ngeri juga manajernya sampe koma, tapi kok kayaknya habis itu gak dibahas lagi ya??? (ato belum?) ato cuman sebagai pengantar ke konflik utama,, haha gak tau deh
    mau baca next dulu

  8. Annyeonghaseyo.. Aku reader yg dlu hilang skrng kmbali(?) Daaaan.. Jeng”.. Baru baca hehehee bgusss! Ga sabar k part 2 caaao hohoho

  9. Annyeong ^^ aku readers baru nih.

    kenalin, namaku Yuliiy.16yo. ELF makassar. Bias : EunKyuHaeWook.
    Bangapta🙂

    Hoaaaaaaaa…Enak banget sih Ji Yoo. bisa tinggal 1 atap ama oppadeul. huwaaa pengen T___T #NangisKejer. hhmm, lanjut baca part slnjutnya ahhh~

  10. anyeong, . .
    reader bru fany imnida. . eonni. . *bleh manggil gtu kn?* aq sneng dech bca ff ni, , bhasanya mdh d mengerti n aq ska jln ceritanya. .
    ngomong2 aq jga mw jdi jiyoo. . d krumunin 13 namja pling d cari(?) apalagi wkt jiyoo d cium ma eunhae couple, . . kyaaa. . . !!!! bruntung bgt jdi jiyoo. . .

  11. Dak datang lagi!
    Ini bisa dikatakan nasib malang or mujur kah?? Di tgl cwok gadungan n di gantikan 13 cwok perfect.. Bener2 wonderful.-
    Lanjt ke part 2.

  12. Nyasar sini nih, ada ff bagus di baca di like d comen #readerbaik #pdtingkatdewa.
    kalo aku sih ga akan pernah nolak walau jd pembantu skalipun tp majikannya anak sj semua.

  13. annyeong.. new reader here, baru nemu ne blog, n pilihan pertama ku jatuh ama ff ini dulu.. mau baca dulu, ntar ngasih jejak lagi.. salam kenal.. 😀

  14. anyeong… I’m new reader.. bru nemu blog ini. langsung baca dri post awal dlu yah. gomawo😀
    aq suka crta kamu… bhasa ny simple tp ngena. i like it.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s